cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 14104946     EISSN : 25027883     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism. JSP is published three times a year.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (1999): MARET" : 5 Documents clear
Refleksi Tentang Kekerasan Pembangunan: Menuju Pembangunan Perspektif HAM Lambang Trijono
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 3 (1999): MARET
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1863.906 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11147

Abstract

Tidak tersediaNot Available
Peluang Represi Sebagai Solusi Anarki Samsu Rizal Panggabean
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 3 (1999): MARET
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.884 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11148

Abstract

Tidak tersediaNot Available
Anarki Sebagai Upaya Mempertahankan Subsistensi Di Pedesaan Hotman M. Siahaan
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 3 (1999): MARET
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.956 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11149

Abstract

Tidak tersediaNot Available
Wacana Penjarahan Dan Kekerasan Simbolik Terhadap Petani Agus Sudibyo
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 3 (1999): MARET
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.651 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11150

Abstract

Perlawanan kaum petani sudah lama terjadi dalam konteks sejarah hubungan antara si kaya dan si miskin dan antara kaum petani dan negara. Persoralannya selalu bahwa negara, aparat keamanan dan pemilik modal telah mengambil alih secara paksa surplus ekonomi dari petani. Mereka bekerja sama dalam aksi penyerobotan tanah petani, pendirian perkebunan-perkebunan dan dalam menghadapi gerakan protes petani. Negara bukan hanya menghadapi gerakan perlawanan petani dengan represi-represi fisik. Secara sistematis negara juga melakukan propaganda dengan menciptakan gambaran-gambaran yang unfavourable tentang petani pelaku penjarahan dalam berbagai representasi wacana. Dalam batas tertentu, media massa justru memperkuat kecenderungan ini dengan menonjolkan dimensi kekerasan, pemberontakan dan anarkisme dalam mewacanakan aksi-aksi penjarahan petani.
Komnas HAM Dan HAM Di Bawah Rejim Otoritarian - Pratikno; Cornelis Lay
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 3 (1999): MARET
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1650.504 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11146

Abstract

Pada saat pernbentukannya, Komnas HAM dipandang tidak berbeda dengan lembaga korparads negara Iainnya, yakni menjadi agen pemerintah untuk para anggotanya. khususnya para aktivis HAM dan meted tuntutan penegakkan HAM di Indonesia yang saat itu terus menguat. Melalui tulisan ini ditunjukkan bahwa Komnas HAM mampu mandiri dari penetrasi pernerintah, dan bersikap kritis terhadap pernerintah dalam kasus politik yang sangat senskif sekalipun. Sumbangan energi untuk membangun kemandirian tersebut terutama terletak pada komitmen dan kredibilitas individu anggota Komnas HAM, variasi keahlian dan akses, serta kemampuan untuk mengembangkan etika organisasi yang kondusif bagi pelaksanaan togas penegakkan HAM Namun demikian, penulis berargumentasi bahwa demi menjaga komitmen dan kemandinan lembaga, Komnas HAM menghadapi beberapa permasalahan serius yang harus segera ditangani. Pertama, menyangkut status hukum lembaga itu. Kedua, menyangkut sumber energi yang selama ini masih menekankan pada kapasitas individual Ketiga, menyangkut perlunya pengembangan mekanisme rekrutmen anggota baru yang lebih terbuka di mana opini publik Baru terhambat

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

1999 1999


Filter By Issues
All Issue Vol 29, No 3 (2026): March Vol 29, No 2 (2025): November Vol 29, No 1 (2025): July Vol 28, No 3 (2025): March Vol 28, No 2 (2024): November Vol 28, No 1 (2024): July Vol 27, No 3 (2024): March Vol 27, No 2 (2023): November Vol 27, No 1 (2023): July Vol 26, No 3 (2023): March Vol 26, No 2 (2022): November Vol 26, No 1 (2022): July Vol 25, No 3 (2022): March Vol 25, No 2 (2021): November Vol 25, No 1 (2021): July Vol 24, No 3 (2021): March Vol 24, No 2 (2020): November Vol 24, No 1 (2020): July Vol 23, No 3 (2020): March Vol 23, No 2 (2019): November Vol 23, No 1 (2019): July Vol 22, No 3 (2019): March Vol 22, No 2 (2018): November Vol 22, No 1 (2018): July Vol 21, No 3 (2018): March Vol 21, No 2 (2017): November Vol 21, No 1 (2017): July Vol 20, No 3 (2017): March Vol 20, No 2 (2016): November Vol 20, No 1 (2016): Juli Vol 19, No 3 (2016): Maret Vol 19, No 2 (2015): NOVEMBER Vol 19, No 1 (2015): JULI Vol 18, No 3 (2015): Maret Vol 18, No 2 (2014): November Vol 18, No 1 (2014): Juli Vol 17, No 3 (2014): Maret Vol 17, No 2 (2013): NOVEMBER (Korporasi dan Tanggung Jawab Sosial) Vol 17, No 1 (2013): JULI (Menimbang Birokrasi, Partai, dan Politik di Indonesia) Vol 16, No 3 (2013): MARET (Gerakan Sosial (Baru) Pasca “Orde Baru”) Vol 16, No 2 (2012): NOVEMBER (Mengelola Perbatasan Negara) Vol 16, No 1 (2012): JULI (Politik Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya Alam) Vol 15, No 3 (2012): MARET (Dinamika Politik Desentralisasi) Vol 15, No 2 (2011): NOVEMBER (Dilema Tata Kelola Pemerintahan) Vol 15, No 1 (2011): JULI (Kebijakan Sosial di Aras Lokal) Vol 14, No 3 (2011): MARET (Membingkai Peran Politik Media) Vol 14, No 2 (2010): NOVEMBER (Membedah Radikalisme di Indonesia) Vol 14, No 1 (2010): JULI (Multikulturalisme dan Pergulatan Identitas) Vol 13, No 3 (2010): MARET (Dinamika Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial) Vol 13, No 2 (2009): NOVEMBER (Demokrasi dan Transformasi Institusi Tradisional) Vol 13, No 1 (2009): JULI (Konflik dan Perdamaian) Vol 12, No 3 (2009): MARET (Parpol dan Pemilu) Vol 12, No 2 (2008): NOVEMBER (Media dan Demokrasi) Vol 12, No 1 (2008): JULI (Gerakan Sosial) Vol 11, No 3 (2008): MARET (Komunikasi Bencana) Vol 11, No 2 (2007): NOVEMBER (Dinamika Politik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2007): JULI (Demokrasi Mencari Bentuk) Vol 10, No 3 (2007): MARET (Kebijakan Sosial Politik) Vol 10, No 2 (2006): NOVEMBER (Respon terhadap Tantangan Internasional) Vol 10, No 1 (2006): JULI (Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 3 (2006): MARET (Tarik Menarik Kepentingan dalam Media Masa) Vol 9, No 2 (2005): NOVEMBER (Potret Ilmu-ilmu Sosial) Vol 9, No 1 (2005): JULI (Demokrasi: Problema dan Manfaatnya) Vol 8, No 3 (2005): MARET (Democratic Governance) Vol 8, No 2 (2004): NOVEMBER (Tinjauan Kritis Globalisasi) Vol 8, No 1 (2004): JULI (Representasi dan Keberpihakan dalam Media) Vol 7, No 3 (2004): MARET (Peran dan Konstruksi Sosial tentang Perempuan) Vol 7, No 2 (2003): NOVEMBER (Globalisasi dan Kemiskinan) Vol 7, No 1 (2003): JULI (Neolibralisme: Refleksi Kritis) Vol 6, No 3 (2003): MARET (Dinamika Negara dan Masyarakat Sipil) Vol 6, No 2 (2002): NOVEMBER (Perkembangan dan Potret Ilmu Sosial) Vol 6, No 1 (2002): JULI (Kebijakan Publik: Perspektif Alternatif) Vol 5, No 3 (2002): MARET (Kebijakan dan Manajemen Publik) Vol 5, No 2 (2001): NOVEMBER (Otonomi Lokal dan Keindonesiaan) Vol 5, No 1 (2001): JULI (Khasanah Gerakan Sosial) Vol 4, No 3 (2001): MARET (Refleksi Nasionalisme Indonesia) Vol 4, No 2 (2000): NOVEMBER (Menggugat Kajian Media dan Kebebasan Pers) Vol 4, No 1 (2000): JULI (Reformasi Kelembagaan Politik) Vol 3, No 3 (2000): MARET (Kekerasan, Keberdayaan, dan Demokrasi) Vol 3, No 2 (1999): NOVEMBER Vol 3, No 1 (1999): JULI Vol 2, No 3 (1999): MARET Vol 2, No 2 (1998): NOVEMBER Vol 2, No 1 (1998): JULI Vol 1, No 3 (1998): MARET Vol 1, No 2 (1997): NOVEMBER Vol 1, No 1 (1997): JULI More Issue