cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS" : 6 Documents clear
KONSEP PENCIPTAAN KREATIVITAS IRAMA SYAIR DIDONG PADA GRUB BIAK CACAK DI ALUR GELE OLEH M DAUD KALAEMPAN Rizkan Pahmi; Rida Safuan Selian; Yuli Astuti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Penciptaan Kreativitas Irama Syair Didong pada Grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Teori-teori yang digunakan dengan pendekatan konsep penciptaan karya seni, syair/lirik, nada/irama dan kreativitas serta teori didong. Subjek dalam penelitian ini adalah M Daud Kalaempan, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kreativitas irama syair didong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data diverifikasikan dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya dalam menciptakan irama syair didong M Daut Kalaempan mengggunakan dua cara yaitu karya yang lahir dari hati dan menggunakan teknik usih. Ide kreativitas irama syair yang diciptakan berasal dari alam, hewan dan manusia. Ide tersebut diantaranya tok ni imo (teriakan suara owa siamang/sejenis kera), tok ni korek (teriakan ayam), tok ni linieten (suara kayu yang berdempetan) dan tok ni solong (suara suling).
RAGAM BENTUK SUNTÊNG DARA BAROE DI KOTA BANDA ACEH Dilla Tria Novita; Ahmad Sya'i; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Ragam Bentuk Suntêng Dara Baroe di Kota Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana ragam bentuk suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan informasi tentang bagaimana ragam bentuk suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 3 orang, yaitu Mursyidah (Perias senior di Kota Banda Aceh), Khairunnisa (Pengurus museum Rumoh Aceh) dan Mukhirah (Dosen Tata Busana PKK FKIP Unsyiah). Sedangkan objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu ragam bentuk suntêng dara baroe di kota Banda Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu, reduksi data, menyajikan data dalam bentuk deskripsi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat ini ragam suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh masih cukup terjaga keberadaannya. Adapun beberapa macam jenis suntêng tersebut adalah Cucok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok Ulat Sangkadu (Tusuk Sanggul Melingkar Seperti Ulat), Ceukam Sanggoy Bungong Keupula/ Bungong Tajok (Tusuk Sanggul Bunga Tanjung), Kembang Goyang, Ayeum Gumbak dan Preuk-preuk. Meskipun demikan, namun sebagian besar masyarakat lebih menyukai penggunaan suntêng dara baroe hasil modifikasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap ragam bentuk suntêng asli yang sudah dipakemkan. Selain itu ditambah dengan adanya upaya pemodifikasian oleh para perias pengantin yang melebihi ketentuan sebesar 30% dalam menghasilkan bentuk suntêng yang lebih indah untuk menarik perhatian masyarakat kepada jasa yang mereka punya.
KONSEP PENYUTRADARAAN NASKAH “AYAHKU PULANG” KARYA USMAN ISMAIL YANG DISUTRADARAI OLEH BENI ARONA Azizah Mustafa; Ramdiana Ramdiana; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai oleh Beni Arona”. Rumusan penelitian ini bagaimana Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai Oleh Beni Aron ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail Yang Disutradarai Oleh Beni Arona. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu seorang sutradara muda Beni Arona dari komunitas Teater Muda Berkibar, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu konsep penyutradraan dalam naskah Ayahku Pulang yang diikutsertakan dalam Festival Teater Se-Aceh.Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep penyutradaraan artistik yang digunakan oleh Beni Arona adalah panggung proscenium, propertie makanan khas Aceh, tata busana yang dipakai kemeja, kebaya, dan pakaian kurung, tata rias menggunakan tata rias karakter, musik yang digunakan musik rekaman, suara takbiran dan suara efek-efek, dan tata cahaya yang digunakan tata cahaya yang menggambarkan suasana. Sutradara Beni Arona memilih aktor/aktris yang sesuai dalam memerankan karakter yang cocok untuk aktor dan aktrisnya. Penggarapan ini sedikit diubah dari karya naskah asli Usman Ismail, adapun perubahan berupa, peranan, dan properties khas Jawa digantikan menjadi khas Aceh. Jumlah pemain di dalam naskah Ayahku Pulang karya Usman Ismail berjumlah 7 orang pemeran, sedangkan sutradara Beni Arona menggarap menjadi 5 orang pemeranan. Teater ini menceritakan tentang Ayah yang meninggalkan keluarganya dan kemudian ia kembali setelah 20 tahun.
PROSES PEMBELAJARAN PADA KONSENTRASI DRAMA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI DRAMA, TARI DAN MUSIK FKIP USK Asmaul Husna; Ismawan Ismawan; lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Proses Pembelajaran pada Konsentrasi Drama Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik FKIP USK”. Mengangkat masalah bagaimana proes pembelajaran pada konsentrasi drama khususnya pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah dosen yang mengampu pada konsentrasi drama dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI. Objek pada penelitian ini adalah proses pembelajaran sub materi penulisan naskah dan teknik dasar pengambilan gambar pada mata kuliah Praktek Keterampian Seni VI. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaram mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI berlangsung melalui beberapa bagian yaitu kegiatan awal dimana dosen melakukan evaluasi awal dan memberi appersepi kepada mahasiswa, kegiatan inti dosen menyampaikan materi dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan praktik serta menggunakan media visual dan audio visual, kegiatan penutup di mana dosen melakukan evaluasi akhir dan memberikan tugas kepada mahasiswa. Faktor yang menjadi pendukung proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: pendidik, peserta didik, materi, bakat dan motivasi. Faktor yang menjadi penghambat proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: Pendidik, peserta didik, materi dan sarana prasarana pembelajaran.
EKSISTENSI SENIMAN TUTUR MULYA BIJEH MATA DARI KABUPATEN BIREUEN Syarifah Mustaqilla; Ismawan Ismawan; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Eksistensi Seniman Tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen” mengangkat masalah eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman tutur Mulya Bijeh Mata, dokumentasi pertunjukan, dan hasil wawancara dengan narasumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mulya Bijeh Mata adalah seorang seniman tutur yang berasal dari kabupaten Bireuen. Mulya Bijeh Mata memulai karir pada tahun 2013 sampai sekarang ini. Awal mula Mulya menampilkan pertunjukan ketika beliau masih menjadi mahasiswa dan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu daerah. Mulya sudah menampilkan pertunjukannya di tingkat daerah, nasional, dan internasional. Penampilan pertunjukan seni tutur yang sering dilakukan dalam acara upacara pernikahan, pekan kebudayaan, serta acara seremonial tertentu yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak lain. Tema tutur menyesuaikan dengan acara dimana pertunjukan dilakukan.
NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM TRADISI SEUMAPA DI KABUPATEN PIDIE Sarika Sarah; Tri Supadmi; Cut Zuriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata Kunci: Nilai-nilai edukatif, tradisi Seumapa, seni tuturPenelitian ini berjudul "Nilai-Nilai Edukatif dalam Tradisi Seumapa di Kabupaten Pidie" mengangkat masalah nilai-nilai edukatif/pendidikan apa sajakah yang terkandung dalam tradisi Seumapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai edukatif dalam tradisi Seumapa di Kabupaten Pidie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran rinci secara mendalam tentang nilai-nilai edukatif dalam tradisi Seumapa di Kabupaten Pidie. Subjek dalam penelitian ini adalah Muhammad Husen dan Khairul Munir yang merupakan Syeh Seumapa yang ada di Kabupaten Pidie, dan 1 tokoh masyarakat yaitu Tarmizi selaku Keuchik Gampong Pante Crueng Tanjong. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah nilai-nilai edukatif dalam tradisi Seumapa di Kabupaten Pidie. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga langkah: reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti menemukan bahwa tradisi Seumapa merupakan tradisi lisan berbalas pantun dalam acara perkawinan dan menjadi salah satu kesenian tradisional (seni tutur) yang berkembang di Kabupaten Pidie. Seni tutur tradisi Seumapa diwariskan secara turun temurun sebagai media komunikasi untuk menyampaikan maksud atau bertegur sapa antara kedua mempelai pengantin. Pada setiap syair Seumapa yang dituturkan mengandung nilai-nilai edukatif yang berguna bagi masyarakat dan juga sebagai bekal untuk pengantin dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai edukatif tersebut terdiri dari: nilai religius, nilai sosial, nilai moral, dan nilai estetika.

Page 1 of 1 | Total Record : 6