cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PUSTAKA BUDAYA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2017)" : 7 Documents clear
PETA KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR DI PEKANBARU Mafar, Fiqru; Sudiar, Nining; H., Rosman
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSchool Accreditation has demanded a complete learning tool, one of which is the library. The demands made several educational institutions managers juggle a room to be used as a library. As a result of the magic-juggling, many schools which then have seadaya library. This attracted the attention of researchers to see how the condition of the school library, especially primary schools in the city of Pekanbaru. The method used in this study is a questionnaire and survey methods. Through the method is expected to obtain a picture of the condition of the existing elementary school library in the city of Pekanbaru. The results of the study will be used as the basis of the guidelines of cooperation between the University of Lancang Kuning, especially Studies Program Library with the library manager Elementary School in the city of Pekanbaru. The results showed that there are several aspects such as library staff, library staff education, minimum area, completeness of the type of collection, and application of information technology is still not being met by some primary schools in Pekanbaru. These conditions provide opportunities for cooperation between Unilak with SD in Pekanbaru. Therefore, it is expected Unilak can immediately seized the opportunity to enter into an agreement in the form of training or distribution of graduates with a primary manager in Peknbaru.Keywords: Map Library,  Elementary School, Pekanbaru.AbstrakAkreditasi sekolah telah menuntut adanya sebuah sarana belajar yang lengkap, salah satunya adalah perpustakaan. Tuntutan tersebut membuat beberapa pengelola lembaga pendidikan menyulap sebuah ruangan untuk dijadikan sebagai ruang perpustakaan. Sebagaimana hasil dari sulap-menyulap, banyak sekolah yang kemudian memiliki perpustakaan yang seadaya. Hal ini menarik perhatian peneliti untuk melihat bagaimana kondisi perpustakaan sekolah, terutama sekolah dasar di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan survey. Melalui metode tersebut diharapkan dapat diperoleh gambaran mengenai kondisi perpustakaan sekolah dasar yang ada di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian nantinya dapat dijadikan sebagai dasar pedoman kerjasama antara Universitas Lancang Kuning, khususnya Program Studi Ilmu Perpustakaan dengan pengelola perpustakaan Sekolah Dasar di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek seperti tenaga perpustakaan, pendidikan tenaga perpustakaan, luas minimal dan pembagian ruangan, jenis koleksi,  dan penerapan teknologi informasi masih belum terpenuhi oleh beberapa SD di Pekanbaru. Kondisi ini memberikan peluang kerjasama antara Unilak  dengan SD di Pekanbaru. Oleh karena itu, diharapkan Unilak dapat segera menangkap peluang tersebut dengan mengadakan kerjasama dalam bentuk pelatihan ataupun penyaluran lulusan dengan pengelola SD yang ada di Peknbaru.Kata Kunci: Peta Perpustakaan, Sekolah Dasar, Kota Pekanbaru.
PERPUSTAKAAN KELILING SEBAGAI MANIFESTASI PERAN PERPUSTAKAAN UMUM MELAWAN BENTUK EKSKLUSI SOSIAL : STUDI KASUS PERPUSTAKAAN UMUM DAERAH JAWA TENGAH Prasetyawan, Yanuar Yoga; Arfa, Mecca
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractInformation is major requirement for individuals in the information age. Individuals need information to improve their quality of life. For individuals who have limited access to information, it can be considered has the potential bad quality of life. Therefore, it behooves the government to provide the institutions that collect and disseminate information for free of charge regardless of social status, economic, and education, it is  public library. The purpose of this study was to describe the role of Perpustakaan Umum Daerah Jawa Tengah (Central Java Province Public Librariy) through the bookmobile service, against forms of social exclusion. This research used a qualitative method with case study approach. The results showed that the public library have should be a social inclusion institution. With such an inclusive label then anyone can go into the library and enjoy a free library service. But there are still some of the community groups who judge the library is an unfriendly place to visit. Seeing the reality, Perpustakaan Umum Daerah Jawa Tengah provides pro-active service by visiting the patron who are far away from the information centre and have limited access to information due to social , economic or education status. The Places were visited include the penitentiary, the brothel, and even the base of the refugee community banned organization. Through bookmobile service  tried to attend as a remover form of social exclusion by providing access to information to the public.Keyword: Public Library; Social Exclussion; Bookmobile LibraryAbstrakKomoditas atau kebutuhan  utama bagi individu di era informasi seperti saat ini adalah informasi. Individu tersebut membutuhkan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup. Bagi individu yang memiliki keterbatasan untuk mengakses informasi, maka dapat ditengarai individu tersebut berpotensi memiliki kualitas hidup yang tidak baik. Oleh karena itu sudah sepatutnya pemerintah menyediakan lembaga yang menghimpun dan menyebarluaskan informasi secara gratis tanpa memandang status sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Lembaga tersebut adalah perpustakaan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanperan perpustakaan umum daerah jawa tengah melalui layanan perpustakaan keliling melawan bentuk eksklusi sosial. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatifdengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwasanyaperpustakaan umum sudah sepatutnya menjadi lembaga inklusi sosial. Dengan label inklusif tersebut makasiapapun dapat masuk ke perpustakaan dan menikmati layanan perpustakaan secara gratis. Namun masih terdapat sebagian dari golongan masyarakat yang menilai perpustakaan merupakan tempat yang tidak ramah untuk dikunjungi. Melihat realitas tersebut Perpustakaan Umum Daerah Jawa Tengah memberikan layanan pro-aktif dengan mendatangi pemustaka yang berada jauh dari lokasi pusat informasi dan memiliki keterbatasan untuk mengakses informasi karena status sosial, ekonomi, ataupun pendidikan. Tempat yang dikunjungi antara lain adalah lembaga permasyarakatan, lokalisasi prostitusi, dan bahkan basis pengungsian komunitas organisasi terlarang. Melalui layanan perpustakaan keliling Perpustakaan Umum Daerah Jawa Tengah berusaha hadir sebagai pengeliminir bentuk eksklusi sosial dengan memberikan akses informasi kepada masyarakat tersebut.Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Eksklusi Sosial, Perpustakaan Keliling
EVALUASI SISTIM LAYANAN PERPUSTAKAAN DI SMK KEHUTANAN NEGERI PEKANBARU Indriyeni, Indriyeni
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine the evaluation system of library services in the  State Forestry Vocational Pekanbaru 2014 (Seen from the user function teachers, librarians and students). The research used a qualitative descriptive, with data collection through interviews, observation and literature. In conducting the study, the authors equip themselves demgan interview guide. Informants in this study consisted of principals, teachers, librarians and students. Results from this study is that the Evaluation System Library Services Vocational Pekanbaru State Forestry is very efeksien to library service system, although there are still many shortcomings such as in terms of amenities, facilities, service system, operational funds processing, coaching. Correcting deficiencies consists additional operational funds collection and processing, collection. While weighing the  disadvantages consists of completeness library. Besides, it is expected to add human resources master oflibrary  science that can manage and develop the library. Expected future borrowing  and  repayment  system  in  Forestry  SMK Negeri  Pekanbaru  using computerized.Keywords:  Evaluation  of  Library  Service  System  State  Forestry  Vocational PekanbaruAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi sistim layanan di Perpustakaan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru tahun 2014 dilihat dari fungsi pengguna guru, pustakawan dan siswa-siswi. Jenis penelitian yang digunakan deskriftif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru, pustakawan dan siswa-siswi. Hasil dari penelitian ini bahwa Evaluasi Sistim Layanan di Perpustakaan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru belum efesien, ini terlihat dari  masih banyak kekurangan seperti dalam hal fasilitas, sarana, sistim layanan, dana operasional pengolahan, dan pembinaan. Mengoreksi kekurangannya terdiri penambahan koleksi dan dana operasional pengolahan, koleksi. Sedangkan menimbang kekurangannya terdiri dari kelengkapan perpustakaan. Disamping itu diharapkan menambah sumber daya manusia yang menguasai ilmu perpustakaan yang bisa mengelola dan mengembangkan perpustakaan. Kedepannya diharapkan sistim peminjaman dan pengembalian di Perpustakaan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru mengunakan komputerisasi.Kata Kunci:  Evaluasi, Sistim Pelayanan, Perpustakaan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru
LITERASI INFORMASI PENGKAJI DI BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP) RIAU Mipalinda, Mipalinda
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPurpose of this study was to determine now information literacy researcer Riau BPTP. This kind of research is descriptive, the object of research is the information literacy in assessment in Riau BPTP. The results showed that the literacy information held by the reviewer BPTP Riau using standard refence made by ACRL (Association of college and research) is as follows: the ability of the reviewer to determine the type and limit the information required is said to have been good. In terms of access to information the reviewer already has a good ability. As well as in terms of the ability to evaluate the findings and its source is done with good. Also the ability to understand the issues,legal and sosial services have also been good.Keywords : Information Literacy, Riau BPTP AbstrakTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Literasi Informasi yang dimiliki oleh Pengkaji BPTP Riau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan objek penelitian ini Literasi Informasi Pengkaji BPTP Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Informasi yang dimiliki Pengkaji BPTP Riau yang dilihat berdasarkan Acuan Standar yang dibuat oleh ACRL (Association of college and research) adalah sebagai berikut, kemampuan yang dimiliki Pengkaji untuk menentukan jenis dan batas informasi yang dibutuhkan dikatakan sudah baik, namun hal kemampuan mengakses informasi para Pengkaji juga sudah memiliki kemampuan yang baik, demikian juga dalam hal kemampuan Pengkaji untuk mengevaluasi temuan dan sumbernya secara kritis sudah dilakukan dengan baik, demikian juga dalam hal kemampuan memahami isu ekonomi, hukum, dan sosial juga sudah baik. Kata kunci : Literasi Informasi, BPTP.
ANALISIS LITOTES DALAM DRAMA MACBETH KARYA WILLIAM SHAKESPEARE: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK Fauzi, Mohd.; Junaidi, Junaidi; Islami, Qori
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research analyzes Litotes Language in the Macbeth Drama Written by William Shakespeare: Sociopragmatics approach. Thus, the objective of this analysis is to show and to analyze how the main characters use the litotes language in Macbeth. To reach that objective, this analysis applies sociopragmatics and litotes to gain the data. In analyzing this research, the writer applies a descriptive analysis method in which the result of the analysis will be described clearly. The results shown that many words and phrases used by the main characters in the Macbeths.Keywords: Macbeth, Litotes, DramaAbstrakTulisan ini menganalisis Bahasa Litotes yang terdapat dalam film Macbeth yang ditulis oleh William Shakespeare. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk, fungsi, dan makna bahasa Litotes yang digunakan oleh tokoh utama karya ini. Untuk mencapai tujuan itu, kajian ini menerapkan kajian sosiopragmatik. Kajian ini menerapkan metode deskriptif analisis dimana hasil analisis akan dideskripsikan dengan jelas. Dari deskripsi yang dijabarkan akan memperlihatkan bagaimana tindak tutur yang digunakan oleh tokoh utama karya ini dalam menghadapi masalah-masalah yang menimpanya. Kata Kunci: Macbeth, Litotes, Drama
PENGALIAN, KENEGARIAN KOTO RAJO, KECAMATAN KUANTAN HILIR, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Evizariza, Evizariza; Hermansyah, Hermansyah; Juswandi, Juswandi
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to examine the religious values   and economic values   of the people on the game Skate “in the village of Multiplication, Kenegarian Kotorajo,.Kuantan Hilir Subdistrict, District Singingi. This study used a descriptive method, a method that is used describe skating in the village folk games Multiplication, Kenegerian Koto tengah Seberang Hilir District of Kuantan, Kuantan District Singingi. Correctly, so that the values   contained in the folk games of skating it can be seen clearly. There are several data collection techniques that I use to understand a descriptive study with interview techniques, observation. The results of this study are yamg religious values   contained in each game is started skating people skating games basmalah always reading and praying, besides instilling honesty, and mutual work sama. Nilai-economic values   contained in the folk games of skating, in the execution of the game can boost the economy of society with digalakkannya social economy. Keywords: religious values   and economic valuesAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti nilai nilai Agama dan nilai ekonomi pada permainan rakyat Seluncur” di Desa Pengalian, Kenegarian Kotorajo. Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Singingi. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif, yaitu metode yang digunakan menggambarkan permainan rakyat seluncur di Desa Pengalian, Kenegerian Koto Tengah Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi. Secara benar, sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam dalam permainan rakyat seluncur itu dapat diketahui dengan jelas. Ada beberapa teknik pengumpulan data yang penulis pakai untuk memahami sebuah penelitian yang bersifat deskriptif dengan teknik wawancara, observasi. Hasil Penelitian ini adalah nilai-nilai agama yang terdapat pada permainan rakyat  seluncur adalah setiap mengawali permainan seluncur selalu membaca basmalah dan berdoa,  selain itu menanamkan sikap jujur, dan saling bekerja sama. Nilai-nilai ekonomi yang terdapat pada permainan rakyat seluncur, dalam pelaksanaan permainan tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan digalakkannya ekonomi kerakyatan.Kata kunci: Nilai agama dan Nilai-nilai ekonomi
USAHA MENINGKATKAN MINAT BACA MAHASISWA Priyeti, Priiyeti
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractOne can achieve a feat, to be with learning or reading. Reading is something important and fundamental point that must be developed from an early age in order to improve the quality of education, both primary, secondary and higher education.Urgency interest in reading students also determine the quality of a nation. In the hands of the nation’s intellectual young shoots that would inherit a nation or state.Keywords: Interest, read, studentsAbstrakSeseorang dapat mencapai prestasi (achievement reading), harus dengan belajar atau membaca. Kegiatan membaca untuk memperbaharui pengetahuannya secara kontiniu. Kebiasaan membaca merupakan sesuatu yang penting dan fundamental yang harus dikembangkans sejak dini dalam rangka untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah, maupun pendididkan tinggi. Urgensi minat baca mahasiswa turut menentukan kualitas suatu bangsa, Ditangan tunas muda bangsalah kelak mewarisi bangsa atau negara.Kata kunci: Minat, Baca, Mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7