cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam
ISSN : 19791399     EISSN : 25483889     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal OASIS adalah jurnal ilmiah kajian Islam dibawah pengelolaan program pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, kehadirannya ditujukan sebagai wadah aktualisasi karya para akademisi maupun praktisi dengan fokus kajian terkait ilmu Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan Islam. Jurnal ini terbit dua kali selama satu tahun yaitu bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023)" : 7 Documents clear
Integrasi Nilai-Nilai Persaudaraan Dalam Konsep Pendidikan Islam Badiuzzaman Said Nursi wahyono, wahyono; Rofi’i, Agus; Fakhrurozi, Royan
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.12598

Abstract

Abstract This study aims to reveal the importance of integrating brotherhood values in the Islamic education concept of Bediuzzaman Said Nursi. This study uses a qualitative approach to the type of literature review (library research). Data collection uses the documentation method, while the data analysis technique is carried out by content analysis. The analysis was carried out by examining the works of Bediuzzaman Said Nursi and related articles on brotherhood values and the concept of Islamic education through Said Nursi's thoughts. The results of this study indicate that from the integration there are four values that are used as a basis for how the integration effort functions including, the value of strength in brotherhood, the value of interests in brotherhood, the value of a conflict in brotherhood and the last is the problem of racism and ethnicity. From the four values of the discussion, the concept of Islamic education is ideal.Keyword:integrating, brotherhood values, Islamic education concept Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pentingnya integrasi nilai-nilai persaudaraan (ukhuwah) dalam konsep pendidikan Islam Badiuzzaman Said Nursi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis telaah kepustakaan (library research). Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, sedangkan teknik analisa datanya dilakukan dengan analisis isi (content analysis). Analisis dilakukan dengan cara menelaah karya-karya Badiuzzaman Said Nursi dan artikel-artikel berkaitan tentang nilai-nilai persaudaraan dan konsep pendidikan islam melalui pemikiran Said Nursi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari integrasinya terdapat empat nilai yang dijadikan sandaran bagaimana upaya integrasi itu berfungsi diantaranya, nilai kekuatan dalam persaudaraan, nilai kepentingan dalam persaudaraan, nilai suatu konflik dalam persaudaraan dan yang terakhir adalah permasalahan rasisme dan kesukuan. Dari ke empat nilai pembahasan tersebut menjadikan konsep pendidikan islam yang ideal.Kata Kunci:Integrasi, Nilai-Nilai Persaudaraan, Konsep Pendidikan Islam
Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd Dalam Metode Perkembangan Tafsir Modern Mujahidin, Muhammad Saekul
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.12420

Abstract

AbstractAl-Qur'an as the main source of Islamic law, has always been a reference for various problems from time to time. Along with developments and the emergence of comlexity of social problems, the interpretation of the Koran needs to continue to develop in accordance with current conditions. Al-Qur'an interpretation must be able to answer social, economic, cultural, political, religious, and other problems. Nasr Hamid Abu Zayd is a Muslim thinker in the field of hermeneutics who tries to contextualize the Koran in modern times. This research is qualitative research in the form of library research, the sources are obtained through books, journals or writings related to research. The results of this study indicate that Abu Zayd is a Muslim thinker who tries to interpret the Koran in an "objective" way, by applying the approach put forward by Amin al-Khuli, namely the literary approach (al-manhaj al-adabi fi al-tafsir) and cutting-edge approach. Theories in linguistics, semiotics and hermeneutics in their study of the development of modern interpretation. Abu Zayd also tends to use the word ta'wil rather than interpretation. According to him, ta'wil has broader concept because it can include the text and its cultural background.Keywords: Hermeneutics, Nasr Hamid Abu Zayd, Modern Interpretation AbstrakAl-Qur’an sebagai sumber hokum utama Islam, senantiasa menjadi tempat rujukan atas berbagai permasalahan dari masa ke masa. Seiring perkembangan yang ada dan munculnya berbagai persoalan dunia dan masyarakat yang semakin kompleks, tafsir al-Qur’an perlu terus berkembang sesuai dengan kondisi sekarang ini. Tafsir al-Qur’an harus mampu menjawab permasalahan sosial, ekonomi, budaya, politik, agama, dan lainnya. Nasr Hamid Abu Zayd adalah pemikir muslim dalam bidang hermeneutik yang mencoba mengontekstualisasikan al-Qur’an di zaman modern. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam berbentuk penelitian kepustakaan, dimana sumber diperoleh melalui buku, jurnal atau tulisan yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Abu Zayd merupakan pemikir muslim yang mencoba menafsirkan al-Qur'an secara “obyektif”, dengan cara menerapkan pendekatan yang dikemukakan oleh Amin al-Khuli yaitu pendekatan sastra (al-manhaj al-adabi fi al-tafsir) dan pendekatan mutakhir. Teori-teori dalam linguistik, semiotika dan hermeneutika dalam kajiannya tentang perkembangan interpretasi modern. Abu Zayd juga cenderung menggunakan kata ta’wil daripada tafsir. Menurutnya, ta’wil lebih luas lagi karena bisa menyentuh teks dan latar budayanya.Kata kunci: Hermeneutika, Nasr Hamid Abu Zayd, Tafsir Modern
Strategi Kepala Desa Dalam Merealisasikan Ukhuwah Islamiyah Masyarakat Desa Ardiansyah, Salim
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.12253

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to review the village head's strategy in realizing Ukhuwah Islamiyah (Islamic brotherhood) for the people of Kampung Padang Village, Pangkatan District, Labuhanbatu Regency. The methodology used in this study is qualitative and data collection techniques carried out through interviews and field observations. The results of this study indicate the success of the village head in implementing his strategies to realize the Islamic brotherhood of the people of Kampung Padang Village. The three strategies undertaken are approach, communication and togetherness to enhance development. The obstacles for village heads in implementing strategies to realize ukhuwah Islamiyah for the people of Kampung Padang village are the lack of cooperation. To overcome existing obstacles, the village head of Kampung Padang built cooperation between the community and village officials in order to instill good morals and improve the human resources of village officials. In addition, the village head succeeded in increasing cooperation, tolerance, as well as reducing conflicts in the community.Keywords:  Strategy, Islamic Brotherhood, Public Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau tentang strategi Kepala Desa dalam merealisasikan ukhuwah Islmiyah masyarakat desa Kampung Padang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan kepala desa dalam menerapkan strategi-strateginya untuk merealisasikan ukhuwah Islamiyah masyarakat Desa Kampung Padang. Tiga strategi yang dilakukan adalah pendekatan, komunikasi dan kebersamaan untuk meningkatkan pembangunan. Hambatan kepala desa dalam menerapkan strategi guna merealisasikan ukhuwah Islamiyah masyarakat desa Kampung Padang yaitu Kurangnya kerjasama. Untuk mengatasi hambatan yang ada, kepala desa Kampung Padang membangun kerjasama anatara masyarakat dan perangkat desa dalam rangka menanamkan akhlakul karimah dan meningkatkan sumber daya manusia perangkat desa. Selain itu, kepala desa berhasil meningkatkanya rasa tolong menolong sikap toleransi antar sesama, serta berkurangnya konflik yang ada di masyarakat.Kata Kunci:  Strategi, Ukhwah Islamiyah, Masyarakat  
Analisis SWOT Perencanaan Pembelajaran Luring Di Madrasah Pada Masa Pandemi Corona Virus Sibaweh, Imam
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.9379

Abstract

Planning is an activity process that are expected to minimize problems that arise so that an activity can achieve the goals that have been set. Analysis of Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats or SWOT in planning learning in education is carried out for measuring the success of learning programs in schools through lesson plans and syllabi which are used as guidelines in implementing learning. This article aims to find out the results of the SWOT analysis of offline learning planning carried out at Asy-Syuhada Junior High School during the Covid-19 pandemic. The data obtained through the search for literature studies in various references to add the discussion in the article. The references used are the results of surveys, observations and interviews. The research method in this article is a descriptive qualitative research method that describes the occurrence of a learning process in an inclusive education setting. From this study, it can be concluded that the results of the SWOT analysis as the main strength factor for learning planning are the availability of adequate facilities for the continuity of the teaching and learning process. The weakness of schools in learning planning is that the preparation of lesson plans and syllabus by subject teachers is not in accordance with the conditions during the Covid-19 pandemic. Opportunities for schools to monitor students more effectively in the implementation of learning because school activity teaching and learning activities are carried out in the boarding school environment, besides that teachers who are not busy in school activity teaching and learning activities are a threat to schools because there will be outside activities so that there is a decrease in teacher loyalty to schools.Keywords           : Lesson Planning, New Normal, Covid-19. AbstrakPerencanaan adalah sebuah proses kegiatan yang disipakan dan disertai dengan berbagai langkah yang diharapkan dapat meminimalisir persoalan yang timbul agar sebuah kegiatan tersebut dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Analisis Strenghts, Weaknesses, Opportunities, dan Threats atau SWOT pada perencanaan pembelajaran dalam pendidikan merupakan cara mengukur keberhasilan program pembelajaran di sekolah melalui RPP dan silabus yang dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis SWOT perencanaan pembelajaran luring yang dilakukan di SMP Asy-Syuhada pada masa pandemi Covid-19.Data yang diperoleh melalui pencarian studi literatur di berbagai referensi untuk menambah pembahasan didalamartikel. Referensi yang digunakan adalah hasil survei, observasi dan wawancara. Metode penelitian dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan tentang kejadian suatu proses pembelajaran dalam setting pendidikan inklusif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil analisis SWOT sebagai faktor kekuatan utama perencanaan pembelajaran adalah tersedianya fasilitas yang memadai dalam keberlangsungan proses KBM. Sedangkan kelemahan sekolah dalam perencanaan pembelajaran adalah penyusunan RPP dan silabus oleh guru mata pelajaran belum sesuai dengan kondisi pada masa pandemi Covid-19. Peluang bagi sekolah dalam memantau siswa lebih efektif dalam pelaksanaan pembelajaran karena kegiatan KBM dilaksanakan didalam lingkungan pesantren, terlepas dari ini guru-guru yang tidak disibukkan dalam aktivitas KBM menjadi ancaman bagi sekolah karena akan mempunyai aktivitas diluar sehingga terjadi penurunan loyalitas guru kepada sekolah.Kata kunci: PerencanaanPembelajaran, New Normal, Covid-19. 
Kompetensi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengelola Motivasi Belajar Siswa Jannah, Darrotul; Badriyah, Yoyoh; Djoharuddin, Dede Majreha
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.13994

Abstract

AbstractThis study aims to determine the competence of teachers, student learning motivation, and the obstacle and support factors for Akidah Akhlak teacher competence in increasing student learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia Babakan Ciwaringin Cirebon. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation review. From this study it can be concluded that Akidah Akhlak teachers at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia do not apply social competence and professional competence but only apply pedagogic competence and personality competence. Teachers of Akidah Akhlak at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia have not fully mastered teacher competence. By examining students' learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia, it found out that student learning motivation is still quite high. The obstacle of Akidah Akhlak teachers in increasing student learning motivation at Madrasah Aliyah Tunas Cendekia comes from Aqidah Akhlak teacher’s lackness of teacher competence, especially social and professional competence. Keywords:Teacher Competence, Student Learning Motivation, Students.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru, motivasi belajar siswa, dan faktor penghambat dan pendukung kompetensi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia Babakan Ciwaringin Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan tinjauan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia tidak mengaplikasikan kompetensi sosial dan kompetensi profesional melainkan hanya mengaplikasikan kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian. Motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia dalam kategori cukup tinggi. Penghambat kompetensi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Tunas Cendekia berasal dari guru Akidah Akhlak yang kurang menguasai kompetensi guru, lebih tepatnya kompetensi sosial dan profesionalnya. Kata Kunci:Kompetensi Guru, Motivasi Belajar Siswa, Siswa.
Tinjauan Maqashid Syari’ah Dalam Kasus Perempuan Sebagai Pencari Nafkah Keluarga Yasin, Ahmad Alamuddin
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.13024

Abstract

 Abstract The purpose of this study was to evaluate the shari'ah values  in cases of women who work for a living or as breadwinner. The majority of people think that husband is the breadwinner of the family. Nowadays, we can find women also play as the breadwinner of the family. This study applies qualitative methods with case studies. Data was obtained by interviewing informants about the reasons behind women being the breadwinners of the family. Field data is the main data in this study. Data analysis was carried out by implementing the content analysis. This is conducted by evaluating the role of women’s breadwinner with Maqashid Syari'ah. The results of this study indicate that there various different factors, namely the husbands are sick, helping prepare the future of the family and helping the husband's income to meet family needs and those reason are acceptable by referring to maqoshid shariahKeywords: Breadwinner, Career Woman, Maqashid Shari'ahAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi nilai-nilai syari’at yang ada pada kasus perempuan bekerja untuk nafkah. Dalam pandangan mayoritas masyarakat saat ini, mencari nafkah merupakan kewajiban suami. Namun, saat ini, terdapat banyak kasus perempuan juga sebagai pencari nafkah keluarga. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh dengan cara mewawancarai informan tentang hal-hal yang melatarbelakangi perempuan turut menjadi pencari nafkah keluarga. Data lapangan merupakan data utama dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan cara analisis konten. Hal ini dilakukan dengan mengevaluasi penerapan-penerapan mencari nafkah yang dilakukan oleh  informan dengan Maqashid Syari’ah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan bekerja yang mencari nafkah didasari oleh berbagai faktor yang berbeda, antara lain: faktor suami yang sakit, turut menyiapkan masa depan keluarga serta faktor membantu penghasilan suami untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan hal ini dapat dibenarkan dengan merujuk ada maqoshidul syariah.Kata Kunci: Nafkah, Perempuan Bekerja, Maqashid Syari’ah
Medina Charter: Religious And State Missions Mulyo, Rooby Pangestu Hari
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v7i2.12809

Abstract

AbstractThe Medina Charter was a legal protection given to a diverse society of Madina at that time. Historians view the Medina Charter as an authentic text emerged by Islamic civilization and its authenticity is undeniable. The important contents of the Medina Charter are means to build a harmonious society, regulate the people and uphold governmental system on the basis of equal rights. This study aims to examine the values in the Articles of Medina Charter which contain religion and the state principle, such as peace, protection and equal rights. The method used in this research is using a qualitative method with a literature study approach. The results of this study resulted that human right found in Articles 1, 23, and 42. Articles 3 and 11, 20, 47 were contain. regarding individual rights, Articles 25 and 33 regarding freedom.Keyword: Charter of Medina, Religious, Statehood AbstrakPiagam Madinah adalah salah satu bentuk perlindungan hukum yang diberikan terhadap masyarakat Madinah yang sangat beragam pada saat itu. Para ahli sejarah memandang Piagam Madinah sebagai sebuah naskah otentik yang dilahirkan oleh peradaban Islam dan tidak diragukan keasliannya  Isi penting dari piagam Madinah adalah upaya membentuk suatu masyarakat yang harmonis, mengatur umat dan menegakkan sistem pemerintahan atas dasar persamaan hak. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pasal-Pasal yang termuat dalam Piagam Madinah sejatinya memuat prinsip agama dan negara, seperti perdamaian,  perlindungan dan persamaan hak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tertuang dalam Pasal 1, 23, dan 42. Pasal 3 dan 11, 20, 47 berisikan. mengenai hak-hak individu, Pasal 25 dan 33 mengenai kebebasan.Kata Kunci:Piagam Madinah, Keagamaan, Kenegaraan

Page 1 of 1 | Total Record : 7