cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023" : 14 Documents clear
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA MADRASAH TERHADAP MUTU MADRASAH ALIYAH SWASTA Muh Badrudin; Nurkolis Nurkolis; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15298

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah mutu madrasah pada madrasah Aliyah swasta se Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan kurang baik yang disebabkan oleh kepemimpinan kepala madrasah yang kurang baik, motivasi kerja guru rendah dan budaya madrasah yang kurang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu madrasah, pengaruh motivasi kerja terhadap mutu madrasah, pengaruh budaya madrasah terhadap mutu madrasah, dan pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, motivasi kerja guru dan budaya madrasah secara bersama-sama terhadap mutu madrasah. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi terdiri atas 135 guru pada 6 madrasah dengan sampel sebanyak 101 guru. Pengumpulan data menggunakan kuosioner dan hipotesis diuji menggunakan SPSS 25. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 26,839 + 0,417 X1; kekuatan korelasi 0,821; kontribusi 0,674 atau 67,4%. (2) terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 23,456 + 0,683 X2; kekuatan korelasi 0,773; kontribusi 0,598 atau 59,8%. (3) terdapat pengaruh budaya madrasah terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 33,803 + 0,677X3; kekuatan korelasi 0,692; kontribusi 0,487 atau 48,7%. 4) terdapat pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, motivasi kerja dan budaya madrasah secara bersama-sama terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 2,981 + 0,216X1 + 0,291X2+ 0,238X3; kontribusi 0,769 atau 76,9%. Saran yang dapat peneliti sampaikan untuk peningkatan mutu madrasah swasta se kecamatan Kedungwuni yaitu agar Kantor Wilayah Kementerian Agama mengadakan pembinaan prestasi dan keberlanjutan pendidikan pada Madrasah Aliyah swasta, Kepala madrasah dapat meningkatkan program pendorong prestasi peserta didik dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendorong peserta didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Guru dapat meningkatkan kompetensi mengajar dengan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan baik secara luring atau daring.
PENGARUH MOTIVASI KERJA GURU, BUDAYA SEKOLAH, DAN KETERAMPILAN MANAJER TERHADAP MUTU SMK NEGERI DI KABUPATEN JEPARA Hestining Aryanti; Yovitha Yuliejantiningsih; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.17167

Abstract

AbstrakMutu sekolah tidak hanya dilihat dari nilai dalam rapor mutu sekolah, tetapi juga dapat dilihat dari proses pendidikan di dalamnya sehingga mampu menghasilkan siswa yang kompeten serta lulusan yang dapat terserap di dunia kerja. Mutu sekolah dapat dipengaruhi beberapa faktor yaitu motivasi kerja guru, budaya sekolah, dan keterampilan manajer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja guru, budaya sekolah, dan keterampilan manajer terdahadap mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Kabupaten Jepara. Populasi dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran produktif SMK negeri di Kabupaten Jepara sebanyak 230 orang, dengan jumlah sampel 139 orang. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis dengan analisis regresi linier sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi kerja guru, budaya sekolah, keterampilan manajer terhadap mutu SMK negeri di kabupaten Jepara baik secara terpisah maupun bersama-sama.Kata Kunci: motivasi kerja guru, budaya sekolah, keterampilan manajer, mutu sekolah.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI Mokhamad Soleh; Noor Miyono; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15324

Abstract

ABSTRAK Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal masih kurang yang disebabkan oleh motivasi kerja guru yang rendah dan iklim organisasi sekolah yang kurang baik.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kinerja guru, dan pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitiannya adalah penelitian korelasional. Metode penggalian data melalui angket/kuesioner yang diisi oleh sejumlah responden. Populasi sebanyak 188 guru yang tersebar di 5 sekolah dengan sampel sebanyak 128 guru diambil melalui teknik proporsional random sampling. Adapun analisis data statistik menggunakan software SPSS 16. Hasil penelitian 1) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal berdasarkan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung (8,447) > ttabel (1,980), Pengaruh yang diberikan sebesar 36,2% dan sisanya sebesar 63,8% dipengaruhi oleh faktor lain, 2) pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal berdasarkan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung (8,962) > ttabel (1,980). Pengaruh yang diberikan sebesar 38,9% dan sisanya sebesar 61,1% dipengaruhi oleh faktor lain. 3) pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal. Hal ini Berdasarkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung (47,741) > Ftabel (2,60). Pengaruh yang diberikan motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah sebesar 43,3%, dan sisanya sebesar 56,7% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. 4) pengaruh iklim organisasi sekolah 38,9% lebih besar dari pada motivasi kerja sebesar 36,2%. Saran dari hasil penelitian seharusnya guru meningkatkan motivasinya agar lebih tinggi motivasi kerjanya, menjaga dan meningkatkan iklim organisasi sekolah agar lebih baik. Meningkatnya motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah tersebut akan dapat meningkatkan kinerja guru yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Iklim Organisasi Sekolah, dan Kinerja Guru
PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI KERJA, DAN PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI GURU Laila Hidayati; Titik Haryati; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15299

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk 1) menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kompetensi guru; 2) menganalisis  pengaruh motivasi kerja terhadap kompetensi guru; 3) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kompetensi guru; 4) menganalisis pengaruh secara bersama-sama kompensasi, motivasi kerja dan pelatihan terhadap kompetensi guru.  Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru di SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 333 orang. Sampel penelitian sebanyak 182 orang dengan teknik menggunakan proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian diketahui bahwa 1) kompensasi termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 135,8; 2) motivasi kerja termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 121,02; 3) pelatihan termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 136,55 dan 4) kompetensi guru termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 191,52. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh kompensasi terhadap kompetensi guru, 2) Terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kompetensi guru sebesar 12,4%, 3) Terdapat pengaruh pelatihan terhadap kompetensi guru sebesar 19,8%, 4) Terdapat pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan pelatihan secara bersama-sama terhadap kompetensi guru sebesar 26,1%.  Saran yang dapat diberikan yaitu perlu melakukan identifikasi terhadap jenis pelatihan yang diikuti guru sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi guru dan lebih selektif dalam memilih pelatihan bagi guru. Sekolah perlu mendorong dalam mengikuti pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan dalam proses belajar mengajar dan mempunyai motivasi kerja yang tinggi dalam proses belajar mengajar.Implikasi dari penelitian ini adalah motivasi kerja perlu ditumbuhkan melalui pembinaan, penghargaan dan kesempatan dalam meningkatkan kompetensi guru terutama kompetensi kepribadian.  Sekolah perlu menyeleksi pelatihan-pelatihan yang tepat sasaran dan materi yang dapat dimanfaat secara praktis dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci   :  Kompensasi, Motivasi Kerja, Pelatihan, Kompetensi
STRATEGI KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM IMPLEMENTASI VISI DAN MISI BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 2 CEPU Nurlaela Nurlaela
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.17168

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang visioner dalam mengimplementasikan visi dan misi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan kondisi atau situasi subyek penelitian sesuai fakta pada saat penelitian, terkait peran kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi. Data rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan penelitian. Berdasarkan data rapor pendidikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Seluruh pemangku kepentingan, baik guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat, setelah melewati berbagai tahapan visi dan misi yang berhasil disosialisasikan, diharapkan dapat berperan dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, tidak hanya berupa simbol-simbol dan kata-kata. Selain itu, kepemimpinan visioner dapat berperan sebagai agen perubahan untuk mewujudkan visi dan misi serta menggerakkan masa depan warga SMA N 2 Cepu serta meningkatkan pembelajaran. Ini dilakukan dengan menyediakan pelatihan, peralatan, dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mencapai tujuan.Kata kunci : kepemimpinan visioner, rapor pendidikan, strategi, visi dan misi
PENGARUH KUALITAS PENGANGGARAN DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN SEKOLAH Ahmad Yusron; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Muhammad Prayito
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15339

Abstract

ABSTRACT             Schools have the duty to manage finances based on the applicable financial management principles. School financial management in SMK throughout Batang Regency has not fully implemented the principles of accountability and efficiency even though the existing budget is received from various sources and issued to several posts. Vocational High School Education Institutions have an obligation to report their activities to the public or related parties. Accountability and reporting of funds raised is a manifestation of accountability.            This study aims to 1) determine the effect of budgeting quality on school financial performance; 2) analyze the effect of budgeting quality on school financial performance; 3) analyze the competence of financial human resources on the school's financial performance and 4) analyze the effect of the quality of budgeting and human resource competence on finance together on the school's financial performance.This research is an explanatory research with a quantitative approach. The study population consisted of 86 teachers at SMK in Batang Regency. The research sample was 86 people with total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used descriptive and multiple linear regression.            The descriptive data shows that 1) the quality of budgeting is in the fairly good category with a mean value of 114.22; 2) the competence of human resources in the field of finance is in the fairly good category with a mean value of 114.21 and 3) the school's financial performance is in the good category with a mean value of 125.06. The results of the hypothesis test show that 1) there is an effect of the quality of budgeting on the financial performance of the schools studied. state with the equation Ῡ=80.444+0.378X₂, a correlation strength of 0.366 with a contribution of 0.134 or 13.4%; 3) there is an effect of human resource competence in the field of finance on school financial performance which is expressed by the equation Ῡ= 48.313+0.659X₃, a correlation strength of 0.622 with a contribution of 0.387 or 38.7%.There is a positive influence on the quality of budgeting and the competence of human resources in the field of finance which jointly affect the financial performance of schools which is expressed by the equation Ῡ= 36.175 + 0.109Xₗ + 0.158X₂ + 0.415 X₃, output correlation 0.649 with a contribution of 0.400 or 40% Keywords: Quality of budgeting, competency of financial human resources, and                      school's financial performance. 
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DI SD NEGERI Agustina Nugrahini; Titik Haryati; I Made Sudana
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15311

Abstract

ABSTRAK Hasil penelitian 1) Perencanaan supervisi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah di SD Negeri Kalisari 1 Sayung Demak meliputi: pembentukan tim supervisor, pembuatan jadwal supervisi, menyusun program supervisi, penyusunan instrumen supervisi, melakukan sosialisasi program supervisi. Tahap perencanaan ini dibantu oleh tim supervisi. Pada tahap perencanaan ini didesain pada aspek penilaian mutu pembelajaran.2) Proses pelaksanaan supervisi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah di SD Negeri Kalisari 1 Sayung Demak pertama, praobservasi, kemudian observasi melalui kunjungan kelas, penilaian, pemberian bimbingan dan pengarahan meskipun bimbingan dan pengarahan ini juga melalui beberapa cara baik individu maupun kelompok. Pada pelaksanaan tersebut kepala sekolah dibantu oleh tim supervisi, dari hasil supervisi kemudian akan dilaporkan kepada sejumlah dewan guru dan dilakukan pengarahan bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran.3) Tindak lanjut kegiatan supervisi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah di SD Negeri Kalisari 1 Sayung Demak dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Pembinaan langsung maupun pembinaan tidak langsung. Pembinaan langsung adalah pembinaan yang dilakukan terhadap hal-hal bersifat khusus, yang perlu perbaikan dengan segera dari hasil analisis supervisi. Dan pembinaan tidak langsung adalah pembinaan yang dilakukan terhadap hal-hal bersifat umum yang perlu perbaikan dan perhatian setelah memperoleh hasil analisis supervisi. Saran: kepala sekolah perlu melakuan supervisi secara terjadwal agar guru memiliki kesiapan dahulu.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kasih Esti Wulandari; Maryanto Maryanto; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15300

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Adakah pengaruh positif dan signifikan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Disiplin Kerja Guru?, (2) Adakah pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Kerja terhadap disiplin kerja guru?, (3) Adakah pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru?. (4) Adakah pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama Kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru SMP Negeri di sub rayon 04 Kabupaten Demak?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis pengaruh dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja 2) menganalisis pengaruh dari lingkungan kerja terhadap disiplin kerja guru(3) menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru (4) menganalisis pengaruh pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap disiplin kerja guru SMP Negeri di Sub rayon 04 Kabupaten Demak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, populasi guru SMP Negeri Di Sub Rayon 04 Kabupaten Demak berjumlah 279 orang, dengan  sampel 162 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasarat dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru, pengaruh lingkungan kerja terhadap disiplin kerja guru , dan pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru, dan analisis regresi ganda untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru. Untuk menganalisis data menggunakan fasilitas program SPSS Statistika versi 26. Dari hasil penelitian, variabel kepemimpinan kepala sekolah diperoleh: rata-rata = 159,63, lingkungan kerja diperoleh rata-rata = 76,17, motivasi kerja dengan rata-rata =102,81, sedangkan disiplin kerja diperoleh rata-rata =88,72. Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, homogeny, linier, tidak multikolinier, dan tidak terjadi heteroskedastisasi. Dari uji hipotesis ditemukan (1) tidak terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru SMP Negeri di Sub Rayon 04 Kabupaten Demak berdasarkan nilai sig 0.657 > 0.05, (2) terdapat pengaruh positif lingkungan kerja terhadap disiplin kerja berdasarkan nilai 0.000 < 0.05, (3) terdapat pengaruh positif motivasi kerja terhadap disiplin kerja berdasarkan nilai sig 0.000 < 0.05, dan (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap disiplin kerja berdasarkan nilai R-square dan Adjusted R-Square sebesar 0.930 dan 0.929. Hasil tersebut menunjukkan terdapat pengaruh simultan antara variabel kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan motivasi terhadap disiplin kerja. Dan juga berdasarkan persamaan nilai unstandardized coefficient B dengan persamaan Y= 5.472-0.007X_1+0.845X_2  +0.194X_3  , dengan kekuatan korelasi sebesar 0.964 dengan kontribusi sebesar 93%.
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI PRINSIP MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI TK PERJUANGAN DESA KLUWIH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BATANG Budiarti Budiarti; Titik Haryati; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15294

Abstract

Abstrak Hasil penelitian 1) peran komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan dalam implementasi prinsip MBS di TK kanak Perjuangan adalah memberikan pertimbangan berbagai program sekolah. Bentuk pertimbangan itu seperti membarikan masukan dalam perspektif anggaran, sarpras, pengelolaan pembelajaran, kemitraan dengan instansi dan orang tua peserta didik. 2) Peran komite sekolah sebagai pendukung dalam implementasi prinsip. Bentuk dukungan materi berupa penggalangan dana dari masyarakat, dukungan dalam bentuk tenaga diwujudkan dalam kerja bakti bersama, dan dukungan dalam bentuk pemikiran. 3) peran komite sekolah sebagai pengontrol dalam implementasi prinsip manajemen berbasis sekolah di TK Perjuangan dilakukan dalam bentuk pengawasan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam laporan akhir tahun. 4) Peran komite sekolah sebagai mediator dalam implementasi prinsip MBS di TK Perjuangan dilakukan dengan menjadi jembatan penghubungan antara sekolah dengan masyarakat dan instansi lain. Peran sebagai mediator ini dalam rangka membantu sekolah mengsukseskan pelaksanaan MBS dengan semua prinsipnya.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH DAN KOMITMEN KERJA TERHADAP DISIPLIN GURU DI SMAN KABUPATEN KENDAL Ramani Ramani; Titik Haryati; I Made Sudana
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.17162

Abstract

Abstrak Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Adakah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (2) Adakah pengaruh budaya sekolah terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (3) Adakah pengaruh komitmen kerja guru terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (4) Adakah pengaruh secara bersama sama antara kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan komitmen kerja terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal? Populasi penelitian ini 573 guru di Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Kendal. Sampel 236 guru diambil secara proporsionale random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data untuk uji validitas, uji reliebilitas, uji persyaratan dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh kepemimpnan kepala sekolah terhadap disiplin guru sebesar 57,2% dengan kontribusi tertinggi dari dimensi disiplin peraturan organisasi dan kontribusinya paling rendah adalah pada dimensi disiplin peraturan kerja. (2) Ada pengaruh budaya sekolah terhadap disiplin guru sebesar 37,1% dengan kontribusi tertinggi dari dimensi supervisi dan kontribusinya paling rendah adalah pada dimensi manajerial. (3) Ada pengaruh komitmen kerja terhadap disiplin guru sebesar 27,2% dengan kontribusi tertinggi dari kontribusi adalah dimensi komitmen berkelanjutan dan kontribusinya paling rendah yaitu komitmen efektif. (4) Ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan komitmen kerja secara bersama-sama terhadap disiplin guru sebesar 65,8%, dengan kontribusi tertinggi dari variabel kepemimpinan kepala sekolah dan kontribusi terendah dari variabel komitmen kerja guru. Berdasarkan hasil penelitian maka direkomendasikan, (1) Guru agar memiliki komitmen terhadap tanggungjawab tugasnya secara disiplin. (2) Kepala sekolah agar melibatkan guru dalam menyusun perencanaan kegiatan sekolah. (3) Dinas Pendidikan untuk memberikan arahan kepada kepala sekolah agar memberikan bimbingan kepada semua guru untuk mentaati peraturan jam kerja ASN.Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, komitmen kerja, disiplin guru.

Page 1 of 2 | Total Record : 14