cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS" : 5 Documents clear
PROSES PEMBELAJARAN GITAR AKUSTIK PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 1 BANDA ACEH Faralita Lestari; Ahmad Syai; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah proses kegiatan ekstrakurikuler Gitar di Sekolah SMP Negeri 1 Banda Aceh. Rumusan permasalahannya terkait tentang bagaimana pembelajaran gitar akustik pada kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Banda Aceh dan apa saja kendala yang dialami guru pada kegiatan ekstrakurikuler gitar di sekolah tersebut. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler gitar yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Banda Aceh dan untuk mendeskripsikan kendala apa saja yang dialami guru pada ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif sedangkan jenis pendekatannya adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 1 Banda Aceh, sedangkan objek penelitiannya adalah proses pembelajaran   ekstrakurikuler gitar disekolah tersebut. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengembangan kepribadian siswa termasuk dalam katagori baik dalam proses pembelajaran gitar yang dilaksanakan selama 2-3 bulan dari bulan Agustus sampai November.  Tahapan-tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah mula-mula siswa dan siswi mengenal tali/senar pada senar gitar 1 sampai 6 dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Bungong Jeumpa”, sampai mereka hafal terhadap irama lagu tersebut, kemudian guru mulai memberikan akord lagu “bungong jeumpa”. Sambil siswi belajar akord tersebut guru ikut membimbing pada saat proses latihan. Tahap selanjutnya yang dilakukan guru adalah dengan mengajar satu perasatu. Untuk latihan pada lagu “Bungoeng Jeumpa” dibutuhkan latihan dan pengulangan terus menerus sampai mereka bisa bermain gitar dengan baik dan benar, diantaranya dengan menggunakan teknik penjarian. Untuk latihan selanjutnya proses latihan yang dilakukan selanjutnya proses latihan yang dilakukan masih sama ketercapaiannya terkait dengan teknik serta menstabilkan tempo agar tempo lagu yang dimainkan tidak lari.Kata kunci: Proses, Latihan, Ekstrakurikuler, Gitar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH PADA MATERI TARI KREASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION Phuja Tawilla Septina; Cut Zuriana; Lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Perbandingan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 11 Banda Aceh pada Materi Tari Kreasi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Direct Instruction”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dan yang tidak menggunakan model pembelajaran Direct Instruction di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI IA 4 sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IA 3 dan XI IA 4 dengan tingkat kemampuan siswa yang hampir sama. Menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi dan tes praktik. Metode analisis data uji-t dan uji dua pihak. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh di mana pada taraf signifikan              dengan derajat kebebasan                                maka sesuai dengan hipotesis yang diajukan dengan ketentuan. “kriteria pengujian yang berlaku adalah terima H0 jika  dan dalam hal ini H0 ditolak”. Berarti tolak H0 dengan demikian perbandingan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Direct Instruction lebih baik dengan hasil belajar tanpa menggunakan model pembelajaran Direct Instruction.Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, tari kreasi, Direct Instruction
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA SENTRA SENI TARI KREASI MEUKONDROE DI TK ANGKASA KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR Armaya Pristia; Tri Supadmi; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pelaksanaan Pembelajaran pada Sentra Tari Kreasi Meukondroe di TK Angkasa Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar” mengangkat masalah bagaimanakah proses pelaksanaan pembelajaran sentra seni tari kreasi Meukondroe TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar, dan kendala apa saja yang dialami guru pada proses pelaksanaan pembelajaran sentra seni tari kreasi Meukondroe di TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran yang diterapkan pada pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Angkasa dan mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dialami guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Angkasa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa pada TK Angkasa, objek penelitian ini adalah sentra seni tari kreasi Meukondroe di TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe pada TK Angkasa dilalukan dalam empat pertemuan. Metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe adalah metode demonstrasi yaitu guru lebih mengarahkan siswa pada kegiatan praktek dibandingkan dengan teori. Kendala yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe pada TK Angkasa yaitu siswa tidak fokus pada saat latihan, guru tidak bisa mengajar secara maksimal dikarenakan guru yang mengajarkan tari bukan guru lulusan di bidang seni tari, selanjutnya kehadiran peserta didik yang tidak tepat waktu dan terdapat anak yang mudah bosan dalam latihan. Namun demikian, dengan adanya pembelajaran seni tari siswa dapat menyalurkan dan mengembangkan bakat yang dimilikinya.Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, taman Kanak-kanak
TATA TEKNIK SUARA MUSIK GARAPAN ETNIK DALAM SEREMONIAL PEMBUKAAN PKA 7 Dahri Oskandar; Ari Palawi; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tata Suara Musik Garapan Etnik dalam Seremonial Pembukaan PKA 7” mengangkat masalah “Bagaimanakah teknik tata suara musik garapan teknik dalam seremonial pembukaan PKA 7” . Penelitian ini bertujuan “untuk mendeskripsikan teknik tata suara musik garapan teknik dalam seremonial pembukaan PKA 7”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah penata musik pekan kebudayaan Aceh ke 7 2018, sound enginer/sound man fam studio, orang yang dituakan di Aceh. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) adalah sebuah acara yang dilakukan 4 tahun sekali. Pekan kebudayaan Aceh ini dilakukan untuk memperkenalkan ke anekaragaman budaya dan tradisi Aceh ke seluruh masyarakat Aceh. Di dalam pembukaan PKA ke 7 2018 terdapat sebuah penampilan yaitu gabungan musik tradisi Aceh yang dikolaborasikan dengan musik kreasi dan menjadi sebuah penampilan yang ditampilkan pada saat seremonial pembukaan PKA yang ke 7. Untuk menyukseskan acara dan agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang, maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system begitu juga dalam musik garapan etnik PKA. Dalam beberapa perangkat yang harus diperhatikan guna menghasilkan suara dan kualitas maksimal.Kata Kunci: tata suara, musik garapan etnik, PKA 7
PERKEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN KUDA KEPANG DI SANGGAR SETIA BUDAYA DESA BLANG PAKU KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2012-2018 Devi Viliani; Ari Palawi; Ismawan Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana “Perkembangan Seni Pertunjukan Kuda Kepang di Sanggar Setia Budaya Desa Blang Paku Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2012-2018”. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan bagaimana perkembangan seni pertunjukan Kuda Kepang di Sanggar Setia Budaya Desa Blang Paku Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah dari Tahun 2012-2018. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan Kulitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Ketua sanggar Setia Budaya, Gamboh (Pawang), serta anggota Penari yang mengerti tentang perkembangan seni pertunjukan Kuda Kepang. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah perkembangan seni pertunjukan Kuda Kepang tahun 2012-2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data; mereduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perkembangan pada seni pertunjukan Kuda Kepang dari tahun 2012-2018 secara bertahap seperti iringan musik yang semakin lengkap, Gending tarian, Gending atraksi, kostum yang di pakai lebih seragam, tata rias lebih modern, serta pada unsur magic yang lebih ramah terhadap masyarakat tidak seekstrim pada tahun 2012. Dan adanya faktor-faktor yang memberikan pengaruh terhadap perkembangan kesenian Kuda Kepang seperti: Interaksi sosial budaya, adanya kontak dengan kebudayaan lain dan arus teknologi informasi.Kata Kunci:  perkembangan, seni pertunjukan, Kuda Kepang

Page 1 of 1 | Total Record : 5