cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI UNTUK POLITIK PENCITRAAN KANDIDAT BUPATI DAN WAKIL BUPATI DALAM PEMILUKADA TAKALAR 2012 Muhammad Zulkifli Tahir; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.360

Abstract

Abstrak Kandidat yang bertarung dalam pemilihan umum Takalar dalam proses pencitraan, beberapa hal yang harus di pahami dalam melakukan kampanye, yaitu analisis khayalak (audience) dan kebutuhannya, sasaran dan tujuan, perencanaan strategi yang mencakup, komunikator, saluran (media), pesan dan penerima, penetapan tujuan, implementasi perencanaan yang meliputi, besarnya dana, sumber dana, dan waktu kampanye, serta melakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penggunaan media komunikasi dalam pembentukan citra pasangan calon bupati dan wakil bupati Kab. Takalar dalam penyelenggaraan pemilukada Takalar 2012 dan (2) pemilihan media komunikasi dalam pemilukada Takalar 2012. Tipe penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yang bermaksud melakukan eksplorasi atau penjelajahan informasi atas tujuan penelitian. Sumber data berupa dokumentasi dan wawancara serta observasi yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kandidat memanfaatkan media yang ada untuk sosialisasi dalam pemilihan bupati dan wakil bupati takalar dalam pemilukada takalar 2012. Serta pemilihan media yang digunakan oleh kandidat adanya perbedaan dalam produksi dan penyebaran media di wilayah takalar karena faktor tim, partai dan anggaran. Dalam pemilihan bupati dan wakil bupati yang diikuti 7 (tujuh) pasangan calon, pasangan nomor urut 2 (dua) Burhanuddin. B berpasangan dengan Natsir Ibrahim yang diusung oleh partai Golkar meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai Bupati dan Wakli Bupati Takalar periode 2012-2017 dalam pemilihan satu putaran. penggunaan media yang tidak merata setiap kandidat karena faktor anggran dan kerja tim sukses, dan juga harus direncanakan sebaik mungkin dalam pemilihan media dalam pemilukada agar tidak terjadi pemborosan anggaran.Abstract Candidates contesting the elections Takalar in the imaging process, some things that must be understood in the campaign, the analysis of audience (audience) and their needs, goals and objectives, including strategic planning, communicators, channels (media), the message and the receiver, goal setting, implementation planning involved, the amount of funds, resources, and time of the campaign, as well as evaluating.This study aimed to determine (1) the use of communication media in shaping the image of the candidate regent and deputy regent district. Takalar in organizing the election Takalar 2012 and (2) the selection of communication media in the 2012 election Takalar. This type of research is descriptive qualitative exploration or exploration intends to make information on the purpose of research. Documentation and data sources such as interviews and observations associated with this research. The results showed that all candidates utilize existing media for dissemination in the regent and deputy regent election Takalar Takalar in 2012. And the selection of media used by candidates of differences in the production and dissemination of media in the region because of the team’s Takalar, party and budget. In the regent and deputy regent, followed 7 (seven) candidates, the pair number 2 (two) Burhanuddin. B pairs with Natsir Ibrahim carried by Golkar party won the most votes and was elected as a Regent and Regent Wakli Takalar the period 2012-2017 in the selection of the round. Unequal use of media for each candidate anggran factors and successful teamwork, and also should be planned as possible in the selection of the media in the election in order to avoid wasteful spending. 
INVESTIGASI MAJALAH BERITA MINGGUAN TEMPO DALAM KASUS KORUPSI MEGAPROYEK SARANA OLAHRAGA HAMBALANG Mochtar Touwe; Muhammad Iqbal Sultan; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i2.580

Abstract

Abstract After the political reformation,, the Tempo Weekly News Magazine published investigation report regarding corruption case of the Megaproject Hambalang Sport Facilities. The aim of the research was to find out how Tempo Weekly News Magazine scheduled and expressed the corruption case of Megaproject of Hambalang Sport Facilities, so it encouraged the formation of public opinion. The data were obtained by making investigation on archives about articles issued in March and December 2012 and July 2013. The data were analyzed using discourse analysis technique with Teun A. van Dijk approach who divided text into discourse structure and elements. The results of the research indicate that Anas Urbaningrum, Andi Alfian Mallarangeng, Deddy Kusnidar, Machfud Suroso, Teuku Bagus Muhammad Noor, and Wafid Muharam very clearly involve in corruption case of megaproject of Hambalang Sport Facilities as it is contained in three editions of Tempo magazine. The text is not derived from a reality as what it is but from a reality of an event. It is constructed by those who are behind the text discourse. This similarly happens to Hambalang case. Corruption case in Hambalang is not natural, but it is planned and systematically done by certain parties.Abstrak Pascareformasi, Majalah Berita Mingguan Tempo, memublikasikan laporan investigasi kasus korupsi megaproyek sarana olahraga Hambalang. Penelitian ini bertujuan mengetahui isi Majalah Berita Mingguan Tempo, mengagendakan dan mewacanakan kasus korupsi Hambalang, sehingga mendorong opini publik. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan melakukan penelusuran arsip yang berkaitan dengan tulisan investigasi pada edisi Maret dan Desember 2012 dan edisi Juli 2013. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui bagaimana Majalah Berita Mingguan Tempo, mengagendakan dan mewacanakan kasus korupsi Megaproyek Sarana Olahraga Hambalang, sehingga mendorong pembentukan opini publik. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran arsip seputar tulisan investigasi pada edisi Maret dan Desember 2012, serta edisi Juli 2013. Data dianalisis dengan menggunakan teknik Analisis Wacana dengan pendekatan Teun A. van Dijk, yang membagi teks ke dalam struktur dan elemen-elemen wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anas Urbaningrum, Andi Alfian Mallarangeng, Deddy Kusnidar, Machfud Suroso, Teuku Bagus Muhammad Noor, dan Wafid Muharam, dengan sangat jelas terlibat dalam kasus korupsi megaproyek sarana olahraga Hambalang, Hal ini dapat ditemui dalam tiga edisi majalah Tempo. Teks tidak lahir dari realitas apa adanya, tetapi realitas peristiwa tersebut dikonstruksi oleh pihak yang berada di belakang wacana teks itu. Peristiwa korupsi dalam kasus Hambalang, tidak secara alamiah, namun dilakukan oleh pihak-pihak dengan terencana dan sistimatis. 
PENGUNGKAPAN DIRI ANGGOTA PASUKAN INONG BALEE DALAM KOMUNIKASI DAN INTEGRASI DENGAN MASYARAKAT PASCA KONFLIK BERSENJATA DI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH Lisa Musfirah; Hafied Cangara; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i2.616

Abstract

Abstract This research aimed to investigate (1) the self-disclosure of the members of Inong Balee force in their involvement in GAM armed force during the time of armed conflict in Aceh Besar Regency, Aceh Province, (2) the communication pattern and interaction between the members of Inong Balee force and the community, and (3) the integration process between the members of Inong Balee force and te community.The research was conducted in Aceh Besar regency, Aceh Province using the qualitative research. The research subjects consisted of 9 ex-members of Inong Balee force and 6 members of the community, who were chosen using the purpusive sampling technique and the showball manner. The data collection was carried out using observation, interviews, and documentation. The data were further analyzed using Miles and Huberman’s interactive model analysis.The research result revealed that the self-disclosure of the members of Inong Balee force in their involvement with GAM force was basically either attracted or self-interested since the Inong Balee force were recruited for the independence of Aceh. The patterns of communication and interaction were more open and therefore they were free to communicate and share information and more experience they acquired. Even atfer the armed conflict, the active members of Inong Balee force still gathered with their compatriots in GAM; hence they still had had leaders or commandants. As for the integration between the community and the members of Inong Balee force still run well; no obstruction felt in joining in doing their daily activities. This good integration was supported by their sacrifices and understanding each other. The sense of unity in life was still felt by Aceh community.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengungkapan diri anggota pasukan Inong Balee didalam keterlibatannya dengan pasukan bersenjata GAM pada masa konflik bersenjata di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh, pola komunikasi dan interaksi antara anggota pasukan Inong Balee dengan masyarakat, serta proses integrasi antara anggota pasukan Inong Balee dengan masyarakat, dengan mengunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Subjek penelitian ini terdiri dari 9 mantan anggota Inong Balee dan 6 orang masyarakat dengan teknik purposive sampling dan secara showball. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis dengan mengunakan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan diri anggota pasukan Inong Balee dalam keterlibatannya dengan GAM adalah pada dasarnya mereka tertarik serta kemauan sendiri dan pasukan Inong Balee ini merupakan pasukan yang direkrut untuk kemerdekaan Aceh. Pola komunikasi dan interaksi yang terjadi lebih terbuka dan mereka leluasa dalam berkomunikasi sehingga dalam berbagi informasi dan pengalaman semakin banyak yang diperoleh. Selanjutnya pasca konflik bersenjata anggota pasukan Inong Balee yang aktif masih berkumpul dengan sesama anggota GAM sehingga jelas masih ada pemimpin atau komando bagi mereka. Adapun proses integrasi yang terjadi antara masyarakat dan anggota pasukan Inong Balee berjalan dengan baik. Tidak ada kendala yang dirasakan dalam menyatukan diri dalam melakukan kegiatan maupun aktivitas sehari- hari. Integrasi yang baik ini didukung oleh adanya pengorbanan dan juga rasa saling pengertian satu dengan lainnya. Rasa persatuan masih melekat erat dalam kehidupan masyarakat Aceh. 
HUBUNGAN ANTARA SEBARAN INFORMASI KAMPANYE DENGAN TINGKAT KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR DALAM PROGRAM PENGENDALIAN KELAHIRAN ANAK (KB) DI KELURAHAN UJUNA, KOTA PALU Mutmainnah Khairunnisa; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.650

Abstract

Abstract This Study aims to describe the implementation of campaign information distribution and the participation of fertile age spouses in Child Birth Control Program. The analysis was conducted using chi-square formula and the data were processed using SPSS 16 software. The implementation of campaign information distribution and the participation of fertile age spouses in Child Birth Control Program was in the form of the use of contraceptives. The results reveal that, firstly, BKKBN/PLKB implements the campaign information distribution by using some channels – including interpersonal communication, group communication, and mass media communication – to distribute the messages of Child Birth Control program. Secondly, the level of participation of fertile age spouses in Child Birth Control program in Ujuna has been reflected in good acceptance and understanding. This can be measured based on knowledge, attitude and behavior. The fertile age spouses can be categorized as moderate category with 1-2 children on average. Thirdly, there is a relationship between campaign information distribution and the level of participation of fertile age spouses in Child Birth Control program with a moderate level of relationship between variables.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sebaran informasi kampanye dan keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam program pengendalian kelahiran anak (KB). Adapun metode yang digunakan dalam menganaisis dengan menggunakan rumus statistik chi-square dan diolah menggunakan perangkat komputer SPSS 16.Dalam penelitian ini terdapat gambaran pelaksanaan sebaran informasi kampanye dan keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam program pengendalian anak (KB) dalam bentuk penggunaan alat kontrasepsi. Hasil penelitian menunjukan hal-hal berikut (1) BKKBN/ PLKB melaksanakan sebaran informasi kampanye menggunakan saluran komunikasi tatap muka, kelompok, dan media massa dalam menyebarkan pesan-pesan program KB (2) Tingkat keikutsertaan Pasangan Usia Subur terhadap program pengendalian anak (KB) dikelurahan ujuna telah menunjukan adanya penerimaan dan pemahaman yang baik. Hal itu diukur dari pengetahuan, sikap, dan perilaku Pasangan Usia Subur dalam mengendalikan kelahiran dan dapat di golongkan dalam kategori sedang yakni rata-rata memiliki 1-2 anak (3) Terdapat hubungan antara sebaran informasi kampanye dengan tingkat keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam program pengendalian kelahiran anak (KB) yang mempunyai indeks keeratan hubungan sedang antar variabelnya. 
PEMANFAATAN E-LEARNING MOODLE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMK NEGERI 5 MAKASSAR Yati Samsuddin; Asfah Rahman; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i1.349

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi dan pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia mempunyai kontribusi positif, terutama dalam kawasan pemanfaatan media internet untuk pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemanfaatan e-learning moodle terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 5 Makassar, pengaruh pemanfaatan e-learning moodle terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 5 Makassar, danpengaruh dari e-learning moodle melalui motivasi terhadap hasil belajar di SMK Negeri 5 Makassar. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberi pembelajaran dengan e-learning moodle dan kelompok kontrol diberi pembelajaran dengan penyampaian materi melalui presentasi guru menggunakan LCD proyektor. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMK Negeri 5 Makassar yang seluruhnya berjumlah 177 peserta didik dengan sampel sebanyak 69 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dengan pemberian tes tertulis dan metode non tes dengan pemberian angket.Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes tertulis dan angket yang diberikan sebelum (pre) dan sesudah (post) pembelajaran pada masing-masing kelompok sampel yang berlangsung sebanyak 4 kali pertemuan.Hasil penelitian menunjukkanada pengaruh positif yang signifikan dari pemanfaatan e-learning moodle terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 5 Makassar.Ada pengaruh positif yang signifikan dari pemanfaatan e-learning moodle terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 5 Makassar. Dan ada pengaruhe-learning moodle melalui motivasi terhadap hasil belajar Matematika di SMK Negeri 5 Makassar yang signifikan dengan adanya peningkatan hasil belajar. Hasil uji hipotesis memberikan kesimplan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan pada pemanfaatan e-learning moodle terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri Makassar.ABSTRACT Technological developments and the growth of Internet use in Indonesia has a positive contribution, especially in the use of the internet for learning. This study aimed to determine the influence of the use of e-learning moodle on learning motivation in Mathematics at SMK Negeri 5 Makassar,the influence of the use of e- learning moodle learning outcomes in Mathematics at SMK Negeri 5 Makassar, and the effect of e-learning moodle through motivation towards learning outcomes in SMK Negeri 5 Makassar. This quasi-experimental study used two groups, the experimental group who were learning with e-learning moodle and the control group were given with the delivery of learning materials through teacher presentations using LCD projectors. The population in this study was a class XI student of SMK Negeri 5 Makassar to the amount of 177 students with a sample of 69 students. Data collection techniques using the test by administering a written test and non- test methods by administering questionnaires. The data were obtained from the results of a written test and a questionnaire administered before (pre) and after (post) the learning in each sample group meetings take place 4 times. The results showed there is a significant positive effect of the use of e-learning moodle on learning motivation in Mathematics at SMK Negeri 5 Makassar. There is a significant positive effect of the use of e- learning moodle learning outcomes in Mathematics at SMK Negeri 5 Makassar. And there is the influence of e-learning moodle through motivation towards learning outcomes Mathematics at SMK Negeri 5 Makassar significantly with an increase in learning outcomes. Hypothesis test results lead to the conclusion that there is a significant positive effect on the use of e-learning moodle on motivation and learning outcomes of students in subjects of Mathematics at SMK Negeri Makassar. 
ANALISIS PERAN MEDIATOR DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK INDUSTRIAL ANTARA PEKERJA DENGAN PENGUSAHA OLEH DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN GOWA Heriyanti Heriyanti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8902

Abstract

Dalam bidang ketenagakerjaan peran mediator hubungan industrial sangat penting dalam percepatan penyelesaian konflik/perselisihan hubungan industrial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber/penyebab konflik hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Kabupaten Gowa, peran mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa, serta hambatan-hambatan mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan jumlah informan sebanyak 12 (dua belas) orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber/penyebab konflik hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Kabupaten Gowa adalah adanya Pemutusan Hubungan Kerja sepihak yang dilakukan oleh pihak pengusaha yang mengakibatkan tuntutan pesangon oleh pekerja yang tidak bisa dipenuhi oleh pihak perusahaan. Mediator telah menjalankan peranannya sesuai prosedur penyelesaian konflik/perselisihan hubungan industrial yang ditetapkan oleh Undang-undang. Hambatan-hambatan mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa adalah kurang aktifnya sikap pihak yang berselisih dalam proses mediasi itu sendiri, sarana dan prasarana dan kurangnya tenaga mediator
INTENSITAS KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DALAM MENGUKUR KEBERHASILAN PROGRAM PENDIDIKAN PAKET B DI DESA-DESA PESISIR KECAMATAN BELANG Nolvy Ruata; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.570

Abstract

Abstract The research aimed to investigate the communication intensity, learning result, and the relationship between the communication intensity and learning result in the Packet B education program at the coastal villages, Belang district, South East Minahasa regency. Samples investigated in the research were the students of Packet B education program of academic year 201212013. Method used in the research was the quantitative descriptive. The research result indicates that there is the relations'hip between the communication intensity and learning result. The result of the simple linear regression analysis indicates the R Square value of 0.433. This indicates that the variation of the independent variable of the communication intensity gives the contribution as much as 43.3% on the dependent variable of the learning result.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui intensitas komunikasi dan hasil pembejaran serta hubungan antara intensitas komunikasi dan hasil pembelajaran pada program pendidikan paket B di desa-desa pesisir Kecamatan Belang kabupaten Minahasa Tenggara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, Sampel penelitian ini adalah siswa program pendidikan paket B tahun ajaran 2012-2013. Hasil penelitian menuniukkan bahwa terdapat hubungan intensitas komunikasidan hasil pembelajaran. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai R Square sebesar 0,433. Hal ini menunjukkan bahwa variasi variabel bebas intensitas komunikasi memberikan kontribusi sebesar 43,3% terhadap variabel terikat hasil pembelajaran. 
SEMIOTIKA PESAN INSTAGRAM ANI YUDHOYONO DALAM PERSPEKTIF ETIKA KOMUNIKASI Kenny Monica Kemal Putri; Andi Alimuddin Unde; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.607

Abstract

Abstract Content’s messages in social media have hidden and visible meanings, that can cause differences in interpretation between people who view it, and affect the communication interaction from the perspective of communication ethics. This research aims to analyze Ani Yudhoyono’s Instagram account content and the communication interaction between her and her account viewers and then examined using the perspective of communication ethics. This research uses Roland Barthes’s semiotic analysis to find denotative and connotative meanings contained in the communication interaction between Ani Yudhoyono and her account viewers on the controversial content of her Instagram account. Data collection was done by observation on Ani Yudhoyono’s Instagram account and relevant news on online websites, and followed by relevant data selection, such as images and texts. Collected data then analyzed using Roland Barthes’s semiotic analysis to find the visible and hidden meanings of the content on communication interaction between Ani Yudhoyono and her account viewers, and also to find visible myth concerning power on the interaction. Furthermore, these findings were reviewed using the perspective of communication ethics to see if they meet the principles of communication ethics. The results of this research indicates that there are differences between Ani Yudhoyono and her account viewers on interpreting her Instagram account content which caused a conflict between them. As the result, this conflict affected their interaction and also people’s opinion towards Ani Yudhoyono and the institutions that she represents.Abstrak Pesan konten pada media sosial memiliki makna yang tampak dan tersembunyi, yang dapat menimbulkan perbedaan penafsiran antara khalayak yang melihatnya, dan mempengaruhi interaksi komunikasi tersebut dari perspektif etika komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pesan Instagram Ani Yudhoyono serta interaksi komunikasi antara beliau dan viewer akun beliau, kemudian dikaji dengan menggunakan perspektif etika komunikasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan makna denotatif dan konotatif yang terkandung pada interaksi komunikasi antara Ani Yudhoyono dan viewer beliau pada konten kontroversial akun Instagram beliau. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada akun media sosial Instagram Ani Yudhoyono dan berita pada situs online yang terkait dengannya, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan data berupa foto dan teks yang terkait. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna-makna yang tampak maupun yang tersembunyi pada konten dan interaksi komunikasi antara Ani Yudhoyono dan viewer beliau, serta menemukan myth atau mitos mengenai kekuasaan yang tampak pada interaksi tersebut. Selanjutnya, temuan tersebut akan dikaji dengan menggunakan perspektif etika komunikasi untuk melihat apakah sudah memenuhi kaidah etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara Ani Yudhoyono dan beberapa viewer beliau dalam memaknai konten akun Instagram beliau, yang menimbulkan konflik antara mereka. Sebagai akibatnya, hal ini kemudian berpengaruh terhadap interaksi komunikasi mereka, dan juga terhadap pandangan masyarakat kepada Ani Yudhoyono beserta institusi yang diwakilinya. 
KERUKUNAN KELUARGA SULAWESI SELATAN (KKSS) SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI DALAM PENYELESAIN KONFLIK ETNIS DI KOTA PALU Ulfah Attamimi; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i4.317

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui fungsi KKSS sebagai forum komunikasi dalam penyelesaian konflik etnis di kota Palu, 2) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat KKSS sebagai forum komunikasi dalam penyelesaian konfli etnis di kota Palu.Pengumpulan data digunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan diskusi kelompok berfokus. Selanjutnya data yang didapat dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penyelesaian konflik antara Bugis dan Kaili di kota Palu, KKSS cabang kota  Palu menggunakan komunikasi kelompok dan komunikasi antarpribadi. Selain itu peran tokoh masyarakat dalam penyelesaian konflik Bugis dan Kaili juga sangat berpengaruh. Hambatan yang dihadapi KKSS cabang kota Palu dapat diatasi dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara pengurus, pemerintah dan tokoh masyarakat Bugis maupun tokoh masyarakat Kaili.ABSTRACTThis study aims to: 1) understanding the function of KKSS as a forum for communication in the resolution of ethnic conflicts of Bugis and Kaili in Palu city, 2) understanding the factors that support and inhibit KKSS as a forum of communication in the resolution of ethnic conflicts of Bugis and Kaili in Palu city.Data collection used interviews, observation, documentation and Focus Group Discussion (FGD). The data was analysed using descriptive qualitative analysis techniques.The result showed that in the resolution of the conflict between Bugis and Kaili in Palu, KKSS Palu used group communication and interpersonal commnunication. In addition, the role of community leaders in resolving the conflict of Bugis-Kaili is also very influential. Barriers that is faced by the KKSS of Palu can be overcome by good communications between KKSS committee, local government and community leaders of Bugis and Kaili. 
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI SULSEL DALAM MENYOSIALISASIKAN DAMPAK NARKOBA TERHADAP PELAJAR DI KOTA MAKASSAR Rahayu Batara Randa
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8891

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Makassar adalah masalah serius, sehingga BNNP Sulawesi Selatan memerlukan langkah atau strategi yang dapat memecahkan masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan strategi komunikasi BNNP Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba terhadap pelajar di kota Makassar dan untuk menentukan faktor-faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi BNNP Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba pada siswa di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif., Melalui sebuah wawancara dengan sumber yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kota BNNP Sulawesi Selatan Makassar telah mengambil beberapa langkah dalam merumuskan sosialisasi strategi komunikasi, dari mengetahui penonton, menulis pesan, mengatur metode, hingga pemilihan dan penggunaan media. Studi ini juga menemukan bahwa dalam sosialisasi dampak penggunaan narkoba di usia remaja / sekolah, ada beberapa hal yang menjadi faktor dan juga merupakan faktor penghambat. Faktor pendukung, pemerintah pusat, instansi pemerintah, dukungan infrastruktur, dan sumber daya publik atau manusia. Sementara dari segi faktor penghambat, yaitu penyusunan jadwal sosialisasi, demografi jarak, sikap acuh tak acuh dari peserta.

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue