cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Orbith : Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial
ISSN : 18582095     EISSN : 25034847     DOI : http://dx.doi.org/10.32497/orbith
Core Subject : Science,
ORBITH Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial adalah wadah informasi berbagai bidang ilmu berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali tahun 2005, dengan frekuensi terbit tiga kali dalam satu tahun pada bulan Maret, Juli dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
RANCANG BANGUN ALAT BANTU AKTIFITAS PASIEN BED REST Kusumastuti, Sri
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bed rest adalah sebuah prosedur perawatan kedokteran yang dilakukan dengan cara memastikan pasien berbaring dan beristirahat di tempat tidur dalam kurun waktu tertentu. Bed rest merupakan upaya mengurangi aktivitas pasien. Pasien bed rest tak dapat beraktifitas normal seperti biasa, tak bisa leluasa lagi melakukan kegiatan. Pasien bed rest dengan keterbatasan mobilitas mempunyai ketergantungan yang lebih pada orang lain. Untuk mengurangi ketergantungan pasien bed rest terhadap orang lain perlu dibuatkan suatu alat yang dapat membantu pasien untuk melakukan aktifitas keseharian. Penelitian yang dilakukan bertujuan merancang dan membuat alat bantu pasien bed rest untuk menghidupkan dan mematikan lampu, membuka dan menutup tirai dan mengaktifkan bel dan lampu panggilan menggunakan remote RF dan Smart Relay. Metode penelitian yang akan digunakan terdiri atas (1) analisa kebutuhan sistem, (2) perancangan perangkat keras dan lunak, (3) pembuatan alat (4) pengujian alat.Kata kunci: Alat bantu, Bed Rest, Smart Relay
PENERAPAN DARI OP-AMP (OPERATIONAL AMPLIFIER) Nuryanto, Lilik Eko
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguat Operasional (Operational Amplifier / Op-Amp) adalah penguat diferensial yang memiliki penguatan yang sangat tinggi. Op-Amp tersebut diproduksi secara masal dalam bentuk rangkaian terpadu dan karena itu harganya murah. Kegunaan dari Op-Amp berasal dari sifat dasar rangkaian umpan balik yang dengan jumlah besar umpan balik negatifnya, kinerja dari rangkaian tersebut benar benar ditentukan oleh komponen umpan baliknya. Rangkaian Op-Amp dianalisis dengan akurasi yang baik tanpa menggunakan teori umpan balik dengan mengasumsikan bahwa Op-Amp tersebut adalah ideal. Kehadiran Op-Amp ideal dalam rangkaian penguat membatasi arus dan tegangan diferensial pada terminal input Op-Amp keduanya menjadi nol. Sebuah rangkaian Op-Amp dasar dan sangat berguna adalah penguat tegangan pembalik ( (interting voltage amplifier). Rangkaian dasar lain Op-Amp adalah penguat tegangan non-pembalik (non-inverting voltage amplifier). Rangkaian ini memberikan amplifikasi tanpa membalik gelombang sinyal.Kata Kunci : Operational Amplifier, Op-Amp, inverting, non-inverting voltage amplifier, buffer, feedback, summing, integrator, differensiator
RANCANG BANGUN PENGONTROL LAMPU LISTRIK MENGGUNAKAN ANDROID DILENGKAPI DENGAN SAKLAR MANUAL Suryono, Suryono; Supriyati, Supriyati
Orbith Vol 13, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya mengontrol (menyalakan dan mematikan) lampu listrik di rumah, kantor hotel dan tempat lainnya selalu menggunakan saklar (switch). Dengan adanya saklar yang dipasang pada dinding, maka jika ingin mengontrol lampu, seseorang harus berjalan menuju saklar untuk merubah kedudukan tuas saklar supaya lampu menyala atau mati. Aktivitas untuk mengontrol lampu listrik dengan merubah kedudukan tuas saklar adalah pengontrolan secara manual. Dengan adanya smartphone yang dilengkapi dengan sistem android, maka pada smartphone android dapat bebas ditambah dengan aplikasi atau fungsi-fungsi lainnya. Dalam penelitian ini smartphone android akan ditambah aplikasinya yang berfungsi sebagai remot tanpa kabel (wire less remote) melalui fungsi bluetooth untuk mengontrol lampu listrik. Karena smartphone android adalah salah satu alat yang berfungsi untuk komunikasi mobile, maka smartphone tersebut jika dibawa keluar rumah, pengontrolan lampu tidak bisa dilakukan. Untuk mengatasi masalah tersebut supaya pengontrolan lampu tetap berfungsi normal maka perlu ditambah saklar manual. Dengan adanya dua perangkat, smartphone dan saklar manual, untuk mengontrol lampu, maka dibutuhkan pengondisi sinyal yang berupa mikrokontroller Arduino. Arduino digunakan untuk mengolah sinyal bluetooth atau saklar menjadi logika 1 atau 0 yang menggerakan driver lampu berupa Solid State Relay (SSR) yang akan menyalakan atau mematikan lampu pada jarak kurang lebih tujuh meter.Kata kunci : Android, Bluetooth, Arduino
DETERMINASI PROFITABILITAS BANK SYARIAH: STUDI KASUS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA Raharjanti, Rani; Setyowati, Nur
Orbith Vol 13, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perbankan syariah dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pangsa pasar (market share) perbankan syariah menjadi 4,86 % hingga Juli 2016. Meningkatnya pertumbuhan pangsa pasar perbankan syariah, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai sadar akan produk-produk dari bank syariah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor penentu profitabilitas bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2010 hingga tahun 2016. Di dalam metodologi, penelitian ini menggunakan panel data regression dan diolah dengan menggunakan Eviews versi 8. Data dikumpulkan dari bank yang terdaftar di Jakarta Islamic Index di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa murabahah, ukuran bank, dan kapitalisasi terbukti mempengaruhi secara negatif signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, efisiensi operasional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas.Kata kunci: profitabilitas, murabahah, kapitalisasi.
PENURUNAN KUAT TARIK BAJA TULANGAN POLOS PADA MUTU BETON K-175 TEBAL SELIMUT 3 CM TERBAKAR DENGAN WAKTU YANG BERBEDA Ukiman, Ukiman; Utomo, Setio; Hartono, Hartono; Nurhadi, Imam; Rahardjo, Pentardi
Orbith Vol 13, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang murah dan mudah dipadatkan atau dibuat, dapat memenuhi kebutuhan baik dari segi kekuatan maupun dari segi dimensi panjang bentang yang dibutuhkan. Kemajuan teknologi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat mendorong pembangunan rumah tinggal menjadi gedung bertingkat banyak ( rumah susun) dengan bahan beton bertulang. Pesatnya perkembangan rumah took atau disebut Ruko baik berlantai 2 (dua) atau (tiga) tidak diikuti kelengkapan alat penangulangan bahaya kebakaran. Sehingga kadang bila terjadi kebakaran dan selain kerugian materi juga ada korban jiwa.Beton yang dikenal material yang tahan terhadap api bila terbakar dalam waktu yang lama dan suhu yang tinggi akan mengalami kerusakan (kuat tekan akan turun), tentunya dalam beton bertulang yuga akan terjadi hal yang demikian, selain betonnya rusak tentunya baja tulangannya juga mengalami kerusakan/penurunan kuat tariknya. Apalagi bahan baja tulangan merupakan bahan penghantar panas dan bila pada suhu tinggi tertentu akan meleleh dan dapat melebur jadi cair. Sehingga pada stuktur bertulang bertulang sebagai komponen bangunan bila terkena panas api dengan suhu tinggi dan durasi yang lama akan menurunkan kuat tarik baja tulangan yang akan bepengaruh pada kestabilan struktur bangunan konstruksi. Akibat struktur beton bertulang dengan selimut beton tebal 3 cm jika terbakar dengan panas bara api akan mengalami penurunan kekuatan pada mutu beton K 175 jika terbakar hingga 4 jam lebih akan kehilangan kuat tekan sampai 52% dan kehilangan nilai kuat tarik pada baja tulangan sampai 22%. Pengakajian ini pada kondisi pasca bakar (benda uji kondisi dingin).Pada durasi bakar sampai 8 jam maka kuat tekan beton K 175 , hilangnya kekuatan sebesar 67 % dan kehilangan nilai kuat tarik baja tulangan sebesar 24,16 % (benda uji kondisi dingin atau pasca bakar pengujiannya).Kata kunci : Beton, Baja tulangan, Rusak, Durasi bakar.
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PERUSAHAAN Setyoko, Setyoko
Orbith Vol 13, No 3 (2017): November 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Manajemen Keslamatan dan Kesehatan kerja adalah bagian dari sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan,pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahaan  merupakan salah satu cara untuk menjamin konsisten dan efektifitas perusahaan dalam mengendalikan sumber bahaya dan penerapan SMK3 dapat meminimalkan resiko, mengurangi dan mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta memaksimalkan efisiensi perusahaan  yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Manfaat SMK3 adalah pemenuhan perusahaan terhadap peraturan perundangan (K3), meningkatkan produktivitas perusahaan, terpantaunya bahayadan resiko diperusahaan (mencegah kerugian yang lebih besar), mengetahui kinerja SMK3 perusahaan (Pengakuan terhadap kinerja SMK3 diperusahaan, meningkatkan image perusahaan pada akhirnya akan meningkatkan daya saing perusahaan.Kata kunci :  SMK3
MERANGKAI TRANSFORMATOR HUBUNGAN SEGITIGA-SEGITIGA DAN BINTANG-BINTANG PADA JAM GENAP Sugijono, Sugijono
Orbith Vol 14, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya transformator 3 fasa terdiri dari 3 buah transformator 1 fasa yang dirangkai dengan belitan primer dalam hubungan segitiga atau bintang dan belitan sekunder juga dalam hubungan segitiga atau bintang. Polaritas magnetik belitan primer maupun sekunder dari tiap transformator 1 fasa tersebut harus diketahui sebelum dirangkai menjadi transformator 3 fasa. Transformator dalamhubungan segitiga-segitiga dan bintang-bintang hanya berlaku untuk jam-jam genap. Beda fasa antara vektor tegangan primer dan sekunder membentuk sudut 30° per jam. Persamaan jam vektor tegangan adalah sama baik untuk transformator hubungan segitiga-segitiga maupun bintang-bintang pada jam yang sama. Gambar vektor tegangan dibuat dengan meminjam jarum menit yang menunjuk angka 12untuk mewakili belitan primer tegangan tinggi dan jarum jam yang menunjuk bilangan genap untuk mewakili belitan sekunder tegangan rendah. Gambar rangkaian transformator 3 fasa dibuat mengikuti gambar vektor tegangan.  Kata kunci : transformator, hubungan segitiga dan bintang, jam genap.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR MELALUI MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS TEKS DESKRIPTIF BAGI SISWA KELAS VII C SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SMP NEGERI 1 TEGOWANU Muryata, Hari
Orbith Vol 14, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan  Media Gambar dengan Model Examples Non Examples untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 1 Tegowanu dalam Pembelajaran Menulis Teks Descriptif Tahun Pelajaran 2016/2017. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan  penelitian untuk membandingkan nilaites kondisi awal, nilai tes setelah siklus I, dan nilai tes setelah siklus II,  pada kondisi awal hanya terdapat 13 siswa (35%) yang tuntas belajar. Pada Siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 21 siswa (56,75%), dan pada siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 32 siswa (86,48%). Dengan melihat hasil belajar tersebut, maka penerapan model pembelajaran Examples Non Examplesdapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Menulis Teks Descriptif.Kata kunci: Examples Non Examples, Hasil Belajar, Mengenal Permasalahan belajar, teks Descriptif
RANCANG BANGUN KENDALI ON/OFF LAMPU PENERANGAN DENGAN TEKNOLOGI WIRELESS ZIGBEE SEBAGAI PENUNJANGPRATIKUM MIKROKONTROLER Sihono, Sihono
Orbith Vol 12, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan ruang merupakan kebutuhan utama yang sangat diperlukan pada setiap  tempat atau ruang baik untuk rumah tangga, perkantoran, tempat-tempat usaha, industri dan tempat- tempat lain. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan alat kendali lampu penerangan ruang jarak jauh menggunakan teknologi nirkabel dengan protokol Zigbee, sehingga kendali lampu penerangan menjadi lebih mudahdan nyaman.Pembuatan alat kendali lampu nirkabel terdiri dari dua unit yaitu unit kendali yang terdapat saklar kendali ON/OFF lampu dan Unit beban yang berfungsi menterjemahkan informasi data digital menjadi keluaran nyala/padam lampu penerangan. Pada penelitian ini digunakan mikrokontroler AVRATMega 328 sebagai pusat kendali dan modul Zigbee DRF 1604 sebagai penghubung komunikasi data antara unit kendali dan unit beban. Hasil penelitian menunjukan bahwa data digital dapat dikirimkan melalui modul Zigbee sehingga perintah dari unit kendali dapat digunakan untuk memberi perintah nyala atau padam pada lampu penerangan. Pada penelitian ini juga dibuat program untuk merealisasikankendali lampu menggunakan bahasa C menggunakan program IDE Codevision yang merupakan bahasa pemrograman mikrokontroler yang banyak digunakan saat ini.
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP YAGI-ARRAY TIGA ELEMEN DENGAN FREKUENSI 642 MHz UNTUK PENERIMA SIARAN TELEVISI Rafsyam, Yenniwarti; Jonifan, Jonifan
Orbith Vol 12, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antena Yagi, merupakan salah satu jenis dari antena yang dapat digunakan sebagai antenna penerima siaran televisi. Biasanya antenna yagi dibuat menggunakan plat alumunium. Dalam penelitian ini antenna yagi array 3 elemen dirancang dan dibuat menggunakan PCB jenis FR4 epoxy double layerdengan ketebalan 1,6 mm dan nilai konstanta dielektrik sebesar 4,4. Sebelum antenna ini dibuat, terlebih dahulu disimulasikan menggunakan Software CST Studio Suite. Hasil pengukuran antenna mikrostrip yagi array 3 elemen menunjukkan hasil bahwa antenna tersebut dapat bekerja pada frekuensi kerja 642 MHz dengan nilai return loss (S) sebesar -29.98887dB, VSWR sebesar 1.065397 dan gain antenna sebesar 3.34 dB. Pola radiasinya adalah uni directional, dan band width sebesar 39.36MHz. Hasil pengujian dari antenna Mikrostrip Yagi-Array 3 Elemen menunjukkan bahwa antenna ini dapat bekerja dengan baik sebagai penerima siaran televisi.

Page 8 of 14 | Total Record : 132