cover
Contact Name
Haninun
Contact Email
haninun@ubl.ac.id
Phone
+6285841314009
Journal Mail Official
jurnalvisionist@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No.89 Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Visionist
ISSN : 14114186     EISSN : 28088700     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jmv.v10i2
VISIONIST: Jurnal Manajemen, menyajikan artikel yang merupakan hasil refleksi, penelitian atau kajian analitis terhadap berbagai fenomena manajemen yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016): Maret" : 8 Documents clear
RANCANG BANGUN SISTEM PROSEDUR PELAKSANAAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA BAGI TENAGA KERJA SEKTOR JASA KONSTRUKSI PADA BPJS KETENAGAKERJAAN LAMPUNG I Mohammad Irfan; M Yusuf S Barusman; Marzuki Noor
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.501 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1652

Abstract

BPJS Ketenagakerjaan sebagai sebagai salah satu badan penyelenggara jaminan sosial yang dibentuk pemerintah melalui UU No. 24 tahun 2011 telah beroperasionalsejak tanggal 1 Januari 2014.BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT. Jamsostek (Persero). adanya kendala jarak dan waktu bagi kabupaten/kota yang secara geografis sangat berjauhan dengan kedudukan kantorBPJS Ketenagakerjaan cabang Lampung I. Tidak meratanya penyebaran kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan semakin memperparah hal tersebut. Bagi kontraktor hal ini dapat dijadikan alasan untuk tidak mendaftarkan proyek tersebut ke BPJS Ketenagakerjaan. Dan hal ini menimbulkan kemungkinan potensial lost penerimaan iuran proyek, disamping landasan ideal jaminan sosial yaitu memberikan perlindungan dasar akan resiko sosial tenaga kerja menjadi tidak terpenuhi. Soft System Methodology dijadikan landasan oleh peneliti untuk merancang bangun kembali sistem prosedur pelaksanaan jaminan sosial tenaga kerja bagi tenaga kerja sektor jasa konstruksi pada BPJS Ketenagakerjaan Lampung I yang efektif dan efisien. Dengan demikian dapat memangkas proses pendaftaran dan pengajuan klaim yang terkesan merepotkan, dan dapat menjawab kebutuhan akan keberadaan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di setiap kabupaten/kota.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEMUDA, OLAH RAGA, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LAMPUNG UTARA HM. Aslam Salim; Tina Miniawati Barusman; Haninun Haninun
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.186 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1648

Abstract

Dalam kewenangan otonomi yang luas ini tercakup keleluasaan daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang meliputi kewenangan bidang pemerintahan kecuali kewenangan di bidang polilik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter data fiskal, serta kewenangan bidang lainnya yang akan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Ada pengaruh motivasi dan kedisiplinan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey yaitu penelitian lapangan dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara mengedarkan kuesioner terhadap responden yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan terdapat pengaruh motivasi dan kedisiplinan terhadap kinerha pegawai Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara menunjukkan. Hasil distribusi jawaban responden dan jumlah keseluruhan dan persentase memperlihatkan menunjukkan bahwa secara umum memberikan gambaran bahwa motivasi pegawai di Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara adalah baik, gambaran kedisiplinan pegawai di Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara juga tergolong baik dan gambaran kinerja pegawai di Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara tergolong baik.
PENGARUH INSENTIF, MASA KERJA DAN PEMBAGIAN TUGAS TERHADAP KINERJA TENAGA PEMASAR PADA BANK RAKYAT INDONESIA CABANG PRINGSEWU Muhammad Tians Pratama; M. Oktaviannur; Hendri Dunan
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.449 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1653

Abstract

Kinerja pegawai merupakan perilaku nyata yang ditampilkan sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh pegawai sesuai dengan perannya didalam perusahaan. Dengan demikian perusahaan dapat menempuh berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai di antaranya dengan memperhatikan kesesuaian insentif, masa kerja dan pembagian tugas yang diberikan kepada pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Deskripsi insentif, masa kerja, pembagian tugas dan kinerja tenaga pemasar. Dan untuk mengetahui pengaruh: (2) Insentif terhadap kinerja tenaga pemasar. (3) Masa kerja terhadap kinerja tenaga pemasar. (4) Pembagian tugas terhadap kinerja tenaga pemasar. (5) Insentif, masa kerja dan pembagian tugas terhadap kinerja tenaga pemasar pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif verifikatif, dengan mengambil sampel penelitian pada pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pringsewu sebanyak 77 pegawai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis menggunakan regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Deskripsi insentif berjalan dengan baik. Masa kerja pegawai dengan pengalaman kerja yang cukup baik. Pembagian tugas dapat berjalan dengan baik. Dan kinerja pegawai dalam kategori baik. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan insentif terhadap kinerja pegawai Bank Rakyat Indonesia Cabang Pringsewu. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan masa kerja terhadap kinerja pegawai di Bank Rakyat Indonesia Cabang Pringsewu. (4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pembagian tugas terhadap kinerja pegawai Bank Rakyat Indonesia Cabang Pringsewu. (5) Insentif, masa kerja dan pembagian tugas secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Bank Rakyat Indonesia Cabang Pringsewu.
PROSEDUR PENGELOLAAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFT SYSTEM METHODE DI DAERAH PADA SKPD DINAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KOTA METRO Isnaini Isnaini; M Yusuf S Barusman; M. Oktaviannur
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.735 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1649

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam proses penatausahaan pengeluaran adalah kesalahan dalam pengketikan kode-kode program dan penentuan pagu anggaran dari suatu kegiatan dalam proses pengajuan dana yang menyebabkan perlu diperbaiki kembali, juga kurangnya kontrol penggunaan anggaran sehingga penyerapan anggaran tidak dapat diukur. Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan sistem yaitu penelitian yang menggunakan studi pustaka, pedoman wawancara dan observasi sebagai alat pengumpulan data. Kemudian data-data tersebut dikumpulkan dan diolah secara kualitatif. Model konseptual bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara Bendahara pengeluaran SKPD dengan prosedur yang harus ditempuh serta menjembatani kesenjangan antara staf pegawai dengan target-target serta setandar baku yang telah ditetapkan. Model konseptual menuntut pola interaksi aktif dan komunikasi aktif antara instansi yang terkait untuk meredam potensi munculnya permasalahan.
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS Jhon Hendrik; Andala Rama Putra Barusman; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.338 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1650

Abstract

Sistem informasi manajemen yang efektif, dipercaya mampu mengakomodir permasalahan-permasalahan pekerjaan yang dialami oleh pegawai dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan kinerja pegawai ke arah yang lebih baik. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Sistem Informasi Manajemen dengan kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus. Desain penelitian kausal dilakukan untuk menelaah varians dalam variabel terikat agar dapat memprediksi hasil dan keluarannya yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi manajemen dengan kinerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian sampel dengan responden sebanyak 90 orang pegawai. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi product moment dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pembahasan dan interpretasi maka dapat dirumuskan simpulan bahwa Sistem Informasi Manajemen mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan dengan kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus.
PENGARUH INSENTIF BEBAN KERJA DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KEDISIPLINAN PEGAWAI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (DPPKAD) KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Andini Aquasita; Andala R P Barusman; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.749 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1646

Abstract

Perbedaan beban kerja antar pegawai serta risiko yang melekat pada tugas pegawai di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah memposisikan kondisi ini sebagai variabel yang sangat penting dan krusial untuk diteliti terutama dikaitkan dengan kinerja. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian dengan memilih variabel insentif beban kerja dijadikan sebagai variabel penelitian. Ada pengaruh positif beban kerja dan semangat kerja secara bersama-sama terhadap kedisiplinan pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lampung Timur Dalam penelitian ini yang dicoba dijelaskan dan dianalisis adalah keterkaitan variabel insentif beban kerja dan semangat kerja terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lampung Timur. Pengaruh semangat kerja lebih dominan dibandingkan dengan insentif beban kerja karena nilai koefesen regresi (b) untuk variabel semangat kerja menghasilkan nilai yang lebih besar dibandingkan nilai koefesien regresi (b) untuk variabel insentif beban kerja. Uji hipotesis menunjukkan secara statistik ada pengaruh signifikan antara insentif beban kerja (X1) dan semangat kerja (X2) terhadap disiplin kerja (Y) pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) Kabupaten Lampung Timur (nilai sig, 0,000)
PENGARUH PENGAWASAN LANGSUNG DAN INSENTIF TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN, PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN WAY KANAN Mirhan Ahmad; Mustofa Usman; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.272 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1651

Abstract

Peningkatan kinerja pegawai sangatlah diperlukan, namun demikian diperlukan stimulan guna percepatan peningkatan kinerja pegawai, yang salah satunya adalah dengan melakukan pengawasan langsung dan pemberian insentif. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : “Apakah pengawasan langsung dan insentif secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Way Kanan?”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pengawasan langsung berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai, secara statistik menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,244 dan nilai signifikansi sebesar 0,017 lebih kecil dari 0,05. Hal ini mengandung arti bahwa semakin baik pengawasan langsung maka akan semakin baik pula kinerja pegawai pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Way Kanan. Insentif berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai, secara statistik menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,264 dan nilai signifikansi sebesar 0,013 lebih kecil dari 0,05. Hal ini mengandung arti bahwa semakin baik insentif maka akan semakin baik pula kinerja pegawai pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Way Kanan. Pengawasan langsung dan insentif secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Way Kanan, secara statistik menunjukkan bahwa nilai Fhitung (17,250) > Ftabel (3,15) dan nilai signifikansi (sig.) 0,000 < 0,05. Jika variabel pengawasan langsung dan insentif saling bersinergi maka akan berpengaruh sebesar 35% sedangkan sisanya 65% dipengaruhi faktor lain yang tidak diidentifikasikan (diteliti) dalam penelitian ini.
STUDI KUALITATIF MOTIVASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Dwi Ambarningrum; M Yusuf S Barusman; Hendri Dunan
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.822 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1647

Abstract

Selama ini, PNS divonis sebagai organ birokrasi yang paling tidak produktif, lamban, korup, dan inefisien. Citra pelayanan publik digambarkan dengan prosedur yang memakan waktu lama dan berbiaya mahal. Motivasi diperlukan dalam suatu organisasi karena dapat mendorong kinerja pegawai. Tujuan ini dapat dicapai jika manajer suatu organisasi memahami dengan tepat jenis-jenis motivasi dalam rangka mendorong pegawai untuk bekerja dan memberikan insentif terhadap hasil pekerjaannya. Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dan dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif, yaitu memberikan gambaran yang cermat mengenai suatu individu, kendala, gejala, ataupun pada kelompok tertentu faktor pemenuhan kebutuhan keamanan dan keselamatan kerja yang meliputi ketenangan dalam bekerja, kebebasan berpendapat, kebebasan berinovasi, jaminan kesehatan, jaminan hari tua/pensiun, kelengkapan fasilitas kerja, lokasi pekerjaan, dan kenyamanan dalam bekerja mampu memotivasi pegawai untuk meningkatkan kinerjanya namun dalam penelitian ini secara khusus saya membahas tentang lokasi pekerjaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8