cover
Contact Name
Arsyad Ramadhan Darlis
Contact Email
arsyad@itenas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jte.itenas@itenas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika
ISSN : 23388323     EISSN : 24599638     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ELKOMIKA diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun pada bulan Januari, Mei dan September. Jurnal ini berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya pada Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Elektronika.
Arjuna Subject : -
Articles 813 Documents
Implementasi Sistem Perparkiran Otomatis dengan Menentukan Posisi Parkir Berbasis RFId IMBIRI, FREEON ALKAPON; TARYANA, NANDANG; NATALIANA, DECY
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Apartemen merupakan salah satu tempat tinggal yang ideal di kota metropolitan yang menyediakan banyak fasilitas bagi penghuninya. Salah satu fasilitas tersebut adalah tersedianya area parkir yang memadai dan nyaman bagi penghuni yang memiliki kendaraan, pada kenyataannya saat ini sistem perparkiran yang digunakan masih bermasalah. Masalah yang ditimbulkan dalam sistem perparkiran adalah kurangnya informasi mengenai lahan parkir yang kosong serta penempatan kendaraan yang tidak sesuai sehingga sering kali pemilik kendaraan membutuhkan waktu yang lama untuk sekedar menemukan tempat parkir yang kosong. Berdasarkan hal itu diperlukan sebuah sistem monitoring parkir yang memudahkan pengendara kendaraan yang hendak parkir. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan model sistem monitoring perparkiran dengan fasilitas pemilihan area parkir menggunakan Teknologi RFId. Perangkat lunak yang digunakan pada sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa C#. Pada sistem ini proses pengambilan data secara kontinyu menggunakan mikrokontroler Atmega16 sebagai komponen kendali utamanya. Pengujian dilakukan secara simulasi pada miniatur perparkiran. Hasil pengujian model sistem perparkiran dapat menampilkan kondisi dari masing-masing area parkir yang ditampilkan pada display. Sistem pengambilan data secara kontinyu menggunakan kartu RFId sistem ini dapat menggantikan operator. Sensor cahaya (LED dan LDR) akan berlogika 1 jika ada mobil yang lewat. Kata kunci : Parkir, RFId, LED, LDR, Mikrokontroler, Atmega16, Microsoft Acess, C#. ABSTRACT Apartment is an ideal place of living in a big city ,it provides a lot of facilities .One of apartment facilities is a parking lot that are adequate and comfortable for its occupants who have vehicles . Problems caused in the parking system is the lack of information regarding the parking lot is empty and the placement of the vehicle that is not in accordance with the wishes so that often the owner of the vehicle takes a long time to just find an empty parking space. Based on that required a monitoring system parking facilitate motorists want to park. The purpose of this study was to design and to make a realization of parking monitoring system where could be choosen the parking lot with RFId Technology.The software used in the system is designed using the C # language. In this system, the process to taking the data with microcontroller Atmega 16 as a main controller. The trial for this system done with simulation in a miniatur parking area. The result of the trial is the system can display about status of parking area. Continuous data retrieval system using RFID cards, and the system can replace the operator. The light sensor (LED AND LDR) to logic 1 if no passing cars. Keywords:Parking, RFId, LED, LDR, Microcontroler, Atmega16, Microsoft Acess, C#
Desain Topologi Jaringan Kabel Nirkabel PDII-LIPI dengan Cisco Three-Layered Hierarchical menggunakan NDLC KURNIAWAN, MUHAMMAD TEGUH; NURFAJAR, ARIF; DWI, OKTA; YUNAN, UMAR
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Saat ini Teknologi Informasi (TI) merupakan salah satu hal yang penting dalam suatu perusahaan. Dalam penerapan TI diperlukan infrastruktur jaringan yang dapat mendukung pertukaran informasi baik melalui intranet mauapun internet yang diakses melalui kabel maupun nirkabel. Salah satu pendukung Infrastruktur jaringan adalah topologi jaringan yang handal.  PDII-LIPI (Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Jakarta merupakan lembaga di bawah LIPI yang berfokus pada tiga kegiatan yaitu  jasa  dokumentasi,  jasa  informasi, pembinaan dan pengembangan bidang dokumentasi informasi. Untuk mendukung proses bisnis berbasis TI di PDII-LIPI diperlukan infrastruktur jaringan yang memadai. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan perancangan infrastruktur jaringan kabel dan nirkabel di PDII-LIPI dengan menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC). Metode ini berguna dalam mengembangkan infrastruktur jaringan kabel dan nirkabel dan dapat memantau kinerja jaringan. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu PDII-LIPI dalam membangun, dan mengembangkan infrastruktur jaringan kabel dan nirkabel agar lebih optimal dalam mendukung proses bisnis yang ada. Kata Kunci : topologi jaringan, kabel, nirkabel, NDLC, PDII-LIPI. ABSTRACT Information Technology (IT) has significant influence to a company. The robust network IT infrastructure should be installed earlier, supporting the information exchange through internet or intranet and it also should be easily accessible via wired or wireless network.  PDII-LIPI (Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Jakarta is an organization under LIPI which focuses on three processes for instance the documentation services, the  information services and the development of  documentation services. PDII-LIPI has already used IT to support those businesses so they must carefully choose the best network IT infrastructure. To achieve this objective, we propose a research which design wired and wireless network infrastructure at PDII – LIPI. We use Network Development Life Cycle (NDLC) as a method for solving problem. This method is very useful in developing wired and wireless network infrastructure and it can monitor network performance. We expect the research can help PDII - LIPI in building and developing the infrastructure of wired and wireless networks to be more optimized in supporting existing business processes. Keywords : network topology, wired, wireless, NDLC, PDII-LIPI.
Perancangan Prototipe Receiver Beacon Black Box Locator Acoustic 37,5 kHz Pingers RUSTAMAJI, RUSTAMAJI; RAHMIATI, PAULINE; PERMATASARI, SARAH
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ketika suatu pesawat terbang mengalami kecelakaan terjatuh ke dalam air, maka lokasi keberadaannya dapat dideteksi oleh alat yang disebut receiver beacon black box locator acoustic (pingers receiver). Pingers receiver berfungsi untuk menerima sinyal dengan frekuensi 37,5 kHz ± 1 kHz dari pingers transmitter atau Underwater Locator Beacon (ULB) yang berada pada black box pesawat. Dalam penelitian ini dibuat perancangan pingers receiver yang tersusun dari rangkaian Band Pass Filter (BPF), detektor selubung, penguat audio, dan loud speaker. Frekuensi sinyal 37,5 kHz ± 1 kHz yang dikirim oleh pingers transmitter akan diterima oleh pingers receiver, dimana tahap pertama melewati rangkaian Band Pass Filter (BPF) selanjutnya sinyal akan dideteksi oleh detektor selubung untuk mengambil kembali sinyal informasi yang berupa sinyal pulsa dengan lebar pulsa 10 milidetik dan interval 1 detik sebagai sinyal pingers yang nantinya mampu didengar oleh telinga manusia. Berdasarkan perancangan yang telah dibuat, output sinyal yang dihasilkan oleh prototipe pingers receiver tersebut memiliki lebar pulsa 14 milidetik dengan interval 1 detik. Kata kunci: pingers receiver, band pass filter (BPF), detektor selubung, loud speaker. Abstract When an aircraft caught in an accident and crashes into the water, its location can be detected using a device called a receiver beacon black box locator acoustic (pingers receiver). The pingers receiver functioned as a reciever signal with 37,5 kHz ± 1 kHz frequency from trnasmitter pingers or Underwater Locator Beacon (ULB) which is on air plane black blox. In this research made design pingers receiver composed of a series of  Band Pass Filter (BPF), envelope detector, audio amplifier, and loud speaker. The signal of 37,5 kHz ± 1 kHz  frequency sent by pingers transmitter will bereceived by pingers receiver, after which the signal will be processed by the Band Pass Filter (BPF) circuit before being detected by envelope detector for take back the signal information which like pulse signal with 10ms width and 1 second interval as pingers signal tha can  be to  be heard by human ear. Based on the  design that  was made, the signal ouput generated by the prototype has a 14 ms width with 1 second interval. Keywords: pingers receiver, band pass filter (BPF), envelope detector, loud speaker.
Evaluasi Karakteristik XBee Pro dan nRF24L01+ sebagai Transceiver Nirkabel FAJRIANSYAH, BURHAN; ICHWAN, MUHAMMAD; SUSANA, RATNA
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemillihan modul transciever sebagai media transmisi data digital menjadi permasalahan bagi perancang ketika mendesain suatu sistem komunikasi nirkabel. Pada penelitian ini penulis melakukan evaluasi pada dua modul transceiver yaitu XBee Pro dan nRFf24L01+ dengan tujuan untuk menentukan modul transceiver mana yang tepat digunakan untuk kebutuhan perancangan sistem Wireless Sensor Network (WSN). Evaluasi dilakukan dengan mengirimkan data dalam bentuk karakter ASCII/ bytes secara kontinyu maupun sekuensial melalui komunikasi serial UART. Pada pengaturan untuk mode data rate 250 Kbps, XBee Pro memiliki data rate 27 Kbps dan nRF24L01+ 16 Kbps untuk protokol komunikasi serial UART. Modul nRF24L01+ lebih unggul dalam mengirimkan data secara streaming (kontinyu) dibandingkan Xbee Pro, dan nRF24L01+ memiliki Round Time Trip (RTT) tercepat 0,003 sekon sedangkan XBee Pro hanya 0,036sekon. Pada aplikasi dalam ruangan XBee Pro memiliki performa lebih tinggi karena lebih stabil dalam transmisi dengan hambatan 4 dinding sedangkan nRF24L01+ hanya 2 dinding. Kata Kunci : UART, Data Rate, Nirkabel, XBee Pro, nRF24L01+. ABSTRACT Chosing transciever module as a media for a digital transmission data has becoming a serious problem for a designer to design a wireless communication system. In this research, author do the evaluation for a two transceiver module that are XBee Pro and nRF24L01+, the purpose is to chose which the right transceiver module that designer need to make a Wireless Sensor Network (WSN) system. The evaluation was done by sending a data in ASCII character/ bytes as continuous and sequensial method using serial communication UART. When data rate is set to 250 Kbps mode, XBee Pro data rate is 27 Kbps and nRF24L01+ 16Kbps for serial communicaton UART purpose. nRF24L01+ is better at sending a streaming data (continuous) than XBee Pro, and also nRF24L01+ has a fastest Round Time Trip (RTT) that are 0,003 sec while XBee Pro only 0,036 sec. For indoor application XBee Pro has a better perform because it work better until 4 brick wall while nRF24L01+ only 2 brick wall. Keyword: UART, Data Rate, Wireless, XBee Pro, nRF24L01+.
Implementasi Teknik Watermarking menggunakan FFT dan Spread Spectrum Watermark pada Data Audio Digital HARAHAP, HANNAN; BUDIMAN, GELAR; NOVAMIZANTI, LEDYA
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penggunaan teknologi dan internet yang berkembang dengan pesat menyebabkan banyak pemalsuan dan penyebaran yang tidak sah terhadap data digital. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu teknologi yang dapat melindungi hak cipta data multimedia seperti audio. Teknik yang sering digunakan dalam perlindungan hak cipta adalah watermarking karena teknik ini memiliki tiga kriteria utama dalam keamanan data, yaitu robustness, imperceptibility, dan safety. Untuk itu, pada penelitian ini dirancang suatu skema yang dapat melindungi hak cipta data audio. Metode yang digunakan adalah Fast Fourier Transform, yang mengubah data audio asli ke dalam domain frekuensi sebelum dilakukan proses penyisipan watermark dan proses ekstraksi watermark. Watermark disebar pada komponen yang paling signifikan dari spektrum magnitude audio host. Teknik watermarking pada penelitian ini dapat menghasilkan Signal-to-Noise Ratio di atas 20 dB dan Bit Error Rate di bawah 5%. Kata kunci: Audio watermarking, Copyright Protection, Fast Fourier Transform, Spektrum magnitude ABSTRACT The use of technology and internet has grown rapidly that causes a lot of forgery and illegal proliferation of digital data. It needs a technology that can protect the copyright of multimedia data such as audio. The most common technique in copyright protection is watermarking because it has three main criteria in data security: robustness, imperceptibility, and safety. This research created a scheme that can protect a copyright of audio data. The method that we used is Fast Fourier Transform. This method changes the original audio data into frequency domain before the embedding and extraction process. The watermark is spread into the most significant component of the magnitude spectrum of audio host. This technique obtains Signal-to-Noise Ratio above 20 dB and Bit Error Rate below 5%. Keywords: Audio watermarking, Copyright Protection, Fast Fourier Transform, Magnitude spectrum
Pemfokusan Citra Radar untuk Hasil Pemodelan Radar Penembus Permukaan menggunakan Algoritma Migrasi Jarak AZIZAH, AZIZAH; AMIN, ERSHAD JUNUS
Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Citra Radar Penembus Permukaan (GPR) memberikan gambaran tentang objek dalam bentuk kurva hiperbola. Kurva hiperbola ini memiliki resolusi yang rendah sehingga sulit untuk menganalisis lokasi objek yang sebenarnya. Oleh karena itu diperlukan proses untuk membuat citra menjadi lebih fokus. Proses ini disebut transformasi atau migrasi. Salah satu algoritma migrasi adalah algoritma migrasi jarak. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian ini. Pertama, pemodelan GPR dilakukan menggunakan perangkat lunak. Kemudian, algoritma migrasi jarak diimplementasikan untuk data hasil pemodelan. Terakhir, dilakukan analisis hasil yang didapat. Informasi jumlah dan lokasi objek didapatkan dari citra hasil migrasi ini dengan persentase kesalahan untuk pada sumbu x sebesar 4 % untuk 1 objek, 17 % untuk 2 objek, dan 4 % untuk 3 objek. Sedangkan persentase kesalahan pada sumbu y sebesar 2% untuk 1 objek, 3% untuk 2 objek, dan 8% untuk 3 objek. Kata kunci: GPR, migrasi, algoritma, migrasi jarak, fokus,   Abstract Ground Penetrating Radar (GPR) image give description about object in hyperbolic curve. This hyperbolic curve has low resolution so it is too difficult to analysis the actual object position. Therefore, we need a process can make the image more focus. This process usually called transformation or migration. One of them is range migration algorithm. There are several steps in this reseacrh. First, GPR modelling done using software. Next, range migration algorithm is implemented for the data result from simulation. Last, the result are analyzed. The information about the number and object position is obtained from the image in this migration process with margin error in x-axis are 4% for 1 object, 17% for 2 object, and 4% for 3 object. On the other side, margin error in y-axis are 2% for 1 object, 4% for 2 object, and 8% for 3 object. Keywords: GPR, migration, algorithm, range migration, focus
Sistem Monitoring pH dan Volume Biogas Digester Dua Tahap menggunakan Mikrokontroler UTAMI, SRI; IRIANI, PURWINDA; SUPRIANTI, YANTI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i1.126

Abstract

ABSTRAKBiogas merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang murah dan berkategori non-polusi. Kebutuhan untuk memonitor serta mengontrol plant biogas bertambah seiring kebutuhan mengoptimalkan stabilitas proses untuk mendapatkan performansi yang tinggi. Monitoring biogas dapat memberikan gambaran keseluruhan proses pembangkitan biogas dan digunakan untuk memprediksi proses fermentasi yang berlangsung. Selain itu, dapat pula meminimalkan gagalnya proses fermentasi dan menghasilkan biogas secara optimal. Dalam penelitian ini proses monitoring dilakukan pada digester dua tahap berbahan dasar ampas tahu dan difokuskan pada pH dan volume biogas yang dihasilkan menggunakan dfrobot sku Sen0160 dan YF-S201 serta solenoid valve sebagai aktuatornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa set point pH 5.3 pada digester asetogenesis dapat dicapai pada hari ke enam untuk tiga percobaan. Dalam digester metanogenesis nilai pH dapat dijaga pada pH 7 ±0.3. Jumlah volume biogas tertinggi yang dihasilkan sebesar 97.2 L.Kata kunci: digester dua tahap, fermentasi, asetogenesis, metanogenesis ABSTRACTBiogas is one of an inexpensive and non-pollution renewable energy source. A requirement for optimization and stabilization of biogas plant affected on the need of monitor and control system in the plant. Biogas monitoring system represents a process in biogas generation and has the ability to predict fermentation. In addition, the system built can be used to control the fermentation process and to minimize the failure of the process. This means the process will produce biogas optimally. In this research, the monitoring system was used on two stages digester using tofu as raw material. pH and biogas volume produced are two focuses in this study using SKU Sen0160 dan YF-S201 as sensors and solenoid valve as an actuator. For three experiments data show, set point for pH (5.3) is achieved at day sixth for acetogenesis digester. For methanogenesis, pH can be maintained at 7 ±0.3. The highest volume of biogas produced was 97.2 L.Keywords: two stages digester, fermentation, acetogenesis, methanogenesis digester
Sistem Pengukur Tekanan Darah secara Online untuk Aplikasi Remote Monitoring Kesehatan Jantung HADIYOSO, SUGONDO; ALFARUQ, AKHMAD; ROHMAH, YUYUN SITI; TULLOH, ROHMAT
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i1.1

Abstract

ABSTRAKPeneitian ini berfokus pada sistem pengukur tekanan darah secara online yang dapat diakses melalui aplikasi Android pada smart phone. Sistem yang diimplementasikan terdiri dari modul Blood Pressure (BP) meter, mikrokontroler, modul Bluetooth dan aplikasi cloud server. Mikrokontroler akan membaca nilai tekanan darah (sistolik/diastolik) dan pulsa jantung kemudian mengirim data tersebut ke smart phone melalui Bluetooth menggunakan protokol UART untuk diteruskan ke cloud server. Pengguna yang memiliki kepentingan dan otorisasi dapat mengakses data tersebut secara online melalui aplikasi iHealth yang terpasang pada smart phone. Dari hasil pengujian, sistem pengukur tekanan darah memiliki nilai toleransi kesalahan 2-5 mmHg. Jarak maksimal pengiriman data melalui Bluetooth adalah 10 meter. Aplikasi iHealth berjalan pada versi Android minimum Ice Cream Sandwich dengan kebutuhan memori RAM sebesar 23 MB.Kata kunci: Tekanan darah, internet, Android, server ABSTRACTThis research focuses on an online blood pressure measuring system that can be accessed through an Android application on a smart phone. The system that is implemented consists of Blood Pressure meter modules, microcontrollers, Bluetooth modules and cloud server applications. The microcontroller will read the blood pressure value (systolic/diastolic) and the heart pulse then sends the data to a smart phone via Bluetooth using UART protocol to be forwarded to the cloud server. Users who have interests and authorizations can access the data online through the iHealth application installed on a smart phone. From the test results, the blood pressure measuring system has an error tolerance value of 2-5 mmHg. The maximum distance of sending data via Bluetooth is 10 meters. The iHealth application runs on the Android version of a minimum of Ice Cream Sandwich with a 23MB RAM memory requirement.Keywords: blood pressure, internet, android, server
Evaluasi Kinerja PLTS 1000 Wp di Itenas Bandung HIDAYAT, FERY; RUSIRAWAN, DANI; FAJAR TANJUNG, IQBAL RACHMADI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i1.195

Abstract

ABSTRAKPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu sistem pembangkit non-konvensional yang dapat menggantikan peran pembangkit listrik konvensional. Saat ini Institut Teknologi Nasional Bandung (Itenas) sedang mengembangkan instalasi PLTS 1000 Wp jenis grid connected system, menggunakan modul fotovoltaik (FV) tipe monokristalin. Dalam artikel ini, hasil evaluasi berbagai parameter utama modul FV akan dipaparkan dalam rangka mendapatkan kinerja dari PLTS. Pengukuran parameter utama modul FV dilakukan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 1.8.2 meliputi radiasi matahari (G) dan temperatur lingkungan (Ta), sebagai parameter masukan serta tegangan (V), arus (I) dan temperatur sel/modul FV (Tc), sebagai parameter keluaran. Pengukuran parameter utama bertujuan untuk memperoleh daya (P), efisiensi (η) serta energi kumulatif (Ek) dari PLTS terpasang. Dari hasil pengujian selama 6 hari, diperoleh daya, efisiensi, dan produksi energi kumulatif rata-rata harian PLTS terpasang adalah 535,99 W/hari, 14,29 % dan 2,64 kWh.Kata kunci: fotovoltaik, monokristalin, daya dan efisiensi rata-rata harian ABSTRACTThe solar power plant (SPP) is one of non convensional power plant, which can be used to substitute the conventional power plant. Presently, Institut Teknologi Nasional (Itenas) has been developed a 1000 Wp grid-connected SPP, using monocrystalline photovoltaic (PV) modules. In this paper, evaluation results of the PV modules parameters will be elaborated to figure out the PV modules characteristics, as a basic to evaluate the SPP performance. The measuring of PV modules have been done using arduino mega 1.8.2 microcontroller. The input parameters of the PV modules are solar radiation (G) and ambient temperature (Ta), meanwhile the output parameters are voltage (V), current (I) and cell/module temperature (Tc). All these parameters are used to estimate the power (P), efficiency (η) and cumulative energy (E). Based on measurements and evaluation during 6 days, it is found that the average of the power and efficiency of the SPP were 535,99 W/day and 14,29 %, respectively, and average yield of energy (daily) was 2,64 kWh .Keywords: photovoltaic, monocrystalline, daily power and efficiency average
Smart Monitoring System Using Raspberry-Pi and Smartphone SURYA, ERWIN; NINGSIH, YULI KURNIA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i1.72

Abstract

ABSTRAKSistem monitoring adalah hal yang sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap pemilik rumah. Sehingga diperlukan alat untuk dapat mengawasi rumah secara real-time. Perancangan sistem menggunakan Raspberry-Pi sebagai pusat komputasi dan menggunakan smartphone berbasis android untuk melakukan monitoring. Sistem ini dilengkapi dengan beberapa fitur diantaranya pergerakan kamera secara horisontal dan vertikal menggunakan motor servo, sistem recording video yang dapat dikendalikan oleh user, serta sistem deteksi gerakan yang dapat menjadi alert untuk pengguna. Pengujian sistem dilakukan dengan cara melakukan pengujian network dilihat dari parameter bandwidth dan jumlah client dalam suatu jaringan untuk mendapatkan suatu sistem monitoring yang real-time, reliable dan smart. Dalam hasil pengujian dengan maksimum 2 klien dalam 1 network, sistem dapat menangkap rata-rata 10.7 frames per second, serta memiliki respon pergerakan kamera < 1 second. Pengujian fitur perekaman dan motion detection juga berfungsi dengan baik, sehingga sistem monitoring ini menjadi sistem yang smart dan reliable.Kata kunci: Real-time, Rasberry-Pi, Smart Monitoring. ABSTRACTThe monitoring system is very important and must be owned by every homeowner. Therefore, it needed some tools to be self-sufficient in real-time. The design of the system using Raspberry-Pi as a computing center and use an Android smartphone to perform monitoring. Equipped with a servo motor, a user-controlled video recording system, and a motion detection system that can generate alert to the user. Testing is done by doing network testing seen from the bandwidth parameters and number of clients in a network for a real-time, reliable and smart monitoring system. In the test results with maximum 2 clients in a network, the system can capture an average of 10.7 frames per second and has a camera movement response of <1 sec. Testing of the recording and motion detection feature also works well, so the monitoring system becomes a smart and reliable system.Keywords: Real-time, Rasberry-Pi, Smart Monitoring.

Page 5 of 82 | Total Record : 813


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4: Published November 2025 Vol 13, No 3: Published July 2025 Vol 13, No 2: Published April 2025 Vol 13, No 1: Published January 2025 Vol 12, No 4: Published October 2024 Vol 12, No 3: Published July 2024 Vol 12, No 2: Published April 2024 Vol 12, No 1: Published January 2024 Vol 11, No 4 (2023): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 11, No 4: Published October 2023 Vol 11, No 3: Published July 2023 Vol 11, No 2: Published April 2023 Vol 11, No 1: Published January 2023 Vol 10, No 4: Published October 2022 Vol 10, No 3: Published July 2022 Vol 10, No 2: Published April 2022 Vol 10, No 1: Published January 2022 Vol 9, No 4: Published October 2021 Vol 9, No 3: Published July 2021 Vol 9, No 2: Published April 2021 Vol 9, No 1: Published January 2021 Vol 8, No 3: Published September 2020 Vol 8, No 2: Published May 2020 Vol 8, No 2 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 8, No 1: Published January 2020 Vol 8, No 1 (2020): ELKOMIKA Vol 7, No 3 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 3: Published September 2019 Vol 7, No 2: Published May 2019 Vol 7, No 2 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 1: Published January 2019 Vol 6, No 3 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 3: Published September 2018 Vol 6, No 3 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 2 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 2: Published May 2018 Vol 6, No 1 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 1: Published January 2018 Vol 5, No 2: Published July - December 2017 Vol 5, No 2 (2017): ELKOMIKA Vol 5, No 1: Published January - June 2017 Vol 5, No 1 (2017): ELKOMIKA Vol 4, No 2: Published July - December 2016 Vol 4, No 2 (2016): ELKOMIKA Vol 4, No 1 (2016): ELKOMIKA Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika Vol 4, No 1: Published January - June 2016 Vol 3, No 2 (2015): ELKOMIKA Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Elkomika Vol 3, No 2: Published July - December 2015 Vol 3, No 1 (2015): ELKOMIKA Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Elkomika Vol 3, No 1: Published January - June 2015 Vol 2, No 2 (2014): ELKOMIKA Vol 2, No 2: Published July - December 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Elkomika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Elkomika Vol 2, No 1: Published January - June 2014 Vol 2, No 1 (2014): ELKOMIKA Vol 1, No 2: Published July - December 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): ELKOMIKA Vol 1, No 1 (2013): ELKOMIKA Vol 1, No 1: Published January - June 2013 Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika More Issue