cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 (1) 2014" : 11 Documents clear
Ketahanan Susu Kambing Peranakan Ettawah Post-Thawing pada Penyimpanan Lemari Es Ditinjau dari Uji Didih dan Alkohol Sanam, Andriawino Berdionis; Agustina, Kadek Karang; Swacita, Ida Bagus Ngurah
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.598 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan dan kerusakan susu kambing peranakan ettawah (PE) post-thawing pada penyimpanan lemari es ditinjau dari uji didih dan alkohol. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu kambing PE yang berasal dari distributor Tuban Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan yaitu susu kambing PE post-thawing yang disimpan pada suhu 4?C dengan lama penyimpanan jam ke-0, jam ke-4, jam ke-8 dan jam ke-12. Pemeriksaan dilakukan terhadap ketahanan atau kerusakan susu meliputi uji didih dan uji alkohol. Penelitian diulang sebanyak lima kali dengan interval pengambilan sampel setiap hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan keadaan susu kambing PE post-thawing pada penyimpanan suhu 4?C ditinjau dari uji didih maupun uji alkohol, masih layak untuk dikonsumsi pada penyimpanan hingga 4. Hal tersebut ditunjukkan dengan kualitas susu masih bagus, sedangkan mulai jam 8 sampai jam 12 hasilnya positif, yang berarti susu sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Simpulan yang dapat ditarik adalah susu kambing baik disimpan dalam lemari es selama 4 jam.
Cemaran Escherichia Coli pada Daging Broiler yang Disimpan di Showcase di Swalayan di Denpasar Sasmita, Yuniarti; Suarjana, I Gusti Ketut; Rudyanto, Mas Djoko
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.961 KB)

Abstract

Penelitian dengan judul “Cemaran Esherichia Coli Pada Daging Broiler yang Disimpan di Showcase di Swalayan di Denpasar” bertujuan untuk mengetahui jumlah cemaran Escherichia coli pada daging ayam yang dipasarkan pada swalayan di kota Denpasar dan kemudian akan dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sampel ditanam pada media Eosin Methylen Blue Agar (EMBA). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang diuji dengan Sidik Ragam dan uji T (One Sample T-Test). Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa terdapat variasi yang berbeda nyata (P < 0,05) antar ulangan di tiap swalayan. Simpulannya bahwa jumlah E. coli pada empat swalayan yang ada di Denpasar melebihi batas normal yang telah ditentukan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI).
Fluktuasi Bedah Sterilisasi pada Anjing Di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Tahun 2008-2012 Arya, Putu Oka; Pemayun, I Gusti Agung Gede Putra; Gede Jaya, Anak Agung Gede Jaya
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.819 KB)

Abstract

Penelitian tentang fluktuasi bedah sterilisasi pada anjing di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana tahun 2008-2012 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi dalam setiap tahunnya jumlah anjing jantan dan betina yang dilakukan sterilisasi dari tahun 2008 s/d tahun 2012. Di samping itu juga dilakukan pengambilan data untuk mengetahui bedah sterilisasi pada anjing di RSH Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana setiap bulannya dalam satu tahun mulai dari tahun 2008-2012 disajikan dalam bentuk grafik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data diambil dari buku catatan harian pasien di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Berdasarkan catatan buku harian pasien sterilisasi dapat diketahui jenis sterilisasi yaitu kastrasi dan ovariohysterectomy dalam setiap tahunnya selama 5 tahun disajikan dalam bentuk persentase dan dinyatakan dalam tabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi bedah sterilisasi pada anjing di RSH Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana selama 5 tahun terakhir dari 2008-2012, juga jumlah kastrasi pada anjing selama 2008-2012 lebih banyak dibanding dengan ovariohysterectomy di samping itu terlihat adanya kecenderungan terjadi penurunan jumlah sterilisasi pada anjing dari tahun 2009 sampai tahun 2012.  
Pengamatan Makroskopis Kadaver Ayam Broiler di Rumah Pemotongan Unggas Pt. Ciomas Adisatwa di Desa Kaba-Kaba, Tabanan, Bali Yang Didasarkan Atas Kausa Primanya Prasetyo, Dhinar Wahyu; Rudyanto, Mas Djoko; Berata, I Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.856 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga penyakit pada kadaver ayam broiler yang disebabkan oleh viral, bakterial dan parasitik di Rumah Pemotongan Unggas (RPU) PT. Ciomas Adisatwa di Desa Kaba-Kaba, Tabanan. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan patologi anatomik pada 100 kadaver yang berasal dari budidaya peternakan ayam broiler di Tabanan, Denpasar, Badung, Klungkung, Bangli, Karang asem dan Jembrana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kadaver broiler di RPU PT. Ciomas Adisatwa di Desa Kaba-Kaba, Tabanan, diduga yang terinfeksi penyakit baterial yaitu CRD 43 ekor, snot 4 ekor, penyakit viral yaitu ND 13 ekor, Gumboro 5 ekor, penyakit viral yaitu koksidiosis 1 ekor, sebab lain 33 ekor. Di Kabupaten Badung terdapat 3 ekor diduga sebab lain.Di Kabupaten Tabanan  penyakit yang teramati masing-masing 30% (30 ekor) diduga CRD, 1% (1 ekor) diduga koksidiosis dan 5% (5 ekor) diduga sebab lain. Di Kabupaten Bangli 7% (7 ekor) diduga CRD, 13% (13 ekor) diduga ND, 3% (3 ekor) diduga gumboro, 7% (7 ekor) diduga sebab lain. Di Kabupaten Klungkung 2% (2 ekor) diduga snot,  2% (2 ekor) diduga gumboro dan 4% (4 ekor) diduga sebab lain. Di Pkp 2% (2 ekor) diduga CRD, 1% (1 ekor) diduga koksidiosis dan 9% (9 ekor) diduga sebab lain. Di Kabupaten Karang asem 1% (1 ekor) diduga CRD. Di Kabupaten Jembrana 3% (3 ekor) diduga CRD, 2% (2 ekor) diduga snot, 5% (5 ekor) diduga sebab lain.
Kualitas Susu Kambing Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang Berdasarkan Berat Jenis, Uji Didih, dan Kekentalan Sutrisna, Dwi Yoga; Suada, I Ketut; Sampurna, I Putu
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.112 KB)

Abstract

Penelitian kualitas susu kambing Peranakan Etawah (PE) di Desa Pucaksari Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng bertujuan untuk mengetahui kualitas susu kambing PE di kelompok ternak Werdi Gopala selama penyimpanan suhu ruang. Parameter untuk kualitas susu digunakan berat jenis, uji didih, dan uji kekentalan dengan pengamatan setiap 3 jam sekali sebanyak 5 kali yaitu: 2, 5, 8, 11, dan 14 jam sebagai perlakuan. Hasil yang diperoleh dari hasil pemeriksaan kemudian diuji dengan menggunakan analisis ragam. Hasil menunjukkan susu kambing PE dengan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata (P<0,01), dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan menunjukkan lama penyimpanan 2 sampai 14 jam terjadi peningkatan berat jenis yang sangat nyata (P<0,01). Pada grafik menunjukkan korelasi positif antara lama penyimpanan dengan berat jenis. Selama peyimpanan jam ke-2 sampai jam ke-5, uji didih menunjukkan hasil negatif pada kelima susu kambing PE sedangkan, pada jam ke-8 sampai jam ke-14 menunjukkan hasil positif. Begitu pula dengan uji kekentalan, selama penyimpanan jam ke-2 sampai jam ke-5, menunjukkan hasil negatif pada kelima susu kambing PE sedangkan, pada jam ke-8 sampai jam   ke-14 menunjukkan hasil positif. Jadi susu kambing PE di kelompok ternak Werdi Gopala menunjukkan susu layak konsumsi.
Cemaran Coliform pada Daging Ayam Pedaging yang Dijual di Swalayan di Denpasar Zuanita, Dwi Astalia; Suarjana, I Gusti Ketut; Rudyanto, Mas Djoko
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.924 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah cemaran Coliform pada daging ayam pedaging yang dijual di Pasar Swalayan di Denpasar. Penelitian ini menggunakan sampel daging ayam yang dijual di empat Pasar Swalayan di Denpasar. Pengambilan sampel setiap swalayan sebanyak enam kali, dengan rentang waktu tiga hari sekali. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Jumlah sampel yang digunakan adalah 24 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cemaran Coliform pada daging ayam pedaging yang dijual di empat Pasar Swalayan di Denpasar, setelah penyimpanan dalam showcase (0-5?C), yaitu A. Swalayan di wilayah jl. Sunset-road (83,2 x 103 CFU/gram), B. Swalayan di wilayah jl. Diponegoro (103 x 103 CFU/gram), C. Swalayan di wilayah jl. Sudirman (95,3 x 103 CFU/gram), dan D. Swalayan di wilayah Panjer (154 x 103 CFU/gram). Pada swalayan terdapat variasi tidak berbeda nyata (P>0.05) antara daging ayam terhadap jumlah Coliform. Jumlah cemaran Coliform pada swalayan A, B, C, dan D melebihi SNI. Daging ayam yang dijual di Pasar Swalayan Denpasar tercemar Coliform melampaui batas yang disarankan.  
Cemaran Escherichia Coli pada Daging Broiler dalam Showcase di Pasar-pasar Swalayan Denpasar Rusmaniarno, Septian Naria; Suarjana, I Gusti Ketut; Rudyanto, Mas Djoko
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.379 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan selama tiga jam dan enam jam di dalam suhu showcase (0 -8 ) terhadap jumlah Escherichia coli pada daging broiler. Penelitian ini menggunakan sampel daging broiler yang disimpan dalam lemari pajang (showcase) dengan suhu 0 -8  di salah satu pasar swalayan di daerah Panjer diKota Denpasar.Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK).Pengamatan dilakukan tiga kali dalam sehari dengan interval waktu tiga jam setiap kali pengambilan sampel. Ulangan dilakukan sebanyak enam kali dengan interval waktu tiga hari sekali. Media yang digunakan untuk menanam Escherichia coli adalah Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Metode yang digunakan adalah metode sebar. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam dan hasil uji LSD atau BNT (Beda NyataTerkecil) menunjukkan bahwa jumlah Escherichia coli sangat nyata (P<0.01) atau nyata (P<0.05) mengalami peningkatan selama proses penyimpanan. Berdasarkan analisis regresi diperoleh persamaan garis Y = 10(3.219 + 0.031L) dengan koefisien regresi (R): 0.650. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rata-rata cemaran Escherichia coli pada daging broiler yang disimpan dalam lemari pajang (showcase) dengan suhu 0 -8  selama nol jam, tiga jam, dan enam jam jauh melebihi standar yang sudah ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) 01-7388-2009 tahun 2009. Escherichia coli pada permukaan daging broiler yang disimpan dalam lemari pajang (showcase) mengalami peningkatan
Ketahanan Daging Rendang Tanpa Pemasakan Ulang Selama Penyimpanan Suhu Ruang Berdasarkan Uji Reduktase dan Organoleptik Prasafitra, Anggara Fajri; Suada, I Ketut; Swacita, Ida Bagus Ngurah
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.609 KB)

Abstract

Daging rendang merupakan sebuah masakan dengan bahan dasar daging sapi yang masak dengan santan dan dicampurkan dengan bumbu alami rempah-rempah. Masakan ini termasuk golongan tradisional yang berasal dari suku Minangkabau, Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daging rendang yang disimpan pada suhu ruang. Metode yang digunakan yaitu Waktu Reduktase dan Uji Organoleptik. Hasil uji Waktu Reduktase menunjukkan kerusakan pada daging rendang pada hari ke-3. Sementara itu uji Organoleptik menunjukkan perubahan signifikan terjadi pada hari ke-6, namun pada hari ke-3 sudah terlihat tanda-tanda kerusakan. Hal ini menandakan bahwa masakan daging rendang tanpa pemasakan ulang yang disimpan pada suhu ruang hanya dapat bertahan selama 3 hari. Dapat disimpulkan semakin lama rendang disimpan maka semakin banyak beban bakterinya.
Motilitas dan Daya Hidup Spermatozoa Ayam Dalam Pengencer Glukosa Kuning Telur Fosfat pada Penyimpanan 3-5 °C Maya Mayesta, Dyonesia Dimitri; Trilaksana, I Gusti Ngurah; Bebas, Wayan
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.196 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini ingin diketahui penambahan glukosa pada pengencer kuning telur fosfat dalam mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung yang disimpan pada suhu 3- 5°C. Pada penelitian ini dilakukan penambahan glukosa pada bahan pengencer kuning telur fosfat dengan berbagai konsentrasi yaituglukosa 0,3 w/v%, 0,6w/v % dan 1,2 w/v %, serta kontrol yaitu tanpa penambahan glukosa. Pengujian statistik dengan menggunakan General Linear Model (Multivariate)menunjukkan bahwa penambahan glukosa secara nyata (p<0,05) dapat mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung pada pengencer kuning telur fosfat yang disimpan pada suhu3-5°Cbila dibandingkan dengan kontrol. Uji lanjutan dengan menggunakan uji Duncan menunjukkan bahwa penambahan glukosa dengan konsentrasi 0,6 w/v % memberikan hasil yang terbaik terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung pada pengencer kuning telur fosfat yang disimpan pada suhu 3-5°C. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan 0,6 w/v % glukosa di dalam pengencer kuning telur fosfat merupakan dosis optimum dalam mempertahankan kualitas semen cair ayam kampung yang disimpan pada suhu 3-5°C.Kesimpulan dari penelitian ini adalah glukosa dapat meningkatkan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung.
Glukosa-Astaxanthin Meningkatkan Motilitas dan Daya Hidup Spermatozoa Ayam Kampung yang Disimpan pada Suhu 3-5°C Dolly Octa, I Gusti Ngurah Agung; Trilaksana, I Gusti Ngurah Bagus; Bebas, Wayan
Indonesia Medicus Veterinus Vol 3 (1) 2014
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.509 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini ingin diketahui penambahan glukosa, astaxanthin dan kombinasi glukosa dengan astaxanthin pada pengencer kuning telur fosfat dalam mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung yang disimpan pada suhu 3-5°C .  Pada penelitian ini dilakukan penambahan glukosa 0,6 w/v %, astaxanthin 0,004 w/v % dan kombinasi glukosa 0,6w/v %,  dengan astaxanthin 0,004 w/v % serta kontrol tanpa glukosa dan astaxanthin pada pengencer kuning telur fosfat. Pengujian statistik dengan menggunakan General Linear Model (Multivariate) menunjukkan bahwa penambahan glukosa, astaxanthin, dan kombinasi glukosa dengan astaxanthin secara nyata (p<0,05) dapat mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung pada pengencer kuning telur fosfat yang disimpan pada suhu 3-5°C. Uji lanjutan dengan menggunakan uji Duncan menunjukkan bahwa penambahan kombinasi glukosa 0,6 w/v %  dengan astaxanthin 0,004 w/v % memberikan hasil yang paling terbaik dalam mempertahankan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung pada pengencer kuning telur fosfat yang disimpan pada suhu 3-5°C. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan kombinasi 0,6 w/v % glukosa dengan 0,004 w/v % astaxanthin dapat bekerja secara sinergis pada kunig telur fosfat dalam mempertahankan kualitas semen cair ayam  kampung  yang  disimpan  pada  suhu 3-5°C. Kesimpulan dari penelitian ini adalah glukosa- astaxanthin dapat meningkatkan motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung.

Page 1 of 2 | Total Record : 11