cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2023)" : 17 Documents clear
Analisis Kebisingan di Jalan Raya Pantura Kecamatan Pucuk - kecamatan sukodadi (perbandingan metode regresi linear dan newton forward) Putri, Ahna Mayhella; Wibisana, Hendrata
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6572

Abstract

Transportasi adalah suatu pergerakan baik manusia ataupun barang dari suatu tempat ke suatu tujuan. Pada proses pergerakan tersebut tentu dibutuhkan sebuah sarana pengangkut untuk mempermudah berupa kendaraan yang mana dalam pengoperasiannya dapat menimbulkan suara-suara seperti suara mesin yang kelur melalui knalpot maupun klakson. Kebisingan sendiri berasal dari kata bising yang artinya semua bunyi yang mengalihkan perhatian, mengganggu, atau berbahaya bagi kegiatan sehari-hari, bising umumnya didefinisikan sebagai bunyi yang tidak diinginkan dan juga dapat menyebabkan polusi lingkungan. (David Cornwell 1998).Maka dari itu perlu dipandang untuk dilakukan penelitian perhitungan tingkat kebisingan yang terjadi masih dapat tertolerir atau sudah melampaui ambang batas sehingga perlu dilakukan suatu kegiatan yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negative dari kebisingan tersebut. Analisa kebisingan tersebut dilakukan di jam sibuk baik pagi hari ataupun sore hari yang memungkinkan terjadinya kenaikan intensitas polusi suara kebisingan di jalan raya yang berasal dari sepeda motor (MC) kendaraan ringan (LV). analisa ini dilakukan dengan menggunakan 2 metode yakni metode Regresi linear dengan
EVALUASI KUALITAS AIR DANAU LAGUNA TERNATE UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DAN NON DOMESTIK MASYARAKAT Nagu, Nani; Ahmad, Badrun; Shandy, Sary
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6796

Abstract

Danau laguna atau danau Ngade adalah salah satu danau di Pulau Ternate. Masyarakat memanfaatkan danau ini sebagai tempat wisata dan aktivitas perikanan. Hal ini berdampak terhadap kualitas air danau laguna sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap paramater pencemaran air. Ini karena danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih sebab saat ini Kota Ternate mengalami keterbatasan sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan danau Ngade sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan melakukan percobaan dan pengujian terhadap kualitas air danau Ngade dan menentukan kuantitas air danau melalui perhitungan dari data pengukuran. Pemeriksaan kualitas air dilakukan langsung di danau Ngade dan di Laboratorium secara fisik dan kimia. Secara fisik meliputi pemeriksaan rasa, bau, kekeruhan, dan suhu. Pemeriksaan secara kimia dilakukan melalui pemeriksaan COD, DO, pH, TDS, Kesadahan ( CaCO3), logam (Tembaga, besi, Mangan), dan mineral lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pengujian kualitas air danau memenuhi baku mutu sesuai Permenkes No. 32 Tahun 2017 dimana air di tengah danau memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan air yang berada di tepi danau. Sementara pengukuran kuantitas air di danau Ngade didapatkan sebesar 3.394.744.000 liter. PDAM saat ini menggunakan pompa dengan debit 5 liter/detik sedangkan debit andalan pada air yang menjadi cadangan sumber daya air bagi danau Ngade sebesar 45 liter/detik sehingga air danau Ngade layak dijadikan sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitas. Kata kunci:  kuantitas, kualitas, air, danau, analisis, ngade
KAJIAN EKSPERIMENTAL BETON DENGAN LIMBAH PECAHAN KERAMIK M.T., Ira Puspitasari S.T.
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6586

Abstract

Penggunaan material alam secara terus- menerus pada pembuatan beton dikhawatirkan terjadi eksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sehingga dibutuhkan material pengganti yang lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai lebih apabila berasal dari limbah. Pada pekerjaan kontruksi tentunya ada saja potongan keramik yang tidak dibutuhkan lagi, hal itu jika dibiarkan begitu saja akan menjadi limbah bagi lingkungan. Keramik termasuk kategori limbah padat namun hampir memiliki kesamaan karakteristik dari material agregat kasar yang umum digunakan pada beton, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan keramik sebagi pengganti Sebagian agregat kasar pada kuat tekan dan berat volume beton. Variabel penelitian yang digunakan adalah beton dengan 0% limbah keramik atau beton normal (BN), 20 % limbah keramik (BK 1), 40 % limbah keramik (BK 2), 60% limbah keramik (BK 3). Hasil penelitain menunjukkan bahwa penggunaan limbah keramik meningkatkan kuat tekan dan berat volume beton. Kuat tekan mengalami peningkatan sebesar 89% dari kuat tekan beton normal yaitu 14,9 MPa  pada komposisi 60% limbah keramik. Berat volume juga mengalami kenaikan 1,08 % dari berat volume beton normal.
PERENCANAAN JARINGAN DAERAH IRIGASI GUMBASA KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Lestari, Alifiah Ayu Tiara; Rizal, Nanang Saiful
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6672

Abstract

DAS Gumbasa merupakan daerah irigasi yang berada di Desa Pakuli, Kabupaten Sulawesi Tengah. Akibat kekurangan air di sawah pada musim kemarau, kekeringan menurunkan hasil panen petani. Pengelolaan dan distribusi air irigasi yang tidak merata menjadi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang saluran irigasi yang efisien. Kebutuhan air proyek untuk sawah adalah 1,58 l/detik/ha, berdasarkan penelitian penggantian sawah seluas 80 ha yang terdiri dari 4 petak. Tiga saluran tingkat 3 dan satu saluran tingkat 2, dengan Q terkecil = 0,0014 m3/detik di KSB.2Kn dan Q terbesar = 1,520 m3/detik di KSB.1Kn, masing-masing menyuplai air ke Dusun Pakuli. Saluran tingkat 3 dengan b = 0,6 m dan h = 0,6 m serta saluran tingkat 2 dengan b = 0,8 m dan h = 0,8 m masing-masing mempunyai debit terbesar pada saluran irigasi.
PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN PLASBUT(PLASTIK SERABUT) PAVING BLOCK Listriyana, Ani; Amalia Silviyanti, Nurul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6493

Abstract

Abstrak: Pengolahan sampah plastik menjadi paving block telah banyak dijadikan solusi dalam pengolahan limbah plastik.  begitu pun dengan paving block dengan filler serabut dan matriks semen. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tekan ketika plastik dan serabut di kombinasikan sebagai matriks dan filler di tambah dengan filler pasir menjadi plasbut paving block. Plastik yang digunakan berjenis polypropilen. Produksi dilakukan dengan mencampurkan pasir dan plastik dalam 1 adonan, kemudian pada proses pencetakan serabut diletakkan di tengah cetakan tidak di campur menjadi satu dengan plastik dan pasir. Hasil uji tekan menunjukkan kuat tekan tertinggi di peroleh plasbut dengan komposisi plastik : Pasir : Serabut sebesar 70%:30%:0.5% dengan kuat tekan rata rata sebesar 12 MPa. diikuti dengan plasbut dengan komposisi plastik : Pasir : Serabut sebesar 70%:30%:0.125% dengan kuat tekan rata rata sebesar 9.1 MPa. Kuat tekan pada rentang ini sesuai untuk taman dengan mutu beton D.  Kata kunci: Plasbut Paving block. Serabut kelapa. Kuat Tekan Abstract: Processing plastic waste into paving blocks has been widely used as a solution for plastic waste. They are likewise paving blocks that use fibre filler and a cement matrix. This study aims to determine the compressive strength when plastic and fibres are combined as a matrix and filler are added with sand filler to become "plans but" paving blocks. The plastic used is polypropylene. Production is done by mixing sand and plastic in one dough, and then in the production process, the fibres are placed in the middle of the mould, not mixed with plastic and sand. The results of the compressive test showed that the highest compressive strength was obtained from "plasbut" with a plastic composition: Sand: Fiber of 70%: 30%: 0.5% with an average compressive strength of 12 MPa. followed by "plasbut" with a plastic composition: Sand: Fiber of 70%:30%:0.125% with an average compressive strength of 9.1 MPa. This compressive strength in this range is suitable for gardens with concrete quality D.Keywords: Plasbut Paving block. Coconut fibre. compressive strength 
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI PLAMBING AIR BERSIH PADA GEDUNG RUSUN ASN BPKP SOFIFI Muhibad, Nadila; Nagu, Nani; Rizky Ahadian, Edward
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6592

Abstract

 Abstrak:Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Dalam perencanaan sistem plambing air bersih, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu kebutuhan air bersih, kapasitas tangki penampung air, kualitas air yang didistribusikan, laju dan kecepatan aliran dalam pipa. Berdasarkan UUD RI No. 20 Tahun 2011, sebuah rumah susun harus memiliki kelengkapan prasarana yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan tempat tinggal yang layak, salah satunya adalah penyediaan air bersih yang baik. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk merancang sistem penyediaan air bersih yang dapat memebuhi kebutuhan air sehari-hari dan memberikan kenyamanan serta kepuasan kepada penghuni gedung. Dalam merencanakan sistem plambing perlu diketahui terlebih dahulu kebutuhan air bersih yang mana menggunakan metode jumlah penghuni mengacu pada SNI 03-7065-2005 dengan standar pemakaian air bersih untuk gedung rumah susun sebesar 100 liter/orang/hari. Berdasarkan perhitungan, didapatkan kebutuhan air bersih gedung rusun ASN BPKP Sofifi adalah 17,6 m3/hari sesuai dengan perkiraan jumlah penghuni sebanyak 176 orang dikali 100 liter/orang/hari. Kapasitas tangki air bawah (Ground Water Tank) sebesar 21,12 m3 dan tangki air atas (Rooftank) sebesar 4 m3. Diameter pipa air bersih yang diperlukan sebesar 1/2 inchi, 3/4 inchi, 1 inchi, 1 ¼ inchi dan 2 inchi.Kata kunci: Plambing, Air Bersih, GWT, Rooftank, Pipa Abstract: Plumbing systems are an inseparable part of building construction. In planning a clean water plumbing system, several things need to be considered, namely the need for clean water, the capacity of the water storage tank, the quality of the water distributed, and the rate and speed of flow in the pipe. Based on the RI Constitution No. 20 of 2011, an apartment must have complete infrastructure that meets specific standards for adequate housing needs, one of which is the provision of good clean water. Therefore, this research is intended to design a clean water supply system that can meet daily water needs and provide comfort and satisfaction to building occupants. When planning a plumbing system, it is necessary first to know the need for clean water, using the number of occupants method referring to SNI 03-7065-2005 with a standard for clean water usage for apartment buildings of 100 liters/person/day. Based on calculations, it was found that the clean water requirement for the ASN BPKP Sofifi flat building was 17.6 m3/day, by the estimated number of residents of 176 people multiplied by 100 liters/person/day. The capacity of the ground water tank is 21.12 m3, and the roof tank is 4 m3. The required clean water pipe diameters are 1/2 inch, 3/4 inch, 1 inch, 1 ¼ inch, and 2 inches.Keywords: Plumbing, Clean Water, GWT, Rooftank, Pipe 
ANALISIS KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DENGAN MODEL UNDERWOOD PADA RUAS JALAN DIPONEGORO KOTA SURABAYA Sarimun Putra, Muhammad Hafidz; Wibisana, Hendrata
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6546

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kota besar di Indonesia yaitu kepadatan lalu lintas. Pertumbuhan ekonomi dan kepemilikan kendaraan menjadi salah satu penyebab permasalahan tersebut terjadi. Salah satu ruas jalan yang sering terjadi kepadatan yaitu pada ruas jalan Diponegoro. Melihat kondisi lalu lintas pada ruas jalan Diponegoro, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui informasi mengenai karakteristik arus lalu lintas. Karakteristik lalu lintas merupakan hubungan hubungan antara tiga parameter utama lalu lintas yaitu volume, kecepatan, dan kepadatan. Salah satu pendekatan model matematis dan grafis yang digunakan untuk mengetahui karakteristik arus lalu lintas tersebut yaitu model underwood. Dari hasil penelitian dan analisis menggunakan model Underwood pada ruas Jalan Diponegoro didapatkan nilai r2 terbesarnya yaitu pada Segmen 1 Jalur 1 (Arah Kebun Binatang Surabaya) pada hari Senin sebesar 0.8925. Nilai masing-masing variabel pada segmen ini yaitu, Qmaks sebesar 2509.18 smp/jam, Dm sebesar 145.54 smp/km, Vf sebesar 46.86 km/jam, dan Vm sebesar 17.24 km/jam. Dikarenakan nilai r2 terbesar mendekati nilai +1 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai variabel yang dihasilkan dari model Underwood mendekati kondisi lapangan sebenarnya. Maka, pemilihan model Underwood untuk ruas Jalan Diponegoro adalah tepat. Indeks tingkat pelayanan jalan pada ruas Jalan Diponegoro termasuk dalam kategori pada tingkat pelayanan C (Arus Stabil).

Page 2 of 2 | Total Record : 17