cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) GURU SMA NEGERI DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA Rina Puspita; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.324 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guru SMA Negeri di Kecamatan Banjarmasin Utara. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri yang berada di Kecamatan Banjarmasin Utara yaitu SMA Negeri 5 Banjarmasin, SMA Negeri 8 Banjarmasin, SMA Negeri 11 Banjarmasin, dan SMA Negeri 12 Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah guru bersertifikasi di SMA Negeri Kecamatan Banjarmasin Utara. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel penuh yang berjumlah 123 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu guru telah mengimplementasi TIK dalam pembelajaran termasuk kategori tinggi yaitu 84,4%. TIK dalam pembelajaran antara lain mulai dari persiapan rancangan pembelajaran, media, model pembelajaran, evaluasi pembelajaran sampai pengisian raport. Implementasi TIK dalam aspek komunikasi yaitu guru berkomunikasi dengan siswa, orang tua siswa, sesama guru, komite sekolah dan warga sekitar lingkungan sekolah termasuk kategori rendah yaitu 62,5% . Penyebab hal tersebut adalah guru yang jarang bersosialisasis dengan komite sekolah, lingkungan sekolah, siswa dan orang tua siswa.Kata Kunci: Implementasi, Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK)
ANALISIS INTERAKSI DESA DAN KOTA YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN PEREKONOMIAN DESA SUCI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Iqni'a Fajril Wahida
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.826 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.6492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi desa dan kota terhadap kegiatan perekonomian di desa Suci kecamatan Panti kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang dilaukan yaitu dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi desa dan kota berpengaruh terhadap ekonomi dan sosial masyarakat sekitar desa Suci kecamatan Panti dengan melakukan pengembangan desa wisata. Faktanya dengan adanya sektor wisata di desa Suci sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar dengan berjualan di areal wisata. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar dengan adanya perusahaan perkebunan karet dan kopi menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat untuk bekerja sebagai petani atau buruh tani di perusahaan tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi bagi penghasilan masyarakat desa Suci kecamatan Panti.Kata Kunci : ekonomi, pembangunan, wisata
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB GERAKAN MASSA (MASS MOVEMENT) DI KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Wilda Muslimah; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.625 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7049

Abstract

Gerakan Massa adalah gerakan material pembentuk lereng yang berupa tanah, batu, yang bergerak ke arahbawah. Potensi gerakan massa merupakan kemungkinan suatu daerah dapat mengalami kejadian longsor atau gerakan massa. Mengetahui faktor penyebab gerakan massa di Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, dan potensi gerakan massa merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dan skoring. Parameter faktor penyebab gerakan massa antara lain: kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, dan curah hujan. Potensi gerakan massa di Kecamatan Awayan terbagi dalam 3 golongan yaitu gerakan massa sangat rendah, rendah dan sedang. Potensi gerakan massa sangat rendah terdapat 3 kasus, potensi gerakan massa rendah terdapat 1 kasus dan potensi gerakan massa 1 kasus. Faktor penyebab yang paling dominan berdasarkan jumlah skoring adalah tekstur tanah dan kerapatan vegetasi.Kata kunci: Gerakan massa, potensi gerakan massa, faktor penyebab gerakan massa
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI (STUDI DESKRIPTIF PADA SISWA KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 4 PEKANBARU) Syofniati Syofniati
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.6996

Abstract

Aspek pembinaan penguasaan unsur-unsur Geografi yang dapat dilakukan di sekolah misalnya pengenalan letak suatu wilayah, bentuk permukaan bumi, dan sumber daya alam. Penerapan pengetahuan Geografi secara benar, maka kualitas penguasaan siswa atas materi Geografi harus ditingkatkan. Peningkatan pemahaman siswa dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran kontekstual. Siswa dihubungkan langsung dengan keadaan nyata kondisi di lingkungannya. Di samping itu bidang studi Geografi sangat memungkinkan untuk didesain dengan pembelajaran kontekstual karena berhubungan dengan berbagai fenomena fisik dan sosial yang ada di sekitar lingkungan siswa itu sendiri. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada kelas XI IPS 4 SMA Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitan Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian, metode pembelajaran Kontekstual pada pembelajaran Geografi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 4 Pekanbaru secara signifikan. Kata kunci: Pendekatan Kontekstual, Pembelajaran, Geografi
TINGKAT KERENTANAN LONGSORLAHAN DI KECAMATAN PADANG BATUNG KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Lini Mahdina; Sidharta Adyatma; Nasruddin Nasruddin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan longsorlahan di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Populasi dan  sampel dalam penelitian ini adalah  9 bentuklahan dengan  luas 203,93 Km² yang diperoleh dari interpretasi citra landsat 8. Penentuan tingkat kerentanan longsorlahan menggunakan 9 variabel yang mempengaruhi longsorlahan, yaitu: 1) kemiringan lereng, 2) tekstur tanah, 3) permeabilitas tanah, 4) kedalaman muka air tanah, 5) kedalaman efektif tanah. 6) kerapatan vegetasi, 7) curah hujan, 8) kejadian longsor sebelumnya, 9) penggunaan lahan. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi lapangan, pengambilan sampel tanah yang akan dianalisis dilaboratorium. Data sekunder diperoleh dari studi dokumen dari instansi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode pengharkatan (scoring). Hasil penelitian tingkat kerentanan longsorlahan menunjukkan bahwa di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki tiga tingkat kerentanan longsorlahan yaitu rendah, sedang dan tinggi.Kata kunci: Kerentanan, Longsorlahan, Bentuklahan, Pengharkatan

Page 1 of 1 | Total Record : 5