cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7 (5) 2018" : 15 Documents clear
Fungi­-fungi Penginfeksi Kulit Ular Liar di Bali Negara, I Nyoman Wisnu; Putriningsih, Putu Ayu Sisyawati; Arjentinia, I Putu Gede Yudhi; Prabawa, I Made Agus
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.08 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.489

Abstract

Fungi merupakan salah satu agen penyakit infeksius yang memiliki beragam jenis. Beberapa jenis di antaranya dapat ditemukan pada kulit ular liar. Fungi yang ditemukan pada kulit ular liar tersebut mampu menginfeksi kulit, bahkan dapat menyebabkan kematian. Bali dalam hal ini belum memiliki data yang memadai mengenai jenis fungi yang dapat ditemukan pada kulit ular liar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fungi yang dapat ditemukan pada kulit ular liar. Penelitian dilakukan dengan mengkoleksi sampel berupa swab dari kulit ular liar yang dibiakkan pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dengan suhu 20ºC-30ºC. Koloni yang tumbuh pada SDA diidentifikasi secara makroskopis dengan mengamati karakteristik koloni secara kasat mata dan dilanjutkan dengan identifikasi secara mikroskopis dengan bantuan mikroskop dan pewarnaan menggunakan Methylene Blue. Hasil penelitian yang diperoleh ialah Aspergillus flavus, Aspergillus niger, Penicillium sp, Curvularia lunata, Candida sp., Mucor sp., dan Acremonium sp. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat tujuh jenis fungi yang ditemukan pada kulit ular liar di Bali. Beberapa di antara fungi tersebut dapat menjadi ancaman bagi kesehatan hewan maupun manusia.
Perkembangan Secara Histologi Vili Duodenum Ayam Pedaging yang Diberikan Imbuhan Asam Butirat pada Pakan Budiartawan, I Komang Alit; Darmawan, I Gusti Ayu Chintya; Berata, I Ketut; Setiasih, Ni Luh Eka
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.007 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.522

Abstract

Kendala suatu peternakan ayam adalah berbagai penyakit, salah satu upaya pencegahan yang banyak dilakukan yaitu dengan pemberian antibiotik. Namun, antibiotik dapat menimbulkan residu dan resistensi. Sebagai gantinya digunakan zat kimia non-antibiotika dengan asam butirat. Telah dilakukan penelitian terhadap 24 ekor ayam pedaging (Gallus domesticus) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis dan lama pemberian asam butirat terhadap struktur histologi duodenum ayam pedaging. Penelitian ini menggunakan ayam pedaging dengan umur 1 hari berkelamin jantan yang dibagi atas tiga kelompok yaitu P0 = diberi asam butirat 0 g/kg pakan, P1 = diberi asam butirat 0,5 g/kg pakan, P2 = diberi asam butirat 1g/kg pakan. Pakan yang diberikan yaitu jenis pakan Broiler I Comfeed. Penelitian dilakukan selama 4 minggu dengan masing-masing diambil dua ekor ayam perminggu dinekropsi dan diambil bagian duodenumnya. Jaringan duodenum diproses untuk pembuatan preparat histologi dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin (HE). Pemeriksaan histologi duodenum dilakukan dengan membandingkan panjang vili dan jarak antar vili duodenum. Hasil analisis dengan sidik ragam diperoleh ada perbedaan yang signifikan antara kontrol dengan pemberian asam butirat 0,5 g/kg pakan maupun dengan 1 g/kg pakan. Pada pemberian asam butirat dengan dosis 0,5 g/kg pakan menunjukkan pertumbuhan vili terpanjang dengan panjang vili 520,06 ± 30,40 µm daripada dosis pemberian asam butirat 1 g/kg pakan. Rata-rata jarak antar vili duodenum kelompok kontrol, perlakuan dosis asam butirat 0,5 g/kg pakan, dan perlakuan dosis asam butirat 1 g/kg pakan adalah 3,97 ± 0,85 µm, 3,82 ± 1,07 µm, dan 4,01 ± 1,17 µm.
Efektivitas Ekstrak Daun Mimba terhadap Micrococcus Luteus yang Diisolasi dari Anjing Penderita Dermatitis Kompleks Boro, Saptarima Eka Estiani; Suartha, I Nyoman; Sudimartini, Luh Made
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.415 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.588

Abstract

Mimba (Azadirachta indica A Juss) adalah tanaman yang tergolong dalam tanaman perdu/terna yang tumbuh subur di Indonesia. Ekstrak daun mimba mengandung beberapa senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoids, triterpenoids, karotenoids, steroids dan keton. Micrococcus luteus merupakan bakteri yang berpredileksi pada kulit, mukosa, dan orofaring serta bersifat patogen oportunistik pada pasien immunosupresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun mimba (Azadirachta indica A Juss) dalam menghambat pertumbuhan Micrococcus luteus dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun mimba (Azadirachta indica A Juss) yang efektif dalam menghambat pertumbuhan Micrococcus luteus. Uji daya hambat menggunakan metode agar well diffusion. Variabel penelitian yaitu konsentrasi ekstrak daun mimba, 5%, 10% dan 25%, dan rata-rata zona hambat pertumbuhan Micrococcus luteus. Data dianalisis dengan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun mimba memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan Micrococcus luteus, hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba (Azadirachta indica A Juss) mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri tersebut, tetapi tidak efektif jika dibandingkan dengan zona hambat antibiotik kanamisin (kontrol positif). Simpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun mimba mampu menghambat pertumbuhan bakteri Micrococcus luteus.
Pengaruh Frekuensi Penampungan Semen terhadap Volume, Konsentrasi dan Motilitas Spermatozoa Ayam Pelung Saridewi, I Gusti Ayu Made; Budiasa, Made Kota; Trilaksana, I Gusti Ngurah Bagus
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.91 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi penampungan semen terhadap volume semen, konsentrasi spermatozoa, dan motilitas spermatozoa ayam pelung. Penelitian ini menggunakan 4 ekor ayam pelung jantan berumur 8 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kelompok perlakuan. Perlakuan I (T1): Frekuensi penampungan setiap 7 hari. Perlakuan II (T2): Frekuensi penampungan setiap 3 hari. Perlakuan III (T3): Frekuensi penampungan setiap 2 hari. Pengamatan dilakukan tehadap volume semen (ml), konsentrasi spermatozoa (107/ml) dan motilitas spermatozoa (%). Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan apabila berbeda nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume semen, konsentrasi dan motilitas spermatozoa pada perlakuan T1, T2, dan T3 masing- masing: (0.246 ± 0.011) ml,( 0.240 ± 0.007 )ml, dan( 0.148 ± 0.022) ml; konsentrasi spermatozoa masing- masing: (35,24 ± 4,5 x 106) sel/ml, (35,21 ± 4,0 x 106 ) sel/ml, dan (25,60 ± 6,3 x 106 ) sel/ml; dan motilitas spermatozoa masing -masing: ( 86,80 ± 1,303) %, (84,60 ± 1,67)% , dan (60,60 ± 2,19)%. Secara statistik frekuensi penampungan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap volume semen, konsentrasi spermatozoa dan motilitas spermatozoa ayam Pelung.
Kombinasi Tylosin dan Enrofloxacin dalam Ransum terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Babi Landrace Pascasapih Meidianthi, Kadek Putri; Ardana, Ida Bagus Komang; Budiasa, Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.938 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tylosin dan enrofloxacin pada ransum terhadap total dan diferensial leukosit babi Landrace pascasapih umur 35-42 hari. Sampel yang digunakan adalah darah dari 24 ekor babi Landrace pascasapih. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 4 kelompok, yakni babi yang diberi ransum tanpa kombinasi tylosin dan enrofloxacin (P0) dan babi yang mendapat ransum dengan kombinasi tylosin dan enrofloxacin masing-masing 1000 ppm (P1), 2000 ppm (P2), dan 4000 ppm (P3). Pemberian perlakuan diberikan selama satu kali dalam sehari selama 7 hari. Hasil penelitian yang didapat berurutan dari P0, P1, P2, P3, jumlah rerata total leukosit (103/µl) sebesar (25,40; 26,54; 28,47; 29,40), rerata diferensial leukosit (103/µl) neutrofil (8,04; 9,11; 10,76; 12,65), eosinofil (1,02; 1,55; 1,88; 2,09), basofil (0,19; 0,28; 0,35; 0,39), limfosit (9,68; 10,68; 12,34; 13,59) dan monosit (1,02; 1,24; 2,00; 2,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi tylosin dan enrofloxacin pada ransum meningkatkan total dan diferensial leukosit babi Landrace pascasapih, namun peningkatan yang ditunjukkan tidak melebihi dari rentang nilai normal.

Page 2 of 2 | Total Record : 15