MODUS-Jurnal Ekonomi dan Bisnis
MODUS Journal published twice a year in March and September. This journal publish empirical and conceptual research in the areas of accounting, economics, business and management and first published in 1983 by the Faculty of Economics, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This journal open to researchers and academics who are interested in writing articles in the fields of accounting, economics, business and management to be published.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS"
:
14 Documents
clear
EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN MELALUI MEDIASI MANAJEMEN LABA
Vioaldy Eprilian Saputra;
Maria Rio Rita;
Imanuel Madea Sakti
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5000
This study aims to examine the effect of good corporate governance (GCG) on financial performance through earnings management mediation. The study was conducted on 19 State-Owned Enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2019 period which were selected using the purposive sampling method. Testing the data using Partial Least Square (PLS), the results showed that GCG had no effect on financial performance, but GCG had a negative effect on earnings management. Furthermore, earnings management had no effect on financial performance. Finally, GCG was not found to have an effect on financial performance through earnings management. Keywords: good corporate governance; financial performance; earnings management ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) terhadap kinerja keuangan melalui mediasi manajemen laba. Penelitian dilakukan pada 19 Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019 yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengujian data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, namun GCG berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Selanjutnya, manajemen laba tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Terakhir, GCG tidak ditemukan berpengaruh terhadap kinerja keuangan melalui manajemen laba. Kata kunci: tata kelola perusahaan; kinerja keuangan; manajemen laba
PENYAJIAN DATA SURVEI DARING TERHADAP FENOMENA WANITA BEKERJA DARI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19
Farah Kristiani;
Tutik Rachmawati;
Anne-Marie Hilsdon
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5001
ABSTRACTThe global COVID-19 pandemic, particularly in Indonesia, has led many businesses and institutions to ask their staff to work from home. This policy has had a significant impact on female employees, especially those who are already married, because at the same time, educational institutions from elementary to higher education have also implemented a Distance Learning (PJJ) policy. These female employees were frequently required to make changes and divisions of tasks. This paper presents data from an online survey regarding the work and household aspects that affect female employees' performance during Work from Home. Adding to that is information on the type of assistance provided by the company/institution to help them enhance their performance productivity. According to the results of this online survey, 52.3 percent of respondents said their productivity has declined due to numerous work and household variables. Furthermore, the supporting variables that are expected to improve their performance productivity are mentioned. These bolstering variables were gathered from 47.7% of respondents who said their productivity had increased. By understanding these supporting variables, the company/institution would gain insight into how to change the policies that must be applied to their female employees to improve their productivity when working from home.Keywords: female worker; COVID-19; working from home; productivity; online surveyABSTRAKSituasi pandemi COVID-19 di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia memaksa banyak perusahaan/institusi mewajibkan karyawannya bekerja dari rumah. Kebijakan yang diterapkan ini membawa dampak besar bagi para karyawan perempuan khususnya yang sudah berumah-tangga karena dalam waktu yang bersamaan, insitusi pendidikan sekolah dasar sampai pendidikan tinggi juga memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Banyak penyesuaian waktu dan pembagian kerja yang terpaksa dilakukan oleh para karyawan perempuan ini. Tulisan ini menyajikan data hasil survei daring mengenai faktor-faktor pada aspek pekerjaan dan rumah tangga yang mempengaruhi produktifitas kinerja para karyawan perempuan selama mereka menjalankan kebijakan Bekerja dari Rumah. Pemaparan data dilengkapi juga dengan informasi mengenai jenis dukungan dari perusahaan/institusi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Dari survei ini diperoleh data bahwa 52,3% menyatakan bahwa produktifitas mereka menurun karena berbagai faktor dari aspek pekerjaan dan rumah tangga. Selanjutnya, diuraikan juga faktor-faktor pendukung yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Faktor-faktor pendukung ini dikumpulkan dari 47,7% responden yang menyatakan bahwa produktifitas kinerja mereka meningkat. Diharapkan dari pemaparan faktor-faktor pendukung ini, pihak perusahaan/institusi mendapatkan informasi sebagai masukan agar dapat menyesuaikan kebijakan yang harus diberlakukan pada karyawan perempuan mereka agar produktifitas kinerja mereka bisa meningkat selama mereka harus Bekerja dari Rumah.Kata kunci: karyawan perempuan; COVID-19; bekerja dari rumah; produktifitas; survei daring
PERBANDINGAN PENELITIAN FINANCIAL DISTRESS PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA
Roberto Akyuwen;
Dien Noviany Rahmatika;
Ahmad Subagyo
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5009
ABSTRACT Financial distress is a common phenomenon occurred in the business organizations, including banking industry. The financial distress banks will experience significant decline in their financial performance which require an immediate improvement to mitigate the worsen condition and bankruptcy. This research is aimed to compare previous studies on financial distress in the conventional commercial banks in Indonesia undertaken by various researchers. In overall, 30 relevant researches from the period of 2015 to 2021 will be compared and analyzed. The comparison will cover the use of different tools of analysis, dependent and independent variables, and relationship patterns among those variables. The result shows that logistic regression is the most frequent tools of analysis used by researchers in identifying the financial distress condition in the conventional commercial banks in Indonesia. Meanwhile, dummy variable is the most intensive dependent variable used in various studies. Most of researchers have used NPL, CAR, and ROA as independent variables in their researches. Furthermore, there were inconsistent influence pattern of various factors on financial distress. Keywords: comparison; conventional commercial banks; financial distress. ABSTRAK Kesulitan keuangan (financial distress) merupakan fenomena yang umum terjadi dalam organisasi bisnis, termasuk industri perbankan. Bank yang sedang dalam kesulitan keuangan biasanya mengalami penurunan signifikan dalam kinerja keuangan dan memerlukan perbaikan segera untuk meminimalkan risiko terjadinya kondisi yang lebih buruk dan kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penelitian-penelitian sebelumnya mengenai kesulitan keuangan pada bank umum konvensional di Indonesia yang dilakukan oleh berbagai peneliti. Secara keseluruhan, sebanyak 30 penelitian yang relevan selama periode 2015-2021 dibandingkan dan dianalisis. Perbandingan ini meliputi penggunaan berbagai alat analisis, variabel dependen dan independen, dan pola hubungan antar variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regresi logistik merupakan alat analisis yang paling sering digunakan dalam mengidentifikasi kondisi kesulitan keuangan pada bank-bank umum konvensional di Indonesia. Sementara itu, dummy variable merupakan variabel dependen yang paling banyak dipakai dalam berbagai studi. Mayoritas peneliti telah menggunakan NPL, CAR, dan ROA sebagai variabel independen dalam penelitian mereka. Selanjutnya, terdapat pola yang tidak konsisten dalam pengaruh berbagai faktor terhadap kesulitan keuangan. Kata kunci: perbandingan; bank umum konvensional; financial distress.
KONFLIK KEPENTINGAN KLASIK BONDHOLDERS-SHAREHOLDERS DENGAN FRAME KONSERVATISME
Cahyo Indraswono
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5023
ABSTRACTConflicts of interest often occur in business conditions because there are many stakeholders in it. This study aims to further examine the classical conflict of interest between bondholders-shareholders in a conservatism frame. This research is interesting because the sample taken is a company indexed by the LQ45 index of the Indonesia Stock Exchange with a data observation period of 2016-2020. The choice of the LQ45 index is an indicator of actively traded companies with the highest market capitalization listed on the stock exchange, so that a reflection of conflict is expected to be seen in various industrial sectors. Bondholders are those who benefit when the company is not too aggressive in running its business. The purpose of the bondholder in business is to ensure the availability of payments that can occur and are sustainable for debt. Shareholders are the parties who benefit when the company has an optimal level of profit. However, these benefits are obtained by making loans with third parties from some of the assets owned. This conflict occurs when the availability of dividend payments to shareholders increases and the availability of payments on debt decreases, so that in various cases bondholders often make efforts to limit dividend payments. The company's profitability is the beginning of the bondholder-shareholder conflict of interest in accounting conservatism. The results obtained from this study: (1). The classic bondholders-shareholder conflict of interest has no effect on the conservatism frame; (2). The company's profitability has a positive effect on the conservatism frame. Keywords: conservatism frame; classical conflict of interest bondholders-shareholders; profitability; leverage; Return on Assets ABSTRAKKonflik kepentingan sering terjadi dalam kondisi bisnis karena banyaknya pemangku kepentingan berada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan melihat lebih lanjut konflik kepentingan klasik antara bondholders-shareholders dalam bingkai konservatisme. Penelitian ini menjadi menarik karena sampel yang diambil adalah perusahaan terindeks indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan data tahun 2016-2020. Pemilihan indeks LQ45 merupakan indikator perusahaan aktif diperdagangkan dengan kapitalisasi pasar tertinggi terdaftar di bursa saham, sehingga cerminan dari konflik diharapkan akan terlihat dari berbagai sektor industri. Bondholder merupakan pihak yang diuntungkan ketika perusahaan tidak terlalu agresif dalam menjalankan bisnisnya. Tujuan bondholder dalam bisnis adalah menjamin ketersediaan pembayaran dapat terjadi dan berkesinambungan terhadap utang. Shareholder merupakan pihak yang diuntungkan ketika perusahaan memiliki tingkat keuntungan yang optimal. Namun keuntungan tersebut didapatkan dengan cara melakukan pinjaman dengan pihak ketiga dari beberapa aset yang dimiliki. Konflik ini terjadi ketika ketersediaan pembayaran dividen bagi shareholder meningkat dan ketersediaan pembayaran atas utang menurun, sehingga dalam berbagai kasus bondholder sering melakukan upaya pembatasan dalam pembayaran dividen. Profitabilitas perusahaan merupakan awal dari konflik kepentingan bondholder-shareholder yang berada dalam konservatisme akuntansi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini: (1). Konflik kepentingan klasik bondholders-shareholders tidak berpengaruh terhadap frame konservatisme; (2). Profitabilitas perusahaan berpengaruh positif terhadap frame konservatisme. Kata kunci: frame konservatisme; konflik kepentingan klasik bondholders-shareholders; profitabilitas; leverage; Return on Assets
PERSONAL BRANDING, SOCIAL MEDIA MARKETING, DAN WORD OF MOUTH DALAM MENINGKATKAN BUYING DECISION PADA KONSUMEN E-COMMERCE SHOPEE
Bagus Nyoman Kusuma Putra;
Tiksnayana Vipraprastha
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5061
ABSTRACT In doing a good marketing effort to attract consumer purchasing decisions is to pay attention to personal branding, social media marketing and word of mouth. With the increasing number of purchasing decisions, especially those aimed at E-Commerce Shopee consumers, this study aims to find out the relationship between personal branding, social media marketing and word of mouth on purchasing decisions. This study involved 130 respondents. There are three hypotheses put forward for in-depth analysis. There are differences in previous studies, the results state that there is a relationship between personal branding, social media marketing and word of mouth on purchasing decisions. This research provides a number of implications, limitations and directions for further research. Keywords: personal branding; social media marketing; word of mouth; buying decision ABSTRAK Dalam melakukan usaha pemasaran yang baik untuk menarik buying decision konsumen adalah dengan cara memperhatikan personal branding, social media marketing dan word of mouth. Dengan semakin meningkatnya buying decision terutama yang ditujukan pada konsumen E-Commerce Shopee, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan personal branding, social media marketing dan word of mouth terhadap buying decision. Penelitian ini melibatkan 130 responden. Ada tiga hipotesis yang dikemukakan untuk dianalisis secara mendalam. Terdapat perbedaan pada studi sebelumnya, hasil menyatakan bahwa adanya hubungan antara personal branding, social media marketing dan word of mouth terhadap buying decision. Dalam penelitian ini memberikan sejumlah implikasi, batasan dan arahan untuk penelitian selanjutnya. Kata kunci: personal branding; social media marketing; word of mouth; buying decision
PENGARUH PERGANTIAN MANAJEMEN, UKURAN PERUSAHAAN DAN AUDIT FEE TERHADAP AUDITOR SWITCHING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2015-2019
Alouisius Ariantoro Pratama;
Aloysia Yanti Ardiati
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5075
ABSTRACTThis research aimed to re-examine the influence of management turnover, firm size and audit fees on auditor switching. The research sample uses 64 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2019 with a total of 320 observations. The sampling method used purposive sampling technique. Hypothesis testing used logistic regression using the IBM SPSS 22 application. The results of this research indicate that management turnover has an effect on auditor switching; while company size and audit fee have no effect on auditor switching.Keywords: auditor switching; management turnover; firm size; audit fees; manufacturing companiesABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji kembali pengaruh pergantian manajemen, ukuran perusahaan dan audit fee terhadap auditor switching. Sampel penelitian menggunakan 64 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019 dengan total pengamatan sebanyak 320 data. Metode sampling menggunakan teknik purposive sampling. Uji hipotesis menggunakan uji regresi logistik (logistic regression) menggunakan aplikasi IBM SPSS 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergantian manajemen berpengaruh terhadap auditor switching; sedangkan ukuran perusahaan dan audit fee tidak berpengaruh terhadap auditor switching.Kata kunci: auditor switching; pergantian manajemen; ukuran perusahaan; audit fee; perusahaan manufaktur
ENTREPRENEURIAL MARKETING DAN KINERJA ORGANISASI PADA UMKM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN FAKTOR LINGKUNGAN
Fransisca Desiana Pranatasari;
Maria Angela Diva Vilaningrum Wadyatenti
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5175
ABSTRACTMicro, small & medium enterprises (MSMEs) are the main actors that have become one of the pillars of the national economy in developing countries, especially Indonesia. The contribution of MSMEs to the national economy (GDP) is 61.1% and it is able to absorb productive workers in Indonesia. However, the Covid-19 pandemic has had a significant impact on MSME players, which resulted in a decline in Indonesia's GDP and indicated a global economic recession. In this uncertain condition, MSMEs are required to survive with all the resources that they have to maintain their performance and even expected to achieve growth. Entrepreneurial marketing (EM) is a right conceptual approach to implemented in MSMEs in order to maintain MSME performance in uncertain conditions, especially on external environmental factors. The concept of Entrepreneurial Marketing had replaced the traditional marketing concept which had been a business solution. This study provides a conceptual framework and analysis that discusses the role of entrepreneurial marketing that improves organizational performance in the middle of this uncertainty environmental factors in MSMEs from a literature review. Previous research has shown that entrepreneurial marketing has a positive impact on organizational performance in the middle of uncertain environment. Thus, it is hoped that the conceptual model of entrepreneurial marketing can improve the performance of SMEs in the middle of uncertain environment so as to achieve competitive advantage.Keywords: entrepreneurial marketing (EM); organizational performance; uncertainty; environmental factors; micro, small & medium enterprises (MSMEs)ABSTRAKUsaha mikro, kecil & menengah (UMKM) merupakan aktor utama yang menjadi salah satu tonggak perekonomian nasional di negara berkembang khususnya Indonesia. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sebesar 61,1% dan mampu menyerap tenaga kerja produktif di Indonesia. Namun, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku UMKM yang berdampak pada turunnya PDB Indonesia dan mengindikasikan adanya resesi perekonomian global. Dalam kondisi ketidakpastian ini, UMKM dituntut untuk mampu bertahan dengan segala sumber daya yang dimilikinya untuk mempertahankan kinerja mereka bahkan diharapkan mampu mencapai pertumbuhan. Entrepreneurial marketing (EM) merupakan pendekatan konsep yang sesuai untuk diimplementasikan pada UMKM dalam rangka mempertahankan kinerja UMKM dalam kondisi ketidakpastian terutama pada faktor lingkungan eksternal. Konsep entrepreneurial marketing telah meninggalkan konsep pemasaran tradisional yang selama ini menjadi solusi usaha. Penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan analisis yang membahas bagaimana peran entrepreneurial marketing terhadap peningkatan kinerja organisasi di tengah ketidakpastian faktor lingkungan pada UMKM melalui literature review. Penelitian terdahulu menunjukkan entrepreneurial marketing mampu memberikan dampak positif pada kinerja organisasi di tengah ketidakpastian lingkungan. Diharapkan model konseptual entrepreneurial marketing pada UMKM dapat meningkatkan kinerja UMKM di tengah ketidakpastian lingkungan sehingga mencapai keunggulan kompetitif.Kata kunci: entrepreneurial marketing (EM); kinerja organisasi; ketidakpastian; faktor lingkungan; usaha mikro, kecil & menengah (UMKM)
EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN MELALUI MEDIASI MANAJEMEN LABA
Saputra, Vioaldy Eprilian;
Rita, Maria Rio;
Sakti, Imanuel Madea
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5000
This study aims to examine the effect of good corporate governance (GCG) on financial performance through earnings management mediation. The study was conducted on 19 State-Owned Enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2019 period which were selected using the purposive sampling method. Testing the data using Partial Least Square (PLS), the results showed that GCG had no effect on financial performance, but GCG had a negative effect on earnings management. Furthermore, earnings management had no effect on financial performance. Finally, GCG was not found to have an effect on financial performance through earnings management. Keywords: good corporate governance; financial performance; earnings management ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) terhadap kinerja keuangan melalui mediasi manajemen laba. Penelitian dilakukan pada 19 Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019 yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengujian data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, namun GCG berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Selanjutnya, manajemen laba tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Terakhir, GCG tidak ditemukan berpengaruh terhadap kinerja keuangan melalui manajemen laba. Kata kunci: tata kelola perusahaan; kinerja keuangan; manajemen laba
PENYAJIAN DATA SURVEI DARING TERHADAP FENOMENA WANITA BEKERJA DARI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19
Kristiani, Farah;
Rachmawati, Tutik;
Hilsdon, Anne-Marie
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5001
ABSTRACTThe global COVID-19 pandemic, particularly in Indonesia, has led many businesses and institutions to ask their staff to work from home. This policy has had a significant impact on female employees, especially those who are already married, because at the same time, educational institutions from elementary to higher education have also implemented a Distance Learning (PJJ) policy. These female employees were frequently required to make changes and divisions of tasks. This paper presents data from an online survey regarding the work and household aspects that affect female employees' performance during Work from Home. Adding to that is information on the type of assistance provided by the company/institution to help them enhance their performance productivity. According to the results of this online survey, 52.3 percent of respondents said their productivity has declined due to numerous work and household variables. Furthermore, the supporting variables that are expected to improve their performance productivity are mentioned. These bolstering variables were gathered from 47.7% of respondents who said their productivity had increased. By understanding these supporting variables, the company/institution would gain insight into how to change the policies that must be applied to their female employees to improve their productivity when working from home.Keywords: female worker; COVID-19; working from home; productivity; online surveyABSTRAKSituasi pandemi COVID-19 di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia memaksa banyak perusahaan/institusi mewajibkan karyawannya bekerja dari rumah. Kebijakan yang diterapkan ini membawa dampak besar bagi para karyawan perempuan khususnya yang sudah berumah-tangga karena dalam waktu yang bersamaan, insitusi pendidikan sekolah dasar sampai pendidikan tinggi juga memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Banyak penyesuaian waktu dan pembagian kerja yang terpaksa dilakukan oleh para karyawan perempuan ini. Tulisan ini menyajikan data hasil survei daring mengenai faktor-faktor pada aspek pekerjaan dan rumah tangga yang mempengaruhi produktifitas kinerja para karyawan perempuan selama mereka menjalankan kebijakan Bekerja dari Rumah. Pemaparan data dilengkapi juga dengan informasi mengenai jenis dukungan dari perusahaan/institusi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Dari survei ini diperoleh data bahwa 52,3% menyatakan bahwa produktifitas mereka menurun karena berbagai faktor dari aspek pekerjaan dan rumah tangga. Selanjutnya, diuraikan juga faktor-faktor pendukung yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Faktor-faktor pendukung ini dikumpulkan dari 47,7% responden yang menyatakan bahwa produktifitas kinerja mereka meningkat. Diharapkan dari pemaparan faktor-faktor pendukung ini, pihak perusahaan/institusi mendapatkan informasi sebagai masukan agar dapat menyesuaikan kebijakan yang harus diberlakukan pada karyawan perempuan mereka agar produktifitas kinerja mereka bisa meningkat selama mereka harus Bekerja dari Rumah.Kata kunci: karyawan perempuan; COVID-19; bekerja dari rumah; produktifitas; survei daring
PERBANDINGAN PENELITIAN FINANCIAL DISTRESS PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA
Akyuwen, Roberto;
Rahmatika, Dien Noviany;
Subagyo, Ahmad
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5009
ABSTRACT Financial distress is a common phenomenon occurred in the business organizations, including banking industry. The financial distress banks will experience significant decline in their financial performance which require an immediate improvement to mitigate the worsen condition and bankruptcy. This research is aimed to compare previous studies on financial distress in the conventional commercial banks in Indonesia undertaken by various researchers. In overall, 30 relevant researches from the period of 2015 to 2021 will be compared and analyzed. The comparison will cover the use of different tools of analysis, dependent and independent variables, and relationship patterns among those variables. The result shows that logistic regression is the most frequent tools of analysis used by researchers in identifying the financial distress condition in the conventional commercial banks in Indonesia. Meanwhile, dummy variable is the most intensive dependent variable used in various studies. Most of researchers have used NPL, CAR, and ROA as independent variables in their researches. Furthermore, there were inconsistent influence pattern of various factors on financial distress. Keywords: comparison; conventional commercial banks; financial distress. ABSTRAK Kesulitan keuangan (financial distress) merupakan fenomena yang umum terjadi dalam organisasi bisnis, termasuk industri perbankan. Bank yang sedang dalam kesulitan keuangan biasanya mengalami penurunan signifikan dalam kinerja keuangan dan memerlukan perbaikan segera untuk meminimalkan risiko terjadinya kondisi yang lebih buruk dan kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penelitian-penelitian sebelumnya mengenai kesulitan keuangan pada bank umum konvensional di Indonesia yang dilakukan oleh berbagai peneliti. Secara keseluruhan, sebanyak 30 penelitian yang relevan selama periode 2015-2021 dibandingkan dan dianalisis. Perbandingan ini meliputi penggunaan berbagai alat analisis, variabel dependen dan independen, dan pola hubungan antar variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regresi logistik merupakan alat analisis yang paling sering digunakan dalam mengidentifikasi kondisi kesulitan keuangan pada bank-bank umum konvensional di Indonesia. Sementara itu, dummy variable merupakan variabel dependen yang paling banyak dipakai dalam berbagai studi. Mayoritas peneliti telah menggunakan NPL, CAR, dan ROA sebagai variabel independen dalam penelitian mereka. Selanjutnya, terdapat pola yang tidak konsisten dalam pengaruh berbagai faktor terhadap kesulitan keuangan. Kata kunci: perbandingan; bank umum konvensional; financial distress.