cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)
ISSN : 2548186X     EISSN : 25481878     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Sumatera Utara, yang memuat artikel Ilmiah tentang Ilmu Teknik Mesin berupa karya ilmiah maupun hasil penelitian. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode November dan Mei.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): Piston November" : 5 Documents clear
URGENSI SPORING DAN BALANSING RODA MOBIL Muksin Rasyid Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.949 KB)

Abstract

Umumnya roda yang digunakan pada mobil terdiri dari, pelek dan ban yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan berfungsi untuk mendapatkan gaya gesek yang cukup dan reaksi pengereman agar jalannya mobil lebih komport sekaligus menyerap kejutan-kejutan jalan. Sedangkan pelek berfungsi sebagai tempat ban dipasang dan sarana untuk menghubungkan roda keporos-poros roda. Mengingat urgennya fungsi roda ini terutama bannya maka kerusakan yang berhubungan dengan keausan ban yang tidak normal sering luput dari perhatian sipengemudi.
ANALISIS KEKERASAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMESINAN DARI BAJA TEW 6582 DIBUBUT PADA PEMESIANAN HIJAU Suhardi Napid
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.863 KB)

Abstract

Riset dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi pemotongan yang mana mempunyai suatu peluang besar bagi terwujudnya konsep pemesinan hijau pada bahan baja paduan 6582, menganalisa kekerasan dan kekasaran permukaan. Dengan sembilan sampel baja paduan 6582 diperoleh hasil pemesinan pada operasi pemesinan hijau untuk kecepatan potong (V) 225 m/min, 275 m/min, 325 m/min; pemakanan (f) 0,2 mm/r, 0,25 mm/r, 0,3 mm/r dan kedalaman potong (a) 1 mm, 1,5 mm, 2 mm. Dengan kondisi pemotongan ini, variasi sampel juga ditentukan oleh keausan tepi pahat (VB)= 0,1 mm, 0,3 mm dan 0,6 mm. Untuk memperoleh kekerasan permukaan dipakai alat uji microhardness test dan kekasaran permukaan dipakai alat uji surface test. Dalam masalah kekerasan permukaan, kekerasan Vickers rata-rata (HVavg) dengan pemesinan hijau masing-masing adalah diperoleh dengan 261, 018; 280,524 dan 290,016 bila VB 0,1 mm, 0,3 mm dan 0,6 mm sedangkan pemesinan basah masing-masing hasilnya diperoleh 260, 019 ; 274,138 dan 280,164. Hasil pemesinan dari eksperimen menunjukkan bahwa kekasaran permukaan rata-rata (Raavg) diperoleh pada kondisi pemotongan optimum bila VB 0,1 mm, 0,3 mm dan 0,6 mm masing-masing 1,5 μm, 2,3 μm dan 2,9 μm. Hasil itu diperoleh dengan pemesinan hijau sedangkan yang dilakukan dengan pemesinan basah diperoleh hasilnya masing-masing adalah 1,6 μm, 2,4 μm dan 3,0 μm.. Lebih dari itu diperoleh bahwa kondisi pemotongan paling optimum diperoleh kekerasan HV 290,016 yang menghasilkan kekasaran permukaan 2,9 μm . Dapat disimpulkan bahwa pemesinan hijau memberikan kualitas permukaan hasil pemesinan lebih baik dari pemesinan basah berdasarkan cara statistik dengan menggunakan bentuk Standar Array L9 (34) Taguchi.
PENGARUH KARBONISASI TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIS BAJA KRUPP 1191 Muslih Nasution
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.77 KB)

Abstract

Karbonisasi adalah cara pengerasan permukaan yang telah dikenal sejak dahulu, memanaskan baja pada temperatur antara 8160C sampai 10930C dalam lingkungan yang mengandung karbon baik dalam bentuk padat, cair atau gas. Pemanasan baja pada daerah temperatur tersebut mempunyai daya absorbsi (affinitas) yang tinggi terhadap karbon. Pengerasan kulit menyebabkan permukaan menjadi keras dan tahan aus sedangkan bahagian dalam (inti) tetap ulet. Pack carburizing adalah salah satu pelapisan yang banyak digunakan karena mudah dan murah, dengan menempatkan baja pada sebuah kotak, kemudian ditaburi dengan campuran bubuk karbon dan barium karbonat, seterusnya dipanaskan dalam daerah temperatur 8160C s/d 10930C, sehingga karbon berdiffusi lebih kedalam. Pada lapisan permukaan tersebut akan terjadi tegangan sisa berupa tegangan tekan, hal ini menjadikan baja lebih tahan terhadap kelelahan dan fatik batasnya menjadi naik. Kekerasan mencapai 34,80 HRc, kekuatan tariknya naik menjadi 49,07 kg/mm2. Mikrostrukturnya terdiri dari lapisan ferit dan perlit yang lebih tebal pada lapisan kulit terluarnya. Perlakuan karbonisasi pada 8000C tebal karbonisasi dapat mencapai 0,6 milimeter, perlakuan karbonisasi pada 9000C tebal karboninya 1,2 milimeter dan perlakuan karbonisasi pada 10000C tebal karbon 2,0 milimeter. Mikrostrukturnya ferit dan perlit yang kaya dengan karbon.
SIMULASI TEGANGAN PADA HELM INDUSTRI DARI BAHAN KOMPOSIT GFRP YANG MENDAPAT TEGANGAN INSIDEN SEBESAR 24,5 MPa M. Rafiq Yanhar
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.109 KB)

Abstract

Penelitian ini mengetengahkan tentang verifikasi dengan menggunakan simulasi komputer dari pengujian helm industri dengan bahan komposit polimer GFRP yang mendapat beban impak kecepatan tinggi. Pemodelan helm dibuat dengan menggunakan software AutoCAD sedangkan distribusi tegangan yang terjadi pada helm dianalisa dengan software MSC NASTRAN 4.5. Data- data yang diperlukan untuk simulasi ini diperoleh dari beberapa pengujian yaitu : pengukuran massa jenis helm, uji statik untuk memperoleh sifat mekanik helm, dan uji impak untuk mengetahui besar tegangan insiden yang masuk ke dalam helm serta tegangan pada badan helm. Dengan beban impak sebesar 24,5 MPa maka selisih tegangan yang terjadi antara hasil eksperimen dan simulasi pada strain gage 15 mm dari titik impak adalah 5,6 %, sedangkan untuk strain gage 30 mm dari titik impak selisih tegangan adalah 2,6 %. Sehingga bila diambil rata-ratanya maka selisih tegangan antara eksperimen dan simulasi menghasilkan perbedaan sebesar 4,1 %.
KAJIAN KEMAMPUMESINAN PULI DARI BAHAN BESI COR Abdul Haris Nasution
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.824 KB)

Abstract

Pada umumnya industri logam kecil dan menegah yang ada di Sumatera Utara masih menggunakan teknologi konvensional dalam melakukan pemesinan terhadap produknya sehingga berakibat rendahnya daya kompetitif produk yang dihasilkannya dibandingkan produk yang dihasilkan negara-negara maju yang telah menggunakan teknologi computer integrated manufacturing (CIM) mulai dari perencanaan sampai pembuatan produk, hal tersebut dilakukan demi mendapatkan kualitas dan kuantitas produk yang lebih baik daripada penggunaan teknologi terdahulu. Pada tulisan ini akan dipaparkan tentang kemampumesinan besi cor pada industri logam kecil menengah yang ada di kota Medan. Dengan demikian para pembaca dapat mengetahui kondisi real produktifitas proses pemesinan di Industri Logam kecil Menengah di Medan dewasa ini

Page 1 of 1 | Total Record : 5