cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI SISTEM LEISA PADA BUDIDAYA SAPI KELOMPOK PETERNAK GADING TANI, DESA ARISAN GADING, KECAMATAN INDRALAYA SELATAN, KABUPATEN OGAN ILIR Arfan Abrar
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i1.5483

Abstract

Kelompok Peternak di Desa Arisan Gading Kecamatan Inderalaya Selatan, Ogan Ilir terdiri atas petani penerima bantuan sapi dan peternak mandiri dengan pengetahuan teknik budidaya terbatas. Teknik pemeliharaan masih semi intensif dengan sentuhan teknologi pakan minim. Komunikasi secara personal dengan tokoh masyarakat diketahui bahwa limbah kandang sapi merupakan permasalahan mendesak yang harus dicari solusinya.  Kebutuhan BBM untuk rumah tangga juga masih dirasakan sebagai beban pengeluaran rumah tangga, sehingga peternak disibukkan dengan usaha tambahan lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut, akibatnya sapi-sapi kurang terurus dan performanya jelek. Penerapan IPTEKS yang akan dilakukan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) yang akan mengintegrasikan teknologi biogas dengan sistem produksi pertanian/perkebunan yang ada sehingga ada efek sinergi.Instalasi digester biogas dilokasi terbukti mampu menjadi contoh solusi mengatasi limbah kandang sapi, memenuhi kebutuhan energi BBM rumah tangga serta hasil ikutannya dimanfaatkan sebagai pupuk organik dari tanaman  pangan yang juga diusahakan oleh anggota kelompok ternak tersebut.
UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT KULIT PADA BAYI MELALUI PENYULUHAN PERAWATAN KULIT SEHAT Fifa Argentina
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i1.5484

Abstract

Kulit merupakan organ tubuh terluar yang berhubungan langsung dengan lingkungan sehingga berperan sebagai pelindung organ dalam. Untuk menjaga kesehatan kulit diperlukan perlindungan dan perawatan secara tepat dan teratur dengan memperhatikan berbagai aspek termasuk usia dan kondisi kulit.  Berdasarkan usia kronologik, kulit dibagi menjadi kulit bayi (0-1 tahun), kulit anak-anak (2-12 tahun), kulit remaja (13-19 tahun), kulit dewasa muda (20-40 tahun), kulit dewasa usia pertengahan (40-60 tahun), dan kulit usia lanjut (>60 tahun). Penggolongan lain berdasar kondisi kulit meliputi kulit normal, berminyak, dan kering.Cara perawatan kulit yang baik dan benar tidak selalu sama untuk setiap orang. Perawatan kulit bayi berbeda dengan kulit remaja atau usia lanjut. Dalam melakukan perawatan kulit bayi harus diingat bahwa kulit bayi berbeda dengan kulit dewasa. Kulit bayi relatif lebih tipis dan perlekatan antar sel masih longgar. Produksi kelenjar keringat dan kelenjar sebasea lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan potensi mengalami iritasi meningkat, dan lebih rentan terhadap infeksi, terutama yang disebabkan bakteri. Kulit bayi memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami alergi kontak. Meningkatnya permeabilitas perkutan terjadi terutama pada bayi prematur,  kulit yang rusak, dan  kulit daerah skrotum. Perbandingan luas permukaan kulit terhadap  volume cairan tubuh relatif lebih besar sehingga risiko peningkatan bahan toksik di dalam darah lebih tinggi. Tujuan perawatan kulit pada bayi berhubungan dengan fungsi-fungsi pertahanan kulit bayi yang masih belum sempurna. Perawatan kulit bayi ditujukan untuk mencegah atau mengurangi terjadinya iritasi, serta mempertahankan fungsi utama kulit sebagai pelindung.Kegiatan yang dilaksanakan di Pos Kesehatan Kelurahan Tanjung Jering dengan sasaran kader kesehatan, bidan desa, dan ibu-ibu yang memiliki balita. Pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan dan demonstrasi cara memandikan bayi dan perawatan bayi setaelah mandi dan dalam keihidupan sehari-hari. Pelaksana kegiatan terdiri dari Dokter spesialis Kulit dan Kelamin, dokter umum, serta dibantu oleh dua orang mahasiswa yang telah memiliki pengetahuan dan ketrampilan mengenai perawatan kulit bayi. Peserta kegiatan akan mendapatkan leaflet yang berisi informasi tata cara perawatan bayi, menonton video perawatan bayi, serta memperagakan langsung cara perawatan bayi menggunakan alat peraga. Peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber dan mendapatkan salinan informasi dalam bentuk CD untuk dipelajari ulang Dari kegiatan yang dilakukan terlihat warga masyarakat yag hadir sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. Hal ini dapat diketahui dengan banyaknya pertanyaan yang muncul setelah penyuluhan diberikan. Pertanyaan tidak hanya terbatas pada penyakit kulit pada bayi, tetap peserta yang hadir juga melakukan konsultasi serta diperiksa kulitnya. Akhir kegiatan berupa penyerahan alat perawatan kesehatan bayi, leaflet, dan brosur kepada bidan dan kader kesehatan. Perlu dilakukan kegiatan pengabdian yang berkesinambungan dengan topik-topik penyakit yang berbeda juga pengabdian berupa pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarakat sehingga selain mendapatkan pengetahuan yang baru juga dapat menikmati langsung pelayanan kesehatan.
PEMBUATAN ICE GEL EKONOMIS SEBAGAI PENGGANTI ES BATU BAGI PELAKU USAHA DI DESA SUNGSANG IV KABUPATEN BANYUASIN Ellis Nurjuliasti Ningsih
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i1.5475

Abstract

Desa Sungsang IV adalah salah satu desa nelayan di Kecamatan Sungsang. Pelaku usaha perikanan maupun non perikanan sangat mengandalkan teknik pendinginan untuk mempertahankan kesegaran hasil tangkapan maupun bahan makanannya. Ice gel atau dry ice (es kering) dapat dijadikan salah satu solusi sebagai pengganti es batu yang murah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan peragaan dan pelatihan mengenai pembuatan ice gel sederhana kepada pelaku usaha perikanan dan non perikanan di Desa Sungsang IV sehingga dapat digunakan untuk mempertahankan kesegaran hasil tangkapan maupun keperluan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pelaku usaha perikanan maupun masyarakat umum dalam hal meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan penggunaan tentang teknik pembuatan ice gel sederhana sehingga dapat memangkas biaya operasional pendinginan. Antusiame ditunjukkan oleh peserta kegiatan yang berjumlah 37 orang terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri. Berdasarkan hasil post test 90% peserta akan menggunakan ice gel sederhana ini untuk kebutuhan hasil tangkapan maupun keperluan sehari-hari.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL LATIHAN UJIAN NASIONAL BERBASIS COMPUTER-BASED TEST UNTUK GURU TINGKAT SMP/MTs SEKABUPATEN OGAN ILIR Fathoni Fathoni
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i1.5479

Abstract

Sistem pembuatan soal ujian nasional yang terjadi sekarang ini dapat dikatakan tidak efektif dan efesien lagi, sebab seiring dengan perkembangan teknologi, pembuatan soal ujian nasional harus dibuat dengan cepat, efektif dan efisien, namun pola pembuatan soal ujian nasional di sekolah-sekolah di kabupaten Ogan Ilir masih tidak efekti dan efisien. Hal tersebut menyebabkan proses pembuatan soal ujian nasional menjadi kurang rumit dan menyusahka bagi guru, sehingga hasil akhir yang diperoleh dari proses pembuatan soal ujian nasiona tersebut menjadi kurang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemanfaatan teknologi informasi dilingkungan sekolah dapat diwujud kan dalam suatu proses pembuatan soal ujian nasional berbasis Computer-Based Test dan cara pembuatan soal ujian nasional ini dapat digunakan oleh semua guru dengan menggunakan aplikasi articulate quizmaker.Untuk membantu mempersiapkan guru-guru dalam kelompok MGMP IPS SMP Kabupaten Ogan Ilir dalam mengenal dan mempelajari aplikasi articulate quizmaker maka diselenggarakan penyuluhan dan peragaan menginstal dan mengoperasionalkan aplikasi articulate quizmaker . Pelatihan tersebut berlangsung pada tanggal 26 oktober 2016  bertempat di SMP Negeri 1 Inderalaya Utara dan diikuti oleh 26 orang peserta yang berasal dari 15 Sekolah Menengah Pertama sekabupaten Ogan Ilir.Materi pelatihan aplikasi articulate quizmaker ini meliputi :  Pengenalan dan Instalasi aplikasi articulate quizmaker, Proses pembuatan soal ujian dengan aplikasi articulate quizmaker, Proses memberikan respon pada soal yang telah dijawab di aplikasi articulate quizmaker, Proses test soal ujian yang telah di buat di aplikasiarticulate quizmaker dan Proses publish ke dalam bentuk cd melalui aplikasi articulate quizmaker.
TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS LAMTORO DAN APLIKASINYA PADA BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK DI DESA TANJUNG SEJARO KECAMATAN INDRALAYA Astuti Kurnianingsih
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i1.5481

Abstract

Kegiatan pengabdian  dilaksanakan di Desa Tanjung Sejaro Kecamatan  Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Propinsi Sumatera Selatan.  Tujuan pengabdian  pada  masyarakat tersebut antara lain : 1]. Memberikan informasi pengetahuan tentang teknik pembuatan kompos khususnya yang berasal dari tumbuhan lamtoro, 2]. Cara aplikasi kompos lamtoro pada budidaya tanaman sayuran organik, dan 3]. Manfaat sayuran organik. Pelaksanaan pengabdian melalui pendampingan dan penyuluhan mengenai proses pembuatan kompos yang berasal dari tanaman lamtoro dan cara aplikasinya pada budidaya tanaman sayuran.  Kondisi Desa Tanjung memiliki ketergantungan pada yang tinggi pada alam. kondisi lahan yang hampir sebagian besar dari luas lahan merupakan lahan rawa.  Kondisi lahan yang seperti ini menyebabkan keterbatasan penggunaan lahan di daerah tersebut. Lahan tidak dapat dimanfaatkan sepanjang tahun, pada musim penghujan lahan tergenang dan sebaliknya pada musim kemarau lahan menjadi sangat kering, pemanfaatan lahan hanya dilakukan untuk pertanian tanaman pangan terutama tanaman padi di akhir musim penghujan. Hasil diskusi dengan masyarakat Tanjung Sejaro diperoleh informasi bahwa lahan atau tanah di desa mereka kurang subur sehingga mereka dengan ada kemauan untuk melakukan budidaya hortikultura khususnya tanaman sayuran. Melalui pengabdian ini mereka memperoleh pengetahuan untuk melakukan membuat kompos dan aplikasinya ke budidaya sayuran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5