cover
Contact Name
-
Contact Email
untagtekniksipil@gmail.com
Phone
+62541743390
Journal Mail Official
untagtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 80 P 75124 Samarinda, East Kalimantan 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : 23392665     EISSN : 25028448     DOI : 10.31293/teknikd
Core Subject : Engineering,
Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (p-ISSN 2339-2665) and (e-ISSN 2502-8448) published three time in a year, in April, August and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media. Any matters relating to the use of the software, citation and copyright permissions made by the author of the article, and the legal consequences it causes, are the sole responsibility of the author of the article. The format of writing scientific articles for publication in scientific journals should follow the guidelines of scientific article writing, which is located on the back of this scientific journal.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
Perhitungan Produksi Alat Berat Pada Pek Isra Wahyudi; Zony Yulfadli
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1567.744 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2492

Abstract

Proyek pembangunan Pekerjaan Jalan Talisayan Kabupaten Berau merupakan salah satu proyek yang besar dengan bentuk permukaan tanah yang kurang rata, dimana pada pelaksanaan pematangan didominasi oleh penggunaan alat berat. Permasalah yang timbul dalam penggunaan alat berat ini yaitu pengoperasian dan pengkombinasian alat - alat berat yang salah dengan kondisi alat. Penurunan produktivitas alat berat ini juga disebabkan oleh kondisi peralatan, keterampilan operator, waktu siklus, jenis material, kondisi kerja, tata laksana dan kondisi cuaca.Sehingga diperlukan pemilihan dan penentuan komposisi alat yang tepat agar alat berat tersebut dapat bekerja secara optimal dan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan biaya sehemat mungkin.Penelitian ini merupakan metode perhitungan produksi kapasitas alat berat secara aktual. Analisis yang dilakukan yaitu perhitungan perhitungan produktivitas masing - masing alat berat yang digunakan, dengan menentukan waktu siklus alat, penentuan factor koreksi alat, perhitungan produksi persiklus, produksi perjam, produksi perhari, besarnya harga sewa alat perjam, besarnya biaya dan waktu yang dibutuhkan selama alat bekerja, menentujan harga satuan pekerjaan dan penentuan komposisi alat berat yang tepat.Besarnya produktivitas alat berat dengan biaya dan waktu paling efektif dan efisien menggunakan komposisi alat alternatif ke - 3 yaitu 8 unit excavator 609,6384 m3/jam, 5 unit bulldozer 571,2079 m3/jam, 5 unit vibration roller 469,665 m3/jam, 22 unit dump truck 612,1302 m3/jam, 1 unit motor grader 987,84 m2/jam dan 5 unit wheel loader 446,135 m3/jam dengan biaya total Rp.37.547.895.680 dan total waktu pelaksanaan1760 jam atau 220 hari .
Pengaruh Pemahaman “Constructability” Terhadap Kinerja Konsultan Perencana Heri Purnomo
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.768 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2488

Abstract

Adanya beberapa masalah yang seringkali timbul pada proyek-proyek konstruksi ternyata sangat menghambat berkembangan proses efisiensi dan produktivitas di lapangan. Dari hal ini peneliti berusaha untuk menemukan suatu konsep baru bagi peningkatan kinerja konsultan proyek. Konsep Constructability merupakan proses perancangan dalam mempermudah perencanaan proses konstruksi yang fokusnya adalah keinginan tercapainya penyelesaian proyek konstruksi secara menyeluruh. Permasalahan yang diangkat dari penelitian ini adalah apakah Constructability yang terdiri dari Perencanaan Konsep, Design dan Pengadaan, Pelaksanaan di Lapangan berpengaruh signifikan secara simultan dan parsial terhadap Kinerja Konsultan Perencana.Populasi penelitian ini adalah karyawan konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana, yang mengerjakan Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Di Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 53 Orang. Pengumpulan data penelitian digunakan form kuisoner. Penulis menggunakan skala Linkred dengan rentang (Range) 1 sampai dengan 5. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.Hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa Constructability yang terdiri dari Perencanaan Konsep (X1), Design dan Pengadaan (X2), Pelaksanaan di Lapangan (X3) berpengaruh signifikan secara simultan Kinerja Konsultan Perencana, dengan Fhitung sebesar 140.505 dengan signifikansi 0,000. Besarnya kontribusi atau pengaruh pelaksanaan Constructability yang terdiri dari perencanaan konsep, design dan pengadaan, pelaksanaan di lapangan terhadap kinerja konsultan proyek adalah sebesar 89.6% dan sisanya 10.4% dipengaruhi oleh variabel lain. Dan secara parsial, Constructability yang terdiri dari Perencanaan Konsep (X1), Design dan Pengadaan (X2), Pelaksanaan di Lapangan (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Konsultan Proyek. Variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja konsultan proyek adalah pelaksanaan di lapangan. 
Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Pada Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang Selamat Zulkipli
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.724 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2493

Abstract

Penelitian ini bermula dari pengamatan volume lalu lintas di Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang yang bertambah  padat penduduk serta letak sekolah yang dekat dengan jalan raya,   yang dijadikan sebagai objek penelitian, hal tersebut tentunya berpengaruh terhadap volume lalu lintas, kecepatan kendaraan dan kebisingan yang terjadi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis tingkat kebisingan kendaraan  akibat lalu lintas pada jalan Bung Tomo Samarinda Seberang, membuat suatu model matematis yang menyatakan hubungan antara tingkat kebisingan dengan volume kendaraan dan menganalisis ekivalensi kebisingan kendaraan akibat lalu lintas. Analisis data menggunakan metode Regresi Linier Berganda pada program SPSS 16.0 for Windows. Data yang dihasilkan dari proses analisis meliputi : Nilai Korelasi (hubungan) antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas, Tingkat Keberartian (signifikansi) dari masing-masing koefisien regresi, Model Tingkat Kebisingan, Uji Kenormalan Data dan Koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil analisis maka tingkat tertinggi kebisingan kendaraan pada jalan Bung Tomo Samarinda Seberang adalah sebesar 86,2 dBA. Bentuk model tingkat kebisingan lalu lintas terbaik adalah Kebisingan (Y)  =  72,449 – 0,86Volmc + 015Volmc + 160Volhv – 023V dengan nilai R2 = 0,862 dimana nilai X1 adalah volume sepeda motor, X2 volume kendaraan ringan dan X3 volume kendaraan berat. Nilai ekivalensi kebisingan dari masing-masing kendaraan adalah  untuk sepeda motor : 1,9 ; kendaraan ringan : 1 dan kendaraan berat : 0,12. Kecepatan rata-rata 36,38 Km/jam. 
Analisis Investasi Pembangunan Batching Plant di Kabupaten Kutai Barat Achmad Munajir
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.707 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2489

Abstract

Untuk proses percepatan pembangunan infrastruktur tentunya dibutuhkan fasilitas penunjang yang memadai terutama jika konstruksi tersebut menggunakan material beton. Salah satu fasilitas tersebut adalah concrete batching plant yang merupakan alat produksi beton siap pakai, untuk mendirikan concrete batching plant tersebut perlu dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu agar diketahui layak atau tidaknya concrete batching plant tersebut dibangun. Untuk studi kelayakan tersebut tentunya juga memerlukan beberapa data penunjang, diantaranya data pemakaian beton disamping data - data lainya.Berdasarkan data yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Barat Subdin Cipta Karya pada tahun 2007 pemakaian beton tercatat sebesar 20.985 m3, 26.155 m3 pada tahun 2008 dan 32.854 m3 pada tahun 2009. Dengan pertumbuhan ekonomi rata –rata 6,48% dan 25,61% untuk sektor bangunan dan konstruksi pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2009. Dari data pemakaian beton tersebut terjadi peningkatan sebesar 24,63% tahun 2008 dan 25,61% tahun 2009. Dengan peningkatan dari tahun ke tahunnya maka dilakukan pengukuran peramalan untuk tahun 2010 – 2011 dengan trend linear dengan metode least square dengan hasil sebesar 38.533,7 m3.Berdasarkan  data tersebut dilakukan penilaian tehadap aspek pasar dan aspek teknis dan teknologisnya serta perkiraan investasi sebesar Rp. 7.780.500.000, serta perkiraan biaya operasional per tahunnya sebesar Rp. 14.579.939.995,72. Yang  selanjutnya dilakukan analisa NPV (Next Present Value) dan didapatkan hasil sebesar Rp. 13.623.272.931,72- dan IRR (Internal Rate of Return) = 85 %, BEP (Break Event Point) = 6 bulan 19 hari serta PBP (Pay Back Period ) = 8 bulan 24 hari. Hasil keseluruhan penelitian ini menyimpulkan bahwa concrete batching plant tersebut layak dibangun di Kutai Barat dan membawa manfaat secara ekonomi.
Analisa Dimensi Saluran Terbuka Guna Menanggulangi Banjir Tahunan (Studi Kasus Di Jl. Jend A. Yani – Jl. Mayjend Sutoyo) Robby Marzuki
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.56 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2494

Abstract

Analisis Kinerja Saluran Drainase di Daerah Tangkapan Air Hujan. Prasarana dan sarana atau infrastruktur diartikan sebagai fasilitas fisik suatu kota atau negara yang sering disebut pekerjaan umum yang meliputi bangunan atau Fasilitas - fasilitas dasar, peralatan - peralatan, dan instalasi yang dibangun untuk mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Mengingat begitu luasnya cakupan infrastruktur maka dalam hal ini kajian memfokuskan pada saluran drainase. Drainase dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Saluran drainase direncanakan untuk dapat melewatkan debit rencana dengan aman. Perencanaan drainase yang harus diperhatikan adalah data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase direncanakan untuk menampung debit rencana dengan aman berdasarkan data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase di daerah tangkapan air hujan sepanjang Kali Pepe merupakan salah satu Prasarana yang mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Pada saluran yang ada di sepanjang daerah tersebut sering terjadi genangan setiap musim hujannya maka perlu dilakukan kajian untuk menganalisis kapasitas saluran drainase tersebut. Data yang digunakan dalam perencanaan adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari gambar skema saluran drainase dan data - data mengenai dimensi saluran serta data hidrologi. Data - data yang diperoleh kemudian di analisis untuk memperoleh debit rencana dan kapasitas saluran drainase. Debit rencana dihitung dengan mengunakan rumus rasional dan kapasitas saluran dihitung dengan rumus kontinuitas dan manning. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa ada 6 bagian saluran yang terjadi luapan air pada debit rencana periode ulang 5 tahunan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5