cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS KEGAGALAN PASAR KOMODITI IKAN DI PASAR ANTAR PULAU (STUDI KASUS: DI PT. KELOLA MINA LAUT UNIT KENDARI) Aminah, Siti; La Ola, La Onu; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.537 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i3.6867

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji besaran kegagalan pasar komoditi gurita menurut ukuran setiap kali pengiriman di pasar antar pulau (Gresik). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Teknik penentuan responden menggunakan metode purposive sampling, responden dalam penelitian ini adalah bagian Production, PPIC & QA Manajer. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil analisis besaran kegagalan pasar komoditi gurita berdasarkan ukuran setiap kali pengiriman yaitu terjadi karena faktor musim yang menyebabkan pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan karena musim paceklik (stok sedikit) dan melebihi jumlah permintaan pada musim puncak (stok banyak).Kata Kunci: Gurita, kegagalan pasar, pasar antar pulau
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Muliati, Tifa; A, Nurdiana; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.984 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i3.7797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan di Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan.Penelitian ini  dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2017. Data diperoleh melalui wawancara secara langsung berdasarkan kuesioner.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 22 responden dengan menggunakan teknik purposive yaitu pengambilan sampel responden secara sengaja.Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah umur, tingkat pendidikan, kesehatan, keadaan rumah, alat transportasi, interaksi sosial, media perolehan berita, dan tanggungan keluarga.Responden penelitian ini mempunyai pekerjaan utama sebagai nelayan tangkap, sedangkan pekerjaan sampingannya sebagai pemecah batu, buruh bangunan, tukang kayu. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatifsedangkan untuk menghitung jumlah penerimaan yang diperoleh nelayan menggunakan rumusTR = P.Q, TR  penerimaan total, P harga dan Q kuantitas barang yang terjual. Hasil analisis menunjukan umur nelayan didominasi usia produktif 15-54 tahun dengan pendidikan formal yang di tempuh yaitu SD (27,27%), SMP (22,73%), dan SMA (13,64%). Semua responden mempunyai rumah milik sendiri yang menggunakan atap seng sekitar 36,36%. Responden yang mempunyai rumah dengan dinding permanen dan lantai dasar keramik dengan luas rumah 5 m x 7 m sekitar 59,09%. Transportasi darat nelayan untuk kegiatan sehari-hari menggunakan sepeda motor. Interaksi sosial nelayan terjadi pada saat Kepala Desa  mengadakan Rapat Desa dan kerja bakti. Nelayan tersebut lebih banyak memperoleh berita melalui siaran TV. Hasil penerimaan nelayan  tangkap sebanyak 3kg/trip dengan rata-rata harga jual Rp25.000/kg sehingga dihasilkan penerimaan sebesar Rp75.000.Kata kunci: Nelayan, penerimaan,sosial ekonomi
IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN STAKEHOLDER DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SODOHOA KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Aisyah, Sitti; Yusuf, Sarini; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.241 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i3.6872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stakeholder, mengetahui struktur berdasarkan jumlah stakeholder, memetakan stakeholder, dan menganalisis stakeholder yang paling berpengaruh dalam melakukan kegiatan jual beli dan non jual beli di UPTD PPI-TPI Sodohoa Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Penentuan sampel menggunakan teknik sampel aksidental. Alat analisis yang digunakan adalah analisis kriteria kekhasan PIL (Power Interest Legitimacy) dan analisis hubungan Diagram Venn. Hasil penelitian stakeholder yang melakukan kegiatan di UPTD PPI-TPI Sodohoa Kota Kendari baik internal maupun ekstrenal berjumlah 22 stakeholders dengan 6 (enam) kategori PIL yaitu (Pewer Interest Legitimacy), PL (Pewer Legitimasi), PI (Pewer Interest), P (Pewer), I (Interest), dan kategori lain-lain. Kategori PIL yang sangat perlu dilibatkan dalam semua kegiatan yang ada di UPTD PPI-TPI Sodohoa Kota Kendari antara lain kepala PPI, kepala pos pengawas PPI, perusahaan (CV. Alfaraya), kelompok nelayan, usaha penghancur es batu dan kios nelayan. Kategori PL adalah staf atau karyawan PPI, petugas parkir dan bengkel. Kategori PI adalah penjual ikan, usaha penggilingan daging, konsumen dan pemasok es batu. Kategori P adalah penyewa argo atau pengangkut, penjual golon, penjual es puding atau es cendol, dan penjual sayur. Kategori I adalah nelayan, pedagang ikan keliling dan becak. Serta kategori lain-lain adalah tukang ojek dan pemasok air bersih.Kata Kunci: Analisis PIL, identifikasi, pemetaan, stakeholder
ANALISIS PENDAPATAN USAHA ISTRI NELAYAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGHASILAN KELUARGA DI KELURAHAN WATOLO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Pasassung, Marlinda; Nurdiana, -; Rosmawati, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.151 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan istri nelayan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2018 di Kelurahan Watolo Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Penentuan lokasi ditentukan secara purposive sampling, dengan dasar pertimbangan bahwa mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Teknik pengambilan sampel digunakan cluster random sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan terhadap sampel jenis usaha, dimana sampel jenis usahanya berada dalam satu kelompok (cluster). Kemudian diambil secara acak sebanyak 10% dari total populasi, sehingga jumlah sampel yang diambil sebanyak 20 sampel. Data diperoleh melalui wawancara, pencatatan dokumentasi. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Variabel yang diamati adalah karakteristik responden berdasarkan besaran pendapatan keluarga, pendapatan istri nelayan terhadap penghasilan keluarga nelayan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam meningkatkan pendapatan keluarga nelayan, seorang istri nelayan melakukan dua jenis kegiatan usaha yaitu usaha berdasarkan sektorperikanan seperti penjual ikan segar dan penjual ikan kering sedangkan berdasarkan usaha non-sektor perikanan seperti membuka usaha warung makan, penjual sayur, pedagang kios, tukang jahit pakaian, penjual es batu dan penjual gorengan. Pendapatan istri nelayan di sektor perikanan yaitu sebesar Rp1.289.124/bulan dan pendapatan istri nelayan di non-sektor perikanan yaitu sebesar Rp1.893.305/bulan. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pendapatan istri nelayan lebih dominan di jenis usaha non-sektor perikanan.Kata kunci:Pendapatan, Istri, Mawasangka, Buton Tengah, Keluarga Nelayan,
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA POLIKULTUR IKAN BANDENG DAN UDANG WINDU DI KELURAHAN WASOLANGKA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN MUNA Zumail, .; Budiyanto, .; Siang, Roslindah Daeng
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.298 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i1.6880

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial budidaya polikultur ikan bandeng dan udang windu di Kelurahan Wasolangka Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Penentuan responden dilakukan secara sensus, dengan jumlah 5 per-usaha ikan bandeng dan udang windu. Alat analisis yang digunakan adalah analisis kelayakan finansial. Hasil yang diperoleh dari usaha budidaya polikultur ikan bandeng dan udang windu di Kelurahan Wasolangka Kecamatan Parigi Kabupaten Muna diketahui bahwa rata-rata usaha polikultur tersebut memiliki nilai R/C Ratio >1 yang berarti layak untuk dikembangkan.Kata Kunci: Ikan bandeng, kelayakan finansial,udang windu
ANALISIS USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP PANCING TONDA DAN PANCING RAWAI DASAR DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Asri, Maya; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.927 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8399

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada nelayan alat tangkap pancing tonda dan pancing rawai dasar di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Mei sampai Juni 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis alat tangkap terhadap produksi nelayan, efisiensi faktor produksi, dan perbedaan pendapatan nelayan pancing tonda dan pancing rawai dasar. Sampel penelitian sebanyak 18 nelayan pancing tonda dan 13 nelayan pancing rawai dasar. Variabel yang diamati adalah volume produksi, harga penjualan, dan biaya penangkapan. Data tersebut diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan (1) regresi linear berganda: lnY = lnβ0 + β1lnx1 + β2lnx2 + β3lnx3 + β4lnx4 + Dd + e (ln = logaritma natural, β0 = kosntanta, β1,2,3,4  = koefisien, Y = produksi, x1= volume BBM, x2= jumlah es, x3= jumlah umpan, x4= ukuran mesin (PK), Dd = dummy/jenis alat tangkap, dan e = standar error). (2) Efisiensi faktor produksi:  (Eh = efiensi harga, b = elastisitas produksi, y = produksi, Py = harga output, x = input, dan Px = harga input).  (3) Pendapatan: π = TR – TC (π = pendapatan, TR = total revenue, dan TC = total cost). Beda pendapatan antara pancing tonda dan pancing rawai dasar menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukkan (1) penggunaan alat tangkap pancing tonda dan pancing rawai dasar berpengaruh nyata terhadap produksi nelayan dimana t-hitung (0,018) < α (0,1). (2) Penggunaan faktor produksi yang tidak efisien adalah BBM dan ukuran mesin, dengan masing-masing Eh (-2,04) dan (0,07) < 1, sedangkan jumlah umpan belum efisien karena Eh (6,70) > 1. (3) Rata-rata pendapatan nelayan pancing tonda sebesar Rp370.730/trip dan pancing rawai dasar sebesar Rp402.467/trip. Walaupun demikian pendapatan tersebut berbeda tidak nyata (t-hitung (-0,387) < t-tabel (2,045)).Kata Kunci : Efisiensi, nelayan, pancing rawai dasar, pancing tonda, pendapatan
OPTIMALISASI USAHA KERAMBA JARING TANCAP PEMBESARAN LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus) DI DESA SAMA JAYA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Arpiani, .; Budiyanto, .; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.491 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i2.6892

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh input produksi terhadap produksi usaha Keramba Jaring Tancap (KJT) pembesaran lobster mutiara, serta mengkaji penggunaan input produksi secara optimal. Metode yang digunakanadalah metode sensus dengan mengambil sampel sebanyak 14 orang pengusaha lobster mutiara. Variabel dalam penelitian ini adalah benih, pakan, volume KJT dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, faktor produksi benih, pakan, volume KJT dan tenaga kerja mempengaruhi hasil produksi usaha pembesaran lobster mutiara. Sedangkan secara parsial, penambahan benih akan meningkatkan hasil produksi usaha KJT pembesaran lobster mutiara. Faktor produksi usaha KJT pembesaran lobster mutiara yang dinyatakan belum optimal adalah benih sehingga harus dilakukan penambahan benih. Sedangkan pakan, volume KJT dan tenaga kerja dinyatakan tidak optimal. Kata Kunci: Desa Sama Jaya, keramba jaring tancap, lobster mutiara
KAJIAN PRODUKTIVITAS DAN BIAYA PENANGKAPAN IKAN MENGGUNKAN ALAT TANGKAP JARING LINGKAR DI KELURAHAN LAPULU KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Sawy, Magdalena; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.154 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8965

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada nelayan tangkap menggunakan alat tangkap jaring lingkar di Kelurahan Lapulu Kecamatan  Abeli Kota Kendari pada bulan Mei sampai Juni 2018. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji besaran biaya yang dikeluarkan, penerimaan, dan keuntungan serta produktivitas nelayan tangkap jaring lingkar. Metode penelitian ini adalah studi kasus nelayan tangkap jaring lingkar. Subyek penelitian adalah pengusaha kapal KMN Hajar Indah. Variabel penelitian terdiri atas (1) barang modal yang terdiri atas kapal, jaring, serta lainnya (2) modal kerja adalah sejumlah uang untuk membeli BBM, konsumsi dan biaya variabel lainnya. Data dianalisis dengan menggunakan rumus (1) total biaya TC = TFC+TVC, (2) TR= P.Q, (3)   = TR-TC, (4) Produktivitas P  =  , dimana  TC = total Cost, TFC = total fixed cost, TVC = total variabel cost, TR = total revenue, P = price, Q = quantity dan π = keuntungan. Hasil yang diperoleh nelayan tangkap jaring lingkar adalah dengan total biaya sebesar Rp22.018.257 dan total penerimaan sebesar Rp64.000.000,  keuntungan Rp41.981.743 serta produktivitas sebesar 2,91. Data tersebut menunjukan bahwa nelayan yang menggunakan jaring lingkar di Kelurahan Lapulu menguntungkan. Namun agar lebih menguntungkan maka perlu meningkatkan produktivitas dan menimalisasi penggunaan biaya penangkapan.  Kata kunci : Nelayan tangkap jaring lingkar, Biaya Operasional, Penerimaan, Keuntungan, Produktivitas
HUBUNGAN ANTARA LOKASI PENJUALAN DAN JUMLAH JENIS IKAN DENGAN VOLUME PENJUALAN PADA PEDAGANG IKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN KOTA KENDARI Hasnidar, .; Budiyanto, .; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.36 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i3.6901

Abstract

Penelitian ini dilakukan di pasar pelelangan ikan Kota Kendari selama periode bulan Februari sampai Maret 2017, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan volume penjualan ikan dengan  lokasi penjualan ikan dan volume penjualan ikan dengan jumlah jenis ikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan wawancara. Lokasi penelitian terlebih dahulu dikelompokkan menjadi 3 lokasi, yaitu lokasi strategis, kurang strategis dan tidak strategis. Sampel pada masing-masing lokasi tersebut dipilih secara acak (random) dengan jumlah sebanyak 6 responden pada lokasi strategis  dan 9 responden masing-masing pada lokasi kurang strategis dan tidak strategis. Data yang diperoleh menggunakan tabel kontingensi antara lokasi penjualan dengan volume penjualan dn jenis ikan  dengan volume penjualan, koefisien kontingensi antara volume penjualan dengan lokasi penjualan sebesar 0,6047, sedangkan koefisien kontingensi antara jenis ikan dengan volume penjualan sebesar 0,4670. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa baik hubungan lokasi penjualan dengan jenis ikan dengan volume penjualan tidak memiliki hubungan yang erat.Kata Kunci: Jumlah  jenis ikan, lokasi, tempat pelelangan, volume penjualan
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BAGAN TANCAP DI DESA BARASANGA KECAMATAN WAWOLESEA KABUPATEN KONAWE UTARA Harnani, -; Yusuf, Sarini; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.403 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8971

Abstract

ABSTRAK Usaha bagan tancap di Desa Barasanga merupakan salah satu usaha andalan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Barasanga.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2018.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha bagan tancap.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka.Penentuan sampel untuk nelayan bagan tancap menggunakan teknik acak sederhana dengan jumlah 23 sampel.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kelayakan finansial atau R/C rasio. Hasil penelitian diperoleh nilai R/C Rasio tertinggi sebesar 3,77, nilai R/C Rasio terendah sebesar 1,80 , dan nilai R/C Rasio rata-rata sebesar 1.77. Artinya adalah rata-rata penerimaan usaha bagan tancap lebih besar dari pada rata-rata biaya digunakan kelebihan tersebut sebesar 77% atau dapat pula diartikan bahwa penggunaan biaya sebesar satu rupiah akan menghasilkan keuntungan rata-rata sebesar Rp 77 rupiah. Dari hasil penelitian terebut dapat disimpulkan bahwa usaha bagan tancap di Desa Barasanga Kecamatan Wawolesea menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan.Kata Kunci: Kelayakan Finansial, Bagan Tancap, Desa Barasanga

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue