cover
Contact Name
Radyana
Contact Email
rasdyana@gmail.com
Phone
+628529995952
Journal Mail Official
journal@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University of Makassar, Indonesia Jl.H.M.Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan.
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nature: National Academic Journal of Architecture
ISSN : 23026073     EISSN : 25794809     DOI : -
NATURE: National Academic Journal of Architecture (P-ISSN: 2302-6073, E-ISSN:2579-4809) adalah publikasi ilmiah untuk topik penelitian dan kritik yang tersebar luas dalam studi Desain Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2016): Nature" : 9 Documents clear
PERANCANGAN KAWASAN PELABUHAN PENUMPANG DI BODDIA KABUPATEN TAKALAR Ersina, Sriany; Burhanuddin, Burhanuddin; Haq, Mursyidul
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a3

Abstract

Abstrak— Kota Makassar berkembang lebih pesat, baik secara sosial ekonomi maupun prasarana fisik. Kabupaten  Takalar  akan  dititik  beratkan  pada  fungsinya  sebagai daerah penyangga dan pendukung kawasan Bisnis Terpadu Makassar, serta kawasan  permukiman  baru  dengan  nilai  prestase  yang  tinggi. (RTRW Kawasan Mamminasata, Faisal Hasan, Perumahan Dengan Konsep Islami Di Kawasan Mamminasata, 2012). Untuk itu, perancangan kawasan pelabuhan di Boddia Kabupaten Takalar dirasa sangat relevan untuk menunjang sosial ekonomi maupun sarana prasarana Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan ialah pengumpulan data untuk mendapatkan kriteria yang dianalisis dan diterapkan pada konsep yang dijadikan pedoman dalam melakukan simulasi penataan dan perancangan. Hasil dari penelitian membahas tentang  konsep pemanfaatan lahan, sirkulasi tapak, bentuk bangunan dan struktur bangunan. Kata kunci:, Pelabuhan Penumpang, Pelabuhan Penumpang, Kabupaten Takalar  Abstract- Makassar city grow more rapidly, both socio-economic and physical infrastructure. KabupatenTakalar will put emphasis on its function as a buffer zone and supporting Integrated Business district of Makassar, and also new residential areas with high prestase value. (RTRW Mamminasata Region, Faisal Hasan, Islamic Housing Concepts In Mamminasata Region, 2012). Therefore, the design of the port area in Boddia KabupatenTakalar is considered very relevant to support the socio-economic and infrastructure Takalar. The method used is to collect. In order to get criteria that will be analyzed and applied to the concept as guide in conducting the arrangement and design simulation. The results of the study is to discuss about the concept of land use, circulation site, form and structure building Key owrds ; passenger’s port, district Takalar
PUSAT PELATIHAN DAN GELANGGANG OLAHRAGA TENIS LAPANGAN DI MAKASSAR Wasilah, Wasilah; Marwati, Marwati; Pratama, Azwar
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a7

Abstract

Abstrak— Berdasarkan data informasi yang dihimpun dari media cetak maupun elektronik banyak atlet berkualitas dengan prestasi nasional yang dimiliki oleh kota Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya. Salah satunya dari cabang olahraga tenis lapangan, seperti yang dilansir oleh pelti kota Makassar beberapa waktu yang lalu, dua atlet Sulawesi Selatan  meraih emas di kejuaraan nasional Yunior Piala Telkom Peltha. (Pelti Makassar tahun 2013, diakses 13 November 2014,10:00 Wita). Namun, dari beberapa klub tenis lapangan yang ada di kota Makassar tak ada satupun klub yang memiliki lapangan tenis dengan status kepunyaan sendiri melainkan menyewa dengan membayar iuran perbulan dikantor, instansi mapun kampus   terkait.   Hal   ini   menjadi   masalah   yang  serius   mengingat   untuk membentuk kualitas atlet yang professional diperlukan fasilitas-fasilitas yang maksimal, bukan hanya kondisi lapangan yang berstandar internasional melainkan penunjang penunjang. Tujuan Laporan ini adalah Untuk merancang desain bangunan Pusat Pelatihan dan Gelanggang Olahraga Tenis Lapangan di Makassar dengan menerapkan konsep arsitektur kontemporer. Hasil dari laporan ini meninjau hal spesifik bangunan, berupa syarat-syarat perencanaan yang meliputi perancangan tapak, bentuk, struktur layout ruang, serta kebutuhan ruang berdasarkan standar.    Kata kunci: Makassar, Tennis Lapangan, Arsitektur Konteporer  Abstract- Based on the data of information which is written in printed and electronic media that there are many national athletes in quality achievement that is owned by the city of Makassar and South Sulawesi in general. One of them from the courts sport, as reported by Makassar Pelti some times ago two athletes from South Sulawesi won gold from the Junior National Championships in Peltha Telkom Cup. (Pelti Makassar in 2013, accessed 13 November 2014.10: 00 pm). Fact from some of tennis club free Makassar City no oe of the club has their own twnnis courts but but rented by paying free monthly at the office, campus used also related campus. This becomes a serious problem considering to establish the quality of professional athletes who need maximum facilities, not only international standard field conditions but also another supporting tennis. The purpose of this report is to design the training centre building and circular area of tennis in Makassar by applying the concept of contemporary architecture. The results of this report reviews the specific buildings, such as the requirement of the planning like the tread design, form, structure, space layout and space requirements based on standards. Keywords: Makassar, Tennis Court, Contemporary Architecture
GEDUNG BNP2TKI (BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA) DI MAKASSAR Rahman, St. Aisyah; Mutmainnah, Mutmainnah; B. Surijadi, Eko Sutrisno
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a5

Abstract

Abstrak— Tenaga kerja dan  lapangan  perkerjaan masih  menjadi bahasan  yang menarik di Indonesia. Statistik penempatan tenaga kerja luar negeri  Indonesia berdasarkan provinsi dari hasil laporan pengolahan data BNP2TKI dari periode 1 Januari (Sulawesi, Maluku, dan Papua), jumlah TKI yang bekerja di luar negeri yaitu sebanyak 817 orang. (BNP2TKI, Statistik Penempatan TKI, 2015) dan  Tahun 2015 saat ini, jumlah tenaga kerja Indonesia yang akan ditempatkan bekerja di luar negeri sebanyak 120.677 orang periode 1 Januari sampai dengan 31 Mei 2015.  (BNP2TKI, Statistik Penempatan TKI, 2015). Tujuan Laporan perancangan ini adalah merancang  sarana  dan  prasarana yang  mewadahi  dan  melindungi  tenaga  kerja  Indonesia  serta  aktivitas penunjang seperti tempat pelayanan administrasi, penampungan sementara, biro konsultasi dan penempatan serta pelatihan (training) untuk peningkatan kualitas bagi para TKI yang akan bekerja di luar negeri. Hasilnya Laporan ini berupa perancangan dengan pendekatan arsitektur ekologis yang diterapkan pada teknologi bangunan yaitu dengan cara pemanfaatan bioenergi khususnya biogas sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna bangunan. Prinsip perancangan yang digunakan  ialah kesatuan atau unity yang menyatukan unsur-unsur berbeda sehingga membutuhkan suatu “pengikat” diantranya adalah permainan fasad bangunan berupa penggunaan  material  kaca  yang  dilengkapi  panel  surya  sebagai sumber energi alternatif dan penggunaan warna antara bangunan yang seragam.  Kata kunci: BNP2TKI,  arsitektur ekologis, biogas. Abstract-.Employment and job field is still become the interesting topic in Indonesia. The statistics of the distributing Indonesia according to the results of data processing BNP2TKI province report from the period January 1 (Sulawesi, Maluku, and Papua), the number of workers who work abroad as many as 817 people. (BNP2TKI, TKI Placement Statistics, 2015) and 2015 right now the number of Indonesian workers will worked abroad as many as 120 677 the period January 1 to May 31, 2015. (BNP2TKI, TKI Placement Statistics, 2015). The purpose of this report is to design the infrastructure and facilities that accommodate and protect Indonesian workers as well as supporting activities such as places of administrative services, temporary shelter, consultancy and placement agents and also training (training) to improve the quality for the workers who will work abroad. The result of this report is design with ecological architecture approach that is applied in building technology is by the using of bioenergy in particular biogas so that it can provide comfort for building users. Design principle used is unity or unity that brings together the different elements that require a "binder" such as building facades game with the glass using material, incorporating solar panels as an alternative energy source and the use of uniform color between similar building. Keywords: BNP2TKI, Ecologic Architecture, Biogas
PERANCANGAN PUSAT PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN KECERDASAN JAMAK DI MAKASSAR Rahman, St. Aisyah; Mutmainnah, Mutmainnah; Waspada, Dzulkarnaim
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a8

Abstract

Abstrak— Kurangnya pelatihan mengenai metode pendidikan kecerdasan jamak dan belum adanya pedoman operasional sebagai landasan mengajar dapat menjadi faktor kecerdasan jamak belum banyak diterapkan di Makassar. Untuk mengembangkan pengetahuan serta mengenalkan metode pendidikan kecerdasan jamak kepada masyarakat di Kota Makassar, dibutuhkan sarana atau tempat yang dapat mewadahi kegiatan pengembangan berupa pemberian informasi mengenai kecerdasan jamak ataupun pengembangan dan pelatihan metode-metode atau cara pengajaran agar para pendidik dapat merangsang dan mengaktifkan kecerdasan jamak kepada anak-anak di Makassar sesuai dengan potensi dan bakat yang mereka miliki. Tujuan perancangan ini mendesain   gedung   Pusat   Pengembangan   Metode Pendidikan Kecerdasan Jamak di Makassar dengak kosep Arsitektur Ekologis. Hasil dari perancangan ini mengurai hal-hal yang spesifik dari bangunan yaitu penentuan lokasi, pengolahan tapak, yang terdiri dari; analisis view, kebisingan, aksesibilitas tapak, sirkulasi dalam tapak, orientasi matahari dan angin, zoning, dan tata massa, konsep bentuk dan fasad bangunan, sistem struktur dan material bangunan, sistem utilitas, dan sistem teknologi terkhusus pemanfaatan energi surya sebagai salah satu bagian dari arsitektur   ekologis. Kata kunci: Pendidikan; Kecerdasan Jamak; Makassar; Arsitektur Ekologis  Abstract- Lack of training in recognizing plural intellegence of education methods and lack of operational guidelines as the basic for teaching can be a factor why plural intelligence has not been widely applied in Makassar yet. To develop the knowledge and introduce the educational methods of intelligence plural to the public in Makassar, needed a means or a place that can accommodate development activities by giving information about plural intelligence or developing and training of methods or thr way of teaching in order to the education can stimulate and activate the plural intelligence to Makassar’s children according to their potency and talent. The purpose of this report is to design the building of development center in plural intelligence educational methods in Makassar wih ecologics architecture concept. The results of this design explain specific things from building such as determining the location analyzing site like ; analysis view, the noise, the accessibility of the site, the circulation in the site, the orientation of the sun and wind, zoning, and the system mass, the concept of form and facades of buildings, structural systems and building materials, system utilities, and system technologies especially its use of solar energy as a part of ecologic architecture. Keywords: Education; Plural Intelligence; Makassar; Ecologic Architecture.
HOTEL RESORT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS MODERN DI KAWASAN WISATA MALINO KABUPATEN GOWA Mutmainnah, Mutmainnah; Burhanuddin, Burhanuddin; Syammi, Syammi
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a2

Abstract

Abstrak— Kota Malino merupakan salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) Sulawesi Selatan, yang   terletak   ±   80   km   dari   kota   Makassar. Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata menjelaskan pada tahun 2013  “minatnya wisatawan   yang   berkunjung   dan   menginap   di   Malino   terus   mengalami peningkatan yang cukup signifikan bahkan di hari-hari tertentu seperti hari libur dan   malam  pergantian   tahun   jumlah  pengunjung   yang  datang  di   Malino mengalami   peningkatan   hingga   dua   kali   lipat   di   banding   dengan   tahun sebelumnya” (travel.okezone.com).   Seiring dengan melonjaknya kunjungan wisatawan yang berkunjung membuat perkembangan pariwisata khususnya yang bergerak di jasa perhotelan dan resort semakin di perhitungkan untuk direncanakan demi memenuhi kebutuhan wisatawan yang hendak menghabiskan waktu untuk berlibur. Tujuan dari perencanaan ini adalah merancang hotel resort dengan pendekatan tropis modern,. Hasil dari perencanaan ini meninjau hal-hal spesifik dari bangunan yaitu pola pengolahan tapak, konsep kebutuhan ruang, material dan struktur serta utilitas bangunan yang mempertimbangkan iklim pegunungan serta sesuai dengan pola penataan bangunan yang tertata secara fungsional . Kata kunci: Malino, Hotel Resort, Arsitektur Tropis Modern.  Abstract- Malino city is one of the Tourism Destination Regions (DTW) in South Sulawesi, located ± 80 km from the Makassar City. Department of Culture and Tourism explained in 2013. "interest of tourists for visiting and staying in Malino increases continues in significant even on certain days such as holidays and New Year's Eve the number of visitors who come in Malino increasing two times in then the previous year "(travel.okezone.com). Along the of tourists, it makes tourism development, especially those engaged in  and resort service increase consideraly to being planned in full filling the of tourists who want to spend the time on vacation. The purpose of this planning is to design a hotel resort  with a modern tropical approach. The results of this planning is reviewing the specifics of the building such as that is processing the tread pattern, the concept of space requirements, material and structure and building’s utility which considering the mointans climate and also appropriate with the pattern of building’s arrangements which are arranged functionally. Keywords: Malino, Hotel Resort, Modern tropics Architecture
BOLA PAKKA: RUMAH TRADISIONAL SUKU TOBALO DI KABUPATEN BARRU AS, Zulkarnain
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a9

Abstract

Abstrak— Perkembangan fungsi kegunaan bangunan khususnya bangunan tradisional itu bereneka ragam, sesuai dengan struktur masyarakat dan kebudayaan penduduk yang bersangkutan. Akan tetapi pada umumnya sebagai bangunan tradisional maupun bangunan modern mempunyai kegunaan dan fungsi yang sama. Penelitian dilakukan di Kabupaten Barru, Kecamatan Pujanannting, Desa Bulo-Bulo, Dusun Labaka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan rasionalistik. Secara makro dapat merujuk pada penggunaan batas kawasan berupa batu, kayu maupun vegetasi sebagai bentuk pembagian teritori, orientasi pembangunan rumah mengarah pada jalan, sungai dan mata perncaharian. Bola Pakka yang merupakan rumah milik Suku To Balo secara umummemiliki kesamaan bentuk pada rumah Bugis pada umumnya, hanya saja penggunaan serta cara merakit material (proses) yang sedikit berbeda. Bola Pakka  terbagi atas tiga tipe yakni Bola Sussa, Bola Sicandring dan Bola Amang. Kata kunci: To Balo, Bola Pakka, Tradisional Abstract — The development of utility functions of the building, especially the traditional building is various according to its societies structure and its population’s culture. Generally whether in traditional buildings and modern buildings have, it has utility and similar functions. The research is conducted in Barru, District Pujanannting, village of Bulo-Bulo, Hamlet Labaka. The method  of the research is descriptive qualitative with rationalistic approach. In macro, it refers to the use of area boundaries such as stone, wood and vegetation as a form of division of territory, the house development orientation which leads to the roads, rivers and ricefield Bola, only the function and the way in assembling material (process) that make them different. Pakka ball is divided into three types namely Bola Sussa, Bola Sicandaring dan Bola Amang. Key words ; To Balo, Bola Pakka, Architecture Local 
MUSEUM SEJARAH KABUPATEN BERAU DI TANJUNG REDEB KALIMANTAN TIMUR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Wasilah, Wasilah; Burhanuddin, Burhanuddin; Rifai, Muhammad
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a4

Abstract

Abstrak— Tanjung Redeb sebagai Ibu kota Kabupaten Berau Kalimantan Timur memiliki banyak nilai sejarah dan budaya serta kekayaan alam dan. Tujuan Laporan perancangan ini adalah mendesain wadah Museum Sejarah Kabupaten Berau di Tanjung Redeb dengan Pendekatan Arsitektur Modern yang dapat memenuhi berbagai aspek di dalam desainnya, sehingga dapat menunjang kegiatan pelestarian, edukasi, penelitian dan rekreasi serta historial secara optimal sehingga menjadi monumen,  sehingga  masyarakat  dapat  menjiwai  dan  pada akhirnya  akan  menjadi  kebanggaan  masyarakat  yang  memiliki  identitas daerah. Pendekatan Arsirtektur modern diterapkan pada fasad serta fasilitas-fasilas yang dapat menjadi menunjang serta menjadi icon  atau  landmark Kabupaten Berau.  Kata kunci: Museum, Kabupaten Barau, Tanjung Redab , Arsitektur Moderen. Icon, Landmark  Abstract- Cape Redeb as the capital of East Kalimantan Berau District has many historical and cultural values as well as natural resources the purpose of this report is to design museum historical Berau in Redab cape in architecture modern approaching that can fill the various aspects of in design, so can support conservation, education, research and recreation and history optimally that become a monument, so that people can recognize well and at last will be the pride of the community who have a regional identity. Architecture modern approach to the façade and also the supporting facilities that can become icon and landmark apllied Berau District Keywords: Museum, Berau District, Redab Cape, Modern Architecture, Icon, Landmark
GEDUNG TAHFIDZ QUR’AN MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOOKLIMATIK Rahman, St.Aisyah; Mutmainnah, Mutmainnah; mustafa, Yuni astuti
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a1

Abstract

Abstrak—Perancangan Gedung Tahfidz Qur’an di wilayah kota Makassar untuk menyediakan tempat pembelajaran tahfidz Qur’an bagi masyarakat. Perencanaan fungsi bangunan ini tidak hanya sebagai tempat belajar dan mengajarkan tentang tahfidz Qur’an, tapi juga sebagai tempat perkumpulan para Hafidz dan Hafidzah di Sulawesi Selatan. Perancangan konsep Gedung Tahfidz Qur’an perlu dicermati pada lokasinya dan penyesuaian akan kebutuhan dan kegiatan calon penggunanya, serta didukung dengan fasilitas yang menunjang sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penggunanya.Perancangan akan terfokus pada kenyamanan pengguna dengan desain bangunan yang menyesuaikan iklim lokasi perancangan Gedung Tahfidz Qur’an.Penyesuaian dengan iklim lokasi agar perancangan ini tidak merusak lingkungan dan melindungi alam sekitar. Kata Kunci: Tahfidz, Qur’an, Perancangan, Gedung,peneyesuaian  Abstract —Building Tahfidz Quran design in Makassar city for provide a place of learning for the community TahfidzQur’an. Planning function of the building is not only a place to learn and teach about TahfidzQur’an, but also as gatheringplace  of Hafiz and Hafidzah in South Sulawesi. The design concept of the Holy Tahfidz building needs to be examined on its location and the adjustment of the needs and activities of prospective users, and supported by facilities that support so that it becomes the main attraction for prospective users. The design will be focused on user comfort with the building design that adapts to climate locations of building Tahfidz Qur'andesign. Adjustments to the climate of the location that this design does not damage the environment and protecting the environment. key word: Tahfidz, Quran, Design, Building, adjustments
GEDUNG KONVENSI DI MAMMINASATA KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN Arfan, Taufik; Rahayu, Irma; Rahman, Abdul
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 3 No 2 (2016): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v3i2a6

Abstract

Abstrak—Kabupaten  Gowa memiliki prospek pembangunan dan komersial yang sangat potensial untuk pembangunan   pusat   pertemuan   di   Sulawesi   Selatan.   Untuk   mewadahi kegiatan  tersebut  perlu  adanya  gedung  konvensi  yang  berkonsep berkelanjutan (sustainable) yang memadai dan dikelolah secara profesional. Tujuan laporan perancangan ini adalah menyusun  suatu konsep perancangan  melalui  studi literatur, survey  dan  studi  preseden dalam merencanakan dan merancang Gedung Konvensi di Mamminasata Kabupaten Gowa-Sulawesi Selatan. Metode yang dilakukan ialah dengan metode deskriptif, yaitu menguraikan, menjabarkan, dan menjelaskan tentang faktor-faktor yang dibutuhkan dalam perencanaan dan faktor yang menentukan desain. Hasil dari  perancangan ini mentransformasikan konsep perancangan ke dalam desain Gedung    Konvensi    di Mamminasatan Kabupaten Gowa-Sulawesi Selatan. Selain itu meninjau spesifik   dari   Gedung Konvensi   di Mamminasata Kabupaten Gowa yang   merupakan   syarat- syarat perencanaan yang meliputi: lokasi dan site, material dan struktur, Sirkulasi dan lingkungan, serta penampilan bangunan dan penataan ruang luar Kata kunci: Gedung Konvensi. Maminasata Abstract- Gowa has bright prospects and commercial potency in developing and contructing the convention center in South Sulawesi. To facilitate those activities it needs the convention center which has adequate sustainable and profesional managemnet. The purpose of this research is to develop a design concept through literature studies, surveys and precedent studies in planning and designing  a Convention Center in Mamminasata-Gowa of South Sulawesi. The method used is descriptive method, which outlines, describes, and explains the factors in determining the design. The results of this design is to transform the design concepts into the Convenrion Center’s design in Mamminasatan-Gowa of South Sulawesi. Besides that it also reviews the specific Convention Canter in Mamminasata Gowa which is the required in planning includes: the location and site, material and structure, circulation and the environment, building’s  appearance and arrangement of outer space Key words ; Convention Center, Maminasata 

Page 1 of 1 | Total Record : 9