cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSISTOR Elektro dan Informatika
ISSN : 1411366X     EISSN : -     DOI : -
TRANSISTOR EI (Jurnal Elektro dan Informatika) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel bidang teknik elektro yang mencakup ketenagaan, elektronika, instrumentasi, telekomunikasi, kendali; serta bidang teknik informatika yang mencakup sistem informasi, software engineering, computer network, robotika, kecerdasan buatan, dan data mining. Jurnal ini adalah kelanjutan dari Jurnal Transistor yang terakreditasi DIKTI tahun 2004 s.d. 2007 (SK No. 39/Dikti/Kep/2004). Jurnal ini berubah nama menjadi Jurnal TRANSISTOR Teknik Elektro dan Teknik Informatika (TRANSISTOR-TETI) untuk menegaskan fokus bidang ilmu dari artikel yang diterbitkan yaitu bidang teknik elektro dan teknik informatika. Kedua bidang tersebut sangat dekat dan banyak beririsan dan saling bersinergi sehingga dijadikan tema dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 8 Documents clear
Identifikasi Bahasa Artikel Publikasi Ilmiah Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Berbasis Unigram Adi Ariyo Munandar; Imam Much Ibnu Subroto; Dedy Kurniadi
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.749 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.11-20

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi untuk bisa saling berhubungan satu sama lain. Dengan bahasa manusia dapat membuat sebuah karya, salah satunya dalam bentuk tulisan. Tulisan yang dibuat berupa penelitian yang dimuat dalam bahasa publikasi. Bahasa publikasi dibedakan menjadi dua macam diantaranya adalah bahasa publikasi nasional dan internasional. Publikasi nasional yaitu publikasi yang dibuat oleh penulis berdasarkan asal negara pembuat. Publikasi internasional adalah publikasi yang dibuat penulis dengan menggunakan bahasa yang banyak diakui oleh banyak negara. Dan ditulis dengan menggunakan bahasa resmi perserikatan bangsa-bangsa yaitu Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, dan Tiongkok. Oleh karena itu pentingnya sebuah dokumen untuk mengklasifikasikan kedalam bahasa publikasi nasional atau internasional.Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dapat membedakan bahasa. Salah satunya dengan membuat sebuah sistem Identifikasi bahasa publikasi jaringan syaraf tiruan berbasis unigram. sistem tersebut mampu membedakan bahasa penulisan. Bahasa penulisan akan di ekstract dengan menggunakan unigram, kemudian diterapkan metode jaringan syaraf tiruan untuk mengambil sebuah keputusan. Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu metode kecerdasan buatan. Prosesnya terdiri dari preprocessing, training dan testing dan evaluasi hasil. Sehingga hasilnya, sistem akan mampu mengenali bahasa penulisan tersebut. Dokumen berbahasa indonesia akan mengahasilkan angka diatas sama dengan 0.5 dan dokumen berbahasa inggris menghasilkan angka dibawah 0.5. Hasil evaluasi precision bahasa indonesia 98.4% dan bahasa inggris 98%. Untuk recall bahasa indonesia 98% dan bahasa inggris 98.4%.  
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ikan Nila Berbasis Metode Bayes Adib Ulil Anwar; Imam Much Ibnu Subroto; Moch Taufik
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.769 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.1-10

Abstract

Budidaya ikan nila saat ini sudah berkembang pesat walupun belum mampu memberikan jaminan yang maksimal, produksi ikan nila harus standar apa yang diminta oleh pasar, namun setidaknya kegiatan produksi dilakukan dengan operasional yang benar maka perlu adanya pendampingan dan monitoring. Banaknya pembubidaya ikan nila yang mengalami kendala saat ikan nila terjangkit penyakit dan kurangnya pengetahuan tentang penyaki ikan nila. Oleh karena itu perlu adanya sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit ikan nila, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar menggunakan metode bayes yang dapat memberikan solusi untuk mendiagnosa penyakit ikan nila berdasarkan gejala yang ditimbulkan dan diolah oleh sistem pakar sehingga bisa mendeteksi penyakit ikan nila dari gejala-gejala yang dimasukkan serta meberikan informasi dan solusi terhadap penyakit tersebut. Penelitian ini menggunakan metode bayes merupakan metode yang digunakan dalam perhitungan probabilitasnya yang menggabungkan pengetahuan umum dan fakta dari suatu pengamatan kita. Hasil pengujian sistem diagnosa penyakit ikan nila dengan metode bayes ini memberikan akurasi sebesar 95,24% sehingga bisa disimpulkan bahwa metode ini sesuai untuk diimplementasikan.
Seleksi Calon Siswa Baru pada Sekolah Menengah Atas (SMA) menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) A Azidny; Imam Much Ibnu Subroto; Dedy Kurniadi
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.163 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.49-56

Abstract

Tugas akhir ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada sistem seleksi calon siswa baru. Metode SAW merupakan metode penjumlahan terbobot dengan konsep dasarnya yaitu mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap pendaftar dan pada semua atributnya. Dalam metode SAW terdapat dua tahap yaitu proses normalisasi dan perankingan, dimana proses normalisasinya dilakukan dengan mengelompokkan nilai-nilai kriteria siswa kedalam tabel yang lebih real dan proses perankingannya dilakukan dengan menghitung hasil normalisasi untuk mencari rekomendasi siswa dengan nilai tertinggi. Siswa yang diterima adalah siswa dengan urutan nilai tertinggi bardasarkan jumlah kuota yang diiginkan pihak sekolah. Proses seleksinya akan diseleksi oleh admin pengelola sistem. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka dan wawancara. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode modified waterfal. Selain itu dengan diterapkan metode SAW pada sistem yang dibangun akan lebih memudahkan panitia seleksi dalam mengambil keputusan pada saat proses seleksi calon siswa baru.
Analisa Efisiensi Kinerja Generator G-101 Pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Arrdy Kusumma Wijaya; Dedi Nugroho; Agus Adhi Nugroho
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.803 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.43-48

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) adalah pembangkit tenaga listrik yang dihasilkan dari panas bumi. Pada dasarnya prinsip kerja PLTU dan PLTP hampir sama yaitu dengan memanfaatkan uap panas bumi untuk memutar turbin. Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) biasanya memanfaatkan uap yang bersumber dari reservoir panas bumi untuk memutar turbin agar dapat membuat generator bergerak dan menghasilkan energi listrik. Efisiensi merupakan persamaan yang penting dalam termodinamika untuk mengetahui seberapa baik konversi energi yang terjadi. Daya masukan generator berupa daya mekanik karena turbin dan generator dikopel dan bekerja bersama untuk menghasilkan daya keluaran menjadi daya listrik. Efisiensi generator akan mempengaruhi kinerja dari sistem PLTP, semakin besar efisiensi dari generator maka keandalan sistem juga semakin baik. Selama beroperasi diperkirakan efisiensi generator mengalami penurunan akibat beberapa faktor seperti rugi-rugi daya generator, generator trip, faktor lamanya pemeliharaan, atau kesalahan dalam pengoperasian. PLTP Unit 1 PT. Geo Dipa Energi Dieng merupakan PLTP yang beroperasi untuk terkoneksi dengan sistem tenaga listrik Jawa-Bali. Permasalahan yang sering terjadi adalah apakah performa dari generator PLTP Unit 1 PT. Geo Dipa Energi Dieng mampu bekerja secara maksimal untuk terkoneksi dengan sistem tenaga listrik Jawa-Bali. Penyebab kinerja dari generator adalah generator yang sudah bekerja terjadi penurunan beban (derating), trip (unit shutdown), lamanya pemeliharaan, kesalahan dalam beroprasi, perawatannya dan lain sebagainya. Akibat dari kinerja generator yang tidak maksimal adalah dapat membuat penurunan untuk performa dari sistem tenaga listrik Jawa-Bali. Solusi untuk permasalahan tersebut adalah perlu dilakukan kembali mengenai analisa performa dari generator tersebut.Kata Kunci : PLTP, Efisiensi, Generator
Perbaikan Jatuh Tegangan dengan Upgrading Konduktor pada Feeder PWI 03 GI 150/20 KV Robby Choirul Huda; Muhammad Haddin; G Gunawan
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.124 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.29-42

Abstract

Bertambah tingginya tingkat konsumsi masyarakat terhadap energi listrik akan menyebabkan adanya penambahan distribusi energi listrik, terutama yang berlokasi pada feeder PWI 03 Purwodadi. Umumnya mayoritas beban bersifat induktif, menyebabkan kebutuhan daya reaktif induktif meningkat yang menyebabkan meluasnya jaringan beban pada jaringan listrik tersebut. Penelitian ini membahas tentang evaluasi perbaikan jatuh tegangan dengan upgrading konduktor pada feeder PWI 03 GI 150/20 KV Purwodadi, data panjang penyulang PWI-03, data penghantar AAAC. Data–data yang telah di dapatkan nantinya akan dihitung untuk mengetahui drop tegangan pada feeder PWI 03 PLN ULP Purwodadi dengan aplikasi ETAP 12.6.  Hasil analisis drop voltage sistem jaringan distribusi dengan menggunakan perhitungan manual didapatkan hasil jatuh tegangan terbesar yaitu sebesar 1.40 % pada feeder 52.PWI.F03.Z02.S01.SE01 masih dibawah standar IEC 60364-5-52 sebesar 5%. hasil simulasi analisis jatuh tegangan menggunakan ETAP 12.6 nilai Drop Voltage terbesar terjadi pada penyulang 52.PWI.F03.Z01.S01 mencapai 0,85 % dan  didapatkan PWI.F03.Z02.S01.SE01 mengalami kondisi overload mencapai 106,2%. Hasil perbaikan jatuh tegangan pada perhitungan manual 52.PWI.F03.Z02.S01.SE01 menjadi 0.82% sehingga dengan memperbesar ukuran penghantar dapat memperbaiki nilai jatuh tegangan pada feeder karena semakin besar nilai penghantar maka nilai impedansi penghantar lebih rendah. Hasil simulasi perbaikan menggunakan ETAP 12.6 pada feeder 52.PWI.F03.Z02.S01.SE01 menjadi 0.30% dan pebaikan ini mampu memperbaiki kondisi overload pada PWI.F03.Z02.S01.SE01 dan undervoltage pada setiap bus.
Sistem Rekomendasi pada Pembelajaran Mobile Menggunakan Metode Cosine Similarity dan Collaborative Filtering Rusmal Firmansyah; Imam Much Ibnu Subroto; Sri Mulyono
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.856 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.21-28

Abstract

Sistem pembelajaran secara online telah berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi internet dan aplikasi mobile. Konten pembelajaran sangat banyak dan mudah didapatkan di internet. Permasalahan yang dihadapi oleh siswa adalah kebingungan siswa untuk memilih materi yang relevan dan diperlukan dari sekian banyak materi yang ada. Penelitian ini menawarkan solusi system rekomendasi materi pembelajaran dimana rekomendasi diartikan sebagai sebuah saran yang menganjurkan untuk dilakukan. Rekomendasi berfungsi untuk membantu pengguna memilih sesuatu yang paling mirip dengan apa yang sedang di cari. Ada beberapa cara rekomendasi yang diberikan antara lain jumlah rating, jumlah kesamaan nama, jumlah view dan lain sebagainya. Dalam memberikan rekomendasi, penelitian ini menggunakan metode collaborative filtering, Collaborative filter memiliki 3 cara pemberian rekomendasi yaitu memory based (berdasarkan rating yang diberikan user lain), model based (berdasarkan kemiripan sumber data) dan gabungan keduanya menjadi hybrid recommendation system bertujuan untuk mengatasi kelemahan yang muncul pada kedua kategori sebelumnya. Penelitian ini menekankan pada hybrid recommendation system, yaitu menggabungkan antara memory based dan model based. Dalam menghitung nilai memory based digunakan algoritma cosine similarity, sedangkan untuk model based digunakan algoritma simple addictive weight (SAW). Dalam pembobotan SAW digunakan 0.571 untuk kemiripan dan 0.429 untuk nilai rating yang diperoleh dari hasil quisioner. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menghitung nilai similarity harus menentukkan nilai vektor masing-masing pelajaran dengan mencari nilai kemunculan kata/term frekuensi (tf), dokument frekuensi (df), dan inverse dokument frekuensi(idf). Setelah menemukan nilai vektor maka dilakukan pencarian kemiripan dengan cosine similarity. Hasil similarity kemudian bandingkan dengan rating masingmasing untuk dirangking dengan SAW sesuai dengan bobot masing-masing. Dari tersebut maka diperoleh pelajaran yang direkomendasikan. Batas nilai yang direkomendasikan adalah 0.4.  Penelitian ini memberikan rekomendasi sesuai dengan tingkat kemiripan judul dan juga rating tertinggi Dengan diberikan nilai batas maka pelajaran yang memiliki kemiripan nama tidak akan selalu di tampilkan, karena nilai rating pelajaran tersebut ratingnya rendah.
Sistem Seleksi Penerima Dana Bantuan Keluarga Kurang Mampu Menggunakan Metode ELECTRE Muhammad Rahman Hakim; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.48 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.57-68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pendukung keputusan seleksi penerima dana bantuan bagi keluarga kurang mampu yang tepat berdasarkan kriteria-kriteria persyaratan penerima bantuan. Sistem ini dibangun dengan menggunakan metode Elimination and Choice Expressing Reality (ELECTRE). Ada beberapa kriteria yang telah dijadikan sebagai parameter perhitungan dan setiap kriteria diberi bobot sesuai dengan tingkat prioritas penerima bantuan, dimana nilai bobot kriteria adalah antara 0-1. Nilai bobot dinormalisasikan dan dihitung dengan metode ELECTRE berdasarkan utilitas. Pada metode ELECTRE keputusan diambil berdasarkan kriteria dan bobot dan akan menhasilkan score untuk setiap data record calon penerima bantuan dan selanjutnya dibandingkan dengan record yang lain sehingga menghasilkan perangkingan dari beberapa hasil calon penerima dana bantuan. Semakin tinggi score maka semakin direkomendasikan untuk menerima bantuan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa ELECTRE mampu memberikan rekomendasi yang tepat berdasarkan rangking score para calon penerima bantuan. Jumlah penerima bantuan bisa disesuaikan dengan ranking dan ketersedian dana yang akan disalurkan kepada masayarakat. Hasil implementasi dari dapat menyimpulkan bahwa sistem seleksi penerima dana bantuan menggunakan metode ELECTRE dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan yang tepat dan terukur.
Pengujian Penggunaan Teknologi UHF RFID untuk Pendataan Barang dalam Kotak pada Kendaraan Bergerak A. Ashif Drika Maulabika; Muhammad Khosyiin; Jenny Putri Hapsari
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.907 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.69-74

Abstract

Teknologi inventarisasi barang saat ini telah berkembang dengan adanya sistem pendataan yang baik menggunakan sistem informasi database, akan tetapi pendataan masih dilakukan secara manual dan satu persatu. Penerapan teknologi UHF RFID untuk pendataan barang sudah umum digunakan tetapi terkendala dengan jarak dan posisi barang yang statis serta mengharuskan membuka kotak penyimpanan jika barang ada di dalam kotak. Pada penelitian ini dilakukan pengujian untuk pendataan barang di dalam kotak yang bergerak menggunakan teknologi UHF RFID, dengan tujuan mempermudah pendataan barang tanpa membuka kotak, tanpa mengecek satu persatu, meskipun barang dalam kondisi bergerak. Metode pengujian ini dilakukan dengan menempatkan barang yang sudah tertempel 30 Tag RFID kedalam kotak pada kendaraan yang bergerak dengan kecepatan maksimum 60 km/jam. Pendataan barang menggunakan 2 jenis Tag RFID (stiker dan kartu) pada barang dengan 6 sisi arah hadap dan jarak antara reader terhadap Tag RFID maksimal 4 Meter. Hasil penelitian ini yaitu kecepatan maksimal untuk pembacaan RFID Tag Stiker adalah 20 km/jam dengan jarak maksimal pembacaannya 2 m sedangkan kecepatan maksimal untuk pembacaan RFID Tag Kartu adalah 40 km/jam dengan jarak maksimal pembacaannya 3 m. Performa arah hadap pembacaan antara RFID Reader dengan RFID Tag adalah arah hadap depan. Jenis kotak penyimpanan barang dengan material plastik memiliki tingkat keberhasilan pembacaan 100%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8