cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER" : 8 Documents clear
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI GURU SD NEGERI DI KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG Sri Rahayu; Retnaningdyastuti Retnaningdyastuti; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5399

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh komunikasi organisasi terhadap komitmen organisasi guru, (2) mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi guru, dan (3) mengetahui pengaruh komunikasi organisasi dan kepuasan kerja secara bersama-   sama terhadap komitmen organisasi guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.Populasi penelitian 198 guru SD Negeri di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Sampel 132 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengambilan data melalui kuesioner. Uji validitas, reliabilitas, normalitas data, linearitas, multikolinearitas, homogenitas, heterokedastisitas, uji regresi tunggal dan regresi ganda untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi guru. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS for windows 21.        Temuan hasil penelitian  diatas meliputi (1)  pengaruh   komunikasi   organisasi  terhadap  komitmen organisasi guru sebesar 15,6% dengan persamaan regresi Ŷ= 24,176 + 0,305 X1, (2) pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi guru sebesar 12,4 % dengan persamaan regresi Ŷ= 30,388 + 0,285 X2, dan (3) pengaruh komunikasi organisasi dan kepuasan kerja guru secara bersama-sama terhadap komitmen organisasi guru sebesar 18,8%, persamaan regresi dengan koefisien positif Ŷ= 15,613 + 0,133X1+ 0,158 X2
IMPLEMENTASI FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENINGKATAN MUTU AKADEMIK DI SMP IT NURUL ISLAM TENGARAN KAB. SEMARANG Inayah Hayati; Muhdi Muhdi; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5394

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Perencanaan, (2) Pengorganisasian, (3) Penggerakan, dan (4) Pengendalian peningkatan mutu akademik di SMP IT Nurul Islam Tengaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan jenis penelitian studi kasus (case study) yaitu penelitian yang dilakukan langsung ke lokasi penelitian di SMP IT Nurul Islam Tengaran pada tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan credibility (derajat kepetrcayaan), transferability (dapat tidaknya ditransfer ke latar lain), defendability (ketergantungan pada konteksnya), confirmability (dapat tidaknya dikonfirmasikan dengan sumbernya).Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa perencanaan peningkatan mutu akademik berjalan dengan baik yang dibuktikan dengan: (a) perencanaan mutu akademik yang merupakan salah satu langkah untuk mencapai tujuan sekolah; (b) sekolah mengambil berbagai macam tindakan dalam perencanaan peningkatan mutu akademik; (c) sumber dana direncanakan berasal dari BOS dan IPP; (d) perencanaan peningkatan mutu akademik melibatkan seluruh warga sekolah, yayasan, komite sekolah dan POMG. Pengorganisasian peningkatan mutu akademik baik, hal ini dibuktikan dengan adanya: (a) wewenang pengorganisasian ada pada kepala sekolah; (b) pendelegasian kewenangan peningkatan mutu akademik (c) adanya penetapan personil. Pelaksanaan peningkatan mutu akademik berjalan dengan baik, dibuktikan dengan: (a) wewenang melaksanakan fungsi akademik dilaksanakan oleh tim penanggungjawab; (b) komunikasi dilaksanakan secara intens kepada semua warga sekolah dan stake holder terkait; (c) Kepala sekolah berperan sebagai manajer dan motivator; (d) sekolah memberikan penghargaan kepada peserta didik dan guru yang berprestasi; (e) adanya pembinaan; (f) penyusunan dan pelaksanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan jaman, kebutuhan peserta didik dan merupakan pengintegrasian antara iman, ilmu dan amal; (g) kelulusan Ujian Nasional 100% dengan kenaikan nilai rata-rata 0,27 dari tahun sebelumnya; (h) penggunaan dana yang belum optimal; (i) sarana prasarana yang kurang memadai menjadikan pembelajaran berjalan kurang maksimal. Pengendalian peningkatan mutu akademik di SMP IT Nurul Islam Tengaran berjalan dengan baik, dibuktikan dengan; (a) adanya pengendalian mutu akademik; (b) supervisi akademik setiap semester; (c) 90% kegiatan yang direncanakan telah dilaksanakan dengan baik ; (d) keterserapan perencanaan anggaran sebesar 91%; (e) hasil dari pengendalian yang dilaksanakan dijadikan rencana tindak lanjut untuk perencanaan kegiatan peningkatan mutu akademik selanjutnya.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI BOLO KABUPATEN DEMAK Supriatini Supriatini; Muhdi Muhdi; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5400

Abstract

Mendapatkan pelayanan pendidikan adalah hak semua warga negara Indonesia tidak terkecuali anak ABK. SD Negeri Bolo Demak telah mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusi. Kebijakannya tersebut mendapat respon positif dari pemerintah kabupaten Demak dengan SK: No. 421.8/30/2012. Fokus penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi kebijakan pendidikan inklusi di SD Negeri Bolo Demak dan sub fokusnya adalah komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan inklusi.Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu metode yang diarahkan untuk menggambarkan atau memaparkan apa adanya hasil penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu primer dan sekunder. data primer berasal dari wawancara, sedangkan data sekunder dari observasi, dokumen. Analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber.Hasil penelitian ini adalah 1) komunikasi dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusi meliputi komunikasi internal dan eksternal. Komunikasi internal terdiri dari komunikasi dengan pendidik yaitu guru ABK dan tenaga kependidikan yaitu staf tata usaha dan psikolog. Komunikasi eksternal diantaranya adalah dengan pihak pihak luar seperti UPTD DIKBUD Kec. Demak, Orang tua siswa, Komite Sekolah., 2) sumber daya dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusi meliputi tiga hal yaitu manusianya, anggarannya dan fasilitasnya. Sumber daya manusia terdiri dari guru pendamping ABK. Guru mata pelajaran dan  psikolog. Sumber daya anggaran terdiri dari Anggaran dari Dana BOS, anggaran dari Dana Pemda dan Anggaran dari dana swadaya. Sumber daya fasilitas terdiri dari sarana gedung, kelas dan media dan alat bantu belajar, 3) disposisi implementator kebijakan pendidikan inklusi meliputi: jujur dalam segala aspek oleh semua stakeholder sekolah, tanggung Jawab pada masing-masing TUPOKSI, Temanwork yang solid sebagai satu kesatuan, 4) struktur birokrasi pelaksanaan kebijakan pendidikan inklusi terdiri dari: standar Operasional Procedur (SOP), struktur birokrasi kepengerusan, standar sistem penilaian.
MANAJEMEN LITERASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DI SD NEGERI SENDANGMULYO 04 Budi Chandra Wicaksono; Nurkolis Nurkolis; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5395

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program literasi di SDN Sendangmulyo 04 yang sudah mendapatkan prestasi nasional dalam mutu pendidikan. Sub fokus penelitian ini adalah: (a) bagaimana perencanaan; (b) bagaimana pengorganisasian; (c) bagaimana pelaksanaan; (d) bagaimana pengendalian sekolah dalam program literasi sekolah di SDN Sendangmulyo 04?, (e) bagaimana dengan minat baca di SDN Sendangmulyo 04?Objek penelitian ini adalah SDN Sendangmulyo 04 Semarang, dengan tujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan, dan menganalisis manajemen pengelolaan literasi sekolah di SDN sendangmulyo 04. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan cara wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi melalui metode studi kasus. Analisis dilakukan dengan melalui tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, verivikasi data selanjutnya manarik kesimpulan.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa manajemen literasi sekolah di SDN Sendangmulyo 04 dalam meningkatkan minat baca telah sesuai teori manajemen dan berjalan dengan baik: (a) perencanaan berjalan secara baik dengan menetapkan tujuan, menentukan sasaran program literasi, identifikasi potensi, dan merancang program, (b) pengorganisasian dengan menyusun tim yang melibatkan organisasi di sekolah dan sekaligus menyusun program-program kegiatan literasi, (c) pergerakkan telah berjalan dengan adanya bentuk-bentuk program kegiatan dan memberikan penghargaan kepada warga sekolah, (d) pengawasan dilakukan dengan baik dengan adanya monitoring langsung di masing-masing kegiatan literasi, menyusun program pengawasan literasi, dan tindak lanjut, dan (e) minat baca para siswa sudah baik dengan di dukung dengan sudut baca di kelas dan kunjungan di perpustakaan.
MANAJEMEN MUTU AKADEMIK SDIT QURAN INSAN MULIA KRADENAN KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN SEMARANG Tutik Sulistyani; Ghufron Abdullah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5401

Abstract

Mutu pendidikan mencakup input, proses, dan output pendidikan. Untuk menghasilkan output yang berkualitas dalam suatu lembaga pendidikan ditentukan oleh suatu manajemen yang baik. Mutu akademik merupakan capaian akademik yang menunjukkan perolehan nilai hasil proses pembelajaran. Mutu akademik yang dicapai oleh SDIT Quran Insan Mulia Kradenan Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang sangat membanggakan dikarenakan adanya manajemen yang tersusun dengan baik mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan sampai dengan pengawasan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SDIT Quran Insan Mulia Kradenan Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang pada bulan Oktober 2018 sampai dengan bulan Februari 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, ketua yayasan, guru, komite dan pengawas sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi manajemen mutu akademik SDIT Quran Insan Mulia Kradenan Kecamatan Kaliwungu Kabupaten semarang dilakukan secara terstruktur mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dengan melibatkan peran aktif kepala sekolah, guru, komite, ketua yayasan, pengawas dan orang tua peserta didik. 2) dalam fungsi dan tanggung jawab mutu akademik di sekolah menempatkan personal sesuai dengan kompetensinya masing-masing. 3) kendala yang dialami diantaranya sangat dibutuhkan peningkatan koordinasi masing-masing bidang, loyalitas yang tinggi, kelengkapan administrasi dan sarana prasarana.Manajemen mutu akademik diperlukan dalam perubahan organisasi pendidikan. Hal ini penting bagi inovasi organisasi dan adaptasi terhadap pelaksanaan manajemen. Manajemen mutu akademik akan menjadi realistik bila menempatkan mutu jasa pelayanan pendidikan dan mutu lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN SEKOLAH YANG BERMUTU DI SD ISLAM AR RAHMAH SURUH KABUPATEN SEMARANG Wiwik Harwanti; Sudharto Sudharto; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5396

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Peran keterampilan konseptual dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu. (2) Peran keterampilan teknis dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu. (3) Peran keterampilan hubungan manusia dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu.(4) Masalah yang dihadapi dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu dan cara mengatasinya.            Pendekatan penelitian kualitatif, jenis studi kasus (case study) yaitu penelitian yang langsung dilakukan ke lokasi penelitian di SD Islam Ar Rahmah Suruh Kabupaten Semarang pada tahun pelajaran 2018/2019.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan credibility, transferability, defendability, confirmability.Hasil penelitian menunjukkan peran keterampilan konseptual kepala sekolah pada pemahaman kepala sekolah terhadap konsep sekolah bermutu dan perumusan program sekolah dalam rangka penyelenggaraan sekolah bermutu. Peran keterampilan teknik kepala sekolah menunjukkan keterampilan dalam pengelolaan kurikulum, KBM, sarana dan prasarana, dan keterampilan dalam pelaksanaan program supervisi. Peran keterampilan hubungan manusia menunjukkan keterampilan menjalin komunikasi, membimbing dan memotivasi, dan menjalin kerjasama dengan guru dan komite sekolahMasalah yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam penyelenggaraan sekolah yang bermutu pada keterampilan konsep adalah perbedaan pemahan konsep pada guru, pada keterampilan teknik tentang pengelolaan kurikulumdan, sarana prasarana, pada keterampilan hubungan manusia adanya perbedaan pendapat pada penyelenggaraan sekolah yang bermutu. Upaya yang sudah dilakukan adalah pembinaan, mengoptimalkan kegiatan KKG, dan bekerja sama dengan pihak SMP Ar Rahmah Suruh untuk mengatasi kekurangan kelas.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN BONANG KABUPATEN DEMAK Masanah Masanah; Sunandar Sunandar; Nurkolis Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5397

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organisasi terhadap kompetensi profesional guru, (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru dan (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh secara bersama-sama budaya organisasi dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional Guru SD Negeri di Kecamatan Bonang Demak.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Bonang yang berjumlah 213 orang, diperoleh sampel sebanyak 138 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda, uji F, uji t dan koefisien determinasi.Berdasarkan  hasil analisis deskriptif data, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) rata-rata skor variabel budaya organisasi adalah 127,00 termasuk kategori tinggi, (2) rata-rata skor variabel motivasi berprestasi 107,33 termasuk kategori tinggi, (3) rata-rata skor variabel kompetensi profesional guru 126,04 termasuk kategori tinggi. Berdasarkan  hasil uji hipotesis data, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap kompetensi profesional guru sebesar 81,40%, (2) ada pengaruh positif dan signifikan motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru sebesar 86,20%, (3) ada pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi dan motivasi berprestasi secara bersama-sama  terhadap kompetensi profesional guru sebesar 88,70 %.
PENGARUH SOFT SKILLS DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PROFESIONALISME GURU SD DI KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Murdianto Murdianto; Yovitha Yuliejantiningsih; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 3 (2019): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i3.5398

Abstract

Profesionalisme guru dipengaruhi banyak faktor, diantaranya adalah faktor soft skills dan motivasi berprestasi. Profesionalisme guru menjadi lebih baik jika para guru mempunyai soft skills dan juga motivasi berprestasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya: (1) pengaruh soft skills terhadap profesionalisme guru, (2) pengaruh motivasi berprestasi terhadap profesionalisme guru, (3) pengaruh soft skills dan motivasi berprestasi terhadap profesionalisme guru.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang tersebar pada 60 SD di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan yang berjumlah 337 orang. Sampel sebanyak 180 orang dengan menggunakan proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, analisis regresi tunggal dan regresi ganda. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS for Window Release 21.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan soft skills terhadap profesionalisme guru sebesar 70,9 %, sisanya 29,1 % dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh positif ini berarti bahwa jika soft skills semakin baik maka profesionalisme guru meningkat, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi berprestasi terhadap profesionalisme sebesar 39,1 %, sisanya 60,9 % dipengaruhi oleh faktor lain, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan soft skills dan motivasi berprestasi terhadap profesionalisme guru sebesar 70,7 %, sisanya sebesar 29,3 % dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh positif ini berarti bahwa jika soft skills baik dan guru memiliki motivasi berprestasi yang baik maka profesionalisme guru meningkat.

Page 1 of 1 | Total Record : 8