cover
Contact Name
Astrid Veranita Indah
Contact Email
astrid.veranita@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
darmawati.h@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin & Filsafat UIN Alauddin Makassar, Jl. Sultan Alauddin No. 63, Jl. St alauddin no.36 Gowa-Samata
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sulesana
Core Subject : Religion,
studi-studi keIslaman yang erat dengan issu sosial, teologi, hukum, Pendidikan dan filsafat. Studi ini dimulai dengan tema Kajian Kritis Akulturasi Islam dengan Budaya Local, Metode Memahami Maksud Syariah , Maulid Dan Natal (Studi Perbandingan Antara Islam Dan Kristen), Akal dalam Al-Quran, Pendidikan Agama Dan Moral Dalam Perspektif Global, Sinergitas Filsafat Dan Teologi Murthadha Muthahhari, Perspektif Perilaku Menyimpang Anak Remaja : Studi berbagai masalah social.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2018)" : 7 Documents clear
MENELISIK FENOMENA NIKAH SIRI (Sebuah Kajian Tematik dalam Komunikasi Islam) Pardianto Pardianto
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7576

Abstract

Siri marriage phenomenon recently began to become news and conversations throughout the media, both electronic media (television, internet / medsos) and print media (newspapers and magazines). In the site was also explained, that sirri marriage program is an online siri marriage application that can be accessed through android applications. The goal is to help meet someone with prospective bride dreams quickly and accurately. The purpose of this writing is how to marry sirri according to Islam and the state and how the communication of Islam mengelisik marriage phenomenon sirri. The results of the analysis prove that the law of marriage betel by rule of religion is legitimate. And permitted or allowed if laden and rukun nika are met. But legally applicable in our country on marriage legislation is not valid because in the legislation there are not complete administratively. The greatest amount of marriage siri affects the women and children for their future. Keywords: Siri Marriage ABSTRAKFenomena nikah sirri akhir-akhir ini mulai menjadi berita dan perbincangan yang diseluruh media, baik media elektronik (televisi, internet/medsos) maupun media cetak (koran dan majalah). Dalam situs itu juga dijelaskan, bahwa program nikah sirri merupakan aplikasi nikah siri online yang dapat diakses melalui aplikasi android. Tujuannya untuk membantu mempertemukan seseorang dengan calon mempelai idamannya secara cepat dan akurat. Tujuan penulisan ini adalah bagaimana nikah sirri menurut islam dan negara serta bagaimana komunikasi islam menelisik fenomena nikah sirri. Hasil analisis membuktikan bahwa hukum nikah sirih secara aturan agama adalah sah. Dan dihalalkan atau diperbolehkan jika sarat dan rukun nikanya terpenuhi. Namun secara hukum yang berlaku di Negara kita tentang perundang-undangan pernikahan itu tidak sah karena di dalam perundangan ada yang tidak lengkap secara administrasi. Kerugaian yang terbesar dari nikah siri berdampak pada pihak perempuan dan anaknya untuk masa depannya.
FALSAFAH TEOLOGI POLITIK ISLAM Burhanuddin Yusuf
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7582

Abstract

Ternyata  pemikir politik menganggap politik sebagai amanah dari Sang Pencipta untuk menjadikan kehidupan umat manusia dan alam sekitarnya damai dan makmur. cita-citanya adalah kejayaan hidup di bawah naungan Rahmat dan Ampunan Sang Pencipta yang penyelenggaraannya diwarnai oleh istiqamah dalam memegang amanah dalam bingkai akhlak al karimah.
AKAD DALAM TRANSAKSI EKONOMI SYARI’AH Darmawati Darmawati
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7578

Abstract

Bentuk-bentuk akad dalam transaksi ekonomi syari’ah dapat dibagi menjadi dua: Pertama: akad tabarru merupakan akad yang dilakukan antara kedua belah pihak dengan tujuan tolong-menolong dalam rangka berbuat kebaikan. Kedua akad tijarah merupakan akad yang dilakukan dengan tujuan mencari keuntungan, karena bersifat komersial. Akad tijarah dapat dibagi menjadi dua yaitu: natural certainity contracts (NCC) dan natural uncertainity contracts.
MENEMUKAN IDENTITAS BERSAMA MELALUI SEJARAH KOLONIAL; Dialektika Protestantisme dan Islam di Maluku A. Manaf Tubaka
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7579

Abstract

This paper aims to provide a perspective of colonial history in aspects of inter-religious relations in Maluku through the momentum of the birth of Protestantism in Maluku and how it relates to Islam. First, awareness of sajarah needs to be transformed for the benefit of the shared learning space, so that its meaning can be understood based on the surrounding context. Second, the tension of the past is only a method or way of responding to the process of colonialism. Third, Colonialism has a positive impact on the formulation of common identity as the Moluccas.AbstrakTulisan ini bertujuan untuk memberikan perspekif sejarah kolonial dalam aspek hubungan antar agama di Maluku melalui momentum hari lahirnya Protestantisme di Maluku dan bagaimana relasinya dengan Islam. Pertama, Kesadaran sajarah perlu ditransformasikan bagi kepentingan ruang pembelajaran bersama, sehingga maknanya dapat dipahami berdasarkan konteks yang mengitarinya. Kedua, Ketegangan masa lalu hanyalah metode atau cara merespon proses kolonialisme. Ketiga, Kolonialisme memberikan dampak positif bagi perumusan identitas bersama sebagai orang Maluku.
DOKTRIN PENYELAMATAN DAN PENEBUSAN DOSA DALAM KATOLIK (Studi Atas Pemikiran Karl Rahner dan Hans Kung) Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7580

Abstract

Tuhan Yesus berkata: “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan  merebut mereka dari tanganKu”. Karya keselamatan Tuhan Yesus pada prinsipnya berorientasi pada masalah hidup yang kekal. Maksud dari pengertian hidup yang kekal pada prinsipnya dipahami oleh gereja Tuhan sebagai suatu keselamatan yang telah dianugerahkan Allah melalui iman kepada Kristus, sehingga umat yang percaya diberi janji dan jaminan untuk memperoleh hidup yang kekal, yaitu pengampunan dan keselamatan Allah yang penuh.pemikiran Rahner di atas dapat dipahami bahwa setiap orang yang memahami dan mengamalkan ajaran Yesus secara totalitas sesuai pengetahuan dan kemampuannya, maka bentuk perilaku kehidupan itu pasti mencerminkan perbuatan Yesus di dalam kehidupannya masing-masing. Dengan demikian, seseorang yang berusaha mengikuti ajaran Yesus secara maksimal, maka akan memperoleh kedamaian dan perasaan cinta kepada diri sendiri bahkan kepada sesama manusia. Pandangan seperti ini dalam keyakinan kalangan Katolik yang taat beragama, menjadi instrumen untuk meraih keselamataan di dunia maupun di akhirat kelak. keselamatan dunia kata Hans Küng, adalah, "Jangan berzinah," ungkapan ini menurut dia sebagai panggilan bagi manusia untuk saling menghormati dan mencintai, dan memeriksa kembali kehidupan berkeluarga dan hubungan-hubungan dengan orang lain. Dengan demikian larangan mencuri, larangan membunuh, berzina dan bersaksi dusta adalah bagian dari proses penyelamatan umat manusia menuju kerajaan surga Tuhan yang menjadi tempat kesenangan abadi manusia di akhir kelak.
MODERNISASI DAN ESENSI GERAKAN (Menelusuri Latar Belakang Pembaruan Islam Nurcholish Madjid) Nihaya Nihaya
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7572

Abstract

Beberapa faktor yang melatarbelakangi lahirnya konsep modernisasi yang dikembangkan oleh Nurcholish. Pada dasarnya, permasalahan umat Islam di Indonesia adalah telah jauh tertinggal dibanding negara-negara lain. Dengan demikian, Nurcholis mengajukan beberapa konsep pembaruan modernisasi yang bersifat radikal, liberal, dan inklusif dengan mengacu pada pengembangan kebebasan berfikir dalam mengkaji tatanan nilai-nilai ajaran Islam secara substansial. Tujuan pengembangan ajaran-ajaran Islam pada dasarnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan berkompetisi dengan peradaban modern, sehingga Islam dapat berkembang, terutama dalam aspek pemikiran. Dalam perspektif Nurcholis, bangsa Indonesia perlu menengok ke Barat sebagai bahan motivasi untuk memajukan peradaban yang lebih baik, minimal seperti yang telah pernah dicapai pada masa kejayaan umat Islam pada abad ke 7-12 M di Timur. Nurcholish menghendaki adanya rasionalisasi dan sekularisasi terhadap pemahaman keislaman serta desakralisasi terhadap sesuatu yang dianggap sakral padahal ia profan. Proses rasionalisasi dan sekularisasi merupakan  sebuah alternatif untuk memajukan atau merebut kembali peradaban umat Islam yang pernah mengalami kemajuan pesat yang senantiasa dimotivasi oleh kajian-kajian substansial dari Alquran dan hadis.
NILAI-NILAI AKHLAK TASAWUF DALAM PENDIDIKAN ANAK PADA MASYARAKAT NTORI BIMA Junaidin Junaidin
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7581

Abstract

The study was descriptive qualitative research, aimed at identifying and analyzing the Sufism moral values in children's education in Ntori Bima community. The child referred to in this study was a child who is the second offspring of his/her parents. The location of this research was in Ntori Village, Wawo District, Bima Regency, West Nusa Tenggara. Data sources were taken from the local community leaders regarded to understand and practice the moral values that can be detected by observing the scale of their spiritual attitudes. Observation, interview, and documentation were utilized in collecting the data. The researcher as the main instrument, observation guide, interview guide, and check list of documents as well as other supporting tools such as recorders, cameras and stationery were used as the research instruments. Data processing techniques employed were Miles and Hiberman techniques, starting from collecting, condensing, managing, and veriying the data. The quantitative data would be processed first with a percentage formula so that it could be e, while the qualitative data would be described. Triangulation technique was applied in testing the data validity. The results of the study revealed that the level of understanding on Sufism Moral values (fi tua) in the Ntori Bima community was still general and taught informally. While the forms of Sufism Moral values in children's education in the Ntori Bima community were: (1) To’a ro nggahi rombo mantiri (obedient and honest), (2) maja labo dahu (embarrassed and afraid), (3) ngaji raso (purifying). These values shaped the character of the Ntori Bima people who were polite, shy, honest, trustworthy, and continue to be oriented towards kindness and sincerity. The implications of the study; (1) understanding Sufism moral values in children's education by raising local values, (2) raising awareness to prioritize moral values in educating children, (3) being able to recognize, understand, and apply the moral values to be accustomed behavior, so that it could become an identity in the future.

Page 1 of 1 | Total Record : 7