cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 4 (2022)" : 5 Documents clear
SOSIALISASI PENGOLAHAN SILASE LIMBAH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) DALAM MENDUKUNG PENGOLAHAN IKAN TANPA LIMBAH DI DESA PULAU SEMAMBU, KABUPATEN OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN _ Rinto
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i4.19927

Abstract

Pembuatan Produk silase dari limbah ikan pada umumnya bertujuan untuk memanfaatkan limbah hasil perikanan yang tidak memiliki nilai dan manfaat serta bertujuan untuk meminimalisir limbah hasil perikanan yang dirasa merugikan masyarakat. Silase yaitu suatu pakan yang berkadar air tinggi hasil fermentasi yang biasanya diberikan sebagai tambahan pakan konvensional. Produk silase ikan merupakan suatu produk cair yang dibuat dari ikan-ikan utuh atau sisa-sisa industri pengolahan ikan yang dicairkan menyerupai bubur oleh enzim-enzim yang terdapat pada ikan-ikan itu sendiri melalui proses fermentasi dengan bantuan asam atau mikroba yang sengaja ditambahkan. Pembuatan silase ikan merupakan salah satu bentuk alternatif peningkatan nilai tambah limbah ikan yang dihasilkan oleh masyarakat. Sehingga kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan silase ikan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya Desa Pulau Semambu terkait optimalisasi pemanfaatan bahan baku perikanan, terutama ikan lele yang banyak dihasilkan oleh masyarakat Desa Pulau Semambu. Penggunaan limbah jeroan ikan lele sangat efektif dalam pembuatan silase, karena kandungan protein ikan lele dumbo afkir tergolong tinggi yaitu 17,09% serta komposisi gizi ikan lele kandungan air 75,10%, protein 18,79%, lemak 4,03%, dan mineral 2,08%.
PENGENALAN PENCATATAN AKUNTANSI SAK EMKM MEMBENTUK ENTREPRENEUR CINTA AKUNTANSI BAGI SISWA SMA NEGERI 1 SUNGAI ROTAN Emma Lilianti
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i4.19941

Abstract

Siswa SMA sebagai penerus bangsa dan penerus jalannya roda perekonomian yang nantinya bisa menjadi pelaku UMKM, diharapkan mempunyai pengetahuan yang lebih dimana pencatatan akuntansi bukan hanya sekedar menghitung untung rugi saja. Di era serba digital saat ini peluang bisnis begitu besar untuk membentuk karaktek entrepreneur siswa, agar mampu mandiri dan inovatif dalam menentukan masa depan. Hasil angket yang dilakukan di SMA  Negeri 1 Sungai Rotan Kecamatan Gelumbang sebesar 94% mereka tertarik dengan entrepreneur dan juga 71% merasakan pentingnya Akuntansi untuk menunjang Usaha mereka nantinya.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN SOAL IPA BERBASIS HOTS UNTUK GURU-GURU DI KOTA PAGARALAM Hartono Hartono; Effendi Effendi; Maefa Eka Haryani; Andi Suharman
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i4.19451

Abstract

Soal HOTS merupakan salah satu instumen untuk mengukur sejauh mana kemampuan berpikir kritis siswa sudah tercapai. Soal IPA berbasis HOTS yang dikembangan kemudian dimanfaatkan oleh guru-guru di sekolah pada proses pembelajarab. Adapun tujuan kegiatan ini yaitu (1) memberikan pelatihan kepada guru-guru IPA yang tergabung di MGMP IPA Kota Pagaralam memahami untuk memahami soal IPA berbasis HOTS, dan (2) melakukan pembinaan dan pendampingan kepada guru-guru IPA yang tergabung di MGMP IPA kota Pagaralam dalam membuat soal IPA berbasis HOTS. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembinaan dan pendampingan dengan metode presentasi, workshop, diskusi dan simulasi. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Guru IPA yang tergabung pada MGMP IPA Kota Pagaralam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan 4 orang dosen pendidikan kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya. Kegiatan juga dibantu oleh 8 orang mahasiswa yang berperan untuk membantu tugas dosen dalam menyiapkan meteri kegiatan, persiapan pelaksanaan kegiatan di lokasi pengabdian, menganalisis data, dan menyusun laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kesimpulan kegiatan ini adalah guru-guru IPA yang tergabung di MGMP IPA kota Pagaralam dan mengikuti kegiatan pengabdian pada masyarakat telah mampu membuat soal IPA berbasis HOTS. Untuk meningkatkan keterampilan guru-guru IPA tersebut diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala oleh MGMP IPA kota Pagaralam.Adapun luaran kegiatan ini antara lain: (1) Artikel jurnal pengabdian kepada masyarakat; (2) Artikel ilmiah popular di media massa.
PEMBERDAYAAN WANITA TANI MELALUI PEMBUATAN KERIPIK BELUT DAUN SINGKONG DI KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGANYAR Sugiharti Mulya Handayani; mei tri sundari
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i4.2220

Abstract

Ketela pohon/singkong merupakan komoditas yang banyak diusahakan di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Dari data statistik Kabupaten Karanganyar dapat diketahui bahwa Kecamatan Jumantono merupakan penghasil ketela pohon/singkong terbesar dengan jumlah produksi sebesar 25.692 ton pada tahun 2011. Produksi yang melimpah tidak menjamin kesejahteraan petani pembudidayanya. Hal ini disebabkan karena selama ini singkong dipasarkan dalam bentuk segar tanpa pengolahan lebih lanjut. Daun singkong yang masih muda juga dijual dalam satuan ikat sebagai sayuran. Bagi petani penjualan daun singkong dianggap sebagai hasil sampingan sehingga harga yang akan diterima tidak terlalu dipermasalahkan. Seperti halnya karakteristik hasil pertanian pada umumnya, daun singkong mempunyai karakteristik mudah rusak dan tidak tahan lama yang membuat harga yang diterima semakin rendah. Untuk meningkatkan nilai ketela pohon/singkong perlu adanya upaya merubah komoditas ini menjadi produk olahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan tahan lama. Salah satu bentuk olahan dari  usahatani singkong yang sangat mungkin untuk dikembangkan adalah keripik belut daun singkong. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua kelompok mitra yaitu Wangun Asri 1 dan Wangun Asri 2 yang merupakan kelompok wanita yang sebagian anggotanya adalah wanita tani yang mempunyai banyak waktu luang yang masih sangat mungkin diperdayakan. Kepada mitra diintroduksikan cara pembuatan keripik belut daun singkong, pelatihan manajerial dengan materi  Strategi Pemasaran ( Pangsa Pasar dan Produk), Pengemasan, Merk dan Promosi, Pengelolaan Keuangan (Pembukuan sederhana) serta pelatihan kelembagaan/organisasi. Dengan memproduksi  keripik belut  daun singkong yang memberikan  pendapatan maka secara tidak langsung wanita tani di Kecamatan Jumantono telah berperan dalam  meningkatkan kesejahteraan  keluarga.   Kata kunci : keripik belut daun singkong, pemberdayaan, wanita tani
PEMBUATAN UNIT DESALINASI BERBASIS ENERGI BIOMASSA UNTUK KAWASAN AIR PAYAU Munawar Rusli
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i4.2366

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang 70% wilayahnya merupakan daerah perairan. Negara ini memiliki wilayah pesisir yang tersebar cukup luas di seantero negeri. Permasalahan khas wilayah pesisir umumnya adalah minimnya sumber air tawar, sehingga masyarakat di wilayah tersebut mengalami kesulitan air bersih. Pada wilayah yang tidak terjangkau instalasi air bersih (PDAM), permasalahan akan meningkat menjadi krisis air. Kondisi seperti ini cukup banyak dijumpai di kawasan pantai utara-timur Aceh. Dalam banyak hal, kondisi air payau menimbulkan dampak yang sangat luas terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti gangguan kesehatan, penurunan kesuburan tanah, kerusakan bangunan dan lain sebagainya. Kawasan seperti ini tentu saja sangat membutuhkan berbagai inovasi teknologi yang memungkinkan peningkatan akses terhadap air bersih. Salah satu solusi untuk mengatasi krisis air bersih di kawasan air payau adalah penggunaan teknologi desalinasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang masih banyak tersedia, seperti sumber energi biomassa. Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini bertujuan memberikan solusi yang ramah lingkungan terhadap krisis air bersih bagi masyarakat di kawasan air payau, melalui pembuatan paket teknologi desalinasi berbasis energi terbarukan (biomassa). Kegiatan dilakukan dalam 4 (empat) tahapan, meliputi: (1) Penyediaan alat pengolah air payau (desalinator) berbasis energi biomassa yang dapat mengolah air payau menjadi air bersih; (2) Perbaikan sumur, berupa pemasangan cincin sumur, sehingga layak digunakan sebagai sumber air rumah tangga, dan mempermudah instalasi sistem pengolahan air payau; (3) Pelatihan transfer ipteks kepada mitra, berupa pelatihan teknik pengoperasian dan maintenance, sehingga mitra mampu mengoperasikan dan merawat paket iptek yang dikembangkan. (4) Evaluasi keberhasilan kegiatan, untuk mengetahui dampak pelaksanaan kegiatan ini terhadap penyelesaian persoalan warga. Dari kegiatan yang telah dilakaukan, suatu sistem pengolahan air payau berbasis biomassa telah berhasil dibangun untuk mitra di kawasan tersebut, yang terdiri dari unit penyedia air baku (sumur air) serta unit desalinasi air payau. Hasil pengujian peralatan menunjukkan bahwa sistem ini dapat memproduksi air bersih antara 5-10 liter/jam, dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 1,1 kg biomassa/L produk. Hasil pengujian produk air menunjukkan bahwa performansi desalinator tergolong sangat baik, di mana kualitas air baku telah dapat ditingkatkan, sehingga beberapa parameter seperti salinitas, rasa, TDS, kekeruhan, warna dan bakteriologis telah memenuhi baku mutu air minum sesuai dengan Kepmenkes RI No. 907 Tahun 2002.

Page 1 of 1 | Total Record : 5