cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nady al-Adab
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 16938135     EISSN : 26864231     DOI : -
Officially Nady al-Adab: Jurnal Nady al-Adab has partnered with Ittihad Mudarrisii al-Lughah al-'Arabiyyah (IMLA). In each upcoming issue, the manager of the Nadi al-Adab journal is committed to prioritizing articles that discuss language, literature, art and culture studies in an Arabic perspective.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab" : 7 Documents clear
Penerapan Metode Kolaboratif dalam Pembelajaran Tahqiq An-Nusus di Jurusan Sastra Asia Barat Fakultas Sastra Unhas SITTI WAHIDAH MASNANI
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3838

Abstract

Secara umum analisis kontrastif merupakan suatu kaedah yang digunakan untuk membandingkan dua bahasa yang tidak serumpun dari segi fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik secara saintifik. Antara empat aspek tersebut, aspek sintaksis yang akan menjadi bidang kajian dalam makalah ini, disamping aspek-aspek lain yang tidak kalah pentingnya bagi melengkapi kajian ini. Makalah ini menginformasikan ciri khas tata bahasa Arab yang tidak terdapat dalam bahasa Indonesia, seperti al-i’rab, al-jins al-lughawy (gender), al-‘adad, al-zaman dan penggunaannya dalam bahasa Arab serta membandingkannya dalam bahasa Indonesia. al-jins al-lughawy (gender) atau jenis kata adalah sebuah subkategori gramatikal dari kategori gramatikal seperti nomina, pronomina, ajektiva, yang mampu membedakan jenis kelamin. Secara formal, bahasa Arab mengenal dua macam gender, yaitu jenis lai-laki yang disebut dengan Mudzakkar dan jenis perempuan yang disebut dengan Mu’annas. Mu’annas dapat dibedakan antara Mu’annas Lafzy dengan Mu’annas Ma’nawy dan Mu’annas Haqyqy dengan Mu’annas Majazy. Antara kata yang bergender Muzakkar dengan yang bergender Mu’annas pada bentuk singularnya dibedakan dengan penanda antara lain ة/ــة (ta’ marbutah). Sedangkan dalam bahasa Indonesia penanda itu tidak ada, kecuali dengan menambah kata “lelaki” dengan “perempuan” bagi kata yang berakal; dan kata “jantan” dengan “betina” bagi kata yang tidak berakal. Dalam makalah ini dikemukakan pula bahwa dalam kalimat bahasa Arab,terjadi penyesuaian gender antara mubtada’ (subjek) dan Khabarnya (predikat), antara fi’l (kata kerja) dan fa’ilnya (pelaku). Hasil kajian menunjukka gender dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia mempunyai persamaan dan perbedaan. Ada 2 buah titik persamaan, sedangkan perbedaannya terdapat 4 buah.  
Karakteristik Sastra Arab pada Masa Pra-Islam Haeruddin Haeruddin
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3231

Abstract

It cannot be denied that Arab people own abundant types of culture. One of those types is literature work which was well known by the people from their ancient time. Many common people, however, do not know but faculty members from Arabic Study Program. According to this situation, an effort of more introductions to public regarding the issue is needed. The paper contains important information of the characteristics of Arabic literatures in the era of jahiliyyah (Pre-Islam), such as its background and social life of Arab people in the era. In addition, the paper also contains main issues relating to the themes in the literatures as well as factors influencing Arabic literatures development in the era.
Keutamaan Teknik Pendekatan Neurolinguistic Programming Dalam Proses Pembelajaran (Sebuah Konsep Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Bagi Mahasiswa Belajar Pemula) Nur Taqwa Amin
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3839

Abstract

NLP adalah singkatan dari Neuro Linguistik Programming. Neurolinguistik  merupakan bidang ilmu Linguistik interdisipliner yang tercakup dalam bidang makrolinguistik, yaitu lahir dari dua bidang ilmu yang bekerjasama, yakni Neurologi dan Linguistik. Objek kajian Neurologi adalah anatomi otak manusia (susunan saraf otak) manusia. Adapun objek kajian Linguistik adalah bahasa. Bahasa bersumber dari pikiran dan pikiran dapat mempengaruhi bahasa, oleh karenanya melahirkan fenomena kebahasaan yang berdampak pada sikap dan perilaku positif atau negatif, khususnya terhadap pembelajaran bahasa Arab bagi mahasiswa belajar pemula. NLP dapat menghilangkan rasa cemas, rasa takut, rasa malas, dan segala mentalblok yang ada dalam diri manusia, yang kemudian dapat menciptakan dan membangun suasana kondusif, tercipta rasa senang, positif dan nyaman dalam belajar bahasa Arab, terutama terhadap mahasiswa yang baru pertama kali belajar bahasa Arab
Teaching BIPA (Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing) for Sudanese; Lesson Learned in Bridging Indonesia and Sudan Muhammad Ridwan
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3840

Abstract

Teaching BIPA is one of the programs conducted by Badan Bahasa (Language Body) The Ministry of Education and Culture. The Ministry holds BIPA class both in many language centers of universities in Indonesia and in Indonesian Embassy offices abroad or universities. For instance in Sudan. BIPA class was taught at Indonesian Embassy Office in downtown Khartoum, the capital of Republic of Sudan. This paper aims to describe lesson learned obtained during the implementation. This includes best practices and challenges. Furthermore, In Sudan particularly, teaching BIPA has been conducted prior to DIKTI innitiatives. Both Embassy staff and Indonesian students working as Staff Assistant at the embassy involved in the program. This innitiatives should be sustainable to more internationalize our Bahasa Indonesia around the globe.
إعادة النظر في كفايات معلمي اللغة العربية في عصر العولمة Najmuddin Abdul Safa
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3228

Abstract

Diantara hal yang tidak kurang pentingnya pada era globalisasi, bahkan orang-orang yang terlibat di bidang pengajaran senangtiasa berfikir dan mengharapkan perhatiannya terhadap tingkat konpetensi para guru bahasa Arab. Hal ini disebabkan karena pengajaran bahasa Arab tidak tinggal diam menghadapi kemajuan ilmu dan teknologi, akan tetapi dia akan berjalan bersamam-sama. Setelah melewati beberapa abad, lahirlah beberapa metode pengajaran yang punya kelebihan dan kekurangan. Namun demikian, faktor utama yang membawa keberhasilan dan kegagalan pengajaran bahasa ditentukan oleh kompetensi para guru dalam mengajar. Berdasarkan hal tersebut, maka pada umumnya pengajaran bahasa Arab sekarang di berbagai lembaga pendidikan masih dianggap belum berhasil, disebabkan kebanyakan pengajar bahasa Arab tidak berkompetensi dalam pengajaran dan mereka tidak memiliki kemampuan kemahiran bahasa, hal inilah menyebabkan perlunya meninjau kembali kompetensi para guru bahasa Arab pada saat sekarang. Oleh sebab itu, saya berpendapat bahwa aspek yang harus dipenuhi oleh para pengajar bahasa Arab agar memiliki kompetensi mengajar dan akan berhasil dalam proses belaja mengajar ialah mereka menguasai bahasa Arab, mempunyai tanggungjawab dalam profesi mengajar, memperbaiki tujuan pengajaran bahasa Arab, menyiapkan materi pengajaran bahasa Arab, profesional dalam pengaran bahasa Arab, mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai metode pengajaran bahasa, mempunyai keterampilan menggunakan sarana pengajaran yang modern, selalu mengikuti seminar-seminar pengajaran bahasa dan memiliki rujukan berbahasa Arab yang cukup.
الرمز الصوفي : دراسة تأويلية Samihah Nesraoui
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3837

Abstract

The mystic adapted a way of expressing  what is inside him, for  this , his sense become deep with eloquent purposes and emotional experience stemming  from the spirit world and the subconscious in which his spirit wander . what made the expressions characterized by ambiguity and hiding behind the symbol, this is what demand the using of  reader’s minds to try uncovering the facts that lie behind this mystical language which contains a lot of shapes indicative of semiotics that require interpretation , thus field remains open to other readings and extract a new mystical truth . From symbols used by poets mysticism, feminine symbol, symbol of wine and a symbol of nature , in which the poet expresses about a Godly love .therefore we tried through this article stand on the connotations of these symbols in the poetry of some poets mysticism the Mamluk era, and try to pur interpretations to it, and devise meanings of their mystical love.
الخصائص النحوية في العربية والإندونيسية : دراسة تقابلية Faridah Rahman
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 13 No. 1 (2016): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v13i1.3230

Abstract

Secara umum analisis kontrastif merupakan suatu kaedah yang digunakan untuk membandingkan dua bahasa yang tidak serumpun dari segi fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik secara saintifik. Antara empat aspek tersebut, aspek sintaksis yang akan menjadi bidang kajian dalam makalah ini, disamping aspek-aspek lain yang tidak kalah pentingnya bagi melengkapi kajian ini. Makalah ini menginformasikan ciri khas tata bahasa Arab yang tidak terdapat dalam bahasa Indonesia, seperti al-i’rab, al-jins al-lughawy (gender), al-‘adad, al-zaman dan penggunaannya dalam bahasa Arab serta membandingkannya dalam bahasa Indonesia. al-jins al-lughawy (gender) atau jenis kata adalah sebuah subkategori gramatikal dari kategori gramatikal seperti nomina, pronomina, ajektiva, yang mampu membedakan jenis kelamin. Secara formal, bahasa Arab mengenal dua macam gender, yaitu jenis lai-laki yang disebut dengan Mudzakkar dan jenis perempuan yang disebut dengan Mu’annas. Mu’annas dapat dibedakan antara Mu’annas Lafzy dengan Mu’annas Ma’nawy dan Mu’annas Haqyqy dengan Mu’annas Majazy. Antara kata yang bergender Muzakkar dengan yang bergender Mu’annas pada bentuk singularnya dibedakan dengan penanda antara lain ة/ــة (ta’ marbutah). Sedangkan dalam bahasa Indonesia penanda itu tidak ada, kecuali dengan menambah kata “lelaki” dengan “perempuan” bagi kata yang berakal; dan kata “jantan” dengan “betina” bagi kata yang tidak berakal. Dalam makalah ini dikemukakan pula bahwa dalam kalimat bahasa Arab,terjadi penyesuaian gender antara mubtada’ (subjek) dan Khabarnya (predikat), antara fi’l (kata kerja) dan fa’ilnya (pelaku). Hasil kajian menunjukka gender dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia mempunyai persamaan dan perbedaan. Ada 2 buah titik persamaan, sedangkan perbedaannya terdapat 4 buah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7