cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS EFISIENSI USAHA PERIKANAN TANGKAP BAGAN APUNG DI KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN BOMBANA Junaldi, Riski; Budiyanto, -; Kamri, Syamsul
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.995 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10144

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada nelayan bagan apung di Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018.Tujuan penelitian adalah 1) mengetahui faktor-faktor produksi yang diduga mempengaruhi produksi dan 2) mengetahui kondisi efisiensi usaha bagan apung.Pelaku usaha ini sebanyak 30 nelayan dan semuanya dijadikan sebagai sampel.Teknik penarikan sampel menggunakan sensus.Variabel yang diamati adalah produksi, jumlah bahan bakar, jumlah lampu, luas bagan dan ukuran jaring.Data tersebut diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda :lnY = lnβ0+ β1lnx1 + β2lnx2 + β3lnx3 + β4lnx4 + e, dimana ln = logaritma natural, β0= konstanta, β1- β4 = Koefisien regresi masing-masing variabel bebas, x1= jumlah bahan bakar, x2 = jumlah lampu, x3 = luas bagan apung, x4 = ukuran jaring , e = standar error.Efisiensi faktor produksi diperoleh menggunakan persamaan : EH =  , dimana b = koefisien regresi, Y = produksi rata-rata, Py = harga output rata-rata dari udang rebon dan ikan teri, X = faktor produksi rata-rata signifikan, Px = harga input rata rata. Berdasarkan analisis regresi tersebut menunjukan bahwa hanya jumlah bahan bakar (x1) yang berpengaruh nyata terhadap produksi (p < 0,1), sedangkan tiga variabel independen lainnya berpengaruh tidak nyata (p > 0,1).  Nilai efisiensi untuk faktor produksi variabel jumlah bahan bakar adalah 23,31 ( EH > 1 ), sedangkan variabel jumlah lampu, variabel luas bagan apung, dan variabel ukuran jaring adalah 0 ( EH < 1 ). Hasil ini menunjukan bahwa faktor produksi pada variabel jumlah bahan bakar belum efisien, sedangkan tiga variabel independen lainnya tidak efisien.Kata Kunci: Bagan Apung, Faktor Produksi, Efisiensi
STRATEGI PEMASARAN BAKSO IKAN TUNA (STUDI KASUS PADA KELEMPOK CAHAYA NUR DI KELURAHAN SODOHOA KECAMATAN KENDARI BARAT KOTA KENDARI) Faija, -; Asis, Nurdiana; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.935 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10134

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran bakso ikan tuna pada Kelompok Cahaya Nur Kelurahan Sodohoa Kecamatan Kendari Barat Kota  Kendari. Penelitian ini merupakan studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian yaitu data primer mulai dari proses produksi sampai dengan pemasaran produk. Data tersebut diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan yaitu: a) kekuatan (tenaga kerja terampil, harga produk, kualitas produk, memiliki pelanggan tetap), b) kelemahan (wilayah distribusi masih terbatas, belum memiliki label kemasan, minimnya pemanfaatan internet, minimnya kegiatan promosi), c) peluang (dekat dengan bahan baku, adanya dukungan dari pihak pemerintah, meningkatnya permintaan konsumen, keperluan tenaga kerja tercukupi), d) acaman (perubahan cuaca, pesaing usaha sejenis, perubahan selera konsumen, kenaikan harga BBM). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis diketahui bahwa strategi pemasaran bakso ikan tuna yang dilakukan oleh Kelompok Cahaya Nur adalah meningkatkan tenaga kerja terampil dengan memanfaatkan dukungan pemerintah, memaksimalkan harga dan kualitas produk dengan memanfaatkan permintaan konsumen, meningkatkan kegiatan promosi dengan menggunakan media sosial yang dikenal masyarakat, menambah saluran distribusi dengan memanfaatkan permintaan konsumen, mempertahankan harga jual produk agar bisa bersaing, melakukan promosi ditempat umum, menciptakan produk baru sehingga konsumen memiliki banyak pilihan, dan dapat bersaing dengan usaha sejenis.Kata kunci : Strategi Pemasaran, Bakso Ikan Tuna, Analisis SWOT
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA NELAYAN PURSE SEINE DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Raisi, La; Asis, Nurdiana; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.574 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10140

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober 2018 dengan tujuan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan oleh nelayan purse seine, total keuntungan nelayan dan pembagian keuntungan pada masing-masing nelayan purse seine diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pemilik kapal dan nelayan tentang keuntungan dan pendapatan rill  dari hasil tangkapan purse seine, memberikan gambaran dan informasi kepada Pemerintah dalam pengambilan kebijakan yang berhubungan dengan usaha penangkapan, memberikan informasi bagi peneliti selanjutnya sebagai pembanding terkait dengan judul yang relevan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Sampel penelitian ini sebanyak 4 nelayan purse seine dan teknik penarikan sampel menggunakan metode sensus. Variabel yang diamati yaitu nelayan, karakteristik nelayan, (umur, pendidikan dan pengalaman) biaya produksi, jumlah produksi dan harga produk. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis kuantitatif untuk mendapatkan total biaya (TC= TFC + TVC), analisis penyusutan Pt= ), analisis penerimaan (TR = Q . P), total keuntungan (π = TR – TC) dan sistem bagi hasil nelayan. Hasil penelitian ini adalah rata-rata total biaya Rp1.803.319/trip, rata-rata total keuntungan Rp25.321.682/trip. Pembagian keuntungan masing-masing 50% untuk pemilik kapal dan 50% untuk ABK kapal. dimana pemilik kapal mendapatkan rata-rata Rp12.660.841/trip, nahkoda kapal rata-rata Rp1.586.063/trip, dan masing-masing ABK rata-rata sebesar Rp953.021/tripKata Kunci: Nelayan Purse Seine  Biaya Produksi, Keuntungan,
KAJIAN TINGKAT PRODUKTIVITAS DAN PROSES PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP BUBU DASAR DI DESA TANOMEHA KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Hastuti, -; Yusuf, Sarini; Arami, Hasnia
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.389 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10136

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2017,bertempat di Perairan Tanomeha Kecamatan Kaledupa Selatan. Tujuan penelitianiniadalah mengetahui proses penangkapan ikan dengan alat tangkap bubu danmengetahui tingkat produktivitas alat tangkap bubu di lokasipenelitian.Populasi nelayan bubu yang digunakan dalam penelitian sebanyak 15 orang dengan semuanya dijadikan sampel. Data yang dikumpulkan dalan penelitian ini adalah umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman usaha bubu, jumlah produksi, harga, dan harga penjualan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalahTR = P.Q di mana TR = Total Revenue/Total Penerimaan, P = Price/Harga, Q = Quantity/Jumlah. Nilai produktivitas dihitung berdasarkan rumus  Produksi, P = TR/TC di mana P = Produktivitas, TR = Total Revenue/Total Penerimaan, TC = Totak Cost/Total Biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkapan ikan dengan alat tangkap bubu dasar diperoleh rata-rata biaya penangkapan Rp1.225.134/bulan, dengan penerimaan nelayan rata-rata Rp3.008.000/bulan. Data ini menunjukkan bahwa produksivitas alat tangkap bubu dasar sebesar implikasi data tersebut atau produktivitas ini  layak untuk di kembangkan.           Kata Kunci:  Bubu Dasar, Penerimaan, Produktivitas
EFISIENSI PEMASARAN IKAN DEMERSAL DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Asmirun, La Ode; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.426 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10141

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018, dengan tujuan untuk mengkaji saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran ikan demersal. Responden nelayan berjumlah 21 orang dari populasi 149 orang menggunakan metode simple random sampling, pedagang 5 orang menggunakan snowball sampling. Ikan demersal dalam penelitian adalah udang penaeid (Penaeus monodon), ikan kerapu (Epinephelus coioides), dan ikan kakap merah (Lutjanus campechanus). Variabel yang diukur dalam pemasaran adalah karakteristik responden berupa volume perdagangan, harga jual dan beli, biaya pemasaran, dan keuntungan. Data tersebut diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data saluran pemasaran di analisis secara deskriptif kualitatif, sedang margin pemasaran dihitung dengan persamaan M= Psi-Pbi (M = margin,Psi = harga jual, Pbi = harga beli). Data efisiensi pemasaran dihitung dengan persamaan Fs =  (FS: farmers share, Pf: harga produsen, Pi: harga eceran). Hasil penelitian menunjukan bahwa: saluran pemasaran udang penaeid terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan langsung ke konsumen rumah tangga dan saluran pemasaran II nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul pedagang besar pedagang besar ke eksportir sedangkan ikan kerapu dan ikan kakap merah terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke eksportir dan saluran pemasaran II dari nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke pedagang besar serta pedagang besar ke eksportir. Total margin pemasaran; udang penaeid padasaluran pemasaran II sebesar Rp43.000/Kg, ikan kerapu saluran pemasaran I sebesar Rp20.000/Kg dan II sebesar Rp25.000/Kg, ikan kakap merah saluran pemasaran I sebesar Rp4.000/Kg dan II sebesarRp10.000/Kg. Farmer’s share pemasaran; udang penaeid pada saluran pemasaran I adalah 100% dan II adalah 66,9%, ikan kerapu saluran pemasaran I adalah 66,7% dan II adalah 50%, ikan kakap merah saluran pemasaran I adalah 92,9% dan adalah 83,3%. Pemasaran ikan demersal di Kecamatan Rumbia Tengah tergolong sudah efisien karena FS 50%. Namun perlu dilakukan penekanan biaya pemasaran sehingga pemasaran lebih efisien.Kata Kunci:  Ikan Demersal, Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGUMPUL IKAN TERI (Stolephorus sp.) KERING DI DESA LAMBANGI KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN Yarni, Wa Ode; Asis, Nurdiana; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.166 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10137

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan di Desa Lambangi selama periode bulan Juni sampai Juli 2018, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha pengumpul ikan teri (Stolephorus sp.) kering di Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan sampel untuk pengumpul ikan teri kering menggunakan metode sensus dengan jumlah 6 responden. Data yang diperoleh meliputi jumlah biaya variabel, biaya tetap, jumlah produksi, dan harga jual persatuan kilogram. Teknik pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kelayakan finansial atau R/C rasio (R/C ) dimana TR = total penerimaan dan  TC = total biaya. Hasil penelitian diperoleh nilai R/C rasio sebesar 1,40. Nilai R/C rasio tertinggi sebesar 1,59 dan nilai R/C rasio terendah sebesar 1,20. Artinya adalah rata-rata penerimaan usaha pengumpul ikan teri kering lebih besar dari rata-rata biaya digunakan kelebihan tersebut sebesar 40%. Nilai R/C rasio >1 menunjukan usaha pengumpul ikan teri kering di Desa Lambangi layak dikembangkan dan menguntungkan.Kata kunci: Kelayakan Usaha, Ikan Teri Kering, Penerimaan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENAMPUNGAN LOBSTER (STUDI KASUS UD. KEJAR USAHA PULAU PANDAN KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI) Hasman, -; Ola, La Onu La; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.719 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10142

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) kekuatan yang dimiliki oleh usaha penampungan lobster UD. Kejar Usaha dalam mengembangkan usahanya, (2) bagaimana kelemahan yang dialami oleh usaha penampungan lobster UD. Kejar Usaha, dalam melaksanakan usahanya, (3) peluang yang akan direbut dalam mengembangkan usahanya, (4) ancaman yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya, (5) strategi pengembangan usaha penampunganlobster UD. Kejar Usaha agar menguntungkan dan berkelanjutan, (6) berapa besar keuntungan usaha penampungan lobster UD. Kejar Usaha bulan Januari-Agustus 2018. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2018, di Pulau Pandan Kecamatan Abeli Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: analisis SWOT dan analisis pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka perusahan UD. Kejar Usaha membutuhkan strategi sebagai berikut (1) memanfaatkan teknologi yang ada seperti mesin penarik air agar dapat memenuhi kebutuhan dan kelayakan hidup lobster saat dipenampungan, (2) meningkatkan penjualan komoditi lobster dengan memanfaatkan sumber bahan baku yang tersedia serta dukungan dari para pemasok lobster dalam melakukan penampungan, (3) memanfaatkan bak penampungan untuk menampung lobster lebih banyak dan melakukan menyaringan air agar kualitas air terjaga bersih sehingga lobster  sehat, (4) memanfaatkan teknologi mesin penarik air laut untuk mengisi bak yang kosong, (5) meningkatkan pasokan lobster untuk mengisi bak kosong secara optimal dan Melakukan pergantian air agar air lebih bersih untuk mengurangi kematian pada komoditi lobster. Keuntungan perusahaan UD. Kejar Usaha bulan Januari-Agustus 2018 sebesar Rp.183.057.750. Berdasarkan keuntungan yang diperoleh dari bulan Januari hingga bulan Agustus 2018 usaha penampung UD. Kejar Usaha layak untuk terus dikembangkan.Kata kunci : UD. Kejar Usaha, Lobster, Pengembangan Usaha, Analisis SWOT
KAJIAN BESARAN NILAI TAMBAH PARA PENGUSAHA IKAN SARDEN ASAP DI DESA PULAU TIGA KECAMATAN MENUI KEPULAUAN KABUPATEN MOROWALI Putra, Wahyu Aditya Maulana; Ola, La Onu La; Rosmawati, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.52 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10138

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah selama bulan Agustus sampai September 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran nilai tambah yang diciptakan oleh para pelaku usaha pengasapan ikan sarden dan mengetahui  struktur nilai tambah yang diciptakan oleh para pelaku usaha tersebut di daerah ini. Populasi sebanyak 14 usaha dan sampel sebanyak 12 usaha pengasapan ditentukan dengan menggunakan metode teknik sampel acak sederhana (simple random sampling). Data yang diperoleh berupa jenis dan jumlah bahan baku, jumlah produksi, harga bahan baku, peralatan yang digunakan, pemasaran, dan penerimaan yang diterima dalam satu kali produksi. Data tersebut dianalisis menggunakan rumus nilai tambah NT = U + D + P + π; (U = upah/gaji, D = depresiasi/penyusutan, P = pajak, π = keuntungan). Struktur nilai tambah dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan sistem pringkat (tertinggi, terendah dan rata-rata). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh yaitu besaran nilai tambah (NT) yang diciptakan oleh pengusaha tersebut dengan jumlah nilai tambah ikan asap sebesar Rp469.457.830/tahun. Nilai tambah tertinggi diperoleh sebesar Rp86.436.679/tahun, nilai tambah terendah sebesar Rp15.310.821/tahun dan nilai tambah rata-rata sebasar Rp39.121.486/tahun. Nilai tambah setiap usaha dipengaruhi jumlah produksi, jika jumlah produksi tinggi maka nilai tambah yang diperoleh akan tinggi, sebaliknya jika jumlah produksi rendah maka nilai tambah yang diperoleh akan ikut rendah. Setiap usaha memiliki jumlah produksi yang berbeda sehingga nilai tambah yang dihasilkan akan berbeda.Kata Kunci: Ikan Sarden, Pengasapan, Nilai tambah
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN MINI TRAWL(CANTRANG) DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Raniwati, -; Yusuf, Sarini; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.598 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10143

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada nelayan mini trawl di Desa Kampung Baru Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis dan jumlah hasil tangkapan, biaya yang dikeluarkan, penerimaan dan pendapatan nelayan mini trawl. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi terkait penggunaan alat tangkap mini trawl yang dapat digunakan sebagai masukan untuk nelayan dalam hal manajemen usaha tangkap tersebut. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 nelayanmini trawl dengan menggunakan teknik simple cluster rondom sampling, yang merupakan teknik penarikan sampel secara acak dengan pengelompokan sederhana. Variabel yang diambiladalahkarakteristik nelayan (umur, pendidikan, pengalaman usaha), karakteristik usaha (teknik operasional alat tangkap mini trawl, lokasi penangkapan, dan ukuran jaring), jenis dan jumlah hasil tangkapan,total biaya per trip dan harga jual ikan.  Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif untuk melihat jenis hasil tangkapan dan analisis kuantitatif untuk mendapatkan total biaya (TC= TFC+TVC), total penerimaan(TR=P.Q)dan total pendapatan(π= TR-TC). Jenis dan jumlah hasil tangkapan nelayan mini trawl yaitu ada 19 jenis yang terdiri atas ikan-ikan demersal, pelagis kecil, crustacea, dan moluska dengan rata-rata jumlah hasil tangkapan yaitu 435 kg/trip, sedangkan rata-rata biaya penangkapan berkisar Rp312.222 - Rp1.136.870/trip. Dengan demikian makarata-rata penerimaan berkisar Rp722.520 -Rp3.000.000/trip, sedangkanrata-rata pendapatanberkisar Rp118.054 - Rp2.633.467/trip. Jenis hasil tangkapan nelayan mini trawl adalah bervariasi dengan biaya operasional yang relatif sedikit. Dengan hasil tangkapan tersebut dan harga jual yang cukup tinggi, maka pendapatan yang diperolehnya juga cukup tinggi. Hal ini dikarenakan π>0 atau TR>TC, usaha dikatakan untung.Kata kunci : Hasil tangkapan, Biaya produksi, Pendapatan, Nelayan mini trawl 
PENTINGNYA IMPLEMENTASI TEKNOLOGI WakatobiAIS DALAM PEMANFAATAN PERAIRAN LAUT DI WAKATOBI Asuhadi, Sunarwan; Amir, Andi Besse; Rahman, Arief; Astuti, Oce
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.839 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i4.15699

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui permasalahan kemaritiman di Wakatobi, khususnya dalam pemanfaatan transportasi laut. Pengambilan data dilakukan dengan interview, dan studi pustaka. Kajian dilakukan dengan cara mengurai resiko kegiatan nelayan dan pelayaran, serta kesiapan teknologi untuk mengurangi tingkat resiko tersebut, termasuk dukungan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden pernah mengalami mati mesin dan hanyut, 13,3% pernah mengalami tenggelam, dan 3,33% pernah mengalami tubrukan. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi yang bisa memantau pergerakan kapal, dalam hal ini AIS yang berukuran kecil, sebagaimana teknologi yang dihasilkan oleh LPTK BRSDM KP, yang dikenal dengan Wahana Keselamatan dan Pemantauan Objek Berbasis Informasi AIS (Automatic Identification System) disingkat WakatobiAIS. Kebutuhan WakatobiAIS di Kabupaten Wakatobi sebanyak 100 unit dimungkinkan disiapkan sendiri oleh pemilik kapal, sisanya sebanyak 1.816 unit dapat didukung oleh Pemerintah maupun Pemerintah Daerah, khususnya kepada nelayan bodi batang dan nelayan katinting.Kata kunci : Kecelakaan Laut, Keselamatan Laut, WakatobiAIS

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue