cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
ANALISIS PENGARUH PAD, DAK, DAN DAU TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH Kartika Jannah; Muhammad Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.888 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PAD, DAK dan DAU terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi aceh.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dengan menggunakan metode regresi linier berganda menggunakan model data panel selama 7 tahun dari tahun 2008-2014 pada 23 Kabupaten dan Kota di Aceh. Berdasarkan hasil  estimasi Pendapatan Asli  Daerah (PAD) tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU)memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomisedangkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) sendiri berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara signifikan dengan sandar signifikan 0.10 namun variable DAK berpengaruh negatif  terhadap pertumbuhan.  koefisien determinasi R2 sebesar 0,290466 atau 29 persen, dengan demikian dapat diartikan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi (PE) dipengaruhi oleh variabel (PAD), (DAU) dan (DAK) adalah sebesar 29 persen. Sedangkan sisanya sebesar 71 persen dipengaruhi faktor lain diluar model ini. Saran bagi pemerintah menstabilkan dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di  Aceh.Kata kunci:PAD, DAU dan DAK, Pertumbuhan Ekonomi
ISLAMIC SMART CITY DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA KOTA BANDA ACEH Mulia Dharma; Muhammad Ilhamsyah Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.347 KB) | DOI: 10.24815/jimekp.v2i1.2472

Abstract

This study aimed to analyze the influence of islamic smart city and tourism development of Banda Aceh. Data used in the form of primary data obtained from questionnaires distributed to 50 respondents. The sampling technique used in this research is by using the Large Sample method. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that the variables; Smart Government and Smart Mobility have positive effect but not significant. While the Smart Environment has significant positive effect on tourist traffic in the city of Banda Aceh. Based on this research, the government is expected to increase tourism promotion trough social media, as well as improving infrastructure in the form of transportation to tourism locations in Banda Aceh.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari islamic smart city terhadap pengembangan pariwisata Kota Banda Aceh. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada 50 orang responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Large Sample. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Smart Government dan Smart Mobility berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kunjungan wisata. Sedangkan variabel Smart Environment berpengaruh positif signifikan terhadap kunjungan wisata di Kota Banda Aceh. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan pemerintah dapat meningkatkan promosi pariwisata melalui media sosial, serta dapat meningkatkan infrastruktur pendukung berupa sarana transportasi ke lokasi wisata Kota Banda Aceh.
ANALISIS PENGARUH PENGANGGURAN DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN Di ACEH Feby Ade Surya Ningsih; Mohd. Nur Syechalad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.84 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh  pengangguran dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap kemiskinan di Aceh.Dalam penelitian ini variabel yang digunakan adalah pengangguran, IPM dan kemiskinan. Data yang di gunakan adalah data time series tahunan periode 2004-2014. Model analisis yang digunana adalah analisis regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran berpengaruh negative tidak signifikan sedangkan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negative secara signifikan terhadap kemiskinan. Nilai R2 sebesar0.4151 menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Aceh 41.51 persen dipengaruhi oleh variabel yang di gunakan pada penelitian ini sedangkan sisanya 58.49 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain  diluar penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini pemerintah sebaiknya lebih memfokuskan kepada kualitas SDM melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peningkatan akses pendidikan. Kata Kunci: pengangguran, indeks pembangunan manusia dan kemiskinan
KETERKAITAN SEKTOR UNGGULAN DI PROVINSI ACEH: PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBANGAN PERKOTAAN Muhammad Fazil; Muhammad Ilhamsyah Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.878 KB)

Abstract

This study aimed to determine the leading sectors in the districts and cities in the province of Aceh as a guideline and a grounding in economic development planning in the region level. This study uses secondary data Gross Regional Domestic Product of 23 districts/cities in Aceh province and Gross Regional Domestic Product province of Aceh during 2009-2013. The analysis was using Shift Share Analysis Model and Pearson Correlation Matrix Model. From the analysis of The Shift Share Model and Pearson Correlation test results showed that The City of Sabang leading sectors have very strong relationship with the leading sectors in Banda Aceh City, and The Districts of Aceh Besar, Aceh Jaya, and Aceh Barat. The leading sectors of Banda Aceh has a very strong relationship with the City of Sabang, and The Districts of Aceh Besar and Aceh Barat. The City of Lhokseumawe leading sectors have a strong relationship with the districts of Pidie Jaya, Bener Meriah and Aceh Tengah. Leading sectors of Langsa City have strong relationship with The Districts of Aceh Tamiang and Aceh Tenggara. Leading sectors of Subulussalam have very strong relationship with the leading sectors in The Districts of Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, and Simeulue.Penelitian ini bertujuan menentukan sektor unggulan pada kabupaten dan kota di Provinsi Aceh sebagai suatu pedoman dan landasan dalam perencanaan pembangunan ekonomi di daerah. Penelitian ini menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh dan Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Aceh tahun 2009-2013. Model analisis yang digunakan adalah model analisis Shift Share dan Pearson Correlation Matrix. Dari hasil analisis Shift Share dan hasil uji Pearson Correlation didapatkan sektor unggulan Kota Sabang mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan sektor unggulan Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Barat. Sektor unggulan Kota Banda Aceh mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan Kota Sabang, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Aceh Barat. Sektor unggulan Kota Lhokseumawe mempunyai hubungan yang kuat dengan Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tengah. Sektor unggulan Kota Langsa mempuyai hubungan yang kuat dengan Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Tenggara. Sektor unggulan Kota Subulussalam mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan sektor unggulan Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Simeulue.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PELANGGAN LISTRIK PASCABAYAR TIDAK BERALIH MENGGUNAKAN LISTRIK PRABAYAR Riska Aulia; Nur Aidar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.95 KB)

Abstract

The Purpose of this research is to determine factors that influence postpaid customers not switch using prepaid electricity. This research uses primary data with interview method using questionnaire. The sampel uses in this research is 84 respondents were taken using Random Sampling. The Analysis model used analytical factors using Confirmatory Factor Analysis (CFA) with processed by using SPSS. The result of analysis show that educational factors, the number of family members, income, electricity comsumption and electronic goods significantly affecting postpaid customers not switch using prepaid electricity in Banda Aceh. However, educational factors and number of family is dominant factor that affecting postpaid customers not switch using prepaid electricity in Banda Aceh. Based on this research, PT PLN should improve the dissemination of the advantages of prepaid electricity.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pelanggan listrik pascabayar tidak beralih menggunakan listrik prabayar. Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode wawancara menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 84 responden yang diambil dengan teknik Random Sampling. Model dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor pendidikan, pendapatan, pengeluaran konsumsi listrik dan jumlah barang elektronik mempengaruhi pelanggan listrik pascabayar tidak beralih menggunakan listrik prabayar secara disignifikan di Kota Banda Aceh. Akan tetapi, faktor pendidikan dan jumlah anggota keluarga merupakan faktor yang dominan mempengaruhi pelanggan listrik pascabayar tidak beralih menggunakan listrik prabayar di Kota Banda Aceh. Berdasarkan penelitian ini sebaiknya pihak PT PLN perlu meningkatkan sosialisasi mengenai keunggulan listrik prabayar.
PENGARUH INFLASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP THE GREAT MODERATION DI INDONESIA Desi Novita Sari; Chenny Seftarita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.626 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh inflasi dan pengangguran terhadap The Great Moderation di Indonesia. Data yang digunakan adalah data runtun waktu dari tahun 1986-2014. Metode analisis yang digunakan adalah  Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan Shazam versi 10.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan pengangguran memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap The Great Moderation karena keduanya dapat menurunkan tingkat daya beli masyarakat dimana inflasi berpengaruh pada sisi harga dan pengangguran berpengaruh pada sisi pendapatan. Sehingga konsumsi masyarakat menjadi menurun yang berakibat pada penurunan aggregate demand. Saat kondisi itu terjadi maka pertumbuhan ekonomi juga akan menurun. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah dan Bank Indonesia agar tetap menekan laju inflasi dan mengurangi tingkat pengangguran agar krisis tidak kembali terjadi.Kata kunci : Inflasi, Pengangguran, The Great Moderation, OLS
ANALISIS FAKTOR PERUBAHAN HARGA TANAH KOMERSIAL DAN PERUMAHAN DI KOTA BANDA ACEH Indri Yani; Talbani Farlian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap perubahan harga tanah komersial dan perumahan di Kota Banda Aceh. Adapun  model yang digunakan adalah model confirmatory factor analysis (CFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor paling penting yang menyebabkan perubahan harga tanah di Kota Banda Aceh yaitu letak lokasi dan aksesibilitas suatu lokasi dimana nilai eigenvalue lebih besar dari 1 akan tetapi, semua variabel mempengaruhi harga tanah namun, terdapat tiga variabel yang memiliki nilai communalities lebih besar yaitu lokasi memiliki nilai keeratan sebesar 72 persen, kepadatan penduduk ikut mempengaruhi sebesar 50,5 persen. Ketiga, tata ruang ikut mempengaruhi perubahan harga sebesar 53,6 persen. Berdasarkan demikian, diharapkan kepada pemerintah Kota Banda Aceh membuat sebuah aturan untuk menstabilkan harga-harga tanah komersial dan perumahan di Kota Banda Aceh supaya harga tanah dijual dengan harga yang wajar dan mudah dijangkau oleh masyarakat, kemudian bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti berapa persen kenaikan harga tanah tersebut setiap tahunnya.Kata Kunci: Harga Tanah, Lokasi, Aksesibilitas.
STUDI LITERATUR VELOSITAS UANG Farah Mukhlis; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.435 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamatiperilaku velositas uang.Dari beberapa studi literatur yang dilakukan dapat dinyatakan bahwa Suku Bunga Pasar Uang, Inflasi, dan Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh terhadap velositas uang, dimana velositas uang berfungsi untuk melihat seberapa cepat transaksi barang maupun jasa atau peredaran uang dari satu individu ke individu lainnya,khususnya Indonesia. Adapun saran yang dapat diberikan khususnya bagi pemerintah yaitu menjaga velositas uang tetap stabil karena apabila velositas uang terlalu cepat akan membuat perekonomian menjadi overheatingdan juga bagi peneliti selanjutnya yang ingin melanjutkan penelitian ini agar menambah beberapa variabelseperti nilai tukar dan investasi karena variabel-variabel tersebut berperan besar dalam menjaga stabilitas dalam perekonomian.Kata Kunci:Velositas Uang, Suku Bunga Pasar Uang,Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi
KAUSALITAS SUKU BUNGA DAN INFLASI DI INDONESIA Ridha Ilhamdi; Riswandi Riswandi; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.916 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kausalitas antara suku bunga dan inflasi di Indonesia. Kedua variabel tersebut akan diuji hubungan timbal baliknya, baik itu suku bunga terhadap inflasi, maupun inflasi terhadap suku bunga. Perubahan BI Rate akan mempengaruhi beberapa variabel makroekonomi yang kemudian diteruskan kepada inflasi. Perubahan berupa peningkatan level BI Rate bertujuan untuk mengurangi laju aktifitas ekonomi yang mampu memicu inflasi. Penelitian ini memasukan semua data suku bunga dan inflasi di Indonesia pada periode 2005 s.d 2015 sebagai data pengamatan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Vector Autoregressive VAR, yang terdiri dari uji unit root, uji lag optimal, uji granger, uji IRF dan uji FEVD. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, selama periode pengamatan tahun 2005 s.d 2015, suku bunga dan inflasi memiliki hubungan dalam jangka panjang, artinya kedua variabel tersebut akan saling menyesuaikan untuk mencapai keseimbangan jangka panjang dan memiliki hubungan kausalitas antar keduanya. Kata Kunci: Suku Bunga, Inflasi, VAR, Uji Granger.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA KECIL MENENGAH (Studi Kasus di Kecamatan Baiturrahman Kota banda Aceh) Anhar Anhar; Diana Sapha AH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.065 KB)

Abstract

AbstrakTujuan pada penelitian ini untuk mengetahui jumlah tenaga kerja,pengaruh jumlah jam kerja, modal kerjadan tingkat pendidikan terhadap tingkat pendapatan para pelaku UKM di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data primer melalui  observasi dan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baiturrahman dengan jumlah 100 responden.Model dalam penelitian ini adalah Regresi Linier berganda (multiple linear regression).Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruhvariabelmodal kerja dan jumlah jam kerja secara signifikan berdampak terhadap pendapatanyang diterima oleh pengusaha kecil menengahsementara tingkat pendidikan danjumlah tenaga kerja tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap tingkat pendapatan yang diterima oleh pengusaha kecil Menengah.Saran untuk variabel jumlah tenaga kerja dan tingkat pendidikan agar signifikan yaitu penambahan tenaga kerja akan signifikan apabila diikuti dengan penambahan input lainnya seperti penambahan modal, SDA dan teknologi.  sedangkan jenjang pendidikan agar signifikan sebaiknya para pelaku usaha meletakkan tenaga kerja pada posisi yang sesuai dengan pendidikan tenaga kerja tersebut.  Kata Kunci :Usaha Kecil Menengah, modal kerja , jumlah tenaga kerja,  jumlah  jam kerja, dan tingkat pendidikan

Page 4 of 37 | Total Record : 366