cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN MENGAKSES INTERNET DALAM PENYELESAIAN TUGAS-TUGAS MATA PELAJARAN DI KALANGAN SISWA-SISWI SMP NEGERI 3 KABUPATEN POLEWALI MANDAR Ihsan Ihsan; Asfah Rahman; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i1.344

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pemanfaatan internet dalam penyelesaian tugas mata pelajaran Siswa-siswi SMPN Negeri 3 Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2010 dan berlokasi SMP Negeri 3 Kabupaten Polewali Mandar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan metode random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner yang diolah dengan Komputer (SPSS 17). Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi berganda dengan tingkat signifikan nilai p ≤ 0.05 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Motivasi, pengetahuan, ketrampilan dan Pendapatan, secara simultan berpengaruh signifikan terhadap akses internet dalam penyelesaian tugas-tugas mata pelajaran dikalangan siswa-siswi SMP Negeri 3 Kabupaten Polewali Mandar. Dan Variebel yang paling dominan berpengaruh adalah variable Motivasi.Abstract This study aims to determine the level of Internet use in the completion of the task subjects Students in Junior High School Polewali Mandar. The research was conducted in September to October 2010 and located Students in Junior High School 3 Polewali Mandar. The data used in this study is the primary data with using a questionnaire and secondary data. This type of study is a survey with a random sampling method. The sample in this study as many as 90 people. Collecting data through questionnaires are processed by computer (SPSS 17). Data were analyzed using multiple regression test with significant level of p values ≤ 0:05. The results of this study indicate that, motivation, knowledge, skills and income simultaneously significant effect on Internet access in the completion of the tasks subjects among the students of Students in Junior High School 3 Polewali Mandar. Variebel the most dominant and influential is the variable motivation. 
STRATEGI PROMOSI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR DALAM MENINGKATKAN JUMLAH CALON MAHASISWA PASCA PERALIHAN DARI INSTITUT MENJADI UNIVERSITAS Asmiati Asmiati; Muhammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.565

Abstract

Abstract Promotion strategy is one of the university's efforts to increase the number of students. The research aimed to investigate the promotion strategy of “Alauddin” SIU Makassar in improving the number of the prospective students after the change from the institute to the university. The research was carried out in “Alauddin” SIU Makassar at Number 63 Jl. Sultan Alauddin Makassar (Campus I) and at Number 36 Jl. Sultan Alauddin, Samata, Sungguminasa-Gowa (Campus II). This was a qualitative descriptive research by conducting an observation, interview, and documentary study. The research data were the recording of the interview result with 3 informants, documentation and library study. The research used the data analysis technique of Daymon and Holloway. The research result indicated that in performing the promotion strategy, “Alauddin” SIU Makassar focuses the attention on the priomary steps consisting of the target audience identification, planning, budget determination, communication channel selection. The promotion mixture of “Alauddin” SIU Makassar includes the advertising activity through the printed and electronic media, also throught the leaflet, personal selling by carring out the socialization to the regencies, selling promotion by offering the scholarship to the students; public relations by founding the establishment villages; and direct marketing through the website, facebook, and twitter. The promotion strategy conducted by “Alauddin” SIU Makassar has been effective. This is proven by the increase number of the students every year.Abstrak Strategi promosi adalah salah satu usaha universitas dalam meningkatkan jumlah mahasiswanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi promosi UIN Alauddin Makassar dalam meningkatkan jumlah calon mahasiswa pasca peralihan dari Institut menjadi Universitas. Penelitian dilaksanakan di UIN Alauddin Makassar Jl. Sultan Alauddin Makassar (kampus I) dan Jl. Sultan Alauddin Samata Gowa (kampus II). Penelitian ini bersifat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan 3 informan, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data Daymon dan Holloway. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan strategi promosi, UIN Alauddin Makassar memperlihatkan langkah-langkah pokok terdiri atas pengidentifikasian audiens sasaran, perencanaan, penentuan anggaran, dan pemilihan saluran komunikasi. Bauran promosi UIN Alauddin Makassar meliputi kegiatan periklanan melalui media cetak, media elektronik, dan leaflet, melalui personal selling (penjualan perseorangan) dengan mengadakan sosialisasi ke daerah-daerah. Promosi penjualan dilakukan dengan menawarkan beasiswa kepada mahasiswanya, hubungan masyarakat dengan membentuk desa binaan, dan pemasaran langsung melalui website, facebook dan twitter. Strategi promosi yang dilakukan UIN Alauddin Makassar sudah efektif. Hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya. 
KONFLIK DALAM KOMUNIKASI POLITIK ANTARA LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF DALAM MENYIKAPI RENCANA RTRW DI KABUPATEN BULUKUMBA Syahruni Haris; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i4.600

Abstract

Abstract Executive policy-related polemics often leads to war of opinion that led to a conflict with the legislature, one of which is the formulation of the Draft Regulation (Ranperda) on Spatial Planning (Spatial) Bulukumba. This study aims to determine the pattern of the relationship between the executive and legislative communications along with constraints and problems encountered in the implementation of the authority and form of the conflict between the executive and the legislature in lawmaking Spatial Bulukumba. The method used is qualitative approach. Data obtained directly by using interviews with informants about the conflict in political communication in addressing regional legislative policy as the executive regent Bulukumba on Spatial Ranperda Bulukumba. The data in this study using the model data analysis komponensial (componential anaylisis). The results showed that the pattern of the relationship between the executive and legislative communication in conflict resolution in the determination of Bulukumba Spatial regulation is through the process of formal organizational communication and informal organizational communication. Form of the conflict between the executive and the legislature in lawmaking Spatial Bulukumba is a conflict between organizations, between the executive and legislative Bulukumba. Obstacles encountered in the implementation of the authority in improving the working relationship between the executive and legislative include confusion of data as outlined in the draft executive Academic legislative Spatial and lack of understanding of the spatial plan so that no critical response from the legislature in this formulation. While efforts to improve the working relationship between the executive and the legislature is to override individual interests and the public interest.Abstrak Berbagai polemik terkait kebijakan eksekutif sering berujung pada perang opini dengan legislatif yang berujung koflik, salah satunya adalah dalam perumusan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola hubungan komunikasi antara eksekutif dan legislatif beserta kendala dan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan kewenangan dan bentuk konflik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan wawancara terhadap informan tentang konflik dalam komunikasi politik legislatif daerah dalam menyikapi kebijakan Bupati Bulukumba selaku eksekutif tentang Ranperda RTRW Kabupaten Bulukumba. Data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model komponensial (componential anaylisis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hubungan komunikasi antara eksekutif dan legislatif dalam penyelesaian konflik dalam penetapan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba yaitu melalui proses komunikasi organisasi formal dan komunikasi organisasi informal. Bentuk konflik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba adalah konflik antarorganisasi, yakni antara lembaga eksekutif dan legislatif Kabupaten Bulukumba. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kewenangan dalam meningkatkan hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif diantaranya adalah kerancuan data yang dituangkan eksekutif dalam draft Naskah Akademis RTRW dan kurangnya pemahaman legislatif terhadap RTRW sehingga tidak ada tanggapan kritis dari legislatif dalam perumusan ini. Sedangkan upaya untuk meningkatkan hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif yaitu dengan mengesampingkan kepentingan-kepentingan individual dan mengutamakan kepentingan masyarakat. 
PROMOSI WISATA KULINER SEAFOOD DI MAKASSAR The Promotion Of Seafood Culinary Tourism In Makassar Cawalinya Hasyim; Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.3 Juli - September 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i3.311

Abstract

AbstractThis research aims to find out promotion forms of seafood culinary tourism in Makassar and promotion activities done in promoting seafood culinary tourism in Makassar to attract tourists’ interest. This research was formed the background of promotion of form and activity done by restaurant and hotel managers in promoting seafood as one of the culinary tourism object in Makassar. The data were obtained through interview to 17 informants. They were then analyzed using descriptive qualitative analysis. The results show that restaurant managers rely the on promotion more on face-to-face promotion, so it is very rare to do promotion through mass media, while hotel managers more intensively do promotion. It is also found that hotel managers have more perfect plan before doing promotion, while restaurant managers do promotion only when the rate of visit is low. Hotel managers also used printed media, electronic media, internet to do promotion, while restaurant managers do not use internet mediaAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk promosi wisata kuliner seafood di Makassar dan Aktifitas promosi yang dilakukan dalam mempromosikan wisata kuliner seafood di Makassar untuk menarik minat wisatawan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bentuk dan aktifitas promosi yang dilakukan oleh pengelola rumah makan/restoran dan pengelola hotel dalam mempromosikan seafood sebagai salah satu obyek wisata kuliner di Makassar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mewawancarai 17 informan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola rumah makan/restoran lebih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut sehingga sangat jarang melakukan promosi melalui media massa, sedangkan pengelola hotel lebih intensif melakukan promosi. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengelola hotel mempunyai perencanaan lebih matang sebelum berpromosi sedangkan pengelola rumah makan/restoran berpromosi hanya berdasarkan pada rendahnya tingkat kunjungan wisatawan. Pengelola hotel juga menggunakan media cetak, elektronik dan internet dalam berpromosi sedangkan pengelola rumah makan/restoran tidak menggunakan media internet.
KAMPANYE POLITIK ISU “PUTRA DAERAH” DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU PEMILIH PADA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROPINSI SULAWESI SELATAN 2013 Harmin Hatta
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i4.335

Abstract

Abstrak Pemilihan langsung untuk jabatan eksekutif dan legislatif melahirkan kreasi komunikasi para kandidat untuk memikat, menggalang dan menarik suara pemilih. Pemilihan langsung untuk jabatan eksekutif dan legislatif melahirkan kreasi komunikasi para kandidat untuk memikat, menggalang dan menarik suara pemilih. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) Pengaruh isu putra daerah “Ilham Azis” terhadap perilaku pemilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 di Kabupaten Enrekang. (2) Pengaruh politik uang “Ilham Azis” terhadap perilaku pemilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 di Kabupaten Enrekang. (3) Pengaruh mesin politik “Ilham Azis” terhadap perilaku pemilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 di Kabupaten Enrekang. (4) Variabel yang dominan pengaruhnya terhadap perilaku pemilih memilih “Ilham Azis” pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Enrekang. Sampel dipilih dengan Disproportionate Random Sampling sebanyak 210 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah FGD dan kuesioner. Data dianalisis dengan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel penelitian berpengaruh positif terhadap perilaku pemilih dalam memilih pasangan Ilham Azis pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tahun 2013 di Kabupaten Enrekang, namun yang paling dominan pengaruhnya adalah Isu Putra Daerah.Abstract Direct elections for the post of executive ang legislative candidates spawned the creation of communication to attract, mobilize and attract voters. This study aimed to (1) Effect of issue of the son “Ilham Azis” the behavior of voters in the election of Governor and Vice Governor of South Sulawesi Province in 2013 in Enrekang. (2) Influence of money politic “Ilham Azis” the behavior of voters in the election of Governor and Vice Governor of South Sulawesi Province in 2013 in Enrekang. (3) Influence of political machines “Ilham Azis” the behavior of voters in the election of Governor and Vice Governor of South Sulawesi Province in 2013 in Enrekang. (4) Dominant variable effects on the behavior of voters vote “Ilham Azis” inspiration in the election of Governor and Vice Governor of South Sulawesi Province in 2013 in Enrekang. The research was conducted in Enrekang. Selected samples with disproportionate random sampling as much 210 people. Data collection method used were focus group discussion and questionnaires. Data were analyzed with regression. The results showed that all three variables positively influence the behavior of voters in choosing a pair Ilham azis on the election of Governor and vice Governor of Sulawesi in 2013 in Enrekang, but the most dominant is the Son of Local Issues. 
ANALISIS KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING ANGGOTA DPRD KOTA MAKASSAR MASA BAKTI 2009-2014 Irwani Pane
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i1.369

Abstract

Abstract This resereach bas aimed : 1) do analyze the knowledge level of public speakings for DPRD Jember of Makassar City: 2 ) do analyze the public speakings skills for DPRD Jember of Makassar City, Ana 3) do analyze the public speakings personalitas for DPRD Jember of Makassar City in playing the part of self as profesional political communicator. This resereach bas carried in DPRD Office of Makassar City South Sulawesi, between May until August 2010. Procedural of resereach Bay anayzing data descriptively Thar resulted from in-depth interview and observation on researched respondents. The technique to choose respondents by purpossive sampling where respondents determined accord with the given kriteria which made accord with the purpose of resereach. Result of resereach showed that knowledge level of public speaking for DPRD members inversely proportional to the knowledge ability to speak in front of public. Then, skills level particularly in communicate of DPRD members tend to emotional and frequently high voice tone, this matter influenced by individual character which temperamen and Buol political-interest in term the personality level for largely DPRD members of Makassar City is considered less attention for attitude and good behavior in court bor speak in front of public.Abstrak Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis tingkat pengetahuan tentang kemampuan berbicara didepan umum (public speaking) para anggota DPRD kota Makassar, kemampuan dan keterampilan public speaking, serta kepribadian dalam berpidato ( public speaking ) masing-masing anggota dalam memerankan dirinya sebagai komunikator politik yang profesional. Penelitian ini dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Makassar propinsi Sulawesi Selatan, antara Mai sampai Agustus 2010. Prosedur peneltian dengan menganalisis data secara deskriptif yang hasilnya diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan pengamatan langsung terhadap responden yang diteliti. Teknik pemilihan responden dengan cara purposive sampling Diana responden ditetapkan menurut kriteria sesuai dengan tujuan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan public speaking DPRD Kota Makassar memiliki proporsi terbalik, lalu tingkat keterampilannya dalam berkomunikasi ( public speaking ) dalam rapat-rapat cenderung emosional dan sering kali dengan suara yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh karakter dan temperamen individu yang didasari atas kepentingan politik sebagian besar anggota dewan. 
REPRESENTASI IDEOLOGI DALAM DISKURSUS REAKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA PADA HARIAN KOMPAS Raden Firdaus Wahyudi; Hasrullah Hasrullah; Muhammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.3 Juli - September 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i3.589

Abstract

Abstract Discourse about the idea of the importance in reactualizing Pancasila in Kompas Daily Newspaper shows a perspective and ideology in interpreting Pancasila and its principles from Kompas viewpoints. The objective of the study are (1) to describe the Harian Kompas opinion of social reality, politics and culture through the perspective of Pancasila values implementation (2) to describe the conception of Ke-Pancasila-an discourse in society mediated by Harian Kompas (3) to describe conception of Pancasila ideology represented by harian Kompas. The study is a qualitative description with critical discourse analysis. The data are the text documentations such as news article, opinion, editorial and analysis column of May 15to June 15, 2011, 2012 and 2013. The data were collected based on Ke-Pancasila-an themes and analyzed with Norman Fairclough critical discourse analysis and ideology theory. The results of studyi indicated that the idea of Kompas Daily Newspaper on reactualization of Pancasila values is based on the conclusion that the principles of Pancasila have been ignored in practice of life, state, and nation. Pancasila discourse in Kompas shows multi interpretations and perspectives on reactualization of Pancasila values. Furthermore, Pancasila ideology represented by Kompas is opened, dynamic and comprehensive but still sticks to every principle in Pancasila namely nationalism or unity, internationalism or humanitarianism (respect for human rights), deliberative consensus (democracy), social welfare or economic democracy for all Indonesian people, and oneness of God framed in a motto “Bhineka Tunggal Ika”. Abstrak Diskursus mengenai gagasan perlunya mereaktualisasi Pancasila di harian Kompas menunjukan adanya keberagaman perspektif dan ideologi dalam menfsirkan Pancasila dan sila-silanya baik dari sudut pandang harian Kompas maupun para kontributornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengetahui pandangan Harian Kompas mengenai realitas sosial, politik dan budaya dalam sudut pandang implementasi sila-sila Pancasila (2) Mengetahui konsepsi diskursus ke-Pancasila-an yang terjadi di masyarakat yang termediasi pada Harian Kompas (3)Mengetahui konsepsi ideologi Pancasila yang di anut oleh Harian Kompas. Tipe penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan perspektif analisa wacana kritis. Sumber data berupa dokumentasi teks berita berupa artikel berita, opini, tajuk rencana dan kolom analisis pada tanggal 15 mei sampai dengan 15 Juni tahun 2011, 2012 dan 2013 serta hasil wawancara dengan redaktur harian Kompas. Data dikoding berdasarkan tema yaitu ke- Pancasila-an yang kemudian dianalisa menggunakan analisa wacana kritis model Norman Fairclough dan teori ideologi. Hasil penelitian menunjukkan gagasan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila oleh harian kompas didasari pada kesimpulan bahwa sila-sila Pancasila telah terabaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diskursus ke- Pancasila-an dalam harian kompas menunjukan multi interpretasi dan perspektif dalam mengemukakan gagasan mengenai reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dan ideologi Pancasila yang direpresentasikan oleh harian Kompas adalah ideologi Pancasila yang terbuka, dinamis dan komprehensif namun tetap berpegang teguh pada kelima prinsip yang tertera dalam setiap sila dari Pancasila tersebut yakni nasionalisme atau persatuan, internasionalisme atau prikemanusiaan (penghargaan terhadap hak asasi manusia), mufakat (demokrasi), kesejahteraan sosial atau demokrasi ekonomi untuk seluruh rakyat Indonesia, dan ketuhanan yang dibingkai dalam slogan “Bhineka Tunggal Eka” 
HUBUNGAN ANTARA IKLAN POLITIK DAN PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT PADA PILKADA GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR MALUKU PERIODE 2008-2013 DI KOTA AMBON Said Lestaluhu
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i2.301

Abstract

AbstractThis study is aimed to find out the correlation between political advertisement on printed media and votingbehaviour of society in the election of Maluku’s Governor and the vise for period 2008-2013 in Ambon.Conceptually, political advertisementis alike with is making process, in which every products that will be offered tothe public should be packaged or made up as attractive as possible in order to create positive image and emationaldemeanor for the candidate, to help the voters from indeterminant choice because of having tendency in choosingcertain contenstant, to influence public apinion about certain issues, and give effect on the evaluation and andinterpretation of voters toward the candidates and political events. The result of the present study shows that therehas been a positive correlation between political advertisement on prited media and voting behaviour of society inthe election of Maluku’s Governor and the vise for period 2008-2013 in Ambon. However, this correlation is in lowcategory. Afreall, one of causes of the low correlation between political advertisement on printed media and votingbehavior of society is the strength of voters emational based on referent classification within society to determinetheir political choice. AbstrakStudi ini dimaksudkan untuk mengetahui korelasi antara anatara iklan potilik pada media cetak dengan perilakumelih masyarakat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluu periode 2008-2013 di Ambon.Secara konseptual,iklan politik seperti halnya dengan iklan-iklan lainnya yang memasarkan produk yang ditawarkankepada pablic, sedapat mungkin dikemas atau dibuat sedemikian rupa sehingga kandidat yang dipromosikan bisamenarik dan menciptakan citra positif. Iklan politik bisa saja membangun citra yang baik dan menciptakanhubungan emosional pada pemilih pada kandidat, terutama kepada pemilih yang belum menentukan pilihannya.Penentuan pemilihan oleh pemilih tidak lepas dari pendapat umum yang diimbulkan oleh iklan politik tadi, termasukisu yang diusung oleh kandidat, dan juga variable oleh peristiwa politik yang ada. Hasil studi ini menunjukan bahwaada kolerasi positif antara iklan politik yang dilakukan memlalui media cetak dengan perilaku memilih darimasyarakat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku priode 2008-2013 di Ambon. Kolerasiitu meski masi dalam kategori rendah. Dan rendahnya kolerasi itu, disebabkan pilihan banyak di pengaruhi olehfactor emosional.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENYEBARAN INFORMASI DENGAN KESADARAN MASYARAKAT MENCATATKAN PERKAWINAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DANPENCATATAN SIPIL KABUPATEN TANA TORAJA Rohani Marlin Situru; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i3.625

Abstract

Abstract The aims of the research were to: 1) Explain the level of the spreading of information about regulations in registering the Marriage status of society, 2) explain the level of community awareness after getting information about the registry of marriage status, , 3) explain the correlation between the spreading of information trough media and community awareness to register marriage in Demography and Civil Registration Deparment of Tana Toraja Regency. The research was conducted in Tosapan Village of South Makale District. It was an explanative survey study with two variables, i.e, independent variable consisting of the spreading of information through mass media and interpersonal communication, and dependent variable i.e. community awareness involving knowledge, attitude, and behavior. The sample consisted of 74 marriage couples selected using proportional stratified random sampling technique 10 % error possibility. The data were analyzed using quantitative analysis with chi square method. The result of the research indicate that the level of the spreading of marriage registry information through mass media is in a low category, while the level of the spreading of information through interpersonal communication is in a moderate category. The level of community awareness after obtaining marriage registry information is in a high category. There is a significant correlation between the spreading of information through mass media and interpersonal communication in Demography and Civil Registration Department of Tana Toraja Regency.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1) menjelaskan tingkat penyebaran informasi tentang ketentuan pencatatan status perkawinan kepada masyarakat, 2) menjelaskan tingkat kesadaran masyarakat setelah memperoleh informasi pencatatan perkawinan dan 3) menjelaskan hubungan penyebaran informasi melalui media dengan kesadaran masyarakat mencatatkan perkawinannya pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tana Toraja. Lokasi penelitian di Kecamatan Makale Selatan Kelurahan Tosapan dengan jumlah sampel sebanyak 74 pasangan suami istri yang diambil dengan teknik Proporsional Stratified Random Sampling dengan tingkat kesalahan 10%. Tipe penelitian adalah penelitian survey eksplanatif dengan dua variable yaitu variable bebas adalah penyebaran informasi melalui media massa dan komunikasi interpersonal dan variable terikat yaitu kesadaran masyarakat yang meliputi pengetahuan, sikap dan perilaku. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan metode Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penyebaran informasi pencatatan perkawinan melalui media massa berada pada kategori rendah sedangkan tingkat penyebaran informasi melalui komunikasi interpersonal berada pada kategori sedang, serta tingkat kesadaran masyarakat setelah memperoleh informasi pencatatan perkawinan berada pada kategori tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara penyebaran informasi melalui media massa dan komunikasi interpersonal dengan kesadaran masyarakat melakukan pencatatan perkawinan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tana Toraja. 
PERILAKU KOMUNIKASI KARYAWAN EKSPATRIAT CHINA TERHADAP MITRA LOKAL DALAM BISNIS TELEKOMUNIKASI DI SULAWESI SELATAN Lisna Sari; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i3.326

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai salah satu perusahaan telekomunikasi asing dari China yaitu ZTE (ZhongXing Telecommunication Equipment Corporation) dalam kerjasamanya dengan mitra lokal baik itu rekan sekerja sesama karyawan ZTE maupun mitra lokal dari TELKOM (Telekomunikasi Indonesia) khususnya di daerah Sulawesi Selatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana perilaku komunikasi karyawan ekspatriat terhadap mitra lokal dalam bisnis telekomunikasi di Sulawesi Selatan, (2) Bagaimana kesalahan persepsi dan konflik antara karyawan ekspatriat China dengan mitra lokal dalam adaptasi komunikasi antar budaya.(3) Bagaimana cara penyelesaian konflik antara karyawan ekspatriat China dengan mitra lokal dalam proses adaptasi komunikasi antar budaya. Penelitian ini dilaksanakan di dua kantor yaitu PT. ZTE Indonesia (ZTE) dan PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) di ibu kota Sulawesi Selatan (Makassar). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, dengan melakukan observasi dan wawancara responden secara langsung kepada 32 informan yang terdiri dari 10 karyawan China dan 22 mitra lokal di lokasi penelitian. Pemilihan responden dilakukan secara acak. Data analisis dengan menggunakan landasan teori negosiasi tatap muka oleh Stella Ting-Toomey dan managemen konflik oleh Alo Liliweri. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menunjukan bahwa perilaku komunikasi karyawan ekspatriat China terhadap mitra lokal dalam bisnis telekomunikasi di Sulawesi Selatan dilakukan dengan metode komunikasi verbal dan nonverbal, potensi konflik yang dirasakan oleh karyawan ekspatriat China terhadap mitra lokal adalah konsep penggunaan waktu, keikhlasan saat bekerja, metode kerja, tradisi/kebiasaan, menunda-nunda kebiasaan, dan cara berkomunikasi sedangkan menurut mitra lokal potensi konflik yang mereka rasakan adalah kendala bahasa, perbedaan budaya, perbedaan perilaku, adat kebiasaan, tambahan anggaran kerja/bersifat teknis. Cara penyelesaian konflik tersebut dilakukan dengan cara penyelesaian secara individual, berkelompok dan berdasarkan hubungan relasi dalam proses adaptasi komunikasi antar budaya sehingga kerjasama antar karyawan perusahaan bisa terjalin dengan baik di Sulawesi Selatan.AbstractThisresearchwilldiscussaboutoneofforeigncompanyfromChina(ZhongXingTelecommunication Equipment ) against his local partner even they are colleagues or local partner from TELKOM (Telekomunikasi Indonesia) specially in South Sulawesi). This study aimed to (1) How is employees communication behavior of expatriates to local partners in the telecommunications business in South Sulawesi, (2) How is misperceptions and conflicts between expatriate employees in China with a local partner to adaptation in intercultural communication. (3) How does the resolution of conflicts among the Chinese expatriate employees with local partners in the process of adaptation of intercultural communication. The research was conducted in two offices, namely PT. Indonesian ZTE (ZTE) and PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) in the capital of South Sulawesi (Makassar). The method used in this research is descriptive qualitative, observation and interviews with respondents expatriate of china 10 people and 22 people of local partners at the sites. Randomly selects respondents. Data analysis by using the theoretical-face negotiation by Stella Ting- Toomey and conflict management by Alo Liliweri.The results could show that the communication behavior of Chinese expatriate employees to local partners in the telecommunications business in South Sulawesi using two methods by Verbal communication and Non verbal Communication, and misperception and conflict felt by Chinese expatriate employees against local partner are the concept of use the time, integrity at work, work methods, tradition/habits, delay work, and communication barriers, meanwhile, according to local partners misperception or conflict felt by them when interact with Chinese expatriate are communication barrier, different cultural background, behaviours, habits, additional cost/technical . Methods to solve the conflict by using individual approach, group approach, and relationship approach in the adaptation process of inter culture communication so that cooperation between companies can be established well in South Sulawesi. 

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue