cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020): Agustus" : 8 Documents clear
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN PATEBON KABUPATEN KENDAL Komariyah Komariyah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8109

Abstract

Permasalahan dalam penelitian  ini adalah 1) Apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru. 2) Apakah ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap produktivitas kerja guru. 3). Apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap produktivitas kerja guru.Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1). Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru. 2). Untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi terhadap produktivitas kerja guru. 3). Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap produktivitas kerja guru.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru dan kepala Taman kanak - kanak se-Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal yang berjumlah 107 yang tersebar di 31 Taman kanak-kanak di wilayah Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling dengan jenis proporsional random sampling dari sampel sebanyak 52. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variable bebas yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah dan mottivasi berprestasi sedangkan variable terikatnya produktivitas kerja guru. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis datanya menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Sebelum menguji dengan analisis regresi, terlebih dulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas, homogenotas dan multikolinieritas dengan  α = 0,05 %).Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) ada pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru sebesar 52.20%. (2). Ada pengaruh positif dan signifikan motivasi berprestasi terhadap produktiviats kerja guru sebesar 54.40% (3) Ada pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap produktivitas kerja guru sebesar 62.50%. Saran yang dapat disampaikan adalah Kepala sekolah perlu mengembangkan kegiatan yang dapat mendorong pada peningkatan motivasi kerja adalah kepada sekolah mampu mendelegasikan wewenangnya kepada guru-guru sehingga guru akan berlatih bertanggungjawab dan berlatih mengambil resiko sebuah pekerjaan.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN KEDUNG KABUPATEN JEPARA Nevi Zahrotin Nisa’; Sunandar Sunandar; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8114

Abstract

Supervisi bertujuan memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru dikelas yang pada gilirannya untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Kondisi proses supervisi tersebut menimbulkan iklim organisasi sekolah kurang kondusif serta motivasi kerja yang tidak maksimal. Iklim kerja disekolah yang kondusif turut membantu ke arah terwujudnya sekolah yang efektif. Motivasi merupakan hal penting karena motivasi akan mendorong atau menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu lebih bersemangat.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah supervisi akademik berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung? (2) Apakah iklim organisasi sekolah berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung? (3) Apakah supervisi akademik dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung?Tujuan penelitian ini adalah: (1) Pengaruh supervisi akademik terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung. (2) Pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung. (3) Pengaruh supervisi akademik dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi kerja guru SMP di Kecamatan Kedung.Populasi penelitian ini adalah 135 orang guru yang tersebar pada 8 SMP Negeri dan swasta di Kecamatan Kedung. Sampel 100 guru diambil proportional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi berganda. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata supervisi akademik adalah 127,82 dikategorikan sedang, skor rata-rata iklim organisasi adalah 115,59 dikategorikan sedang, skor rata-rata motivasi kerja adalah 111,37 dikategorikan tidak baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan (1) pengaruh supervisi akademik terhadap motivasi kerja sebesar 29,3%, (2) pengaruh iklim organisasi terhadap motivasi kerja sebesar 37,5%, dan (3) pengaruh supervisi akademik dan iklim organisasi terhadap motivasi kerja sebesar 42,7%.Untuk menciptakan motivasi kerja guru hendaknya kepala sekolah merencanakan, melaksanakan serta melakukan tindak lanjut supervisi dengan baik. Organisasi di sekolah hendaknya organisasi dapat mengakui identitas masing-masing individu, memberikan dukungan terhadap masing-masing individu dan mengurangi terjadinya konflik sehingga organisasi lebih kondusif. Masing-masing individu guru dapat menciptakan hubungan yang harmonis antar warga sekolah serta mendukung prestasi masing-masing individu.
PENGARUH SUPERVISI PENGAWAS DAN HUBUNGAN KERJA GURU TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK SE KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Iryana Kusumawati; Sunandar Sunandar; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh supervisi pengawas terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal; (2) pengaruh hubungan kerja guru terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal; serta (3) pengaruh supervisi pengawas dan hubungan kerja guru secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kendal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian studi korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 105 guru dengan sampel penelitian sebanyak 83 guru. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling berdasarkan jumlah guru di setiap sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup model rating scale untuk semua variabel. Uji validitas instrumen penelitian dilakukan dengan menguji validitas isi dan butir yang dihitung dengan rumus korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas instrumen dihitung dengan menggunakan Alpha Cronbach. Sebelum dilakukan analisis data terlebih dahulu diadakan pengujian persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana dan teknik analisis regresi ganda dua prediktor pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi pengawas terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan sebesar 24.2%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara hubungan kerja guru terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan efektif sebesar 24.40%; serta (3) supervisi pengawas dan hubungan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan efektif sebesar 36.10%, sedangkan 64.9% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Saran yang dapat disampaikan adalah perlu peningkatan kegiatan supervisi pengawas yang dilakukan terhadap guru-guru terutama pada teknik supervisi agar lebih divariasikan sesuai dengan jenis permasalahan yang dialami oleh guru, karena pada indicator tersebut memperoleh skor yang paling rendah.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KEDISIPLINAN GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH DI SD DAERAH BINAAN II UNIT PENGELOLA PENDIDIKAN KECAMATAN BELIK, KABUPATEN PEMALANG Ngadi Ngadi; Sudharto Sudharto; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8115

Abstract

Mutu dibidang pendidikan meliputi mutu input, proses, output, dan outcome. Input pendidikan dinyatakan bermutu apabila mampu menciptakan suasana yang  aktiv, kreativ, menyenangkan, dan bermakna. Output dinyatakan bermutu jika hasil belajar akademik dan non akademik siswa tinggi. Out come dinyatakan bermutu apabila lulusan cepat terserap di dunia kerja, gaji wajar, semua pihak mengakui kehebatan lulusan dan merasa puas. Salah satu faktor yang mempengaruhi mutu sekolah yakni kepemimpinan kepala sekolah dan kedisiplinan guru dalam mengajar.Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap mutu sekolah, (2) menganalisis pengaruh kedisiplinan guru terhadap mutu sekolah, (3) menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kedisiplinan guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah di SD Dabin II Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang.Hasil penelitian menunjukkan: (1) korelasi variabel kepemimpinan terhadap mutu sekolah sebesar 0,662 kuat, dengan pengaruh variabel kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu sekolah sebesar 43,8%, (2) korelasi variabel kedisiplinan guru terhadap mutu sekolah sebesar 0,602 kuat,  dengan pengaruh variabel kedisiplinan guru terhadap mutu sekolah adalah  sebesar 63,7%, (3) hasil uji regresi ganda diperoleh besaran nilai R2 adalah 0,486 artinya bahwa besaranya pengaruh variabel kepemimpinan kepala sekolahdan kedisiplinan guru terhadap mutu sekolah adalah 48,6%, sedangkan variabel lain yang berpengaruh adalah sebesar 51,4%.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SD DI KECAMATAN DEMPET KABUPATEN DEMAK Saiful Niam; Yovitha Yuliejantiningsih; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8111

Abstract

Kepuasan kerja guru menjadi suatu cerminan dari kualitas kerja guru. Guru SD di Kecamatan Dempet sebagian masih belum merasa puas terhadap pekerjaanya yang salah satunya ditandai dengan kurang disiplinnya guru dalam bekerja. Kepuasan kerja guru disebabkan oleh peran kepala sekolah yang belum optimal dan iklim organisasi sekolah yang kurang kondusif di sekolah.Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besarnya pengaruh peran kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru, (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kepuasan kerja guru, (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh peran kepala sekolah dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru.Populasi penelitian semua guru SD di Kecamatan Dempet sejumlah 271 guru, sampel 162 guru dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data metode kuesioner. Analisa data menggunakan analisa deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dananalisis regresi ganda. Analisa data menggunakanfasilitas program SPSS for Windows Realease 17.Hasil penelitian diketahui rata-rata perolehan skor peran kepala sekolah 149,7(cukup baik); rata-rata perolehan skor iklim organisasi sekolah 115,7(cukup baik); dan rata-rata perolehan skor kepuasan kerja guru 128,3(puas). Hasil uji prasyarat diperoleh data berdistribusi normal, homogen, linier, tidak multikolinier, dan tidak terjadi heteroskedastisasi. Uji hipotesis ditemukan terdapat pengaruh positif peran kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru dengan persamaan Ŷ=11,581+0,770X1; kekuatan korelasi 0,869 dengan kontribusi sebesar 75,5%. Terdapat pengaruh positifiklim organisasi sekolah terhadap kepuasan kerja guru dengan persamaan Ŷ=27,068+0,796X2; kekuatan korelasi 0,866 dengan kontribusi sebesar 75,0%. Terdapat pengaruh positif peran kepala sekolah dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru dengan persamaan Ŷ=34,268+0,417X1+0,397X2; kekuatan korelasi 0,885 dengan kontribusi sebesar 78,3%.Saran bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar melakukan pelatihan kepemimpinan kepala sekolah secara berkala agar semakin profesional dan memahami tugas pokok dan perannya. Bagi kepala sekolah agar membuat program dan kegiatan sekolah yang berorientasi kewirausahaan. Bagi guru supaya meningkatkan kerjasama antarguru dalam melakukan kegiatan sekolah dan membangun tim yang solid dalam kerangka meningkatkan kinerja.
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SD NEGERI DI KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Khayati Khayati; Muhdi Muhdi; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8112

Abstract

Motivasi kerja dipengaruhi banyak faktor, diantaranya adalah faktor keterampilan manajerial kepala sekolah dan budaya organisasi. Motivasi kerja menjadi lebih baik jika kepala sekolah mempunyai keterampilan manajerial yang baik dan juga terdapat budaya organisasi yang baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya: (1) pengaruh keterampilan manajerial terhadap motivasi kerja (2) pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja, (3) pengaruh keterampilan manajerial dan budaya organisasi terhadap motivasi kerja.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang yang berjumlah 320 orang, dengan sampel sebanyak 167 orang dengan menggunakan propotional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier tunggal dan regresi linier berganda. Regresi linier tunggal untuk mengetahui pengaruh keterampilan manajerial terhadap motivasi kerja dan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja. Regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh keterampilan manajerial dan budaya organisasi terhadap motivasi kerja. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS for Window Release 25.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor motivasi kerja sebesar 153.71 termasuk pada kategori cukup, rata-rata perolehan skor keterampilan manajerial sebesar 160.25 termasuk kategori cukup dan rata-rata perolehan skor budaya organisasi sebesar 112.93 termasuk kategori cukup. Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak multikolinier dan linier. Dari uji hipotesis ditemukan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan keterampilan manajerial terhadap motivasi kerja sebesar 61%, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap motivasi kerja sebesar 75%, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan keterampilan manajerial dan budaya organisasi terhadap motivasi kerja sebesar 76.2%.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 BREBES Endah Pusveni; Yovitha Yuliejantiningsih; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8108

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan peningkatan mutu sekolah oleh kepala sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Brebes. (2) Pengawasan peningkatan mutu sekolah oleh kepala sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Brebes.Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dan merupakan jenis penelitian studi kasus (case study) yaitu penelitian yang dilakukan langsung ke lokasi penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Brebes. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan credibility (derajat kepercayaan), transferability (dapat tidaknya ditransfer ke latar lain), defendability (ketergantungan pada konteksnya), confirmability (dapat tidaknya dikonfirmasikan dengan sumbernya).Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan peningkatan mutu sekolah oleh kepala sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Brebes, meliputi: (a) Input, MIN 3 Brebes telah memberdayakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya; memberdayakan potensi peserta didik. (b) Proses, MIN 3 Brebes telah mengembangkan visi, misi, dan melaksanakan program dan mengelola sumber daya yang ada di sekolah; mengetahui dan memahami tentang kondisi pendidik dan tenaga kependidikan; memberikan bantuan, kemudahan interaksi, dan kemudahan komunikasi; kepala sekolah membangun komitmen untuk meningkatkan program pengajaran yang efektif dan efisien melalui kegiatan supervisi dan pemenuhan fasilitas sarana prasarana penunjang KBM dengan melibatkan seluruh warga sekolah termasuk komite sekolah. (c) Output, MIN 3 Brebes selalu memberikan pembinaan prestasi unggulan karena merupakan motivasi yang dapat meningkatkan mutu sekolah
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REGROUPING DI SD NEGERI CUKILAN 01 KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Muntianah Muntianah; Sunandar Sunandar; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8113

Abstract

Permasalahan  dalam penelitian ini adalah: (1) mengapa dilaksanakan regrouping di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang?, (2) bagaimana mekanisme  pelaksanaan regrouping di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh?, (3) apa efektifitas pengelolaan pendidikan di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh?, (4) apa efisiensi pengelolaan pendidikan di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh?, (5) bagaimana dampak  kebijakan regrouping  di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh?.Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui latar belakang  dilaksanakan regrouping di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, (2) untuk mengetahui mekanisme  pelaksanaan regrouping di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh, (3)  Untuk mengetahui  efektifitas pengelolaan pendidikan di SD Negeri  Cukilan 01 Kecamatan Suruh, (4)  Untuk mengetahui  efisiensi pengelolaan pendidikan di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh, (5) untuk mengetahui  dampak  kebijakan regrouping  di SD Negeri Cukilan 01 Kecamatan Suruh.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  yang bersifat informatif dengan menggunakan metoda diskriptif. Tehnik analisa data yang digunakan adalah trianggulasi  data dan member cheching.Dari hasil penelitian  dapat diketahui bahwa latar belakang dilaksanakannya regrouping di SD Negeri Cukilan 01 dan SD Negeri Cukilan 02  adalah: (1) kedua sekolah tersebut berada dalam satu wilayah, (2) kondisi beberapa ruang kelas yang rusak baik di SD Cukilan 01 maupun di SD Negeri Cukilan 02, (3) jumlah siswa yang cenderung menurun terutama di SD Negeri Cukilan 02, (4) kurangnya tenaga pendidik di SD Negeri  Cukilan 02.Mekanisme pelaksanaan regrouping di SD Negeri  Cukilan 01 mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional no 060/ U/2012 tentang pedoman pendirian sekolah pada pasal 26. Adapun tahapan tahapan yang dilaksanakan berkaitan dengan pelaksanaan regrouping di SD Negeri Cukilan 01 meliputi pendataan , sosialisasi, penetapan, dan penyatuan sekolah.Efektifitas pengelolaan pendidikan di SD Negeri Cukilan 01 setelah dilaksanakan regrouping meliputi: (1) pemeliharaan dan perawatan gedung, (2) pelayanan bagi siswa, (3) pengelolaan sarana dan prasarana, (4) partisipasi masyarakat, (5) penyatuan budaya sekolah.Efektifitas pengelolaan pendidikan di SD Negeri Cukilan 01 setelah dilaksanakan regrouping meliputi: (1) pemanfaatan gedung yang ditinggalkan, (2) kepemimpinan kepala sekolah, (3) pengelolaan tenaga kependidikan, (4) pengelolaan keuangan, (5) kedudukan komite.Dampak regrouping bagi peningkatan kualitas pendidkan di SD Negeri Cukilan 01 meliputi: (1) dampak bagi siswa tampak adanya hubungna sosial yang lebih akrab, meningkatnya prestasi siswa  baik akademis maupun non akademis, (2) dampak bagi guru tampak pada hubungan kekeluargaan antar guru yang lebih akrab, iklim kerja   lebih menyenangkan dan guru lebih berinovasi, (3) dampak bagi masyararakat tampak adanya penyelenggaraan PAUD, pendirian Musholla Nurul Huda dan partisipasi dalam kegiatan ektrakurikuler.Kesimpulan dari  hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang  dan mekanisme pelaksanaan  regrouping  di SD Negeri Cukilan 01 telah sesuai dengan peraturan yang ada.  Efektifitas, efisiensi serta dampak  adanya regropuping di  SD Negeri Cukilan 01 telah sesuai  dengan harapan.Kata kunci : kebijakan, penggabungan (regrouping) 

Page 1 of 1 | Total Record : 8