cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Orbith : Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial
ISSN : 18582095     EISSN : 25034847     DOI : http://dx.doi.org/10.32497/orbith
Core Subject : Science,
ORBITH Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial adalah wadah informasi berbagai bidang ilmu berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali tahun 2005, dengan frekuensi terbit tiga kali dalam satu tahun pada bulan Maret, Juli dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU DIPANDANG DARI ASPEK BIAYA Parhadi, Parhadi
Orbith Vol 10, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan untuk membangun atau mendirikan suatu bangunan pada lokasi tertentu dengan waktu dan biaya yang terbatas, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Pengendalian mutu merupakan bagian dari manajemen proyek konstruksi. Selain penilaian dari segi kualitas, prestasi suatu proyek dapat pula dinilai dari segi waktu dan biaya. Karena waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan proyek semakin singkat, maka biaya yang dibutuhkan juga semakin sedikit. Sasaran pengelolaan proyek adalah biaya, jadwal atau waktu, dan mutu; dengandemikian proses penyelenggaraan proyek harus dilaksanakan secara efektif. Untuk itu diperlukan suatu manajemen mutu dalam mengelola kegiatan proyek supaya efektif dan efisien, sehingga proyek yang dilaksanakan sesuai dengan sasaran dan tujuan. Pada setiap penyelenggaraan proyek konstruksiterdapat saling ketergantungan dan pengaruh yang ada diantara faktor-faktor biaya, waktu dan mutu. Keadaan ini selalu ditunjukkan untuk menghasilkan suatu bangunan yang bermutu dengan biaya yang tidak mahal dan kesemuanya harus dapat diwujudkan dalam rentang waktu yang singkat. Kualitas konstruksi dapat dicapai dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang diajukan  owner dengan caraterbaik yang paling memungkinkan. Kualitas konstruksi tidak hanya menyediakan material yang tepat tetapi juga proyek selesai tepat waktu, aman, berada pada jangkauan biaya yang direncanakan. Pengendalian mutu, waktu, dan biaya merupakan bagian terpenting dari manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan.
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) DAN KENDALA PEMBANGUNANNYA Atmanto, Lukas Joko Dwi
Orbith Vol 11, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik sangat dibutuhkan oleh sebagaian besar manusia, termasuk di Indonesia, dan kebutuhannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sementara ketersediaan energi primer (minyak, gas bumi dan batubara) sebagai energi pembangkit tenaga listrik di Indonesia jumlahnya sangat terbatas, prosentasinya sangat sedikit dibandingkan yang tersedia di dunia. Hinggakini energi sebagai pembangkit tenaga listrik di Indonesia masih mengandalkan batu bara yang jumlah hanyanya3,1% dari jumlah dunia. Sedangkan energi primer lain yang belum dieksplorasi adalah panas bumi, Indonesiatermasuk negara terkaya akan energi ini sementara yang dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik baru sekitar 4%. Pemanfaatan yang baru sedikit ini karena terdapat beberapa kendala yang bersifat teknis dan non teknis dalam membangun PLTP. Kendala teknis berupa investasi biaya untukpembangunan infrastruktur jaringan transmisi yang panjang, karena letak antara pembangkit dengan pusat beban sangat jauh. Kendala non teknis berupa perijinan, karena dalam UU eksplorasi panas bumi dimasukkan sebagai kategori pertambangan, sehingga perijinannya berbenturan dengan peraturan lain khususnya pengelolaan kawasan hutan lindung. Karena itu, pemangku kebijakan harus segera mencarisolusi yang tepat agar perijinan pembangunan PLTP tidak banyak hambatan, khususnya hambatan non teknis.
COVER DAN DAFTAR ISI ORBITH VOL. 12 NO. 1 MARET 2016 -, - -
Orbith Vol 12, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
IMPLEMENTASI EFISIENSI PENGGUNAAN BAHAN BAKU DAN ENERGI PADA INDUSTRI LOGAM Triwardaya, Triwardaya
Orbith Vol 12, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Energi Nasional bertujuan untuk menjamin keamanan pasokan energi dalam negeri dan untukmendukung pembangunan yang berkelanjutan. Pengelolaan energi perlu dilakukan diversifikasi dankonservasi energi yang bertujuan untuk penganekaragaman penyediaan dan pemanfaatan berbagaisumber energi dalam rangka optimasi penyediaan energi dan penggunaan energi secara efisien danrasional tanpa mengurangi penggunaan energi yang memang benar-benar diperlukan. Tujuan penelitianini adalah untuk menerapkan efisiensi energi pada industri logam.Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi industri logam dan sampel dipilih salah satuindustri logam di Tegal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bakar dapat dihemat sebesar 57%per tahun dan berhasil menekan polutan CO2 sebesar 19,8 Ton per tahun. Penelitian inimerekomendasikan pada industri logam untuk melakukan efisiensi penggunaan energi agar industritersebut dapat lebih ramah terhadap lingkungan.
MODEL PEMBELAJARAN UNTUK TAMAN KANAK-KANAK BERBASIS WEB Driyani, Dewi; Mustari, Dewi
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pendidikan formal adalah Taman Kanak – Kanak, tujuan sekolah taman kanak - kanak adalahmemfasilitasi tumbuh kembang anak secara menyeluruh dan lebih menekankan pada seluruh aspekkepribadian anak. Oleh karena itu pendidikan untuk usia dini khususya taman kanak – kanak harusmemiliki sumber daya yang berkualitas. Bahan pelajaran yang baik serta di dukung oleh guru yangberkualitas, sehingga dapat meningkatkan kualitas belajar yang efektif dan efisien. Dalam penelitian ini,dengan menggunakan Knowledge Management System (“KMS”) dapat membantu mengatasi masalahseperti bahan ajar yang belum tersimpan dengan baik, metode pembelajaran masih di miliki oleh masing– masing guru , dan sering terjadi pertukaran guru, sehingga mengakibatkan pihak sekolah sulit untukmelakukan pengawasan dan monitoring terhadap proses pembelajaran disekolah. Metodologi penelitianyang digunakan yaitu pembentukan knowledge menggunakan teori Nonaka yang dikenal dengan modelSECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization). Untuk analisis dan perancangansistem berorientasi obyek, penelitian ini menggunakan pemodelan UML. Dengan hasil sebuah modelbahan ajar untuk TK berbasis Web.
SIKAP PIMPINAN TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI Susilowati, Fajar
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini menjelaskan hubungan korelasional antara pengaruh kepemimpinan terhadap komitmenkaryawan pada perusahaan konstruksi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan terhadap 42 karyawanperusahaan konstruksi yang berada pada tiga kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Semarang, danBandung. Pendidikan responden dalam penelitian ini minimal lulusan S1 dan memiliki pengalamankurang lebih 5 tahun di bidang konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini denganmenggunakan kuesioner. Dari hasil yang diperoleh dapat dijelaskan bahwa terdapat hubungan yangsignifkan antara kepemimpinan dengan komitmen karyawan pada perusahaan konstruksi, dimana jikakepemimpinan ditingkatkan maka komitmen karyawan juga akan meningkat. Dari hasil perhitunganprosentase pengaruh kepemimpinan terhadap komitment karyawan yaitu sebesar 12.39%. Sedangkanberdasarkan analisis regresinya diperoleh koefisien regresi sebesar 0.394, hal ini dapat diartikanbahwa Komitmen Karyawan memiliki hubungan yang positif atau searah dengan Kepemimpi nan,sehingga setiap peningkatan satu satuan Komitmen Karyawan  akan berpengaruh terhadappeningkatan Kepemimpinan sebesar 0.394 satuan.
PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA PROYEK Suwinardi, Suwinardi
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan suatu proyek memerlukan waktu yang tepat, sehingga memerlukan penjadwalan kegiatanproyek dengan menyusun Work Breakdown Struktur (WBS). WBS  merupakan sebuah diagram alurberupa grafis dari rencana kerja proyek. Melalui WBS yang diwujudkan dalam bentuk jaringankerja,dapat diperoleh informasi, kapan aktivitas dapat atau harus mulai, kapan sumber daya harustersedia, aktivitas mana yang dapat ditunda, dan kapan proyek diperkirakan selesai, semua ditentukandari waktu yang sudah diestimasikan. Dalam menggambarkan jaringan kerja dengan pendekatan ActivityOn Node dan  Activity On Arch, namun para praktisi banyak menggunakan pendekatan Activity On Node,karena memerlukan sarana lebih mudah diperoleh di lapangan. Hasil yang diperoleh dari jaringan kerjayang telah disusun, manajemen dapat membuat perkiraan dari segi waktu, sumber daya, dan aktivitaspendukung, sehingga proyek selesai tepat waktu. Hasil lainnya dapat menghitung keseluruhan hargaproyek.
RANCANG BANGUN MODUL INVERTER GELOMBANG SINUS MENGGUNAKAN LPF ORDE DUA SEBAGAI PENGUBAH GELOMBANG KOTAK MENJADI SINUS Sayekti, Ilham
Orbith Vol 11, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul inverter gelombang sinus adalah sebuah perangkat yang dirancang sebagai peralatan praktikum pada Laboratorium Elektronika Daya di Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Semarang. Modul Inverter dibangun dari rangkaian Astable Multivibrator menggunakan IC 4047, rangkaian konverter gelombang kotak/pulsa ke sinus yang disusun menggunakan rangkaian dasar filter aktif dari jenis Low-pass filter (LPF) orde dua, penguat arus dan transformator dibagian akhirnya. Dari hasil pengujian, inverter menghasilkan keluaran gelombang sinus murni  dengan frekuensi dasar 50 Hz dandapat dirubah jika diperlukan, dari sumber DC berupa baterai dengan tegangan 12 Volt. Sedangkan besarnya tegangan keluaran adalah 172,8 Volt AC. Besarnya tegangan keluaran ini masih dapat ditingkatkan menjadi 220 Volt AC dengan memperbaiki kualitas transformator yang digunakan, yang sesuai dengan perhitungan jumlah lilitan trafo.
ANTENA DUAL-BAND BERBASIS METODE DUALl-SLOT Rafsyam, Yenniwarti; Suleman, Nuhung; Jonifan, Jonifan
Orbith Vol 11, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada makalah ini dibahas perancangan antena mikrostrip dual-band menggunakan metode dual-slot. Perancangan ini dilakukan dengan memodifikasi rancangan antena mikostrip patch konvensional (MPK) yang kemudian ditambahkan dual-slot sehingga menghasilkan antena mikrostrip dual-slot(MDS). Software Advance Design System (ADS) dipergunakan untuk perancangan antena microstrip ini. Hasilsimulasi antena MPK menunjukkan bahwa antena tersebut bekerja pada frekuensi kerja 2,45 GHz yang merupakan frekuensi wireless LAN (WLAN) dengan nilai return loss (S) sebesar -18,637 dB serta memiliki bandwidth 18 MHz dan gain sebesar 5,432 dBi. Sebagai keterbaruan pada penelitian ini, antena MPK ditambahkan dual-slot sehingga menghasilkan dua buah frekuensi kerja. Karakteristrik frekuensi pertama yaitu 2,175 GHz dengan nilai return loss (S1111) sebesar -14,121 dB serta memiliki bandwidth 9 MHz dan gain sebesar 4,667 dBi. Kemudian karakteristik frekuensi kedua yaitu 2,6 GHz dengan nilai return loss (S) sebesar -17,441 dB serta memiliki bandwidth 7 MHz dan gain sebesar 1,191 dBi. Simulasi ini membuktikan bahwa penambahan dual-slot dapat menjadikan antena bekerja pada frekuensi dual-band.
SISTEM AUDIT ENERGI LISTRIK DENGAN METODE PENGUKURAN REAL TIME Melipurbowo, Bambang Ghiri
Orbith Vol 11, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan sumber penggerak bagi semua komponen listrik yang dipakai pada semua kegiatan di Jurusan Teknik Elektro, harga energi listrik telah banyak mengalami kenaikan, hal ini dapat berakibat terhadap kenaikan biaya proses pendidikan, sehingga diperlukan program penghematan energi listrik. Ada dua katagori dalam penggunaan energi listrik yaitu kebutuhan peralatan dan penerangan. Kegiatan melakukan kajian terhadap sistem kelistrikan dan penggunaannya secara menyeluruh untuk tujuan memperoleh penghematan listrik. Orientasi kajian dari audit energi listrikini meliputi : Sistem jaringan listrik, pengukuran penggunaan daya listrik pada line,  pengukuran dan pengaturan keseimbangan beban. Kegiatan audit energi listrik secara praktis dapat memberikan dukungan perolehan penghematan energi listrik. Dengan cara melakukan langkah pengukuran energi listrik pada  line beban secara real time dan kemudian data pengukuran disimpan dalam database. Hal ini mengarahkan kepada semua pelaku pengguna energi listrik dan mereka memiliki keinginan untuk melakukan program penghematan listrik. Pakar merupakan salah satu cara bagaimana mentansfer pengetahuan yang dimiliki seorang pakar ke dalam komputer, dan membuat keputusan berdasarkan pengetahuan itu. Dengan melakukan identifikasikan sumber dari energi pada suatu area, besarnya pasokan energi, lokasi dan penggunaan dari energi tersebut.Kemudian melakukan pengukuran dari line trafo hingga ke beban, berdasarkan langkah diatas, lalu menganalisis secara detail tentang penggunaan energi, penghematan yang bisa dilaksanakan.  Maka peneliti melakukan penelitian tentang “Audit Energi Listrik di Gedung Jurusan Listrik”. Guna memungkinkan adanya penghematan, merekomendasikan tindakan yang harus dilakukan, untuk penghematan.

Page 4 of 14 | Total Record : 132