cover
Contact Name
Aryanti Dwi Untari
Contact Email
aryanti.dwi@untirta.ac.id
Phone
+6285975089427
Journal Mail Official
aryanti.dwi@untirta.ac.id
Editorial Address
JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Jl. Ciwaru Raya No. 15 Cipocok Jaya, Serang, 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Untirta Civic Education Journal
ISSN : 25416693     EISSN : 25810391     DOI : -
Untirta Civic Education Journal (UCEJ) is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research article, review article, and book review. All topics that we received were only articles relating to Social Science, Pancasila, Citizenship Education, Law, Morals, Sociology, and Public Policy. For the research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches and can be made in a variety of research designs, such as experiments, case studies, grounded theory, phenomenology, etc. This journal was published in 2016 in the print and online publication twice a year every April and December, and published by Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. All the articles published in this journal have a unique DOI Number.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 12 Documents clear
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Damanhuri Damanhuri; Ujang Jamaludin; Lukmanul Hakim
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1885

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  motivasi belajar dengan prestasi belajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.  Hipotesis penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah:  Ada hubungan motivasi belajar  dengan  prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh  mahasiswa kelas E program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar  semester 2 tahun akademik 2011/2012 yang berjumlah 35 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat korelasi yang positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar PKn sebesar 0,89
PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP DAMPAK NEGATIF ROKOK UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PENDIDIKAN NILAI MORAL Dada Suhaida
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1880

Abstract

Masalah umum penelitin ini, “Pemahaman Mahasiswa Terhadap Nampak Negatif Rokok untuk Meningkatkan Pendidikan Moral”. Tujuan dalam penelitian ini, 1) Pandangan mahasiswa terhadap Dampak Negatif Rokok Bagi Kesehartan, 2) Faktor Penyebab Mahasiswa di kalangan Prodi PPKn IKIP PGRI menjadi Perokok Aktif. Hasil penelitian mengungkap pemahaman mahasiswa terhadap dampak negatif rokok bagi kesehatan cukup baik, karena rokok dapat merusak kesehatan, lingkungan bahkan ekonomi. Penelitian ini juga mengungkap tentang pandangan mahasiswa terhadap dampak negatif rokok, bahwa rokok adalah sesuatu yang aktivitas yang tidak baik karena dapat merusak kesehatan dan konsentrasi dalam belajar
KONTRIBUSI BUDAYA UNGGUL SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER UNGGUL SISWA Sabarudin Sabarudin
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1881

Abstract

Budaya unggul sekolah menjadi suatu kebutuhan sekaligus kondisi ”unik” pembeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya. Efektivitas tingkat keberhasilannya terlihat dari meningkatnya prestasi baik akademik maupun non akademik serta karakter siswa. Upaya pembentukan karakter unggul siswa sejalan dengan penciptaan budaya sekolah yang unggul pula, ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata pelajaran maupun serangkaian kegiatan pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar sekolah. Pembiasaan-Pembiasan (habituasi) dalam kehidupan, seperti: religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai, tanggung-jawab, dan sebagainya dengan internalisasi dan personalisasi karakter atau watak melalui proses olah hati,olah pikir,olah raga dan olah rasa serta olah karsa. Proses pembudayaan dan pemberdayaan nilai budaya unggul sekolah yang dikembangkan secara sistemik,holistik dan dinamis akan melahirkan karakter unggul siswa.
PENERAPAN MODEL PENILAIAN BERBASIS PORTFOLIO PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA Wika Hardika Legiani
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1882

Abstract

Penelitian ini memberi gambaran tentang penerapan model penilaian berbasis portofolio (Portofolio based assessment) pada mata pelajaran PKn untuk meningkatkan berpikir kritis siswa. Masalah penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah mutu pendidikan dan kemampuan profesional guru dalam melakukan penilaian hasil belajar yang masih rendah,sehingga berpengaruh terhadap tingkat berpikir kritis dan prestasi belajar terhadap pelajaran PKn, maka dikembangkan model penilaian pembelajaran yang dapat merubah siswa dalam cara belajar dan cara penilaian hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengkaji penerapan model penilaian berbasis portofolio (portofolio based assessment) dalam pelajaran PKn untuk meningkatkan berpikir kritis siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X Pariwisata SMK Multiguna Darmaraja, dengan teknik penelitian yang dilakukan yaitu melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur.Berdasarkan hasil penelitian dari mulai tindakan siklus pertama sampai tindakan siklus ketiga, diperoleh hasil penelitian yaitu dengan penerapan Model Penilaian Berbasis Portofolio (Portofolio Based Assessment) Pada Mata Pembelajaran Pkn untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa, mengalami perubahan dalam setiap siklusnya dari mulai proses pembelajaran, nilai tes tulis yang diberikan oleh guru, tugas-tugas lapangan dengna wawancara, maupun tugas pembuatan makalah, adapun beberapa kendala yang dialami oleh guru diantaranya yaitu suasana belajar dan kebiasaan belajar yang pasif, monoton dan hanya terfokus pada guru saja. Interaksi antara peneliti dan siswa sulit dilakukan karena siswa merasa asing dengan proses pemberian tugas seperti observasi, wawancara, siswa masih menganggap tugas yang diberikan oleh guru adalah beban dan seringkali sangat sulit untuk mengumpulkan tugas tepat pada waktunya,siswa tidak terbiasa dengan penilaian portofolio dan proses pembelajaran yang kritis dan membahas masalah sosial yang dibawa ke dalam kelas, sehingga kegiatan proses belajar menjadi pasif. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru yaitu, guru berusaha meningkatkan cara penilaian hasil belajar dan membangun suasana kelas yang demokratis, kondusif, aktif dan menyenangkan.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model penilaian berbasis portofolio (portofolio based assessment) pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan  adalah merupakan model penilaian pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, serta aktivitas belajar, melatih keterampilan dan menumbuhkan keberanian siswa untuk bertanya, berpendapat, menyanggah pendapat orang lain dan berfikir kritis- analitis melalui partisipasi siswa secara aktif dengan melatih siswa untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi, hal itu sebagai penunjang dalam peningkatan prestasi belajar siswa yang menghasilkan nilai  yang cukup memuaskan dan prestasi belajar siswa mengalami perubahan yang sangat baik. Dari penelitian ini Guru diharapkan merencanakan strategi, model maupun penilaian pembelajaran dengan baik sehingga proses pembelajaran berjalan dengan lancar dan target yang direncanakan dapat tercapai.
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH Yudha Pradana
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1883

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam pengembangan karakter seseorang. Pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai kehidupan dikembangkan lewat berbagai saluran pendidikan, tidak hanya melalui proses pembelajaran formal. Salah satu wujud pengembangan karakter adalah melalui budaya sekolah. Siswa sebagai warganegara harus dikembangkan karakternya. Budaya sekolah dapat diartikan sebagai program kegiatan sekolah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bangsa kepada siswa maupun anggota sekolah lainnya. Rumusan penelitian ini adalah “bagaimana pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah?”, dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah. Penelitian ini dilakukan di SD Amaliah Ciawi Bogor. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa budaya sekolah yang dilakukan di SD Amaliah Ciawi Bogor ini meliputi budaya harian, budaya mingguan, dan budaya tahunan. Karakter yang dikembangkan adalah karakter disiplin, religius, rasa ingin tahu, cinta tanah air, dan peduli sosial
PENGARUH CIVIC LITERACY DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PARTISIPASI POLITIK SISWA Ikman Nur Rahman
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1884

Abstract

Partisipasi politik yang aktif dari semua aggota masyarakat merupakan ciri dari keberhasilan cita-cita demokrasi. Dengan demikian diperlukan warga negara yang ideal demokratis yang seyogyanya tampil sebagai “Informed and Reasoned Decission Maker atau pengambil keputusan yang cerdas dan bernalar untuk mewujudkan cita-cita tesebut. Kemelekwacanaan warga negara (civic literacy) diartikan sebagai kapasitas pengetahuan dan kemampuan warga untuk memahami dunia politik mereka, dengan pengetahuan yang menjadi dasar partisipasi politiknya diharapkan mampu menambah efikasinya. Sedangkan keterampilan partisipatori kemampuan seseorang berpartisipasi dalam berbagai pembuatan kebijakan publik. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki diharapkan warga negara dapat berpartisipasi secara cerdas dan penuh tanggung jawab, serta terampil dalam melakukan tindakan yang terarah dan efektif.
UPAYA PEMBINAAN KARAKTER DAN POTENSI KEPEMIMPINAN SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKUER PENCINTA ALAM DI SMAN 2 BANDUNG REZA MAULDY RAHARJA
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1878

Abstract

Kepemimpinan dan karakter cukup erat kaitannya, dimana kedua hal tersebut merupakan salah satu wujud dari sifat dasar manusia. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana upaya pembinaan karakter dan potensi kepemimpinan siswa melalui kegiatan ekstrakulikuler pencinta alam di SMAN 2 Bandung.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitiannya adalah sekelompok pelajar yang tergabung dalam suatu kegiatan ekstrakurikuler Pencinta Alam di SMA Negeri 2 Bandung, hal ini dimaksudkan untuk memperoleh rumusan yang jelas mengenai sejauh mana upaya pembianan karakter dan potensi kepemimpinan siswa melalaui kegiatan ekstrakulikuler pencinta alam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa kecendrungan siswa yang mengikuti kegitan ekstrakulkuler pencinta alam di SMAN 2 Bandung memiliki kepribadian dan karakter yang baik serta memiliki potensi kepemimpinan yang optimal, karena para siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler pencinta alam ini telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus dalam kegiatan pendidikan dasar yang berlangsung dan rangkaian pendidikan lainya seperti pemantapan, karya tulis dan pengembaraan. Sehingga kegiata ekstrakulikuler ini sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan sebagai salah satu upaya praktik pendidikan karakter dan diharapkan terus melekat pada diri siswa atau peserta didik
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH Yudha Pradana
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1330

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam pengembangan karakter seseorang. Pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai kehidupan dikembangkan lewat berbagai saluran pendidikan, tidak hanya melalui proses pembelajaran formal. Salah satu wujud pengembangan karakter adalah melalui budaya sekolah. Siswa sebagai warganegara harus dikembangkan karakternya. Budaya sekolah dapat diartikan sebagai program kegiatan sekolah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bangsa kepada siswa maupun anggota sekolah lainnya. Rumusan penelitian ini adalah “bagaimana pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah?”, dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah. Penelitian ini dilakukan di SD Amaliah Ciawi Bogor. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa budaya sekolah yang dilakukan di SD Amaliah Ciawi Bogor ini meliputi budaya harian, budaya mingguan, dan budaya tahunan. Karakter yang dikembangkan adalah karakter disiplin, religius, rasa ingin tahu, cinta tanah air, dan peduli sosial
PENGARUH CIVIC LITERACY DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PARTISIPASI POLITIK SISWA Ikman Nur Rahman
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1338

Abstract

Partisipasi politik yang aktif dari semua aggota masyarakat merupakan ciri dari keberhasilan cita-cita demokrasi. Dengan demikian diperlukan warga negara yang ideal demokratis yang seyogyanya tampil sebagai “Informed and Reasoned Decission Maker atau pengambil keputusan yang cerdas dan bernalar untuk mewujudkan cita-cita tesebut. Kemelekwacanaan warga negara (civic literacy) diartikan sebagai kapasitas pengetahuan dan kemampuan warga untuk memahami dunia politik mereka, dengan pengetahuan yang menjadi dasar partisipasi politiknya diharapkan mampu menambah efikasinya. Sedangkan keterampilan partisipatori kemampuan seseorang berpartisipasi dalam berbagai pembuatan kebijakan publik. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki diharapkan warga negara dapat berpartisipasi secara cerdas dan penuh tanggung jawab, serta terampil dalam melakukan tindakan yang terarah dan efektif
PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP DAMPAK NEGATIF ROKOK UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PENDIDIKAN NILAI MORAL Dada Suhaida
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1317

Abstract

Masalah umum penelitin ini, “Pemahaman Mahasiswa Terhadap Nampak Negatif Rokok untuk Meningkatkan Pendidikan Moral”. Tujuan dalam penelitian ini, 1) Pandangan mahasiswa terhadap Dampak Negatif Rokok Bagi Kesehartan, 2) Faktor Penyebab Mahasiswa di kalangan Prodi PPKn IKIP PGRI menjadi Perokok Aktif. Hasil penelitian mengungkap pemahaman mahasiswa terhadap dampak negatif rokok bagi kesehatan cukup baik, karena rokok dapat merusak kesehatan, lingkungan bahkan ekonomi. Penelitian ini juga mengungkap tentang pandangan mahasiswa terhadap dampak negatif rokok, bahwa rokok adalah sesuatu yang aktivitas yang tidak baik karena dapat merusak kesehatan dan konsentrasi dalam belajar

Page 1 of 2 | Total Record : 12