cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
PENGENALAN SOFTWARE MATLAB DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI SISWA SMA DI DESA SUNGSANG KABUPATEN BANYUASIN Sisca Octarina
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5493

Abstract

Salah satu pelajaran yang harus dirancang dengan menarik dan interaktif adalah Matematika. Matematika merupakan mata pelajaran yang ditemui di semua tingkat pendidikan wajib. Banyak hal yang membuat pelajaran ini diminati. Ilmu pasti yang tanpa mengharuskan para siswa untuk menghafal teori dan definisi serta sejarah yang panjang. Di sisi lain, pelajaran ini pun dibenci dan ditakuti oleh kebanyakan siswa. Siswa yang membenci perhitungan sangat takut terhadap Matematika. Sebenarnya, banyak faktor yang membuat siswa takut dan membenci Matematika. Rasa ketidaktertarikan merupakan faktor utama yang membuat para siswa tidak menyukai Matematika. Cara penyampaian materi yang monoton, guru yang kurang aktif, bahan pelajaran yang tidak memadai, alat peraga yang kurang dan faktor lainnya dapat menjadi penyebab ketidaktertarikan terhadap Matematika. Hal-hal tersebut dapat diatasi jika ada kerjasama yang baik antara guru dan siswa. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan visual penunjang pembelajaran. Matematika mempunyai banyak materi diantaranya Matriks, Fungsi dan Grafiknya. Materi-materi ini dapat dibuat dengan sangat menarik melalui bantuan software Matlab. Siswa dapat mencari nilai perhitungan operasi matriks berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian, perpangkatan, invers, determinan dan serangkaian operasi lainnya menggunakan bantuan software ini. Fungsi yang selama ini penggambaran grafiknya dilakukan secara manual, juga dapat digambarkan baik secara 2 dimensi maupun 3 dimensi menggunakan software Matlab. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan software Matlab sebagai pendukung pembelajaran Matematika bagi siswa SMA di Desa Sungsang. Manfaat dari kegiatan pendampingan ini adalah adanya peningkatan prestasi dan pengetahuan siswa SMA di Desa Sungsang khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang pemahaman matriks, fungsi dan Matlab. Manfaat yang diperoleh bagi Perguruan Tinggi adalah meningkatkan peran serta dan kepedulian terhadap masyarakat khususnya di daerah terpencil dalam hal ilmu pengetahuan.
PEMANFAATAN WEBSITE DAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN DAN MEDIA PROMOSI POTENSI PENGERAJIN SONGKET DESA LIMBANG JAYA KECAMATAN TANJUNG BATU OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN Ermatita .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5494

Abstract

Desa Limbang Jaya Tanjung Batu merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten/Kota Ogan Ilir/ Inderalaya. Desa ini berjarak lebih kurang 15 km dari kampus Universitas Sriwijaya (UNSRI). Berdasarkan hasil pantauan tim dan berdasarkan informasi dari diskusi dengan kelompok pengerajin songket 70% wanita berprofesi sebagai penenun songket dan selebihnya mempunyai profesi yang beragam, mulai dari ibu rumah tangga biasa, petani, guru, pedagang dan sebagainya.Pengrajin songket memerlukan adanya suatu sistem untuk mereka yang bisa mempromosikan hasil produksi songket mereka. Strategi-strategi penjualan tentunya harus dimiliki agar songket tersebut dapat dipasarkan dan terjual seperti yang diharapan. Strategi penjualan sangat erat kaitannya dengan bagaimana suatu barang dipasarkan, untuk itu diperlukan strategi pemasaran yang tepat, dan salah satunya adalah dengan mempromosikan songket kemasyarakat luas. Promosi melalui website dan teknologi informasi seperti telefon dan laptop merupakan cara baru bagi masyarakat pengrajin songket untuk memasarkan produk-produk mereka. Untuk itu tim menganggap perlu dilakukan pembinaan melalui pelatihan kepada masyarakat Desa Limbang Jaya dengan memberikan pelatihan menginputkan konten website dan teknologi informasi yang mereka inginkan.Metode pelakasanaan dalam kegiatan ini menggunakan dua pendekatan Pendekatan sosial kondisional dan Partisipatif  peserta, agar pengrajin songket lebih berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Partisipasi aktif dilakukan dengan cara Kontak langsung dan demostrasi.Pelaksanaan kegiatan berlangsung cukup lancar sesuai dengan yang direncanakan. Rata-rata peserta antusias selama kegiatan. Kegiatan ini menambah wawasan dan informasi bagi para pengerajin songket di desa Limbang Jaya untuk mempromosikan produk mereka.
PELATIHAN TEKNOLOGI PEMBUATAN NATA DE COCO DAN RENGGINANG DI DESA ARISAN JAYA KECAMATAN PEMULUTAN BARAT Hermanto Hermanto
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5486

Abstract

Pelaksanaan diversifikasi usaha pertanian dengan memanfaatkan potensi yang ada melalui pengenalan teknologi pengolahan perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat Desa Arisan jaya. Desa Arisan Jaya memiliki banyak komoditas tanaman lokal yang belum dimanfaatkan sepenuhnya seperti kelapa dan ubi kayu yang tersebar di pemukiman warga. Tanaman kelapa dibiarkan saja tumbuh tanpa ada perawatan dan pemanfaatannya hanya sebatas daging buahnya saja untuk pembuatan santan. Praktis pohon kelapa yang dimiliki tidak memberikan sumbangan pada pendapatan keluarga. Demikian juga dengan ubi kayu yang pemanfaatannya hanya sebatas daun muda untuk sayur dan umbinya digoreng atau direbus untuk cemilan keluarga. Buah kelapa dan ubi kayu sangat potensial dikembangkan dalam rangka diversifikasi produk hasil pertanian. Air kelapa dapat diolah menjadi produk yang terkenal dengan nama nata de coco. Produk nata de coco sangat disukai baik dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dikarenakan nata de coco merupakan minuman yang memiliki kadar serat tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan. Begitu pula rengginang ubi kayu selain untuk dikonsusmsi keluarga juga dapat dijual. Pembuatan nata de coco dan rengginang ubi kayu dapat dilakukan dengan teknologi yang mudah dipahami dan dilakukan sehingga dapat dilakukan oleh kelompok wanita tani di Desa Arisan Jaya.
PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI DESA IBUL BESAR I Imelda Gernauli Purba
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5487

Abstract

Desa Ibul Besar I terletak di daerah lahan berawa dan ditumbuhi banyak semak yang memungkinkan untuk tempat berkembangbiaknya vektor malaria. Selain faktor lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk, juga perilaku masyarakat seperti kebiasaan keluar rumah pada malam hari, tidak menggunakan kelambu sewaktu tidur,.menjadi risiko penularan penyakit malaria di desa Ibul besar. Bertolak dari permasalahan ini perlu dilakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakaat terhadap pencegahan penularan malaria.Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit malaria dan cara pencegahan penularan penyakit malaria di Desa Ibul Besar I  secara umum meningkat cukup baik. Pengetahuan yang baik tentang pencegahan penularan malaria berperan penting dalam menimbulkan perilaku yang baik dalam pencegahan penularan malaria. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit malaria dapat  menjadi faktor risiko terjadinya penyakit malaria. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara pencegahan penularan penyakit malaria..Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini bahwa pengetahuan masayarakat tentang penyakit malaria, risiko penularan, dan upaya-upaya pencegahan penularan malaria meningkat, Pengetahuan yang baik terhadap suatu substansi dalam hal ini pencegahan penularan malaria, akan menjadi pendorong terhadap timbulnya sikap dan prilaku masyarakat yang baik akan upaya pencegahan malaria dan masalah kesehatan lainnya.Disarankan agar perangkat desa atau instansi terkait khususnya instansi kesehatan untuk dapat menyelenggarakan kegiatan promotif dan preventif bagi masyarakat di Desa Ibul Besar I dalam mencegah penyakit malaria dan masalah kesehatan lainnya, sehingga status kesehatan masyarakat Ibul Besar I meningkat.
INTRODUKSI PENGEMASAN DAN PEMASARAN SAYURAN ORGANIK DI KELURAHAN TALANG KERAMAT KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN Nukmal Hakim
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5488

Abstract

INTRODUKSI PENGEMASAN DAN PEMASARAN SAYURAN ORGANIK DI KELURAHAN TALANG KERAMAT KABUPATEN BANYUASIN. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk 1) Melakukan penyuluhan tentang budidaya sayuran organik, 2) Melakukan pendampingan dan melatih dalam pengemasan sayuran organik dan 3) Melakukan pembinaan dalam hal pemasaran sayuran organik. Kegiatan ini dilakukan di Kelompok Tani Serikat Petani Indonesia Kelurahan Talang Keramat Kabupaten Banyuasin.Sayuran organik berasal dari pertanian organik, yang artinya dalam melakukan budidaya organik harus dipelihara di tanah yang aman, tidak dimodifikasi secara genetis dan harus selalu terpisah dari produk konvensional. Petani tidak diperbolehkan menggunakan pestisida sintetis, organisme hasil rekayasa genetika (GMO) dan pupuk buatan. Meski demikian, residu pestisida tanaman organik tidak selalu nol karena pestisida masih dapat masuk melalui angin, air atau tanah.  Strategi pemasaran yang dapat dilakukan adalah membuka penjualan langsung dikebun, membuat agrowisata, membuat jaringan komunikasi dengan komunitas konsumen organic dan  sebaiknya bekerjasama dengan sesama pembudidaya pertanian organik lainnya untuk dapat memenuhi permintaan pasar, memasarkan sayuran organic ke pasar ritel modern, Membuka toko organik dapat dilakukan dengan kemitraan atau pengembangan usaha sendiri bila memiliki modal yang cukup, Penjualan ke komunitas atau koperasi dengan membuat group atau kelompok khusus.

Page 1 of 1 | Total Record : 5