Articles
161 Documents
Pengembangan Media Video Latihan Olahraga Kesehatan Bagi Masyarakat Umum Berbasis Web
Dewi, Silvani;
Damayanti, Imas;
Fitri, Mustika;
Ugelta, Surdiniaty
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.8796
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media latihan olahraga kesehatan berupa audio visual (video) berbasis WEB. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD). Dipakai 6 langkah penelitian dalam penelitian ini yaitu: (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji tayang produk. Uji validitas ahli dilakukan dengan instrumen angket penilaian oleh ahli Multimedia dan Komunikasi Profesional serta ahli Olahraga Kesehatan. Uji tayang video dilakukan oleh 20 viewer untuk mengetahui manfaat, kekurangan dan kelebihan video olahraga kesehatan berbasi WEB. Setelah dilakukan uji tayang video, selanjutnya peneliti merevisi kekurang pada video dan menggunggahnya ke aplikasi youtube. Setelah proses pengunggahan video selesai barulah peneliti mulai mengajak masyarakat untuk menonton video tersebut melalui media sosial.
Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Baling-Baling Melalui Media Audio Visual pada Siswa Kelas V SDN 2 Cibogo Waled
Pawaka, Hendi Suhendi;
Budiman, Didin;
Ali, Alviyan Fachri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.7994
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan gerakan baling baling melalui media audio visual pada pembelajaran senam lantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, yang subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN 2 Cibogo Cirebon berjumlah 32 siswa, yaitu 11 laki-laki dan 21 perempuan. Data penelitian diambil dengan menggunakan lembar pengamatan (observasi). Penelitian ini mampu memberikan manfaat positif terhadap proses belajar mengajar bagi siswa antara lain dengan adanya peningkatan dari siklus I hingga siklus II, Begitu pula nilai rata-rata hasil penelitian telah meningkat. Pada siklus I, Untuk siklus I jumlah yang tuntas sebanyak 16 siswa (50%) dan yang tidak tuntas sebanyak 16 siswa (50%), sedangkan pada siklus II meningkat jumlah siswa yang tuntas menjadi 32 siswa (100%) dengan perolehan data tersebut peneliti merasa cukup untuk tidak diteruskan kembali ke langkah selanjutnya, karena hasil yang diharapkan telah tercapai dengan baik. Dari hasil pelaksanaan penelitian dapat disimpulkan bahwa: efektivitas pembelajaran baling baling melalui media audio visual pada kelas V SDN 2 Cibogo Waled Cirebon meningkat.
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN PELATIH DAN ATLET TAEKWONDO
Hapilan, Pahmi;
Kusmaedi, Nurlan;
Fitri, Mustika
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5329
Penelitian ini merupakan penelitian tentang perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan tingkat kecemasan atlet pada cabang olahraga taekwondo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pelatih, gambaran tingkat kecemasan atlet dan perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan atlet taekwondo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif deskriptif komparatif. Sampel penelitian yang digunakan menggunakan teknik ukuran sampel Krecjie dan Morgan yaitu 14 sampel pelatih dan atlet. Competitive State Anxiety Inventory-2 adalah Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan pelatih dan atlet yaitu menggunakan angket atau kuisioner. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data nilai yang diperoleh untuk tingkat kecemasan pelatih yaitu 69.73 sedangkan tingkat kecemasan atlet berada pada nilai 62.07. artinya dengan melihat peresentase tingkat kecemasan pelatih dan atlet menurut Penilaian Acuan Norma berada pada tingkat sedang. Nilai t dengan Equalty Variance Assumed = 0.219 dengan sig. (probabilitas)= 0.643 maka dari itu peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut : t = 0.219, p = 0.634 0.05, maka H0 diterima. Hasil dari penelitian ini tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan atlet pada cabang olahraga taekwondo dan klasifikasi kecemasan yang dialami oleh pelatih dan atlet yaitu terdapat pada tingkat kecemasan sedang
HUBUNGAN ANTARA REACTION TIME DAN KEKUATAN MAKSIMAL OTOT LENGAN DENGAN KECEPATAN PUKULAN PADA CABANG OLAHRAGA TINJU
Abdurrojak, Hanif;
Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v1i2.2681
Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana hubungan komponen-komponen kondisi fisik seperti reaction time dan kekuatan maksimal otot lengan dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Untuk menganalisis data menggunakan uji korelasi, agar diketahui hubungan antara reaction time dan kekuatan maksimal dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju. Populasi pada penelitian ini adalah atlet rumah cemara boxing camp. Sampel diambil menggunakan teknik sampling jenuh dimana sampel diambil dari keseluruhan jumlah populasi yang berjumlah sebanyak 8 orang. Instrument yang digunakan yaitu, alat discriminative reaction test of multiple performance type untuk tes reaction time, barbell untuk tes kekuatan maksimal otot lengan dengan menggunakan tes bench press, stopwatch, camera dan software kinovea untuk tes kecepatan pukulan. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa reaction time tidak memiliki hubungan dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju, kekuatan maksimal memiliki hubungan dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju. Hasil penelitian ini diperoleh tidak terdapat hubungan antara reaction time dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju, dan terdapat hubungan antara kekuatan maksimal dengan kecepatan pukulan pada cabang olahraga tinju.
Efek Kerja Senam Jantung Sehat terhadap Kadar Kolesterol Total Klub Jantung Sehat Mitra Pegangsaan
Pradana, Vian Octrialinanggih;
Pratama, Resta
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.10395
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kerja senam jantung sehat terhadap penurunan kadar kolesterol total pada anggota klub jantung sehat mitra Pegangsaan Jakarta Pusat. Senam jantung sehat adalah olahraga yang disusun dengan selalu mengutamakan kemampuan jantung. Penelitian ini dilakukan di klub jantung sehat mitra pegangsaan Jakarta Pusat bertempat di taman RPTRA Amir Hamzah, pada tanggal 22 Oktober 2017. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan One Group Pretest - Posttest Design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 27 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibanding dengan t-tabel pada derajat kebebasan n-1 dan taraf signifikan 0,05. Hasil perhitungan Kadar Kolesterol Total awal dan akhir setelah melakukan senam jantung sehat diperoleh selisih rata-rata (Md) 16,92 dengan standar deviasi perbedaan (SDd) 6,84. Standar error perbedaan rata-rata (SEMd) 1,34. Dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung sebesar 12,63 dan nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (n-1) dan taraf signifikan α = 0,05 didapat sebesar 2,056. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesa nihil (Ho) ditolak dan hipotesa alternatif (H1) diterima. Kesimpulan akhir penelitian ini ialah bahwa terdapat efek kerja senam jantung sehat terhadap penurunan kadar kolesterol total pada anggota Klub Jantung Sehat Mitra Pegangsaan, Jakarta Pusat.
Pengembangan Software Bleep Tes Tim untuk Mengukur Vo2max
Fauzan, Fajar Agni;
Agus, Rusdiana;
Ruhyati, Yati
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v1i1.1533
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk software bleep tes tim atau bahasa lainnya yaitu 20m multi stage fitnes. Bleep tes merupakan salah satu test untuk mengukur prediksi kekutan aerobic maksimal atau VO2max. Fungsi utama software ini yaitu untuk memandu jalannya bleep tes yang memudahkan testee dalam memonitoring tester dengan pencatatan nilai yang otomatis. Metode penelitian yang digunakan diadaptasi dari metode penelitian Reseach and depelopment (Sugiyono (2013) yaitu dengan tahapan (1) Potensi dan Masalah (2) Pengumpulan Informasi (3) Desain Produk (4) Validasi Desain (5) Perbaikan Desain (6) Uji Coba Produk. Hasil uji validasi dan uji coba yang dilakukan dimulai dari tahan simulasi software bleep test dan percobaan dilapangan secara umum berfungsi dengan baik. Uji statistic Independent T Test menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai vo2max dan waktu dalam software dengan waktu dan table nilai vo2max menurut para ahli, itu menunjukan bahwa program software dinggap sesuai dengan aturan bleep tes yang dibuat oleh para ahli.Kata kunci: Pengembangan Software, Bleep Test, VO2max
Pengembangan Manajemen Kelas Olahraga: Pokok-pokok Pikiran tentang Pengembangan Pembinaan Olahraga Bagi Pelajar
Mahendra, Agus
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.7983
Naskah ini merupakan pemikiran ringan terkait dengan upaya melahirkan gagasan tentang benang merah pembinaan olahraga di Indonesia yang masih sering bersifat potong kompas dan yang paling kentara adalah tidak sambungnya antara sub-sistem pembinaan yang satu dengan sub-pembinaan yang lain. Satu hal yang sering terlupakan oleh umumnya pembina dan praktisi adalah betapa tidak pernah diakomodasinya sub-sistem pembinaan di sekolah, karena belum diperhatikannya baik eksistensi sekolah dan berbagai pramarta-nya maupun potensi SDM yang tersedia di dalamnya. Pembinaan olahraga di sekolah selama ini malah tidak dibeli alur khusus karena para siswa yang berbakat olahraga seolah cerabut dari dunia sekolah dan dibina khusus di luar sekolah, sehingga tidak mendukung atmosfir sekolah sebagai pusat pembinaan. Naskah ini mencoba mengingatkan kita semua tentang pentingnya sekolah diberi peluang peran untuk mengembangkan pembinaan olahraga terutama dalam bentuk “kelas olahraga” dan bagaimana hal itu dikelola secara memadai.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ALAT PELONTAR BOLA TENIS LAPANGAN BERBASIS MICROCONTROLLER
Amni, Hazrina;
Ruhayati, Yati;
Sultoni, Kuston
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4957
Penelitian ini bertujuan untuk membuat software dan hardware alat pelontar bola tenis lapangan berbasis microcontroller. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD). Alat yang dibuat menggunakan rangkaian elektronika berbasis microcontroller, alat ini menggunakan aplikasi bluetooth switch 3.0 yang telah diprogram bersama dengan microcontroller. Alat ini menggunakan 4 motor DC, diantaranya 2 motor utama berfungsi sebagai kecepatan dan 2 motor lainnya berfungsi sebagai penggeraknya. Alat ini bekerja secara otomatis ketika pelaksanaan latihan dimulai dengan ditandai klik tombol on maka alat ini akan langsung berfungsi sebagai alat pelontar bola, tanpa harus berkoneksi terlebih dahulu ke bluetooth switch 3.0. Tapi jika tidak berkoneksi maka alat akan berfungsi hanya dengan satu arah lontaran dan satu kecepatan. Maka dari itu dengan adanya bluetooth switch 3.0 yang digunakan pada alat ini, berbagai mode bisa kita pilih sesui dengan kebutuhan penggunanya. Mode yang terdapat pada alat ini yaitu atas, bawah, kiri, kanan, easy, medium, hard, random, on dan off. Setelah diujicobakan bahwa hasil lontaran bola konsisten dan memiliki standar deviasi yang normal, namun dilihat dari data jarak lontaran bola terlihat perbedaan hasil lontaran yang tidak konsisten. Hal ini menunjukan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi jarak itu sendiri yaitu dilihat dari jenis bola dan struktur bola.
PERBANDINGAN WHOLE BODY REACTION TIME DAN ANTICIPATION REACTION TIME ANTARA ATLET KATA DAN KUMITE CABANG OLAHRAGA KARATE
Syaquro, Ramadhansyah Abdan;
Badruzaman, ,
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v1i2.2678
Karate merupakan olahraga prestasi yang sangat terkenal, terbagi oleh dua kelas kata dan kumite. Whole body reaction time test dan anticipation reaction time adalah kebutuhan dasar reaksi yang harus dimiliki seorang atlet karate, peneliti ingin membuktikan whole body reaction dan anticipation reaction time atlet kumite lebih baik dari atlet kata tersebut benar adanya atau tidak, dikarenakan berpengaruh terhadap program latihan yang diberikan kepada atlet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan whole body reaction time dan anticipation reaction time atlet kumite lebih baik dari atlet kata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Sample penelitian berjumlah 10 atlet karate kata dan 10 atlet karate kumite dengan teknik pengambilan sampling menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian ini dianalisis dengan bantuan spss ver.21 menunjukkan data whole body reaction time nilai f = 4,508 dan sig. 0,059 0,05 maka H0 diterima dan dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan hasil kecepatan whole body reaction time test dengan atlet kata dan kumite cabang olahraga karate, sedangkan data anticipation reaction time nilai f = 1,787 dan sig. 0,198 0,05 maka H0 diterima dan dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan hasil kecepatan anticipation reaction time test dengan atlet kata dan kumite cabang olahraga karate.
Pengembangan Media Latihan Passing Berbasis Arduino Uno dalam Cabang Olahraga Futsal
Jaenudin, Jajang;
Rusdiana, Agus;
Kusmaedi, Nurlan
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.9925
Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun media atau alat bantu latihan passing berbasis Arduino uno dalam cabang olahraga futsal. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD). Hasil penelitian berupa produk alat bantu latihan passing dalam cabor futsal. Alat bantu latihan passing berbasis Arduino uno ini merupakan media latihan passing yang dirancang dengan kontrol otomatis. Dalam penggunaannya, media latihan ini terdiri dari 4 gawang berukuran 40x60 cm yang dilengkapi oleh LED dan buzzer, penempatan masing-masing gawang di lapangan tersebut ditentukan sesuai kebutuhan. Validasi rancangan produk dilakuan oleh ahli olahraga dan ahli teknik elektro. Validasi bertujuan untuk menerima masukan dari para pakar agar rancangan produk yang dibuat lebih efektif dan efisien. Selanjutnya dilakukan perbaikan desain, dan dilakukan uji coba produk dengan melibatkan 30 mahasiswa aktif yang tergabung UKM futsal UPI dengan mengisi angket kepuasan pengguna. Berdasarkan hasil uji coba, alat bantu latihan passing berbasis Arduino uno dalam cabang olahraga futsal ini berjalan dengan baik dan layak untuk dikembangkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh peneliti.