cover
Contact Name
Muliadi
Contact Email
muliadi@ulm.ac.id
Phone
+6285228102971
Journal Mail Official
klik@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani, KM. 36, PRODI ILMU KOMPUTER Lingkungan Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam Universitas Lambung Mangkurat, Gedung II, Lt. 3, Banjarbaru klik@ulm.ac.id
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
KLIK (Kumpulan jurnaL Ilmu Komputer) (e-Journal)
ISSN : 24067857     EISSN : 2443406X     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/klik.v6i3
Core Subject : Science,
KLIK Scientific Journal, is a computer science journal as source of information in the form of research, the study of literature, ideas, theories and applications in the field of critical analysis study Computer Science, Data Science, Artificial Intelligence, and Computer Network, published two times a year every month of February and September
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2019)" : 9 Documents clear
KLASIFIKASI PENENTUAN PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENGGUNAKAN ALGORITMA C5.0 (Studi kasus: Desa Sukamaju, Kec.Kadudampit) Dede Wintana; Hikmatulloh Hikmatulloh; Nurul Ichsan; Jajang Jaya Purnama; Ami Rahmawati
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.206

Abstract

Poverty is the main focus of the central government and local governments. Because it is one of the causes of backwardness and an obstacle in the development of a nation. With the existence of a family program, it is expected that it can improve the socio-economic conditions of the Very Poor Family, increase the level of Very Poor Family education and improve the health and nutrition status of pregnant women and toddlers in Indonesia. Very Poor Family. The Family Hope Program is expected to reduce poverty and improve human resources, especially in the group of very poor people. The main problem in channeling the Hope Family Program was that the eligibility determination system was still manual and used data several years ago. This is feared to cause confusion and inaccuracy of beneficiaries of the Family Hope Program, so a decision support system is needed to determine the qualifications of recipients of the Hope Family Program. The results of the study using C5.0 Algorithm from this study, can know that the main root in determining recipients of family planning programs is the ownership of school children with acquisition of 0.512716784 Keywords: C5.0, Decision tree, Poverty, Classification, Hope family program.Kemiskinan adalah fokus utama pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu merupakan salah satu faktor penyebab keterbukaan dan penghambatan dalam pembangunan suatu bangsa. Dengan adanya program keluarga, diharapkan meningkatkan status sosial ekonomi Keluarga Sangat Miskin, meningkatkan tingkat pendidikan Keluarga Sangat Miskin dan meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil dan balita di Indonesia. Keluarga yang Sangat Miskin. Program Keluarga Harapan dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan sumber daya manusia, terutama pada kelompok orang yang sangat miskin. Masalah utama dalam menyalurkan Program Program Keluarga Harapan adalah sistem pemilihan menentukan apakah masih manual dan menggunakan data beberapa tahun yang lalu.Hal ini menimbulkan keraguan dan ketidaktepatan penerima Program Keluarga Harapan, sehingga diperlukan sistem pendukung keputusan untuk menentukan kualifikasi penerima Program Keluarga Harapan. Hasil penelitian dengan menggunakan Algoritma C5.0 dari penelitian ini, dapat membantu penelitian tentang akar dalam menentukan penerima program Keluarga harapan adalah kepemilikan anak sekolah dengan persetujuan 0,512716784Kata Kunci: C5.0, Decision tree, Kemiskinan, Klasifikasi, Program keluarga Harapan.
APLIKASI MODUL DIGITAL BERBASIS WEB RESPONSIVE PADA STIK BINA HUSADA Tri Risqi Ariantoro; Arief Pamuji; Imam Solikin
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.270

Abstract

Bina Husada College of Health is a private university in Palembang. The media used for lectures or teaching and learning still use modules or books (print media), and when in the classroom media are used projectors, blackboards. The problem that arises from this is that students will miss the material if students are unable to attend, when using a print module students must study in certain places to repeat the material even students are lazy to bring printed books. The solution that can be used to overcome these problems is to develop media that are used for teaching and learning process, namely digital media (digital modules). Digital modules are modules that are presented in electronic format. This research develops information technology in the form of responsive web-based digital modules to improve student learning at STIK Bina Husada Palembang. The purpose of this development is expected to help students who miss the material, making it easier for students in the learning process, because digital modules can be accessed and studied wherever the place is online using a smartphone. The digital module is a full digital module from the first meeting material to the final meeting. The application development method used is a linear sequential model with several stages, namely analysis, design, coding, testing, and support, while the data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results of this research are in the form of responsive web-based digital module application at STIK Bina Husada Palembang.Keywords: application, digital module, responsive web, linear sequential model Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Bina Husada merupakan Perguruan Tinggi (PT) swasta yang ada kota palembang. Media yang digunakan untuk perkuliahan atau belajar mengajar masih menggunakan modul atau buku (media cetak), dan ketika di dalam kelas media yang digunakan proyektor, papan tulis. Permasalahan yang ditimbulkan dari hal tersebut adalah mahasiswa akan ketinggalan materi apabila mahasiswa berhalangan hadir, apabila menggunakan modul cetak mahasiswa harus belajaran ditempat tertentu untuk mengulang materi bahkan mahasiswa cedrung malas membawak buku cetak. Adapun solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pengembangan media yang digunakan untuk proses belajar mengajar yaitu media digital (modul digital). Modul digital merupakan modul yang disajikan dalam format elektronik. Penelitian ini mengembangakan teknologi informasi berupa modul digital berbasis web responsive untuk meningkatkan belajar mahasiswa STIK Bina Husada Palembang. Tujuan dari pengembangan ini diharapkan untuk membantu belajaran mahasiswa yang ketinggalan materi, mempermudah mahasiswa dalam proses belajar, karena modul digital dapat diakses dan dipelajarin dimanapun tempatnya secara online menggunakan smartphone. Modul digital tersebut merupakan modul digital full dari materi pertemuan pertama sampai pertemuan akhir. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan yaitu linier sequential model dengan beberapa tahapan yaitu analysis, design, coding, testing, dan support, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut berupa aplikasi modul digital berbasis web responsive pada STIK Bina Husada Palembang.Kata kunci: aplikasi, modul digital, web responsive, linier sequential model
ANALISIS ALGORITMA BACKPROPAGATION DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KEBERHASILAN PELATIH SEPAKBOLA SEBAGAI SALAH SATU KEMAJUAN OLAHRAGA DI INDONESIA Muhammad Ridwan Lubis
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.248

Abstract

The development of sports is an important role of a trainer and the management role that is in it. Determining the success of the trainer by using the criteria of experience, strategy and understanding of the trainer on the mental and spiritual conditions of each player is the first step in achieving success. Research using computational-based information technology is very much developed mainly by using neural network methods. Research using Artificial Neural Networks has been widely used, especially in the field of sports, especially football, including prediction results of soccer matches. In this study, the study of determining the success rate of soccer coaches as one of the advances in Indonesian football sports using the backpropagation algorithm was the goal of researchers to produce an effective decision in determining the success of football sports in Indonesia.Keywords: Coach, Football, Artificial Neural Network, Backpropagation Indonesian Perkembangan olahraga merupakan peran penting dari seorang pelatih dan peran manajemen yang ada didalamnya. Menentukan tingkat keberhasilan pelatih dengan menggunakan kriteria pengalaman, strategi dan pemahaman pelatih terhadap kondisi mental dan spiritual setiap pemain merupakan langkah awal dalam mencapai keberhasilan. Penelitian dengan menggunakan teknologi informasi berbasis komputasi sangat banyak dikembangkan terutama dengan menggunakan metode neural network. Penelitian dengan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan sudah banyak digunakan terutama  dalam bidang olahraga terutama sepakbola, diantaranya adalah Prediksi hasil pertandingan sepak bola. Pada penelitian ini, penelitian tetang menentukan tingkat keberhasilan pelatih sepakbola sebagai salah satu kemajuan olahraga sepakbola diindonesia menggunakan algoritma backpropagation menjadi tujuan peneliti  untuk menghasilkan sebuah keputusan yang efektif dalam menentukan keberhasilan olahraga sepakbola di indonesia.Kata kunci: Pelatih, Sepakbola, Jaringan Saraf Tiruan, Backpropagation, Indonesia
INTEGRASI SMART ATTENDANCE BAGI DOSEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA Irman Effendy; Ahmad Mutatkin Bakti
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.271

Abstract

Attendance is a routine that is usually for someone who works well as an employee in the formal sector. Attendance is also an assessment of performance in tertiary institutions such as that conducted at Bina Darma University. Bina Darma University in evaluating the performance of lecturers’ assessment components consisting of tri dharma and non tri dharma scores. Tri Dharma assessment includes teaching, research, service, and support. While non-tri dharma includes attendance (daily and briefing), rank, English language skills, Indonesian language skills, and the use of elearning. the problem that often arises when evaluating performance is in the field of discipline (presence). Some of the problems are: (1) lecturers often forget to make a presence in time and return, (2) the number of requests for repairs presence, (3) Summary of monthly presence disturbed. Based on these problems in this research conduct the development of smart attendance using the waterfall method. The waterfall method has five stages: communication, planning, medeling, construction and deployment. The results of the development is a smart attendance that can display information in an integrated manner starting from the presence machine, academic information systems and reporting.Keywords: Attendance, Lecturers’ Performance, Smart Attendance Kehadiran merupakan sebuah rutinitas yang biasanya dilakukan bagi seseorang yang bekerja baik sebagai karyawan ataupu pegawai dalam sektor formal. Kehadiran juga menjadi penilaian kinerja di perguruan tinggi seperti yang dilakukan pada Universitas Bina Darma. Universitas Bina Darma dalam melakukan penilaian kinerja dosen komponen penilaian yang terdiri dari nilai tri dharma dan non tri dharma. Penilaian tri dharma meliputi pengajaran, penelitian, pengabdian, dan penunjang. Sedangkan non tri dharma meliputi kehadiran (harian dan brifing), kepangkatan, kemampuan bahasa inggris, kemampuan Bahasa Indonesia, dan penggunaan elearning. permsalahan yang sering muncul ketika melakukan penilaian kinerja yaitu pada bidang kedisiplinan (presensi). Beberapa masalah yaitu: (1) dosen sering kali lupa melakukan presensi waktu masuk dan pulang, (2) banyaknya permohonan perbaikan presensi, (3) perekapan presensi bulanan yang terganggu. Berdasarkan permasalahan tersebut didalam penelitian ini dilakukan pengembangan integrasi presensi dalam bentuk smart attendance menggunakan metode waterfall. Metode waterfall memiliki lima tahapan yaitu communication, planning, medeling, construction dan deployment. Hasil pengmbangan yang dilakukan berupa smart attendance yang dapat menampilkan informasi secara intergrasi mulai dari mesin presensi, sistem informasi akademik dan pelaporan.Kata kunci: Kehadiran, Kinerja Dosen, Smart Attendance
PEMODELAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING MENGGUNAKAN ODOO PADA Z-TECH KOMPUTER Fitri Purwaningtias; Chairul Mukmin
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.259

Abstract

Z-Tech Computers is a company engaged in the sale of computers and accessories. At present the Z-Tech Computer system runs on a buying and selling process carried out conventionally (manually). This condition occurs in the stock control process. The condition that occurs in Z-Tech Computers is information on the placement of goods that are not organized. This information causes problems that arise inaccurately information on stock data and the position of the finished goods attracts losses for the company. For this reason, in this research information modeling is carried out using an integrated modeling language to describe the needs of buying and selling. The results of modeling carried out are implemented in the form of enterprise resource planning (ERP) using the Odoo Application. UML and implementation using Odoo can be run as needed. Because Odoo has a variety of integrated modules, both customer management, accounting, sales, and even purchasing modules.Keywords: Enterprise Resource Planning, Odoo, Unified Modeling Language Z-Tech Komputer merupakan perusahaan yang bergerak dalam penjualan komputer dan aksesorisnya. Saat ini pada Z-Tech Komputer sistem berjalan pada proses pembelian dan penjualan dilakukan secara konvensional (manual). Kondisi tersebut terjadi terutama pada proses pengekan stok. Kondisi lain yang terjadi yaitu pada Z-Tech Komputer yaitu informasi penempatan barang yang ada tidak teroganisir. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan berupa tidak akuratnya informasi data stok dan posisi barang sehingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan pemodelan informasi menggunakan unified modeling language unutk menjabarkan kebutuhan pada pembelian dan penjualan. Hasil pemodelan yang dilakukan diimplementasikan dalam bentuk enterprise resource planning (ERP) menggunakan Aplikasi Odoo. Dari hasil implementasi menunjukkan bawah pemodelan UML dan implementasi menggunakan Odoo dapat berjalan sesuai kebutuhan. Karena Odoo memiliki beragam modul yang saling terintegrasi, baik modul manajemen pelanggan, akuntansi, penjualan, dan bahkan pembelian.Kata kunci: Enterprise Resource Planning, Odoo, Unified Modeling Language
OPTIMALISASI PENERIMAAN REMUNERASI DOSEN MENGGUNAKAN METODE RULE BASE REASONING Samsudin Samsudin
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.185

Abstract

Remuneration is a term that relates to employee payroll which is set by certain regulations routinely based on work values, with the aim of creating better and cleaner governance and increasing motivation and work performance. Performance is determined by assessing the compilation oflecturer’swork files and then verified by the department that responsible to it. Rule Base Reasoning is an expert system based on a series of rules that represent human knowledge and experience in solving some complex cases. Expert system is a system whose capability to adopt human knowledge in solving problems so the system can solve problems as is usually done by experts. To implement this method a web-based system is used using the PHP programming language with the concept of Object Oriented Programming with ecpectation this system can be designed more easily and can be developed continuously so it can optimize the acceptance of lecturer remuneration andso far it can minimize the possibility of errors due to human errors. on institutions and lecturers.Keywords: Remuneration, Rule Base Reasoning, Performance, Lecturers, Expert Systems. Remunerasi merupakan sebuah istilah yang berhubungan dengan penggajian pegawai yang ditetapkan dengan peraturan tertentu secara rutin berdasarkan nilai-nilai kerja, dengan tujuan terciptanya tata kelola yang lebih baik dan bersih serta meningkatkan motivasi dan prestasi kerja.Kinerja ditentukan dengan pengumpulan bukti kerja kepada pihak yang bertanggung jawab dan dihitung oleh badan yang ditentukan.Rule Base Reasoning adalah sistem pakar berdasarkan serangkaian aturan-aturan yang merupakan representasi dari pengetahuan dan pengalaman manusia dalam memecahkan kasus yang rumit. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia dalam menyelesaikan masalah sehingga sistem tersebut dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para pakar.Untuk mengimplementasikan metode ini dibuat sebuah sistem berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan konsep Object Oriented Programming dengan harapan sistem ini bisa dirancang lebih mudah dan bisa dikembangkan secara berkelanjutan dan dapat mengoptimalkan penerimaan remunerasi dosen sehingga bisa memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan karena human error yang bisa menyebabkan kerugian pada pihak institusi maupun dosen.Kata kunci: Remunerasi, Rule Base Reasoning, Kinerja, Dosen, Sistem Pakar.
ANALISIS KINERJA REDISTRIBUSI ROUTING PROTOKOL DINAMIK (Studi Kasus : RIP, EIGRP, IS-IS) Chairul Mukmin; Edi Surya Negara
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.262

Abstract

Each routing protocol has different algorithms and metrics in determining the best path on a network. Differences 1) Applications that only run on routing protocols 2) hardware from various vendors 3) Networks with different routing areas or domains. Some aspects that become a reference for some routing protocols that are issued from data sent and lost in the process of sending data (packet loss), speed in sending data (delay), as well as the ability of some routing protocols in choosing the closest distance when sending data transmission packets. Routing protocol characteristics. This study studies analyzing routing redistribution in dynamic routing protocols, in order to find out which routing protocols perform better in networks that are different from autonomous systems (AS) with measurement parameters of Throughput, Delay and Packet Loss.Keywords :  EIGRP, IS-IS, Redistribution Routing, RIP, Routing ProtocolSetiap protokol routing memiliki algoritma dan metrik yang berbeda-beda dalam menentukan jalur terbaik pada sebuah jaringan. Perbedaan karakteristik tersebut menimbulkan beberapa masalah 1)aplikasi yang hanya  berjalan pada protokol routing tertentu 2)hardware dari berbagai vendor 3)Jaringan dengan area atau domain routing berbeda. Beberapa aspek yang menjadi acuan suatu protokol routing diantaranya dari segi data yang terkirim dan hilang dalam proses pengiriman data (packet loss), kecepatan dalam pengiriman data (delay), juga kemampuan suatu protokol routing dalam memilih jarak terdekat bahkan jalur terbaik dalam pengiriman paket data. Perbedaan karakteristik protokol routing tersebut tersebut dapat diselesaikan dengan cara menggunakan redistribusi routing. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan redistribusi routing pada protokol routing dinamik, guna mencari tahu protokol routing mana yang lebih baik kinerjanya dalam jaringan yang berbeda autonomous system (AS) dengan parameter pengukuran Throughput, Delay dan Packet Loss.Kata Kunci : EIGRP, IS-IS, Redistribusi Routing, RIP, Protokol Routing
KLASIFIKASI NAÏVE BAYES UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT PNEUMONIA PADA ANAK BALITA (STUDI KASUS : UPTD PUSKESMAS SUKARAJA SUKABUMI) Ami Rahmawati; Dede Wintana; Satia Suhada; Gunawan Gunawan; Hamdun Sulaiman
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.202

Abstract

Pneumonia is a contagious infectious disease that is the leading cause of death in toddlers in the world. In developed countries, there are 4 million cases each year, totaling 156 million cases of pneumonia every year worldwide. Pneumonia is caused by, among others, bacteria, viruses, fungi, exposure to chemicals or physical damage from the lungs, as well as indirect effects from other diseases. Pneumonia is characterized by symptoms of coughing and / or difficulty breathing such as rapid breathing, and pulling the lower chest wall inward. Therefore, early detection of pneumonia in children under five is very necessary in order to be able to prevent and cope with the disease into a serious stage as the purpose of this study is to diagnose pneumonia in toddlers using data mining classification, the naïve Bayes algorithm. Of the 118 cases consisting of 113 cases of patients diagnosed with pneumonia and 5 cases of patients who were not diagnosed with pneumonia, an accuracy value of 98% was obtained, so it can be interpreted that the naïve bayes algorithm has a good correlation with the attributes contained in the dataset.Keywords: Naïve Bayes Algorithm, Pneumonia.Pneumonia adalah penyakit infeksi menular yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Di negara maju terdapat 4 juta kasus setiap tahun hingga  total di seluruh dunia ada 156 juta kasus pneumonia anak balita  setiap tahun. Pneumonia antara lain disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru, maupun pengaruh tidak langsung dari penyakit lain. Pneumonia ditandai dengan gejala batuk dan atau kesulitan bernapas seperti napas cepat, dan tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Oleh Karena itu, deteksi dini penyakit pneumonia pada anak balita sangat diperlukan agar dapat mencegah dan menanggulangi penyakit tersebut kedalam tahap yang serius seperti tujuan penelitian ini yaitu untuk mendiagnosis penyakit pneumonia pada anak balita menggunakan klasifikasi data mining yaitu algoritma naïve bayes. Dari 118 kasus yang terdiri dari 113 kasus pasien yang terdiagnosis pneumonia dan 5 kasus pasien yang tidak terdiagnosis pneumonia maka diperoleh nilai akurasi sebesar 98%, sehingga dapat diartikan bahwa algoritma naïve bayes memiliki korelasi yang baik dengan atribut yang terdapat pada dataset.Keywords: Naïve Bayes Algorithm, Pneumonia. 
IMPLEMENTASI DECISION TREE C4.5 DALAM PENENTUAN PINJAMAN UANG DI KOPERASI XYZ di BANJARMASIN Lia Farokhah; Rina Dewi Indahsari
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i3.268

Abstract

Bad credit is an important problem faced by all financial institutions or business entities. Savings and Loan Cooperative xyz is one of the financial business entities that faces these problems. This cooperative has quite a number of customers / borrowers, namely 10,135 customers. Cooperative xyz customers have a current history of returning 9545 people and 590 people stuck in return. Bad loans that occur disrupt the financial rotation of the cooperative because it is related to business entity finance and employee salaries. Processing and analyzing customer / borrower data to obtain knowledge that can help stakeholders in the cooperative in determining a lending decision is urgently needed so that bad loans can be suppressed so that the financial flow of the business entity remains smooth. The data collected has sixteen attributes and one target attribute that is whether lending is accepted or rejected. The method used in processing and analyzing borrower data is the Tree C4.5 method which is a refinement of the ID3 (Iterative Dichotomiser) method. This method is known as an easy to understand method because it will produce a very clear rule in the decision tree. Results of model testing using cross validation random subsampling, this method has an accuracy of 70% with 5 aspects of important attributes namely loan history, other debts, community valuation, salary and electricity data when the data is pruned with four depth levels.Keywords: Classification, Cooperative, Savings and Loans, Data, Method C4.5Kredit macet merupakan permasalahan penting  yang dihadapi semua lembaga atau badan usaha keuangan. Koperasi simpan pinjam xyz merupakan salah satu badan usaha keuangan masyarakat yang menghadapi permasalahan tersebut. Koperasi ini memiliki nasabah/peminjam cukup banyak yaitu 10.135 nasabah/peminjam. Nasabah koperasi xyz memiliki riwayat lancar dalam pengembalian sebanyak 9545 orang dan 590 orang macet dalam pengembalian. Kredit macet yang terjadi menganggu perputaran keuangan koperasi karena  terkait keuangan badan usaha dan gaji pegawai. Pengolahan dan analisis data nasabah/ peminjam untuk memperoleh suatu pengetahuan yang bisa membantu stakeholder di koperasi dalam menentukan sebuah keputusan peminjaman uang sangat dibutuhkan agar kredit macet bisa ditekan sehingga perputaran keuangan badan usaha tetap lancar. Data yang terkumpul memiliki enam belas atribut dan satu target atribut yaitu apakah peminjaman uang diterima atau ditolak. Metode yang dipakai dalam pengolahan dan analisis data peminjam adalah metode Tree C4.5 dimana merupakan penyempurnaan metode ID3 (Iterative Dichotomiser). Metode ini dikenal dengan metode yang mudah dimengerti karena akan menghasilkan sebuah aturan yang sangat jelas dalam pohon keputusan. Dari hasil pengujian model yang terbentuk menggunakan cross validation random subsampling, metode ini memiliki akurasi sebesar 70% dengan 5 aspek atribut penting yaitu riwayat pinjaman, hutang lain, penilaian masyarakat, gaji dan data listrik ketika data di prunning dengan empat kedalaman level.Kata kunci: Klasifikasi, Koperasi, Simpan Pinjam, Data, Metode C4.5

Page 1 of 1 | Total Record : 9