cover
Contact Name
Husni Wahyu Wijaya
Contact Email
husni.wahyu.fmipa@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jct.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No.5 Gedung O2 lt.1
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya
ISSN : 25496565     EISSN : 25496573     DOI : 10.17977
JOURNAL OF CIS-TRANS (JC-T) is an Indonesian or English language, peer-reviewed scholarly publication in the area of chemistry. JC-T publishes original papers but not limited to: inorganic, physical, organic, analytical and biochemist.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
Adsorpsi Zat Warna Remazol Red menggunakan Nanokomposit Silika Aerogel-Karbon Aktif Fania Faradila Yuniarizky; Nazriati Nazriati
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.745 KB) | DOI: 10.17977/um0260v5i22021p025

Abstract

Remazol red merupakan zat warna yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, sehingga digunakan metode adsorpsi untuk mengurangi konsentrasi zat warna remazol red sebelum dibuang ke perairan dengan adsorben nanokomposit silika aerogel-karbon aktif. Nanokomposit silika aerogel-karbon aktif disintesis menggunakan metode sol-gel dan pengeringan pada tekanan ambient dengan bahan dasar abu bagasse. Keberhasilan sintesis dapat ditinjau dari hasil karakterisasi FT-IR, yang kemudian hasil sintesis diaplikasikan untuk adsorpsi remazol red dengan memvariasikan pH, waktu kontak, temperatur, dan konsentrasi, sehingga dapat diketahui kapasitas adsorpsinya. Kapasitas adsorpsi remazol red oleh nanokomposit silika aerogel-karbon aktif diperoleh pada waktu kontak optimum 80 menit, massa adsorben 0,01 gram dan konsentrasi remazol red 40 mg/L pada pH 2 yaitu 3,9375 mg/g. Kapasitas adsorpsi menurun seiring dengan bertambahnya pH dan temperatur serta meningkat seiring dengan bertambahnya konsentrasi remazol red. Adsorpsi remazol red menggunakan nanokomposit silika aerogel-karbon aktif mengikuti model kinetika orde dua dan isoterm Freundlich. Termodinamika adsorpsi diperoleh nilai ∆G° = -454,478 J/mol (45°C), ∆H° = -13659,902 J/mol, dan ∆S° = -40,662 J/Kmol yang menunjukkan bahwa proses adsorpsi berlangsung secara spontan, eksotermik, serta molekul remazol red yang terserap pada permukaan adsorben menjadi lebih teratur.
Konversi Seng Dari Limbah Baterai Zn-C Menjadi Senyawa Seng Sulfat Agustinus Ngatin; Rony pasonang sihombing
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.004 KB) | DOI: 10.17977/um0260v5i22021p013

Abstract

Baterai seng-karbon terdiri dari seng (Zn) tempat karbon (C) yang diselubungi mangan dioksida (MnO2) dan amonium klorida (NH4Cl) yang berupa pasta. Baterai Zn-C merupakan baterai primer yang  akhirnya akan dibuang sebagai limbah. Limbah baterai Zn-C mengandung limbah B3 yang membahayakan lingkungan. Untuk mengurangi limbah B3 ini dilakukan konversi pelat seng menjadi senyawa seng sulfat yang bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumlah asam sulfat yang diperlukan untuk mengkonversi  pelat seng menjadi seng sulfat dan dan efisiensi persen hasilnya. Proses konversi meliputi pre-treatment, pelarutan seng dalam bervariasi konsentrsi asam sulfat (5%, 10%, 15%, 20% , 25%, dan 30%) dalam volume 80 mL, pengadukan dengan 450 rpm,  dan pemanasan,  filtrasi,  dan kristalisasi. Kristal seng sulfat hepta hidrat terbentuk pada suhu ruangan. Hasil maksimum dicapai pada konsentrasi asam sulfat 30% dengan rasio seng dan asam sulfat 1: 1 dengan sedikit asam sulfat berlibih. Kondisi tersebut kristal ZnSO4.7H2O dihasilkan  sekitar 18,39 gram. dengan efisiensi. 83,71%.
Penentuan Jalur Sintesa Dari Jenis Impuritis Yang Ditemukan Pada Methamfetamin Dengan Metode GC-MS Hendri Dermawan Ginting; Tamrin Tamrin; Mimpin Ginting
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.929 KB) | DOI: 10.17977/um0260v5i22021p018

Abstract

Dilakukan penelitian tentang penentuan jalur sintesa dari jenis impuritis pada methamfetamin pada sampel yang didapatkan dari barang bukti penyisihan penyidik diuji dengan metode GC-MS. Berdasarkan pengujian didapatkan ada 4 impuritis yaitu senyawa n-formil methamfetamina yang merupakan produk antara dengan rute Leuckart, benzaldehid yang digunakan sebagai bahan awal untuk sintesa benzil metil keton yaitu P2P (Phenyl-2-propanone). Ketika n-formil methamfetamin, P2P dan benzaldehid secara bersamaan terdeteksi dalam suatu analisa impuritis methamfetamina maka dapat ditentukan bahwa proses sintesa tersebut menggunakan rute Leuckart.
Hidrogen dari Reaksi Pemecahan Air Menggunakan Aluminium dengan Katalis Basa Abu Tandan Kosong Sawit Syahrul Khairi; Erlindawati Erlindawati; Triandi Kuseno; Marcelina Marcelina; Muhammad Khalid Syafrianto
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.786 KB) | DOI: 10.17977/um0260v5i22021p001

Abstract

Potensi abu tandan kosong sawit (ATKS) sebagai sumber katalis basa untuk produksi hidrogen dari hidrolisis air dengan aluminium (Al) telah dikaji menggunakan handmade reactor. Kajian ini didahului dengan penggunaan basa konvensional yakni NaOH dan KOH dilanjutkan dengan penggunaan K2CO3 dan ATKS sebagai katalis. Katalis dipreparasi melalui pengabuan tandan kosong sawit (TKS) pada suhu 600oC selama 2 jam. Karakterisasi ATKS dilakukan dengan menggunakan X-ray diffractometer (XRD) dan spektrofotometer serapan atom (AAS). ATKS mengandung logam Kalium dalam bentuk K2CO3 dan KCl, dengan total kalium sebesar 29,3 % berat. Hidrolisis air dilakukan dengan mereaksikan 0,01 g Aluminium dengan larutan KOH, NaOH, K2CO3 dan filtrat ATKS dengan variasi konsentrasi. Semakin tinggi konsentrasi katalis menyebabkan jumlah hidrogen yang dihasilkan semakin meningkat. Konversi terbesar diperoleh pada pengaplikasian KOH sebagai katalis. Penggunaan NaOH menyebabkan reaksi berjalan lebih cepat. Penggunaan K2CO3 dan flitrat ATKS juga menghasilkan hidrogen dengan kuantitas mendekati NaOH namun dengan laju reaksi yang lebih lambat.
Electrochemical Synthesis of Nickel Hydroxide Ni(OH)2 Nanoparticles Solution for Detecting Mercury (Hg) Yanatra Budi Pramana; Djoko Adi Walujo; Marianus Subandowo; Indah Nurhayati; Fauziatul Fajaroh; Krisyanti Budipramana
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.891 KB) | DOI: 10.17977/um0260v5i22021p008

Abstract

Nickel hydroxide Ni(OH)2  nanoparticles were used as sensors for mercury (Hg) in water using a UV-Vis spectrophotometer instrument. The synthesis of Ni(OH)2  nanoparticles was carried out by electrochemical method using nickel plates as anode and cathode and  the process was operated at  constant voltage of 25 V for 30 minutes. In this study, 2 variations of the concentration of Ni(OH)2  nanoparticles were used, namely (5 mL and 4 mL) to detect mercury at concentrations of 0 ppm, 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm, and 50 ppm. Changes in the absorbance value of Ni(OH)2  nanoparticles will be observed. From the observations, there was a decrease in the absorbance value of Ni(OH)2  nanoparticles along with the increase in mercury concentration. The decrease in the absorbance value of Ni(OH)2  nanoparticles is directly proportional to the amount of mercury concentration. The detection limit value was obtained at a volume of 5 mL and 4 mL are 42 ppm, and 75.8  ppm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5