cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riau Biologia
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016)" : 14 Documents clear
Karakteristik Pohon Bersarang Elang Brontok(Nisaetus cirrhatus) di Siak, Riau , MISNA; GUNAWAN, HARIS; YOZA, DEFRI
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) adalah salah satu raptor yang keberadaannya terancam akibat perburuan liar dan degradasi habitat. Elang Brontok terpantau pada areal persawahan, perkebunan, hutan dan perkampungan di Siak. Elang Brontok tersebut kemungkinan bersarang di pohon yang memiliki kriteria khusus pada kawasan-kawasan berpohon tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kriteria pohon bersarang Elang Brontok yang hidup di Siak. Metode nest survey digunakan untuk menemukan sarang. Selanjutnya, dikarakterisasi pohon sarangnya. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini ditemukan 3 jenis pohon yang dipilih sebagai pohon sarang adalah Koompassia malaccensis (n=6), Shorea sp (n=1) dan Alstonia scholaris (n=1). Ketinggian pohon sarang antara 43-57 m dan posisi sarang berada pada ketinggian antara 23-40 m dari permukaan tanah. Sarang berada di pangkal cabang pertama hingga keenam yang ditopang tiga cabang vertikal. Tajuk pohon yang paling banyak dipilih adalah tipe payung (37%).
Analisis Filogenetik Mangifera odorata Sumatera Tengahdan Kerabatnya Menggunakan Gen rbcL JULIANTARI, ERWINA; , FITMAWATI; SOFIYANTI, NERY
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangifera Sumatera bagian Tengah memiliki kemampuan unik dalam beradaptasi pada wilayah dengan curah hujan yang tinggi, sehingga berpotensi sebagai sumber plasma nutfah Sumatera. Secara morfologi genus Mangifera cukup sulit dibedakan karena tingginya plastisitas morfologi. Mangifera odorata diduga sebagai spesies hibrid dari M. indica dan M. foetida, sehingga diperlukan analisis untuk memperkuat status taksonomi M. odorata. Tujuan penelitian ini untuk merekonstruksi hubungan kekerabatan M. odorata dan kerabatnya berdasarkan gen rbcL. Rekostruksi menggunakan program PAUP* Versi 4.0b10 dengan metode maximum parsimony (MP). Kladogram dengan metode MP membentuk klad monofiletik dengan dua klad utama Mangifera. Klad pertama yaitu M. indica dan klad kedua terdiri dari M. foetida dan M. odorata. Kladogram mendukung asumsi bahwa M. odorata adalah hibrid dari M. foetida dan M. indica. 
Keanekaragaman Infraspesifik Petai (Parkia speciosa Hassk.) Di Kabupaten Indragiri hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi Berdasarkan Karakter Morfologi , ZULHENDRA; , FITMAWATI; SOFIYANTI, NERY
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petai (Parkia spesiosa Hassk.) merupakan tanaman bermanfaat yang tumbuh di daerah tropis dan diperkirakan mempunyai kekayaan plasma nutfah yang tinggi di Provinsi Riau. Keanekaragaman tanaman petai di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau belum diungkap dan diketahui varietasnya, di sisi lain keanekaragaman petai terancam punah seiring dengan konversi areal hutan sebagai habitat aslinya menjadi perkebunan dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman infraspesies tanaman petai di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau dengan menggunakan karakter morfologi. Penelitian menggunakan metode eksplorasi yang dilaksanakan dari bulan Oktober 2014 sampai dengan March 2015. Dua puluh tiga petai yang telah diamati karakter morfologi diskoring dan dianalisis untuk mengetahui pengelompokannya menggunakan program NTSYSpc 2.02. Hasil penelitian dendogram menunjukkan individu petai tidak mengelompok berdasarkan asal populasi tetapi berdasarkan karakter morfologi. Kelompok pertama terdiri 21 individu dan kelompok kedua terdiri dari 2 individu. Nilai koefisien kemiripan 23 pohon petai berkisar antara 0,21 sampai 0,79.
Evolutionary Relationship of Common Mangoes: Insight from ITS HAYATI, IBNA; , FITMAWATI; SOFIYANTI, NERY
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mango (Mangifera) is one the most important fruit from Asia. The center of origin and diversity of this genus is in Southeast Asia. This region has great economic development in recent years. Due to the deforestation and habitat change, the occurance of Mangifera species in their natural habitat is threathened. This research aimed to analyze evolutionary relationship among common mangoes from Central Sumatra. This research was conducted from November 2015 until April 2016. DNA was isolated using CTAB method. The isolated DNA were then sequenced in First Base Laboratories, Malaysia. Phylogram was generated using Neighbor Joining Method, while T92+G evolution model was used for Distance Analysis. NJ analysis revealed monophyletic group of common mangoes. M. laurina was considered as the most primitive species in common mangoes clade due to the longest branch length. Relationship among M. kemanga and M. laurina, M. indica and M. zeylanica was a new finding. It would be highlighted to determine newer classification, cultivation and conservation strategies of mango. 
Analsis Keanekaragaman Kayu Manis (Cinnamomum burmannii (Nees & T. Nees) Blume.) Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat Berdasarkan Karakter Morfologi WAHYUNI, SISKA SRI; , FITMAWATI; SOFIYANTI, NERY
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu manis (Cinnamomum burmannii (Nees & T. Nees) Blume.) merupakan komoditi perkebunan di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki kapasitas ekspor cukup tinggi. Daerah ini menjadi daerah pengekspor kayu manis sejak abad ke 18 dengan sentra produksinya di daerah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Proses budidaya yang sudah cukup lama memungkinkan munculnya variasi yang cukup tinggi terkait adaptasinya dengan lingkungan di daerah budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keanekaragaman kayu manis yang ada di sentra produksi kayu manis di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015-Mei 2015. Enam puluh pohon kayu manis yang telah diamati karakter morfologi diskoring dan dianalisis untuk mengetahui pengelompokannya dengan menggunakan program NTSYS-pc 2.02i. Hasil penelitian dalam bentuk dendrogram menunjukkan individu kayu manis mengelompok berdasarkan karakter morfologi yang dimiliki pada setiap individu yang diperoleh. Kelompok pertama terdiri dari 59 individu dan kelompok kedua terdiri dari satu individu. Nilai koefisien kemiripan 60 pohon kayu manis berkisar antara 0.30 - 0.95%.
Karakterisasi Morfologi Rafflesia di Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling Kabupaten Kampar Provinsi Riau PRANATA, SYAFRONI; SOFIYANTI, NERY; , FITMAWATI
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rafflesia merupakan tanaman holoparasit dengan inang Tetrastigma spp (Vitaceae). Jenis-jenis Rafflesia merupakan jenis yang langka dan dilindungi, termasuk Rafflesia di Suaka Marga Rimbang Baling, Riau. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkarakterisasi morfologi Rafflesia di Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling serta mengidentifikasi inangnya. Pengambilan data dan sampel dilaksanakan dengan metode eksplorasi. Hasil penelitian ditemukan hanya satu populasi Rafflesia di lokasi penelitian. Jumlah total individu yang ditemukan adalah 6 idividu. Bunga memiliki pola bercak besar dan berwarna putih dengan lobus perigon warna merah gelap, diidentifikasi sebagai R. hasseltii Suringar.
Jenis-Jenis Polypodiaceae di Hutan PT. CPI Rumbai Provinsi Riau Berdasarkan Karakter Morfologi , WULANDARI D; SOFIYANTI, NERY; , FITMAWATI
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan PT. CPI Rumbai merupakan hutan dengan keanekaragaman flora yang tinggi termasuk tumbuhan paku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan paku dari Famili Polypodiaceae di Hutan PT. CPI Rumbai berdasarkan karakter morfologi. Sampel tumbuhan paku yang telah dikumpulkan di lapanganmenggunakan metode eksplorasi dan selanjutnya dikeringkan untuk persiapan herbarium. Sebanyak 6 jenis Polypodiaceae dari 2 genus yaitu Pyrrosia dan Drynaria telah diidentifikasi dari lokasi penelitian. Jenis-jenis Polypodiaceae yang ditemukan yaitu Pyrrosia angustata (Sw.) Ching, Pyrrosia lanceolata (L.) Farw., Pyrrosia piloselloides (L.) M. G. Price, Pyrrosia niphoboloides M. G. Price, Drynaria sparsisora (Desv.) T. Moore, dan Drynaria bonii Christ. 
Keanekaragaman Pteridaceae Berdasarkan Karakter Morfologi dan Fitokimia di Hutan PT. Chevron Pacific Indonesia(PT. CPI) Rumbai YUSNA, MACHFIRA; SOFIYANTI, NERY; , FITMAWATI
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan PT. CPI Rumbai terdapat keanekaragaman flora yang cukup tinggi, salah satunya suku Pteridaceae dari kelas Filicinae (Paku sejati). Penelitian tentang keanekaragaman jenis – jenis Pteridaceae berdasarkan karakter morfologi belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keanekaragaman jenis Pteridaceae berdasarkan karakter morfologi dan fitokimia di Hutan PT.CPI Rumbai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2015 dengan metode eksplorasi. Hasil inventarisasi Pteridaceae teridentifikasi sebanyak 7 jenis paku tergolong dalam 6 marga, dari subsuku Cheilanthoideae, Vittariroideae, dan Pteridoideae. Tujuh jenis tersebut adalah Taenitis blechnoides (Wild.) Sw., Pityrogramma calomelanos (L.) Link., Adiantum latifolium Lam., Vittaria graminifolia Kaulf., Cheilosoria tenuifolia (Burm.f.) Trevis, Vittaria ensiformis Sw., dan Pteris vittata L. Kandungan fitokimia yang ditemukan alkaloid (3 jenis), flavonoid (4 jenis), saponin (7 jenis), steroid 5 (jenis), dan tanin (2 jenis). 
Isolasi DNA Total Dan Optimasi Suhu Annealing Untuk Primer COX2 Pada Ikan Ompok eugeneiatus (Vaillant 1893) Asal Sungai Indragiri Hulu Riau SARAGIH, JESSICA RODEARNI; ELVYRA, ROZA; ROSLIM, DEWI INDRIYANI
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan selais Ompok eugeneiatus (Vaillant 1893) merupakan fauna khas sungai paparan banjir yang perlu dilestarikan. Teknik molekuler yang berkembang saat ini memungkinkan eksplorasi penanda genetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk isolasi dan mengamplifikasi DNA mitokondrial (mtDNA) yang dapat digunakan untuk menunjang usaha konservasi dan perlindungan sumber daya genetik fauna paparan banjir. Otot dari setiap sampel ikan diisolasi DNA totalnya, lalu dilakukan optimasi primer COX2 dengan teknik PCR menggunakan empat pasang primer COX2. Molekul DNA total pada ikan O. eugeneiatus telah didapatkan sesuai dengan protokol dari kit isolasi DNA DNeasy Blood and Tissue dari Qiagen. Pasangan primer COX2_SA_F1 dan COX2_SA_R1 dengan suhu annealing 49 oC menghasilkan pita yang paling baik dalam visualisai hasil optimasi primer dengan ukuran 660pb pada O. eugeneiatus sehingga dapat digunakan sebagai primer dalam mendapatkan fragmen COX2 dengan menggunakan teknik PCR.
Analisa Tanaman Buah di Kecamatan CiputatKota Tangerang Selatan, Provinsi Banten , PRIYANTI; FAUZIAH, RACHMA
Jurnal Riau Biologia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman buah di daerah urban mempunyai manfaat sebagai pangan, tanaman peneduh, tanaman hias, penjerap debu, pereduksi kebisingan, dan sumber penghasilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman tanaman buah di Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pengamatan dilakukan dengan purposive sampling method. Luas plot sampling adalah 400 m2 dan 800 m2 yang masing-masingnya terdiri atas lima plot. Tanaman buah yang diamati sebanyak dua hingga tiga individu yang sudah pernah berbuah. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 15 jenis tanaman buah dikelompokkan ke dalam 13 famili dibedakan berdasarkan tingkat pertumbuhan herba, pancang, tiang, dan pohon. Mangifera indica L. (mangga) dan Artocarpus heterophylus Lam. (nangka) pada tingkat pertumbuhan pancang, tiang, dan pohon mendominasi keseluruhan plot penelitian. Tingkat pertumbuhan pohon yang jarang ditemukan di daerah urban adalah Lansium domesticum Corr. (langsat), Sandoricum koetjape Merr. (kecapi) dan Durio zibethinus Murr. (durian). Keseluruhan tingkat pertumbuhan tanaman buah memiliki nilai indek nilai penting (INP) sebesar 22,38300%. Tanaman buah di pekarangan rumah peduduk mempunyai indeks keanekaragaman jenis pada kategori rendah hingga sedang (H’= 01,89) pada semua tingkat pertumbuhannya. Indeks kemerataan jenis pada seluruh tingkat pertumbuhan tanaman buah dikategorikan rendah hingga tinggi (E = 00.95).

Page 1 of 2 | Total Record : 14