cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
SIMULASI NEGOSIASI BISNIS UNTUK IBU RUMAH TANGGA DI PULAU BELAKANG PADANG DALAM RANGKA PENINGKATAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN dwi kartikasari
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v11i1.2450

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Penyuluhan Kesetaraan Gender dalam Ekonomi telah selesai dilaksanakan di Pulau Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Salah satu rangkaian kegiatan adalah pelaksanaan simulasi negosiasi bisnis kepada 26 orang ibu rumah tangga yang mengikuti penyuluhan ini. Kegiatan simulasi negosiasi bisnis bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan ibu rumah tangga khususnya dalam ketrampilan negosiasi yang sangat bermanfaat dalam menjalankan usaha sehingga meningkatkan peran seorang ibu dalam ekonomi rumah tangga. Kasus disusun oleh Penulis menggunakan setting acara televisi yang sangat diminati ibu rumah tangga dengan sektor usaha butik. Ibu rumah tangga dibagi menjadi dua kelompok, yaitu penjual dan pembeli. Simulasi negosiasi dilaksanakan berpasangan dengan pasangan yang dipilih secara acak. Setelah negosiasi selesai dilaksanakan, peserta diberikan kesempatan menjelaskan hasil negosiasi dan pelajaran yang dipetiknya selama bernegosiasi. Pada akhir simulasi, Penulis menjelaskan permasalahan yang ditemui peserta selama simulasi, merumuskan kesimpulan dan mengajukan saran untuk peningkatan ketrampilan negosiasi para peserta. Dari 26 peserta simulasi, ada 4 orang yang tidak memperoleh kesepakatan bisnis, sedangkan 22 peserta lainnya mencapai kesepakatan. Hasil kesepakatan harga dari simulasi negosiasi berdistribusi normal. Sejumlah pelajaran dan hikmah dipetik peserta untuk peningkatan ketrampilan negosiasinya.
POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI SEKOLAH (STUDI KASUS SMP NEGERI 2 DAN SD NEGERI 018 TARAKAN) Abdul Rahim; Ibrahim -; Nur Indah Mansyur
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v11i1.2969

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan sampah rumah tangga melalui bank sampah di sekolah (Studi Kasus SMP Negeri 2 dan SDN 018 Tarakan). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yakni pelatihan dan pendampingan pemanfaatan sampah dan pengelolaan sampah melalui bank sampah. Hasil kegiatan ini menunjukkan: (1) meningkatnya wawasan siswa tentang pemanfaatan sampah rumah tangga dengan pelatihan kompos dan pupuk cair; (2) siswa dan pihak sekolah mendapatkan pengalaman tentang pengelolaan bank sampah; (3) melalui pengelolaan nasabah bank sampah, transaksi mencapai Rp 2.231.030 di SMP Negeri 2, dan Rp. 138.00 di SDN 08 Tarakan. Evaluasi kegiatan ini berdasarkan jumlah nasabah dan nilai transaksi, maka  model pengelolaan bank sampah di SMP dapat diterapkan, namun untuk sekolah dasar diperlukan model lain untuk pengelolaanya
IbM DIVERSIVIKASI PRODUK OLAHAN DRAGON FRUIT DAN BANANA FLOUR DI KECAMATAN SEGENDONG, KABUPATEN MEMPAWAH ledy Purwandani; Masy'ari Masy'ari; Yani Riyani; Fenny Imelda; Okto Ivansyah
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v11i1.2418

Abstract

Buah Naga dan pisang merupakan komoditas yang dibudidayakan dan dikembangkan di Kecamatan Segedong. Karena buah naga dan pisang merupakan komoditas yang mudah rusak, sehingga kelompok tani mengalami kerugian disebankan banyak hasil panennya yang terbuang karena busuk. Sehingga diperlukan pengetahuan untuk mengolahnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) ini dilaksanakan untuk kelompok tani Desa Parit Bugis dan  Desa  Peniti  Dalam  I  serta masyarakat di sekitas Kecamatan Segedong. Target dan Luaran dari PPM IbM ini adalah: memberikan informasi pengetahuan dan ketrampilan mengenai diversifikasi produk olahan dragon fruit dan banana flour menjadi produk pangan serta membangun jiwa kewirausahaan peserta. Metode Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Pembinaan dan Pembimbingan Ilmu dan Teknologi serta Kewirausahaan. Penjelasan peralatan dan bahan yang digunakan selama produksi, pelatihan dan bimbingan teknis terhadap mitra dalam berproduksi, Pelatihan Kewirausahaan, Pelatihan pembukuan dan strategi pemasaran meliputi: Pengemasan, harga jual, promosi dan distribusi serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil quisioner diketahui bahwa 75% peserta belum mengetahui olahan buah naga dan pisang dan 50% tidak mengetahui dan memahami perhitungan usaha, pembukuan sederhana untuk memulai usaha kecil. 100% peserta mengatakan bahwa pelatihan yang diberikan baik mengenai pembuatan produk olahan buah naga dan pisang serta pembukuan dan penentuan nilai jual untuk usaha kecil menarik, berkesan dan produk yang diajarkan/dihasilkan mempunyai nilai jual, 90% peserta tertarik untuk terus membuat sendiri produk yang telah diajarkan walaupun pelatihan sudah selesai dilaksanakan.
IbM PENGOLAHAN IKAN MENJADI PRODUK PANGAN KEMASAN PADA KELOMPOK INDUSTRI MIKRO DI KECAMATAN KEDATON BANDAR LAMPUNG andri winata; Bobby Bachry
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v11i1.3793

Abstract

Banyak sekali makanan olahan yang terbuat dari ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar, diantaranya ialah makanan tradisional khas dari Palembang maupun Lampung. Tekwan kemasan Cek Naing dan pempek kemasan Cek Nana merupakan produk hasil kelompok industri Mikro yang berada di kecamatan Kedaton Bandar Lampung. Kelompok UMKM tersebut membuat makanan olahan dari ikan air laut skala rumah tangga yang merupakan makanan khas/tradisional Palembang dan Lampung. Lokasi UMKM yang berada tidak jauh dari tempat pelelangan ikan (TPI) sangat menguntungkan dari segi harga, biaya transfortasi dan ketersediaan bahan baku ikan laut segar pada saat musim dan cuaca baik. Untuk produksi per bulannya rata-rata mencapai 500 - 700 kg, namun pada saat hari raya dan hari-hari besar agama produksi bisa meningkat hingga 1-1,5 ton per bulan seiring dengan meningkatnya permintaan dari pelanggan, akan tetapi dikarenakan keterbatasan bahan baku pada saat cuaca buruk dan tidak adanya stok persediaan yang cukup sebagian permintaan tidak dapat terpenuhi dengan baik. Sebagai mitra dari kegiatan IbM ini ada permasalahan yang klasik berhasil diidentifikasi antara lain; a) kharakter wirausaha dan pemimpin, b) kemampuan manajerial (manajemen bisnis), c) akses pasar, permodalan dan teknologi (baik informasi, mesin dan produksi). Tujuan pengabdian ini ialah untuk meningkatkan produktifitas usaha kelompok industri mikro pengolahan ikan menjadi produk pangan kemasan di Kec. Kedaton Bandar Lampung dengan menerapkan ilmu dan konsep kewirausahaan, kepemimpinan, manajemen, dan teknologi (pengawetan, pengemasan, dan informasi) sehingga industrinya dapat tumbuh dan berkembang lebih besar. Metode yang akan digunakan ialah pelatihan, pendampingan dan penerapan Ipteks pada kelompok industri mikro pengolahan ikan menjadi produk pangan kemasan di Kec. Kedaton Bandar Lampung dalam menerapkan ilmu dan konsep kewirausahaan, kepemimpinan, manajemen dan teknologi (pengawetan, pengemasan, dan informasi). Rencana kegiatan yang diusulkan yaitu: 1) Pelatihan Kewirausahaan, kepemimpinan dan Manajemen Bisnis secara keseluruhan, 2) Pelatihan penggunaan teknologi produksi pada usaha mikro, 3) Pelatihan tekhnik Pengemasan, 4) Pelatihan penerapan strategi pemasaran dan penggunaan media promosi pada usaha mitra, 5) Penerapan Ipteks pada usaha mitra, 6) Pembimbingan, pendampingan dan pengawasan usaha mitra.
PEMANFAATAN KOMPUTERISASI APARAT DESA DI KABUPATEN BOGOR Sufiatul Maryana; Lita Karlitasari; Agung Prajuhana Putra
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v11i1.3773

Abstract

Kehidupan masyarakat yang mengalami banyak perubahan menuntut hadirnya aparat desa yang mampu memenuhi berbagai tuntutan kebutuhan dalam segala aspek kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendapatkan pelayanan yang cepat dan sebaik-baiknya. Berdasarkan kunjungan ke Desa Bantarjaya dan Desa Cimulang Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor diidentifikasi permasalahan : mayoritas aparat desa hanya mengetahui komputer tetapi tidak dapat memahami fungsi pengolahan data, pengolahan data yang dilakukan selama ini sebagian besar masih menggunakan metode pencatatan langsung pada buku, manajemen file yang masih tidak teratur, pembuatan laporan data penduduk masih berupa data yang diperoleh dari catatan kegiatan kelurahan, dan banyaknya jenis informasi yang harus dimiliki oleh aparat desa, sehingga mengakibatkan kesulitan dalam penataan informasi yang tepat dan benar. Ada pun pelatihan yang dilakukan adalah Pembelajaran Komputer melalui Pengelompokan file-file dalam bentuk folder yang disusun sesuai dengan kategori masing-masing, Pengolahan Data menggunakan komputer melalui program aplikasi Microsoft Word, Microsoft Access dan Microsoft Excel, Penyusunan laporan dalam bentuk print out, dan Penataan kembali informasi apa saja yang harus dimiliki oleh aparat desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5