cover
Contact Name
-
Contact Email
untagtekniksipil@gmail.com
Phone
+62541743390
Journal Mail Official
untagtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 80 P 75124 Samarinda, East Kalimantan 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : 23392665     EISSN : 25028448     DOI : 10.31293/teknikd
Core Subject : Engineering,
Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (p-ISSN 2339-2665) and (e-ISSN 2502-8448) published three time in a year, in April, August and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media. Any matters relating to the use of the software, citation and copyright permissions made by the author of the article, and the legal consequences it causes, are the sole responsibility of the author of the article. The format of writing scientific articles for publication in scientific journals should follow the guidelines of scientific article writing, which is located on the back of this scientific journal.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021)" : 12 Documents clear
EVALUASI BANJIR AKIBAT PENGARUH BIOFISIK PADA ALUR SUNGAI KARANG MUMUS DI KOTA SAMARINDA (EVALUATION OF FLOOD DUE TO BIOPHYSICAL EFFECT ON THE KARANG MUMUS RIVER FLOW IN SAMARINDA CITY) SUNDARI, YAYUK SRI
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6082

Abstract

Biofiisk alur Sungai Karang Mumus mempengaruhi karakteristik hidrograf aliran yang penting untuk diketahui adalah volume aliran air, debit banjir dan waktu sampai terjadinya debit banjir maksimum. Bentuk DAS kemiringan lereng geologi jenis tanah dan penutupan lahan merupakan karakteristik fisik yang akan mempengaruhi besarnya peningkatan aliran air permukaan sebagai respon curah hujan. Perubahan faktor biofisik memberikan dampak nyata terhadap volume peningkatan aliran air permukaan, terjadinya debit banjir maksimum, intensitas hujan dan waktu. Banjir merupakan suatu keadaan Sungai dimana aliran airnya tidak tertampung oleh palung Sungai karena debit banjir lebih besar dari kapasitas Sungai yang ada. Potensi daerah banjir berdasarkan peta topografi dan peta luas genangan banjir.
STABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON (LASTON) DENGAN BAHAN TAMBAH ABU KAYU HASIL PEMBAKARAN BATU BATA MUSRIFAH TOHIR, ARI SASMOKO ADI,
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6032

Abstract

Campuran Lapis Aspal Beton merupakan lapis perkerasan jalan yang mampu memberikan daya dukung lapis perkerasan jalan dan berfungsi sebagai lapis kedap air sehingga mampu memberikan perlindungan pada konstruksi di bawahnya. Hasil penelitian dan pengujian di laboratorium dari persentase penambahan abu kayu untuk Stabilitas campuran ACBC nilai rata-rata penambahan abu kayu 5% = 1.149,134 Kg, penambahan abu kayu 10% = 1.055,964 Kg, penambahan abu kayu 15% = 1.109,430 Kg, dan penambahan abu kayu 20% = 1.003,546 Kg. Nilai Durabilitas lapis aspal beton (Laston) tidak ada yang memenuhi yang disyaratkan yaitu harus > 98 %.
KAJIAN PENGGUNAAN METODE EMPIRIS DALAM PENENTUAN DIMENSI RENCANA SALURAN DRAINASE DI DAERAH LETJEN SUPRAPTO BALIKPAPAN SUHARTO, VIVA OKTAVIANI ,
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6027

Abstract

Penelitian dilakukan di Jalan Letjen Suprapto Balikpapan dimana sering terjadi banjir pada saat musim penghujan, penelitian dilakukan dengan menganalisis kapasitas saluran yang ada sehingga sehingga nantinya diperoleh dimensi saluran yang baru. Data sekunder didapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika Balikpapan berupa data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun. Metode perhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type III. Selanjutnya untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode rasional. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran eksisting sudah tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga harus dilakukan pembesaran dimensi saluran sesuai dengan hasil perhitungan kala ulang 2 dan 5 tahun dimana hasilnya telah mencukupi atau layak, dengan tinggi smua saluran (kala 5 tahun) sekitar 0,70 – 1,15 m, lebar bawah saluran sekitar 1,00 – 1,15 m, tinggi saluran penampang basah sekitar 0,40 – 0,65 m dan luas penampang basah sekitar 0,40 – 0,63 m.
ANALISIS KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR JALAN PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PASER MILASARI, LISA ASTRIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6054

Abstract

Kondisi sektor pertanian di Kabupaten Paser saat ini terus berkembang.Mengingat kontribusi masing-masing lapangan usaha terhadap nilai nominal PDRB, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh sektor dominan yaitu pertanian dengan nilai 11,52 persen terhadap nilai total PDRB. Oleh karena itu, setidaknya hal yang perlu dilakukan untuk melakukan pengembangan sentra pertanian tersebut, yaitu memetakan lokasi dan infrastruktur jalan pada kawasan sentra produksi pertanian. Luas lahan pertanian Kabupaten Paser adalah 1090,380 hektar, yang terdiri dari 13,729 hektar lahan sawah dan 1076,651 hektar lahan bukan sawah. Sedangkan, luas lahan bukan pertanian kabupaten paser adalah sebesar 69,934 hektar. Pada sub sektor perkebunan didominasi perkebunan kelapa sawit sebanyak 20,534 hektar di Kecamatan Tanjung Harapan. Sementara itu, untuk komoditas karet kakao sebanyak 8,382 hektar. Konektivitas kebutuhan infrastruktur jalan dengan sentra produksi bersifat tidak menyeluruh, mengingat kondisi jalan diKabupaten Paser sebagian besar rusak.
STUDI LITERATUR PERSAMAAN PANJANG SENDI PLASTIS PADA KOLOM BETON STRUKTURA WUATEN, HENCE MICHAEL
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6028

Abstract

Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan metode retrofit merupakan salahsatu cara untuk mengembalikan kekuatan struktur yang rusak akibat gempa seperti semula. Pada struktur beton bertulang terdapat daerah sendi plastis yang diperbolehkan terjadinya deformasi plastis dan kerusakan akibat gempa, sehingga pada daerah ini harus didesain dengan benar untuk mencegah kegagalan struktur akibat gempa. Salahsatu parameter yang menarik untuk dibahas adalah panjang sendi plastis yang terjadi pada kolom, dimana hingga saat ini belum ada persamaan yang berlaku seragam dan dirumuskan dalam banyak variasi, sehingga menarik untuk dilakukan studi literatur terhadap hal tersebut, sekaligus mencari kemungkinan dan peluang penelitian di masa depan pada topik ini dengan menggunakan variasi material lainnya.
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA JEMBATAN BATAKAN III – BALIKPAPAN TOHIR, MUSRIFAH
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6029

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan di berbagai bidang Pembangunan di daerah Balikpapan Timur pada khususnya yang disebut kawasan pesisir pantai, maka diperlukan prasarana jembatan yang cukup baik dan mantap. Pertumbuhan ekonomi serta kemajuan teknologi pada kenyataannya tidak selalu didukung oleh perkembangan atau pertumbuhan fasilitas yang dimiliki diantaranya prasarana jaringan jalan dan jembatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan daya dukung tiang pancang ijin dan untuk mengetahui hasil kekuatan daya dukung tiang pancang tunggal setelah melalui proses kalendering berakhir. Cara pengambilan kalendering adalah dengan menempelkan kertas grafik / kertas millimeter pada tiang pancang selama 10 pukulan terakhir untuk setiap akhir pemancangan. Yang nantinya akan didapat grafik tinggi pantulan dan penetrasi, sehingga perhitungan daya dukung tiang pancang bisa dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung tiang pancang yang ada, hasilnya aman dan mampu menahan atau memikul beban diatasnya. Pemakaian tiang pancang dalam satu abutment cukup menggunakan 15 titik tiang pancang baja ø 40 cm. sehingga pada pelaksanaan yang sedang dikerjakan kurang efisien, dimana pemakaian tiang pancang yang sedang dikerjakan saat ini sebanyak 18 titik tiang pancang.
ANALISA FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENYELESAIAN PROYEK RUMAH TIPE 46 DI PERUMAHAN CITRAGARDEN CITY SAMARINDA PRADANIPUTRI KUSUMANINGTYAS, MARIA ANGELIKA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6030

Abstract

Dewasa ini, pembangunan konstruksi, utamanya perumahan, sedang marakmaraknya. Faktor utamanya adalah pertumbuhan masyarakat yang sangat cepat, sehingga banyak orang yang memilih untuk membangun sebuah tempat tinggal untuk orang sekitar atau untuk diri sendiri. Pembangunan perumahan CitraGarden City Samarinda merupakan salah satu solusi yang ditawarkan terhadap kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Dalam pembangunanya, tentunya setiap proyek akan menggunakan Time Schedule yang sudah direncanakan sebelumnya. Tetapi, terkadang masih bisa meleset dari jadwal yang direncanakan, sehingga mengakibatkan keterlambatan. Berdasarkan hasil perhitungan deskriptif, ditemukan 2 faktor yang sangat mempengaruhi keterlambatan, yaitu cuaca yang berubah-ubah, schedule pelaksanaan tidak sesuai yang direncanakan, dan 10 faktor yang tidak mempengaruhi keterlambatan, yaitu, kurangnya keahlian tenaga kerja, kurangnya ketersediaan tenaga kerja, kekurangan bahan konstruksi, ketersediaan peralatan, kerusakan peralatan, kualitas peralatan yang buruk, tidak paham prosedur penggunaan peralatan, jadwal pengadaan material tidak sesuai yang direncanakan, metode pelaksanaan pekerjaan tidak tepatm keterlambatan pengiriman peralatan. Dan kedua faktor yang mendominasi adalah Kurangnya Ketersediaan Tenaga Kerja dan Kurangnya Bahan Konstruksi dengan Mean rata-rata 4,947. = 150 hari dan perkiraan biaya penyelesaian proyek EAC = 5.843.773.146,09.-
Studi ReDesain Pasar Pagi Samarinda Lidia Lidia
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.073 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6247

Abstract

Redesign adalah suatu perencanaan untuk melakukan perubahan padastruktur dan fungsi suatu benda, bangunan atau suatu sistem dengantujuan untuk menghasilkan manfaat yang lebih baik dari desain semula,atau untuk menghasilkan fungsi yang berbeda dari desain semulaterhadap pasar pagi samarinda yang meliputi permasalahan terkaitmasalah lokasi parkir, penataan ruang, penempatan PKL, penempatansampah, serta kondisi bangunan pada pasar pagi sendiri. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulandata dengan triangulasi melalui wawancara, observasi, dan studidokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Pengaturansirkulasi kendaraan dan area parkir baik yang indoor maupun outdoorakan dapat menyelesaikan kesemerawutan yang terjadi selama ini; 2)Pengaturan kembali zona pembuangan limbahnya agar terciptalingkungan pasar yang lebih higienis dan mereduksi polusi bau, sertamenjamin keberlangsungan estetika lingkungan; 3) Desain ulang seluruhfisik bangunan utama agar nilai estetika bentuk dari pasar pagi bisamaksimal mewakili wajah kota samarindaRedesign adalah suatu perencanaan untuk melakukan perubahan padastruktur dan fungsi suatu benda, bangunan atau suatu sistem dengantujuan untuk menghasilkan manfaat yang lebih baik dari desain semula,atau untuk menghasilkan fungsi yang berbeda dari desain semulaterhadap pasar pagi samarinda yang meliputi permasalahan terkaitmasalah lokasi parkir, penataan ruang, penempatan PKL, penempatansampah, serta kondisi bangunan pada pasar pagi sendiri. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulandata dengan triangulasi melalui wawancara, observasi, dan studidokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Pengaturansirkulasi kendaraan dan area parkir baik yang indoor maupun outdoorakan dapat menyelesaikan kesemerawutan yang terjadi selama ini; 2)Pengaturan kembali zona pembuangan limbahnya agar terciptalingkungan pasar yang lebih higienis dan mereduksi polusi bau, sertamenjamin keberlangsungan estetika lingkungan; 3) Desain ulang seluruhfisik bangunan utama agar nilai estetika bentuk dari pasar pagi bisamaksimal mewakili wajah kota samarinda
Perencanaan Boezem Sebagai Bangunan Pengendali Banjir di Daerah Jl. Sentosa Kel. Sungai Pinang Dalam Samarinda Heri Purnomo
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.932 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6246

Abstract

Boezem umumnya sering disebut dengan retarding basin yang artinyaadalah suatu perencanaan untuk tempat parkir air sementara yangdilengkapi dengan inlet dengan spillway samping (side spillway) dengananalisis pada lebar dan tinggi mercu spillway agar mampu diiewati debitair yang akan ditampung oleh boezem. Untuk menanggulangi limpasandebit banjir yang tidak tertampung pada sungai manggis, maka limpasandebit banjir tersebut ditampung sementara pada retarding basin(boezem). Boezem yang dilengkapi dengan pelimpah sepanjang 42 m,ternyata mampu rnenampung debit banjir rancangan sebesar 97,626m3/dt. Jadi dengan pembuatan boezem ini dapat dikendalikan ataudibuang debit banjir total sebesar 43,83 m3/dt, yang merupakan debitbanjir secara keseluruhan
Kajian Bentuk Dasar Permukiman Kumuh Pada Kawasan Pusat Perkotaan Kabupaten Kutai Kartanegara Lisa Astria Milasari
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.073 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6250

Abstract

Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki peningkatan fisik yang cepat. Halini menimbulkan adanya spot-spot area permukiman kumuh. Adapun tujuan daripenelitian ini yaitu menentukan delienasi kawasan permukiman kumuh perkotaandi Kabupaten Kutai Kartanegara secara spatial kawasan serta bentuk dasarpermukiman kumuh pada lokasi studi sebagai acuan tipologi dalam pembangunanberkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan ialah pendekatan rasionalistik karenapenelitian ini didasarkan pada kebenaran yang didapatkan melalui fakta empirik.Berdasarkan analisis yang di dapat yaitu untuk delienasi kawasan permukimankumuh perkotaan di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu seluas 13,29 Ha denganpembagian Desa Loa Kulu Kota memiliki luas kumuh 3,79 Ha, Desa Loh Sumbermemiliki luas kumuh 5,31 Ha dan Desa Jembayan memiliki luas kumuh 4,19 Ha.Analisis bentuk dasar permukiman kumuh pada ketiga lokasi Desa bervariasi, yakniDesa Loa Kulu kota dan Desa Jembayan memiliki bentuk dasar empat persegipanjang yang dipengaruhi oleh pertumbuhan yang cenderung mengelompok,sedangkan pada Desa Loh Sumber memiliki bentuk dasar pita (memanjang),dipengaruhi oleh faktor tingkat pendapatan yang rendah

Page 1 of 2 | Total Record : 12