cover
Contact Name
Natris Idriyani
Contact Email
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I)
ISSN : 20896247     EISSN : 26545713     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, dan gagasan di antara para ilmuwan psikologi Indonesia. Jurnal ini difokuskan pada Psikologi Pengukuran.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016): JP3I" : 6 Documents clear
Uji Validitas Konstruk Instrumen Moral Disengagement Dewi Mayangsari
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9242

Abstract

Abstract Moral disengagement can be a background for a person in conducting a behavior that is not humanly appropriate dan violating moral. The purpose of this research was to test the construct validity of the instrument of moral disengagement that developed by Hymel et al. (2005). The sample of this research was teenagers that actively used the internet, such as social media. Analysis method used to test this construct is Confirmatory Factor Analysis (CFA) using LISREL 8.80 software. The result of this study showed that all of the items which were tested, only one item is not unidimensional. Meaning of the 18 items which were proposed, 17 items measure only a factor.   Abstrak Pelanggaran moral dapat menjadi landasan seseorang dalam  melakukan perbuatan yang tidak manusiawi dan melanggar moral. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk instrumen pelanggaran moral yang dikembangkan oleh Hymel et al. (2005). Sampel penelitian adalah remaja yang aktif menggunakan internet seperti media sosial. Metode analisis yang digunakan untuk menguji konstruk ini adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan menggunakan software LISREL 8.80. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh item yang diujikan, hanya satu item yang tidak bersifat unidimensional. Artinya keseluruhan 18 item yang diujikan, ada 17 item yang mengukur satu faktor saja.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9242
Uji Validitas Konstruk Leader Member Eexchange – Multi-Dimensional Measure (LMX-MDM) Jonny Pranata
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9245

Abstract

Abstract This study tested construct validity of LMX-MDM (leader member exchange-multidimensional measure). LMX (leader member exchange) has four dimensions, and those are affect, loyalty, contribution, and professional respect with 24 items. Test was conducted on 120 workers in one of private company in Jakarta. Analysis method used in this study is Confirmatory Factor Analysis (CFA) using LISREL 8.70 software. Result of this study proves that all of the subscales are fit to measure one factor model.   Abstrak Penelitian ini menguji validitas konstruk dari LMX-MDM (leader member exchange-multi-dimensional measure). LMX (leader member exchange) memiliki empat dimensi yaitu affect, loyalty, contributions, dan professional respect dengan jumlah item sebanyak 24 item. Pelaksanaan tes dilakukan pada karyawan salah satu perusahaan swasta di Jakarta berjumlah 120 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah CFA (confimatory factor analysis) dengan bantuan software lisrel 8.70. Hasil pengujian membuktikan bahwa semua subskala fit (sesuai) mengukur model satu faktor.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9245
Aplikasi Model Rasch Untuk Validasi Instrumen Pengukuran Fundamentalisme Agama Bagi Responden Muslim Susilo Wibisono
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9239

Abstract

Abstract This research aims to validate religious fundamentalism instrument developed for Muslim respondents by using Rasch Model. Altemeyer and Hunsberger (1992) said that fundamentalism refers to the attitude toward religious beliefs. The sub dimentions of fundamentalism based on: (a) The attitude toward belief that religion including all matters and never be wrong; (b) The attitude toward belief in opposing forces and must be resisted; and (c) The attitude toward belief that religious truth is absolute and does not need to be contextualized. The data was collected from 113 Muslim students in Yogyakarta. Result of analyzis shows a good instrument’s reliability index (α = 0,85), respondent’s reliability (α=0,82), and item’s reliability (α=0,97). Generally, this instrument can explain 41,8% variances in the respondents. Based on these findings, the religious fundamentalism among Muslim can be assessed by this instrument. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memvalidasi instrumen fundamentalisme agama yang dikembangkan untuk respoden Muslim dengan memakai model Rasch. Fundamentalisme mengarah pada sikap terhadap keyakinan agama. Sub dimensi dari fundamentalisme didasari oleh: (a) sikap terhadap keyakinan bahwa agama mencakup semua hal dan tidak pernah keliru; (b) sikap terhadap keyakinan bahwa terdapat hal yang berlawanan dan harus ditolak; and (c) sikap terhadap keyakinan bahwa kebenaran agama bersifat absolut dan tidak perlu untuk dijadikan kontekstual. Data diperoleh dari 113 siswa Muslim di Yogyakarta. Hasil dari analisis menunjukkan indeks reliabilitas instrumen (α = 0,85), reliabilitas responden (α=0,82), dan realibitas item (α=0,97). Secara umum, instrumen ini bisa menjelaskan 41,8% varians dalam responden. Berdasarkan temuan ini, fundamentalisme agama di antara Muslim dapat dinilai dengan menggunakan instrumen ini.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9239
Uji Validitas Konstruk Instrumen Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Syifa Fauziah
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9244

Abstract

Abstract Organizational commitment is a psychological construct which is the characteristic of peer relationship with the organization and have the implication toward individual decisions to continue their membership in the organization (Meyer & Allen, 1991). Organizational commitment consist of 3 dimensions: affective commitment, normative organization, and continuance commitment. Standard instrument that used to measure the 3 dimension of organizational commitment is the aspect of organizational commitment from Allen and Meyer (1990). The objective of this research is to test the construct validity of the instrument. The data of this research collected from 216 high school teachers in Bekasi. Confirmatory factor analysis method was used with LISREL 8.70. The results showed that all 24 items is unidimensional. That means, all the items just measure one factor, so the one factor model that have been theorized by Allen and Meyer (1990) can be accepted.   Abstrak Komitmen organisasi merupakan suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota dengan organisasinya dan memiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi (Meyer dan Allen, 1991). Terdapat tiga dimesi dari komitmen organisasi yaitu, komitmen afektif, komitmen normatif dan komitmen kontinuitas. Instrumen baku yang digunakan untuk mengukur tiga dimensi komitmen organisasi yang dibuat menggunakan aspek komitmen organisasi dari Allen dan Meyer (1990). Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas kostruk instrumen tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru SMA Negeri di Bekasi yang berjumlah 216 orang. Metode yang digunakan untuk mengujinya adalah analisis faktor konfirmatorik menggunakan software LISREL 8.70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item yang berjumlah 24 item bersifat unidimensional. Artinya seluruh item hanya mengukur satu faktor saja sehingga model satu faktor yang diteorikan oleh Allen dan Meyer (1990) dapat diterima.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9244
Uji Validitas Konstruk Komitmen Organisasi Terhadap Intensi Turnover Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Mizan Hasanah; Miftahuddin Miftahuddin
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9240

Abstract

Abstract The purpose of this research was to test the construct validity from organizational commitment. In this research, researcher used 3 dimensions of organizational commitment from Allen & Meyer (1990), that is affective commitment, continuance commitment, normative commitment and consist of 24 items. This research sample is 175 persons. Method that used to analyzed this research is confirmatory factor analysis (CFA) using software LISREL 8.70 in data processing. According to the measurement with CFA, can be concluded that all the dimensions need measurement model modification to be able to get fit score. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari komitmen organisasi. Dalam penelitian ini, menggunakan tiga dimensi komitmen organisasi dari Allen & Meyer (1990) yaitu, komitmen afektif (affective commitment), komitmen berkelanjutan (continuance commitment) dan komitmen normatif (normative commitment) dengan jumlah total sebanyak 24 item. Sampel yang digunakan sebanyak 175 orang. Metode analisis faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan bantuan program lisrel 8.70 dalam pengolahan datanya. Berdasarkan perhitungan dengan metode CFA dapat disimpulkan bahwa semua dimensi memerlukan modifikasi model pengukuran untuk dapat memperoleh nilai fit.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9240
Uji Validitas Konstruk Pada Instrumen Self-Esteem Inventory Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Nadidah Zahrani
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i1.9241

Abstract

Abstract Self-esteem is a reflection of human nature in psychology to see how a person decides the behavior that sorted into 3 dimensions, that is feeling towards self, feeling toward others and relationship with others. Self-esteem inventory is a standard measurement instrument used to measure the 3 dimensions of self-esteem that developed by Michinton (1993). The purpose of this research is to test the construct validity of the instrument. The data of this research collected from 208 smartphone users that have been using smartphone for more than a year. Method that used to test this research is confirmatory factor analysis (CFA) with LISREL 8.70. The results showed that all the items that consist of 25 items is undimensional. That means, all the items just measure one factor model that has been theorized by Self-esteem Inventory can be accepted.   Abstrak Self-esteem adalah suatu cerminan sifat manusia dalam ilmu psikologi untuk melihat bagaimana seseorang menentukan perilakunya yang tersusun dalam tiga buah dimensi yaitu perasaan mengenai diri sendiri, perasaan mengenai orang lain dan hubungan dengan orang lain. Self-esteem Inventory merupakan instrumen pengukuran baku yang digunakan untuk mengukur tiga dimensi self-esteem yang dikembangkan oleh Michinton (1993). Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas kostruk instrumen tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh dari pengguna smartphone yang sudah menggunakan smartphone-nya lebih dari 1 tahun yang berjumlah 208 orang. Metode yang digunakan untuk mengujinya adalah confirmatory factor analysis (CFA) menggunakan software LISREL 8.70. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bawa seluruh item yang berjumlah 25 item bersifat unidimensional. Artinya seluruh item hanya mengukur satu faktor saja sehingga model satu faktor yang diteorikan dalam Self-esteem Inventory dapat diterima.DOI : 10.15408/jp3i.v5i1.9241

Page 1 of 1 | Total Record : 6