cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA LOBSTER (Panulirus spp.) PADA CV. SEA QUEEN KOTA KENDARI Hardi, Soelaiman; Budiyanto, .; Siang, Roslindah Daeng
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.887 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i3.6908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya, tingkat pendapatan dan strategi pengembangan pada usaha perdagangan lobster laut di CV. Sea Queen Kota Kendari.Lokasi penelitian ditentukan secara purposif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, yang bersumber dari pemilik usaha (1 orang) dan karyawan (6 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur biaya usaha terdiri dari, investasi  usaha sebesar Rp1.357.721.000, biaya tetap sebesar Rp192.406.548/tahun dan biaya variabel sebesar Rp1.637.932.600/tahun, sehingga total biaya  sebesar Rp1.830.339.148/tahun. Pendapatan kotor (penerimaan) sebesar Rp2.100.000.000/tahun dan pendapatan bersih (keuntungan) Rp269.660.852/tahun.  Dalam pengembangan usaha perusahaan terdapat 8 strategi yaitu memanfaatkan teknologi yang semakin pesat, menambah modal usaha, meningkatkan kapasitas produk, meningkatkan promosi, perekrutan tenaga kerja, meningkatkan volume produksi lobster, melakukan strategi stok bahan baku, dan meningkatkan seluruh sumberdaya yang dimiliki usaha lobster. Kata Kunci: Keuntungan, lobster laut, struktur biaya, strategi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME PRODUKSI UDANG VANAME (Litopanaeuse vannamei) DI DESA OENSULI KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA Sarmin, Wa; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.081 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i1.6921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh modal, tenaga kerja, jumlah pakan, dan jumlah bibit  terhadap volume produksi udang vaname pada tambak udang di Desa Oensuli. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Juli sampai Agustus 2016. Metode penentuan sampel menggunakan teknik sensus dengan jumlah responden 13 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Variabel penelitian ini terdiri atas jumlah modal, jumlah tenaga kerja, jumlah pakan yang diberi dan jumlah bibit serta besarnya volume produksi setiap kali panen. Data dianalis menggunakan  fungsi produksi Cobb -Douglas  dengan persamaan Y=B0. X1B1.X2B2.X3B3.X4B4. Hasil analisis data: Y= -5,30. X10,35. X20,05.X3-2,66.X4-8,15 yang memberi arti bahwa modal, tenaga kerja, pakan, dan bibit udang mempunyai pengaruh  terhadap volume produksi udang vaname masing-masing sebesar 35%, 5%, -266%, dan -815%. Data tersebut menujukan bahwa input produksi modal (X1) dan tenaga kerja (X2) memberi kontribusi peningkatan (penambahan) produksi (Y) masing-masing sebesar 35% dan 5% sedang penambahan input produksi pakan (X3) dan bibit udang (X4) akan mengakibatkan penurunan produksi udang vaname (Y) masing-masing sebesar 266% dan 815%. Oleh sebab itu faktor input pakan (X3) dan bibit (X4) harus dikurangi masing-masing sebesar koefisiennya agar supaya produksi udang vaname didaerah ini tidak mengalami kerugian.Kata Kunci: Faktor produksi, volume produksi udang vaname
ANALISIS KELAYAKAN USAHA NELAYAN TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) PADA RUMPON DI DESA BANU BANUA JAYA KABUPATEN BUTON UTARA Risnawati, .; Asis, Nurdiana; Ola, La Onu La
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.298 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i1.7636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang, untuk mengetahui keuntungan usaha nelayan tangkap jaring insang pada rumpon di Desa Banu Banua Jaya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. Teknik penarikan sampel menggunakan metode simple random sampling.Penentuan sampel dihitung dengan menggunakan rumus slovin, dengan jumlah 17 sampel nelayan tangkap jaring insang pada rumpon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata total biaya yang dimiliki oleh unit usaha nelayan tangkap jaring insang pada rumpon sebesar Rp3.607.235/bulan. Nilai rata-rata total keuntungan yang diperoleh unit usaha nelayan tangkap jaring insang pada rumpon sebesar Rp3.251.589/bulan. Besarnya tingkat keuntungan tergantung dari besarnya tingkat penerimaan yang diperoleh dengan besarnya biaya yang dikeluarkan. Usaha nelayan tangkap jaring insang pada rumpon di Desa Banu Banua Jaya Kabupaten Buton Utara layak untuk dikembangkan karena Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) > 1.Kata kunci: Nelayan, Kelayakan Usaha, Jaring Insang, Rumpon
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA KONSUMSI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA TONDASI KECAMATAN TIWORO UTARA KABUPATEN MUNA BARAT Lora, Wa Ode; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.236 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i1.7657

Abstract

Nelayan tangkap adalah orang yang melakukan pekerjaan dalam operasi penagkapan ikan diperairan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana variasi pendapatan dan pola konsumsi nelayan tangkap. 2) mengkaji bagaimana pola konsumsi nelayan dalam memanfaatkan pendapatannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2018. Bertempat di Desa Tondasi Kecamatan Tiworo Utara Kabupaten Muna Barat.Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 28 nelayan tangkap terdiri dari 19 nelayan bubu dan 9 nelayan jaring angkat (bagan perahu). Data tersebut diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus 1) analisis  pendapatan Pd = TR - TC (Pd = Pendapatan,TR = Total Penerimaan, dan TC = Total Biaya). 2) Pola konsumsi dengan menggunakan fungsi konsumsi yaitu C = a + bY (C = Konsumsi, a = Besarnya konsumsi yang tidak dipengaruhi oleh perubahan pendapatan, b = Besarnya skala perubahan yang diakibatkan oleh satu-satuan pendapatan, Y = Tingkat pendapatan). Hasil analisis menunjukan 1) pendapatan (Pd) rata-rata nelayan bubu adalah Rp2.069.526,-/bln dan (Pd) rata-rata nelayan jaring angkat (bagan perahu) adalah Rp3.254.233,-/bln. 2) konsumsi (C) rata-rata nelayan bubu adalah Rp1.304.053,-/bln dan (C) rata-rata nelayan jaring angkat adalah Rp2.093.111,-/bln.  Data tersebut menunjukan pola konsmusi nelayan tangkap di Desa Tondasi merupakan pola konsumsi Model Keynes dimana pengeluaran konsumsi meningkat berdasarkan tingkat pendapatan nelayan.Kata Kunci : Desa Tondasi, Analisis Pendapatan, Pola Konsumsi
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN SERO DI DESA PEROPA KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Asriadin, .; La Ola, La Onu; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.992 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i4.7772

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi selama periode bulan Januari sampai Februari 2017. Tujuan penelitian untuk mengetahui total biaya yang dikeluarkan nelayan dalam proses produksi penangkapan ikan, mengetahui besaran total penerimaan nelayan dari hasil penjualan ikan per bulan, mengetahui besaran pendapatan nelayan sero per bulan.Penelitian ini menggunakan metode sensus dengan jumlah responden nelayan sero 15 orang.Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Data primer yang dikumpulkan antara lain pengeluaran untuk perahu,  mesin, jaring, tiang, tali, BBM, oli, konsumsi, rokok, jumlah hasil tangkapan per bulan, harga penjualan ikan, umur, tingkat pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga, sedangkan data sekunder terdiri atas  jumlah penduduk desa dan iklim yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh di analisis menggunakan rumus total biaya TC = (FC+VC), rumus penerimaan TR = (P.Q), dan rumus keuntungan π = (TR-TC). Hasil analisis ditemukan bahwa: (1) rata-rata biaya sebesar Rp2.225.845/bulan (2) rata-rata penerimaan sebesar Rp7.080.000/bulan, dan (3) pendapatan yang diperoleh nelayan sero rata-rata sebesar Rp4.854.155 per bulan. Data tersebut menunjukan bahwa usaha nelayan sero menguntungkan karena TR > TC.Kata Kunci:Analisis pendapatan,nelayan sero, Wakatobi
KAJIAN BISNIS BUDIDAYA Kappaphycus alvarezii TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN DI DESA RANOOHA RAYA KECAMATAN MORAMO Napsiri, Sulasri Kasa; Mansyur, Akhmad; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.559 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i1.5612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi penyerapan tenaga kerja keluarga dan luar keluarga dalam usaha budidaya rumput laut serta mengetahui pendapatan yang dicapai nelayan dari usaha budidaya rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Mei 2015. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut digunakan analisis alokasi tenaga kerja, analisis pendapatan dan analisis klasifikasi relatif. Sebagai hasil, diperoleh bahwa penggunaan tenaga kerja keluarga pada kategori sedang yaitu (93-139 HKP/tahun) dengan rata-rata sebesar 116 HKP/tahun. Penggunaan tenaga kerja luar keluarga pada kategori sedang (105-158 HKP/tahun), dengan rata-rata sebanyak 132 HKP/tahun. Diperoleh pula bahwa pendapatan keluarga pada kategori sedang (31.733.135-47.638.822 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 39.685.979 IDR/tahun. Untuk pendapatan luar keluarga  pada kategori sedang (5.796.089-8.701.279 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 7.248.684 IDR/tahun. Dengan demikian, diharapkan bahwa budidaya rumput laut lebih meningkatkan pendapatan tenaga kerja keluarga maupun luar keluarga. Kata Kunci: Budidaya rumput laut, klasifikasi, pendapatan, tenaga kerja
SISTEM AGRIBISNIS IKAN TERI KERING SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA WAITII KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Muhammadia, .; Siang, Roslindah Daeng; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.226 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i4.7779

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui sistem agribisnisikan teri kering skala industri rumah tangga, dimana kegiatan produksi ikan teri kering darihulu sampai hilir yaitu dari nelayan tangkap sampai pengumpul atau pengolah ikan teri, pengolahan sampai dengan pemasaran, danuntuk mengetahui tingkat kelayakan usaha ikan teri kering berdasarkan aspek finansial dari usaha ikan teri kering. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Waitii Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi.Sampel sebanyak 30 orang ditentukan dengan metodesensus. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dan analisis kelayakan R/C Rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema alur agribisnis ikan teri skala industri rumah tangga masih kurang yaitu dari segi inovasi dan pengolahannya masih bersifat tradisional. Berdasarkan aspek kelayakan usaha ikan teri kering diperoleh nilai rata-rata total biaya yang dikeluarkan Rp1.996.923/bulan, dengan nilai rata-rata penerimaan sebesar Rp2.910.000/bulan, keuntungan sebesar 913.000/bulan dan R/C Rasio sebesar 1,46>1 yang berarti bahwa usaha ikan teri kering skala industri rumah tangga di Desa Waitii Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi layak dikembangkan.Kata Kunci: Desa Waitii, ikan teri kering, kelayakan finansial, sistem agribisnis
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BAGAN APUNG DI TELUK KOLONO KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN Salfiani, .; Yusuf, Sarini; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.373 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i2.6689

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha bagan apung yang ada di Teluk Kolono Kecamatan Kolono Timur dilihat dari aspek finansial. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Teknik penarikan sampel menggunakan metode simple random sampling,dengan jumlah 38 sampel nelayan usaha bagan apung. Analisis yang digunakan adalah analisis kelayakan finansial.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata investasi yang dimiliki oleh unit usaha alat tangkap bagan apung sebesar Rp41.749.26. Rata-rata keuntungan yang diperoleh setiap unit usaha alat tangkap bagan apung sebesar Rp63.689.39/tahun.Besarnya tingkat keuntungan tergantung dari besarnya tingkat penerimaan yang diperoleh dengan besarnya biaya yang dikeluarkan. Usaha alat tangkap bagan apung dikatakan ini mempunyai layak jika Revenue Cost Ratio (R/CRatio)> 1 yang berarti bahwa usaha bagan apung ini layak dikembangkan. Kata Kunci: Aspek finansial,bagan apung, perbandingan biaya, pendapatan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR KONSUMSI PEMBUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Sutra, Irah Ani; Budiyanto, .; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.915 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i2.7784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Nilai Tukar Konsumsi Pembudidaya (NTKP) udang vaname di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana sebanyak 38 orang pembudidaya. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis NTKP dan analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya NTKP dari 38 pembudidaya udang vaname yaitu 32 pembudidaya memiliki NTKP > 1 dan 6 pembudiaya lainnya memiliki NTKP < 1. Pembudidaya yang memiliki NTKP > 1 mampu memenuhi seluruh kebutuhan konsumsinya dari pendapatan usaha budidaya udang vaname. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa produktivitas lahan, produktivitas modal, produktivitas tenaga kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan teknik budidaya secara simultan berpengaruh nyata terhadap NTKP udang vaname. Secara parsial, faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap NTKP udang vaname terdiri dari produktivitas modal, jumlah tanggungan keluarga, dan teknik budidaya. Sementara itu, faktor-faktor yang berpengaruh tidak nyata terdiri dari produktivitas lahan dan produktivitas tenaga kerja.Kata Kunci: Nilai Tukar Konsumsi Pembudidaya, Usaha Budidaya, Udang Vaname
ANALISIS PENDAPATAN USAHA POLE AND LINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Mimiatin, .; Anadi, La; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.746 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i2.6844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendapatan usaha perikanan pole and line yang terletak di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, dan menentukan faktor-faktor produksi yang mempengaruhi pendapatan usaha perikanan pole and line. Pengumpulan data yang dilakukan secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam semua parameter berpengaruh dari nilai signifikansi biaya operasional  Rp11,37, sedangkan pengaruh produksi hasil tangkapan, lama hari melaut, jumlah ABK yaitu masing-masing 14.809 (ton/kg), 15,82 (hari),  dan 7,81 (orang) (p < 0,05). Sedangkan ukuran kapal dan jumlah umpan belum secara signifikan mempengaruhi pendapatan. Kata Kunci : Perikanan pole and line, pendapatan usaha, penangkapan

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue