Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetan Lokasi Dan Bidang Kompetensi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Di Kota Tegal Andi Riansyah; Dedy Kurniadi; Ida Widihastuti; Vergiawan Alfiansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 3, No 1: 2018
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.193 KB) | DOI: 10.30659/ei.3.1.45-51

Abstract

SMK adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan ketrampilan di bidang formal. penjelasan Pasal 15 undang undang sistem pendidikan nasional (UUSPN), merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Sebagian warga kota Tegal tidak mengetahui jumlah SMK  yang ada di Kota Tegal, dengan beragam nama sekolah, alamat sekolah, dan Kompetensi / jurusanya, ini mengakibatkan tidak sedikit warga kota Tegal yang akhirnya menyekolahkan anaknya diluar Kota Tegal, dengan jurusan / kompetensi yang sebenarnya ada di SMK pada Kota Tegal. Untuk itu penulis berinisiatif merancang dan membangun sistem informasi geografis persebaran SMK di kota tegal berbasis web, untuk dapat menjadi alat bantu masyarakat dalam mencari lokasi dan informasi-informasi yang berkaitan dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ada di kota tegal.
Penerapan Sistem Informasi Monitoring Tugas Akhir Untuk Memantau Perkembangan Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Andi Riansyah; Eka Nuryanto Budisusila; Muhammad Khosyi in; Randy Ilhamzah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 2, No 2: 2017
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.177 KB) | DOI: 10.30659/ei.2.2.%p

Abstract

Banyaknya mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir membuat data yang masuk kepada admin tugas akhir ikut meningkat. Proses pendaftaran sampai dengan selesai masih manual sehingga admin tugas akhir kerap kesulitan menangani data-data mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Sistem informasi adalah sebuah media yang dapat diakses dengan mudah karena dapat diakses melalui semua perangkat komunikasi yang dapat menggunkan internet. Dengan kemudahan ini sistem informasi menjadi salah satu media yang banyak digunakan oleh institusi salah satunya adalah sistem informasi monitoring tugas akhir yang dibuat untuk fakultas teknologi industri Universitas Islam Sultan Agung. Tujuan dari sistem ini adalah sebagai media pencatat, memonitoring dan penjadwalan tugas akhir. Media pencatat yaitu untuk mencatat setiap mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Memonitoring dalam hal ini diperuntukan untuk dosen agar dosen pembimbing dapat mengawasi mahasiswa bimbingannya agar mengetahui dan mengawasi perkembangan mahasiswa bimbingannya. Sedangkan penjadwalan adalah untuk memudahkan penjadwalan seminar progres karena dalam sistem informasi monitoring tugas akhir akan dapat diketahui waktu kosong sehingga lebih mudah dalam menentukan jadwal. Terdapat beberapa   tahapan  dalam  pembuatan  sistem informasi  ini,  yaitu  analisa, perancangan, proses pengerjaan dan evaluasi terhadap model program yang telah dihasilkan. Sistem Informasi monitoring tugas akhir dapat diakses melalui dekstop maupun mobile sehingga dapat memudahkan pengguna. Dalam pengujiannya sistem informasi ini berjalan dengan baikBanyaknya mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir membuat data yang masuk kepada admin tugas akhir ikut meningkat. Proses pendaftaran sampai dengan selesai masih manual sehingga admin tugas akhir kerap kesulitan menangani data-data mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Sistem informasi adalah sebuah media yang dapat diakses dengan mudah karena dapat diakses melalui semua perangkat komunikasi yang dapat menggunkan internet. Dengan kemudahan ini sistem informasi menjadi salah satu media yang banyak digunakan oleh institusi salah satunya adalah sistem informasi monitoring tugas akhir yang dibuat untuk fakultas teknologi industri Universitas Islam Sultan Agung. Tujuan dari sistem ini adalah sebagai media pencatat, memonitoring dan penjadwalan tugas akhir. Media pencatat yaitu untuk mencatat setiap mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Memonitoring dalam hal ini diperuntukan untuk dosen agar dosen pembimbing dapat mengawasi mahasiswa bimbingannya agar mengetahui dan mengawasi perkembangan mahasiswa bimbingannya. Sedangkan penjadwalan adalah untuk memudahkan penjadwalan seminar progres karena dalam sistem informasi monitoring tugas akhir akan dapat diketahui waktu kosong sehingga lebih mudah dalam menentukan jadwal. Terdapat beberapa   tahapan  dalam  pembuatan  sistem informasi  ini,  yaitu  analisa, perancangan, proses pengerjaan dan evaluasi terhadap model program yang telah dihasilkan. Sistem Informasi monitoring tugas akhir dapat diakses melalui dekstop maupun mobile sehingga dapat memudahkan pengguna. Dalam pengujiannya sistem informasi ini berjalan dengan baik
Applying fuzzy proportional integral derivative on Internet of things for figs greenhouse Andi Riansyah; Sri Mulyono; M. Roichani
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 10, No 3: September 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v10.i3.pp536-544

Abstract

Indonesia is an agrarian country where most of population work as farmers. Various planting media have been developed in Indonesia such as using greenhouses. Greenhouse is one of very promising planting media for plant cultivators, because it can be a solution to challenges of extreme climate change. In a greenhouse, the state of the room can be easily controlled using technologies such as automatic watering systems, air temperature control, air humidity and soil moisture. This research focuses on figs by applying fuzzy proportional integral derivative (FPID) as artificial intelligence on the Internet of things (IoT) for greenhouses. It uses Tsukamoto method serves to monitor air conditions and soil conditions and then it is coupled with proportional integral derivative (PID) control to control air temperature, air humidity, and soil moisture so that it is always in the ideal condition of figs in greenhouse. By implementing FPID on IoT for greenhouse, the development of figs in greenhouse can be optimized because air and soil conditions can be maintained in ideal conditions.
Implementation of RESTful Web Service on Indonesian’s Integrated Breastfeeding Donor Information System Badieah Badieah; Ahmad Mujib; Muna Yastuti Madrah; Andi Riansyah; Nur Muhammad Syaifuddin
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 11, No 2 (2022): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.629 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v11i2.1797

Abstract

The golden period is a term used to describe the importance of the first 1000 days of human life. Nutritional intake in children at this time becomes very important because malnutrition in this period will cause disturbances in child development. To prevent this risk, the intake of breast milk is necessary for babies at least in the first 6 months of life. However, there are many internal and external factors that can affect a baby not being able to receive it. One solution that commonly used to share breast milk amongst mothers. A mother can share breast milk directly through personal relations or through human milk bank agencies. The implication of the problem of sharing human milk in Muslim societies is the occurrence of kinship relationship between the child and his milk mother that change the status of mahram and the prohibition of marriage between breast milk children and biological children of the donor because the two children's status changed to breast milk siblings. Referring to these conditions, we designed an integrated information system prototype by integrating breast milk donor data obtained from human milk banks throughout Indonesia. Interoperability problems during data integration process are overcome by implementing a RESTful API as a web service. The output of this information system is the issuance of milk-kinship certificates given to donors and recipients as evidence of donors as well as become a token that there is a mahram bond between donors and recipients. A milk-kinship certificate can prevent marriage between milk-kinship siblings, especially in Muslim communities.
Sistem Pendukung Keputusan berdasarkan Prediksi Penjualan Ayam Broiler Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Ahmad Syarif Hidayatullah; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.649 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.2.99-108

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan peternakan ialah sulitnya menentukkan jumlah bibit ayam (DOC) yang perlu disiapkan agar ayam broiler bisa dijual dengan jumlah yang sesuai dengan permintaan para konsumen di saat yang akan datang. Double exponential smoothing digunakan untu peramalan jangka pendek. Model mengasumsikan bahwa data berfluktuasi di sekitar nilai mean yang tetap, tanpa trend atau pola pertumbuhan konsisten. Metode double exponential smoothing dapat diterapkan untuk memprediksi penjualan ayam broiler di perusahan peternakan ayam. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan berdasarkan prediksi penjualan ayam broiler menggunakan metode Double Exponential Smoothing. Penelitian ini menggunakan algoritma double expnential smoothing dan metode pengembangan prototyping.Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem pendukung  keputusan mampu memprediksi jumlah penjualan ayam per broiler per bulan dengan baik. Nilai error pada peramalan penjualan yaitu sebesar 10%, dihitung menggunakan metode  MAPE
Sistem Seleksi Penerima Dana Bantuan Keluarga Kurang Mampu Menggunakan Metode ELECTRE Muhammad Rahman Hakim; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.48 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.1.57-68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pendukung keputusan seleksi penerima dana bantuan bagi keluarga kurang mampu yang tepat berdasarkan kriteria-kriteria persyaratan penerima bantuan. Sistem ini dibangun dengan menggunakan metode Elimination and Choice Expressing Reality (ELECTRE). Ada beberapa kriteria yang telah dijadikan sebagai parameter perhitungan dan setiap kriteria diberi bobot sesuai dengan tingkat prioritas penerima bantuan, dimana nilai bobot kriteria adalah antara 0-1. Nilai bobot dinormalisasikan dan dihitung dengan metode ELECTRE berdasarkan utilitas. Pada metode ELECTRE keputusan diambil berdasarkan kriteria dan bobot dan akan menhasilkan score untuk setiap data record calon penerima bantuan dan selanjutnya dibandingkan dengan record yang lain sehingga menghasilkan perangkingan dari beberapa hasil calon penerima dana bantuan. Semakin tinggi score maka semakin direkomendasikan untuk menerima bantuan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa ELECTRE mampu memberikan rekomendasi yang tepat berdasarkan rangking score para calon penerima bantuan. Jumlah penerima bantuan bisa disesuaikan dengan ranking dan ketersedian dana yang akan disalurkan kepada masayarakat. Hasil implementasi dari dapat menyimpulkan bahwa sistem seleksi penerima dana bantuan menggunakan metode ELECTRE dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan yang tepat dan terukur.
Sistem Kontrol Penyiraman Otomatis Pada Pembibitan Padi Berbasis IOT Menggunakan Rule Base System Febrian Rio Hartono; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.678 KB) | DOI: 10.30659/ei.4.2.75-82

Abstract

Salah satu faktor yang menentukan kesuksesan dalam usaha bercocok tanam yaitu ketersediannya bibit padi yang baik. Hingga saat ini usaha penanganan perbaikan benih padi belum dapat menjamin ketersedianya benih yang bermutu secara memadai dan berkesinambungan. Hambatan yang ditemui dalam usaha pengolahan benih padi yaitu masalah pengairan atau irigasi dan masalah hama. Penelitian bertujuan membangun prototype IoT untuk pembibitan padi dengan mendeteksi kadar kelembaban tanah dan cahaya untuk mengatur penyiraman otomatis sehingga kualitas tumbuhnya bibit menjadi lebih terjaga. Penelitian ini melakukan desain dan prototyping suatu sistem monitoring dan kontrol penyiraman otomatis pada pembibitan padi berbasis IOT menggunakanmtode rule base system. Sistem ini  bertujuan memudahkan petani dalam membuat bibit padi yang lebih berkualitas. Alat ini dapat mendeteksi kadar kelembaban tanah dan cahaya untuk mengatur penyiraman otomatis dan membuat media penanaman bibit padi dalam ruangan, sehingga untuk pertumbuhan bibit akan terpantau dan terhindar dari hama tanaman yang mengganggu. Pada prototype sistem monitor penyiraman otomatis pembibitan menggunakan media tanam berupa tanah di dalam kotak yang telah diberi benih padi. Kemudian untuk mendeteksi kadar kelemababan tanah menggunakan soil moisture sensor, apabila kadar kelembaban berada di titik 38-47 derajat, maka dengan otomatis alat akan menyiram tanaman, dan apabila kelembaban telah berada pada kadar   61-62   derajat,   maka   alat   akan   berhenti   menyiram. Hasil implementasi IoT menggunakan  rule based menunjukkan bahwa kadar kelembababn tanah, suhu dan kebutuhan cahaya dapat terkontrol dengan baik sesuai dengan standar yang diinginkan sehingga dapat menjamin kualitas pertumbuhan benih padi yang berkualitas.Salah satu faktor yang menentukan kesuksesan dalamusahabercocoktanamyaituketersediannyabibitpadiyangbaik. Hingga saat ini usaha penanganan perbaikan benih padi belum dapat menjamin ketersedianya benih yang bermutu secara memadai dan berkesinambungan. Hambatan yang ditemui dalam usaha pengolahan benih padi yaitu masalah pengairan atau irigasi dan masalahhama. Penelitian bertujuan membangun prototype IoT untuk pembibitan padi dengan mendeteksi kadar kelembaban tanah dan cahaya untuk mengatur penyiramanotomatis sehingga kualitas tumbuhnya bibit menjadi lebih terjaga. Penelitian ini melakukan desain dan prototyping suatu sistemmonitoringdankontrolpenyiramanotomatispadapembibitan padi berbasis IOT menggunakanmtode rule basesystem. Sistem ini  bertujuan memudahkan petani dalam membuat bibit padi yang lebih berkualitas. Alat ini dapat mendeteksi kadar kelembaban tanah dan cahaya untuk mengatur penyiramanotomatis dan membuat media penanaman bibit padi dalamruangan, sehinggauntukpertumbuhanbibitakanterpantaudanterhindardarihamatanaman yangmengganggu.Padaprototypesistemmonitorpenyiramanotomatispembibitan menggunakan media tanam berupa tanah di dalam kotak yang telah diberi benih padi. Kemudian untuk mendeteksi kadar kelemababan tanah menggunakan soil moisture sensor, apabila kadar kelembaban berada di titik 38-47 derajat, maka dengan otomatis alat akan menyiram tanaman, dan apabila kelembaban telah berada pada kadar   61-62   derajat,   maka   alat   akan   berhenti   menyiram. Hasil implementasi IoT menggunakan  rule based menunjukkan bahwa kadar kelembababn tanah, suhu dan kebutuhan cahaya dapat terkontrol dengan baik sesuai dengan standar yang diinginkan sehingga dapat menjamin kualitas pertumbuhan benih padi yang berkualitas.
The Policy Integration Concept of The Mahram Relationship on Nurseling Study on Nurseling Practices in Semarang, Central Java-Indonesia Muna Madrah; Badieah; Andi Riansyah; Alamsyah Alamsyah; Dewi Ayu Fatmawati
Al-Ihkam, Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v17i2.6316

Abstract

Giving breast milk is becoming more popular, whether directly or mediated by organizations supporting nursing donors. In Muslim communities, donating breast milk has implications for the relationship between the child and the nursing mother, including the mother's husband and biological children. The relationship is called the mahram relationship. Mahram in Islam is essential because it clarifies the child's lineage and the relationship between the family of the nursing mother. The objectives of this study are 1). to describe the breastfeeding donor in Semarang; 2). to describe community awareness of its implication; and 3). questions whether any policy regulates the recording of breastfeeding donor practices to track mahram relationships. This is qualitative research by exploring information from primary sources in Semarang District. Furthermore, the data, also, is gathered from relevant policy documents to strengthen argumentation and analysis. The results indicate that breastfeeding donor policies already exist in Semarang, but each institution associated with various policies moves independently in its implementation. There is no policy regarding recording the mahram relations. The absence of a clear and integrated policy has led to a tendency for people to practice breastfeeding independently without the need to carry out official recording procedures. The research offers a cross-sectoral integrated policy concept aiming to fulfill children's rights to the best food in their early life while having the right to know the clarity of their lineage.
Face Recognition Metode Viola-Jones dan Local Binary Patterns Histograms Sistem Pemantauan Pengunjung di Laboratorium Muhammad Ni’am; Sri Mulyono; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.162-170

Abstract

Laboratorium Teknik Informatika Unissula merupakan tempat pengembangan teknologi IT di kota Semarang yang berfokus pada pendidikan. Perkembangan teknologi yang semakin cepat memicu kebutuhan laboratorium untuk mengembangkan alat yang dapat bekerja dengan otomatis untuk mengawasi aktivitas di laboratorium. Face recognition adalah salah satu teknologi yang mulai marak digunakan untuk mengenali seseorang dari sebuah gambar. Dengan memanfaatkan teknologi ini di hasilkan sebuah kamera yang dapat mengenali wajah dan menyimpan datanya untuk presensi keaktifan secara real time. Algoritma Viola-Jones di pakai pada penelitian ini untuk mendeteksi objek wajah dan algoritma LBPH di gunakan untuk pengenalan wajah. Percobaan pada penelitian ini dilakukan dengan tiga jarak yaitu 50 cm, 80 cm, 110 cm. Dari tiga jarak ini di dapatkan hasil akurasi terbaik dari percobaan adalah pada jarak 80 cm dengan hasil akurasi total yang di dapatkan mencapai 84,28 %.
Sistem Monitoring Dan Kontrol Kualitas Air Pada Kolam Ikan Koi Berbasis Internet of Things (IoT) Andhika Bayu Pratama; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.171-180

Abstract

Saat ini ikan koi banyak diminati oleh beberapa pecinta ikan hias pada kolam rumah atau perkantoran. Melihat ikan koi berenang di dalam kolam dapat menurunkan tekanan darah & denyut jantung, selain itu juga dapat dijadikan sebagai stress relief pada tubuh manusia. Ikan koi merupakan ikan hias yang sangat sensitif terhadap kualitas air, oleh karena itu kualitas air sangat berperan penting terhadap perkembangan ikan koi itu sendiri. Tidak sedikit pengelola ikan koi yang dapat mengetahui parameter-parameter apa saja yang dibutuhkan ikan koi supaya dapat berkembang dengan baik. Oleh karena itu perlu adanya suatu sistem yang dapat memonitor dan mengontrol kualitas air pada kolam ikan koi. Sistem ini bertujuan untuk mengetahui parameter air yang dibutuhkan ikan koi sekaligus dapat mengontrol parameter air tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode forward chaining, yaitu merupakan metode yang dapat melakukan pencarian dari masalah yang ditujukan untuk mencari solusi. Hasil pengujian sistem ini adalah dengan menggunakan metode forward chaining kualitas air telah dikendalikan dengan baik dalam menentukan keputusan dan pengendalian sesuai aturan pakar. Selain itu sistem dapat menjalankan fungsi pengambilan data, pengambilan keputusan, pengiriman data ke cloud dan dapat menjalankan aktuator.Keyword : forward chaining, ikan koi, Internet of Things (IoT)