cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Kondisi Demografi Ibu dan Suami pada Kasus Kematian Ibu Handayani, Sri; Mubarokah, Kismi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.23060

Abstract

Salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Kota Semarang AKI masih menjadi perhatian penting dimana pada 2017 kasus AKI masih tinggi yaitu 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan faktor risiko ibu meninggal karena kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data penelitian merupakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Semarang tentang AKI tahun 2015 dan 2016. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 67 kasus AKI. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu meninggal rata-rata 30 tahun, dengan 70,1% tergolong dalam kelompok non-risti menurut umur. Tingkat Pendidikan ibu sebagain besar pada kategori menengah (70,1%), sebagian besar merupakan ibu rumah tangga (58,2%), Jarak melahirkan anak rata-rata 3 tahun, ibu hamil meninggal rata-rata pada kehamilan usia 33 bulan (trimester ketiga). Sebagian besar kasus melakukan kunjungan antenatal care (80,6%). Sebagaian besar kasus meninggal pada saat nifas (83,3%) dan bayi yang dilahirkan 58,3% hidup. One of targets of sustainable development goals (SDGs) 2030 is decreasing number of maternal mortality rate. In Semarang city, maternal mortality still become an important concern which is in 2017 number of cases was 23 cases. Study aimed was to describe characteristic and risk factor of maternal mortality. Study was descriptive study, data of the study was secondary data of maternal mortality of Health Department of Semarang city year 2015 and 2016. Sample was 67 cases of maternal mortality. Data analyzed with descriptive test provides frequency distribution table. Result showed that age of maternal mortality in average was 30 years old, with 70,1% was in non-high-risk group based on age. Level of education mostly in middle group (70,1%), majority was housewife (58,2%). The average of Spacing between pregnancy was 3 years, maternal mortality in average death on 33 months old pregnancy. Majority cases performed ANC (80,6%). Mostly cases death in childbed period (83,3%) and baby was delivered life (58,3%).
Fungsi Manajemen Program ASI Eksklusif dengan Ketercapaian Target Cakupan ASI Eksklusif Astuti, Mira Andri; Indrawati, Fitri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24653

Abstract

ABSTRAK             Angka Cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Semarang pada tahun 2015 adalah 44,8%, dan tahun 2016 sebesar 49,34%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara fungsi manajemen dengan ketercapaian target cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas Kabupaten Semarang. Jenis penelitian observasional, dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 26 responden di 26 Puskesmas, dengan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner terstruktur dan analisis data menggunakan uji Chi-square dengan uji alternatif Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara fungsi perencanaan (p value=0,014), penggerakan (p value=0,045), dan pengawasan (p value=0,012), berhubungan dengan ketercapaian target cakupan ASI Eksklusif. Sedangkan fungsi pengorganisasian tidak berhubungan (p value= 0,306). Penelitian ini menyimpulkan fungsi pengawasan menjadi fungsi manajemen utama yang berhubungan dengan tercapainya target cakupan ASI Eksklusif.   Kata kunci: Fungsi Manajemen, Target Cakupan ASI Eksklusif.   ABSTRACT             Coverage rate of exclusive breastfeeding at Semarang Regency in 2015 was 44.8%, and  2016 was 49.34%. The purpose of this study was to analyse management function relating to coverate rate target of exclusive breastfeeding at health centres in Semarang Regency. This was an observational study using cross sectional approach. Number of respondents were 26 respondent, 26 health centres in Semarang Regency by total sampling technique. Instrument study using structured questionnaires and analysed using Chi-square test with Fisher test as alternatif test. The results of this research showed that function of planning (p value=0,014), actuating (p value=0,045), and monitoring (p value=0,012) had significant relationship with the target achievement of coverage rate of exclusive breastfeeding. Meanwhile, organizing function was not related (p value= 0,306). This study concludes monitoring function is dominant factor that related to coverage target of exclusive breastfeeding.   Keywords: Management Function, Coverage Target of Exclusive Breasfeeding.
Input Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Utomo, Ria Nurrohmah
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24708

Abstract

Abstrak Puskesmas Pandanaran memiliki jumlah peserta Prolanis terbanyak di Kota Semarang pada tahun 2017 yaitu 409 orang. Jumlah kunjungan peserta Prolanis pada bulan Agustus sampai November 2017 berturut-turut yaitu 50,13%, 56,1%, dan 68,95%.Sedangkan salah satu puskesmas dengan jumlah peserta paling sedikit terdapat di Puskesmas Karanganyar, yaitu 79 peserta pada tahun 2017. Jumlah kunjungan peserta Prolanis pada bulan Agustus sampai Desember 2017 berturut-turut yaitu 7,2%,  7,6%, 8%, 40%. dan 38,47%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi input Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif, dilengkapi studi evaluasi.Informan penelitian berjumlah 13 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi.Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tenaga pelaksana terlatih Prolanis masih kurang, kegiatan sudah sesuai dengan pedoman penggunaan dana, ketersediaan obat mengacu Formularium Nasional (Fornas), ketersediaan peralatan pemeriksaan kesehatan mengacu Kompendium Alat Kesehatan, ketersediaan buku pedoman Prolanis belum sesuai, formulir kesediaan bergabung dalam Prolanis belum dan buku pemantauan status kesehatan terdistribusi menyeluruh. Input Prolanis belum tersedia secara optimal. Sebagai saran, perencanaan program dilakukan kembali dengan perbaikan petunjuk teknis yang disesuaikan dengan pedoman.   Kata Kunci      : Prolanis, input, evaluasi   Abstract Pandanaran Health Care Center has the largest number of Prolanis participantsin 2017 at Semarang City that is 409 people. The number of Prolanis participant’s visits from August to November 2017, it was 50.13%, 56.1%, and 68.95%, respectively. Mean while one of the Puskesmas with the least number of participants is Karanganyar Health Care Center, which is 79 participant’s in 2017. The number of Prolanis participants visit from August to December 2017 was 7.2%, 7.6%, 8%, 40% .and 38.47%. The purpose of this study was to evaluate the input of Program of Chronic Disease Management (Prolanis). The type of this research is qualitative descriptive approach with evaluation study. Informant of the study amounted to 13 people, selected by purposive sampling technique. Types of data collected by interviews and observations. Data were analyzed qualitatively. The results showed that the trained personnel of Prolanis are still inadequate, the activities are in accordance with the guidance of the use of funds, the availability of medicines referring to the National Formulary (Fornas), the availability of health inspection apparatus referring to the Compendium of Medical Devices, the availability of Prolanis manuals not yet appropriate, a comprehensive distributed health status monitoring book. The Prolanis input is not available optimally. As suggestion, the program planning be repeated with the improvement of technical guidelines adapted to the guidelines. Keywords      : prolanis,input, evaluation
Faktor Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Fatimah, Siti
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24747

Abstract

ABSTRAK Puskesmas Kagok merupakan puskesmas rawat jalan yang terletak di Kecamatan Candisari Kota Semarang. Pada tiga tahun terakhir Puskesmas Kagok mengalami penurunan kunjungan pasien. Tahun 2015 sebesar 36.041 pasien, tahun 2016 sebesar 22.479 pasien dan tahun 2017 sebesar 17.568 pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan Puskesmas Kagok. Jenis penelitian ini adalah observasional, menggunakan rancangan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kagok. Jumlah sampel 106 responden, teknik pengambilan sampel adalah Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara sikap (p=0,008), persepsi komparasi (p=0,000), aksesibilitas (p=0,000), persepsi sakit (p=0,001) dan kemudahan informasi (p=0,012) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan Puskesmas Kagok. Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=1,000), pengetahuan (p=0,920), persepsi jaminan kesehatan (p=0,704) dan kepercayaan (p=0,163) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan Puskesmas Kagok. Saran penelitian ini adalah lebih meengoptimalkan publikasi terkait keberadaan dan manfaat yang ada di Puskesmas Kagok.  Kata kunci: Pemanfaatan, Puskesmas Kagok, Masyarakat   ABSTRACT           Puskesmas Kagok is an outpatient health center located in Candisari district Semarang city. In the last three years Puskesmas Kagok decrease in patient visits. Year 2015 amounted to 36,041 patients, 2016 by 22,479 patients, and in 2017 of 17,568 patients. The purpose of this study is to analyze factors related to the utilization of health services by the community of ​​Puskesmas Kagok, Semarang. This type of research is observational, using Cross Sectional design with quantitative approach. Population and sample are all communities who live in working area of ​​Puskesmas Kagok. Number of sample 106 respondents, sampling technique is Proportional Random Sampling. The instrument used is a questionnaire. Data were analyzed univariat and bivariate using Chi Square test. The results showed that there were correlation between attitude (p = 0.008), perception of comparison (p = 0.000), accessibility (p = 0.000), perception of sickness (p = 0.001) and ease of information (p = 0.012) with utilization of health service at Puskesmas Clumsy. There is no relationship between education level (p=1,000), knowledge (p=0.920), perception of health insurance (p=0.704) and confidence (p=0.163) with utilization of health service Puskesmas Kagok. The suggestion of this research is to optimizethe publication regarding the existence and benefits that exist in Puskesmas Kagok. Keywords: Utilization, Puskesmas Kagok, Community
Kinerja Petugas Surveilans Kesehatan dalam Penurunan Kasus Kematian Ibu Rianingsih, Nur Siti Desy
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24880

Abstract

ABSTRAK Kota Semarang menempati peringkat keempat di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah angka kematian ibu berjumlah 23 kasus, maka dari itu Dinas Kesehatan Kota Semarang merekrut Gasurkes KIA guna pendataan dan pendampingan ibu hamil hingga masa nifas selesai. Gasurkes KIA memberikan dampak positif terhadap penurunan kematian ibu di Kota Semarang. Namun, evaluasi kinerja Gasurkes KIA belum dilakukan, maka tujuan penelitian untuk mengetahui evaluasi kinerja Gasurkes KIA pada Puskesmas yang jumlah kematian ibu nya lebih dari satu (>1). Jenis dan rancangan penelitian ini deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam. Informan penelitian berjumlah 8 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kesesuaian antara tugas dengan kinerja Gasurkes KIA yang meliputi pendataan dan pendampingan ibu hamil, penyuluhan KIA, pelaporan kematian ibu, pelaporan data secara online, menganalisis kegiatan, pelaporan ibu hamil ke Puskesmas, keikutsertaan kergiatan KIA, serta koordinasi. Kinerja dari Gasurkes KIA sudah dapat dikatakan baik namun belum maksimal. Disarankan agar dapat dilakukan pendokumentasian pada kinerja Gasurkes. Kata Kunci: Evaluasi, Kinerja, Angka Kematian Ibu (AKI), Gasurkes KIA   ABSTRACT Semarang city was fourth in the Province of Central Java in a total number of maternal deaths as 23 cases. Therefore the Semarang City Health Office recruited Gasurkes KIA to collecting the data and mentoring of pregnant women until the puerperium phase was completed. The Gasurkes KIA had a positive impact on reducing maternal mortality in the city of Semarang. However, the performance evaluation of the Gasurkes KIA has not been carried out, so the purpose of the study was to determine the performance evaluation of the Gasurkes KIA in the Primary Health Care with the number of maternal deaths more than one (> 1).The type and design of this research are descriptive qualitative with in-depth interviews. There were 8 research informants selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using interviews and observation. Data were analyzed qualitatively. The results of this study indicate that there is a match between the task and the performance of Gasurkes KIA which includes data collection and mentoring of pregnant women, MCH counseling, maternal mortality reporting, online data reporting, analyzing activities, reporting of pregnant women to Puskesmas, participation in MCH activities, and coordination.The performance of the Gasurkes KIA can be said to be good but not optimum. It is recommended that documentation must be made on the performance of Gasurkes Key Words: Evaluation, Performance, Maternal Mortality Rate (MMR), Gasurkes KIA
Proses Persiapan Akreditasi Puskesmas Kertek II Stevani, Yulia
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24881

Abstract

Abstrak Data dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terjadi penumpukan usulan survei pada triwulan IV. Puskesmas Kertek II merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Wonosobo yang mengajukan usulan tidak sesuai dengan target yang ditetapkan menjadi akhir tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses persiapan akreditasi yang dilakukan Puskesmas Kertek II sehingga Puskesmas tersebut disurvei pada akhir tahun. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 6 informan utama dan 2 informan triangulasi. Hasil penelitian  ini  menunjukkan bahwa terdapat hambatan dalam proses persiapan diantaranya komunikasi tidak berjalan optimal, kurangnya pemahaman, waktu pembuatan dokumen yang tidak konsisten. Sumber daya dilihat dari bangunan gedung yang masih dalam tahap perbaikan, kurangnya sumber daya staf, ketersediaan informasi, serta karakteristik disposisi dari implementor juga tidak sepenuhnya mendukung. Struktur birokrasi telah berjalan dengan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari ketersediaan SOP dan fragmentasi secara fisik namun dalam pelaksanaannya berbeda. Dapat disimpulkan bahwa proses persiapan akreditasi Puskesmas Kertek II sudah berjalan dengan cukup baik, akan tetapi belum sepenuhnya dilakukan dengan optimal. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Akreditasi Puskesmas, Survei Akreditasi   Abstract Data from the First Level Health Facility Accreditation Commission (FKTP) has accumulated a proposed survey in the fourth quarter. Kertek II Primary Health Care is one of the Primary Health Care in Wonosobo District which submits a proposal not in accordance with the target set to end of 2017. This study aims to determine the accreditation preparation process conducted by Kertek II Primary Health Care so this is surveyed at the end of the year. This research approach is qualitative descriptive. Research data was collected through in-depth interviews with 6 main informants and 2 triangulation informants. The results of this study indicate that there are obstacles in the preparation process including communication that is not running optimally, lack of understanding, time for making inconsistent documents. Resources seen from buildings that are still in the repair stage, lack of staff resources, availability of information, and disposition characteristics of the implementor also do not fully support. The bureaucratic structure has run quite well, this can be seen from the availability of SOPs and physical fragmentation, but in different implementation. It can be concluded that the accreditation preparation process of Kertek II Primary Health Care has run quite well, but it has not been fully done optimally Keywords: Policy Implementation, Primary Health Care Accreditation, Accreditation Survey
PENYEDIA LAYANAN TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM INSPEKSI VISUAL DENGAN ASAM ASETAT Indriyani, Santika; Wahyono, Bambang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24936

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Cakupan deteksi dini kanker serviks metode IVA di Kota Semarang masih berada dibawah target. Jumlah wanita usia subur yang melakukan deteksi dini kanker serviks metode IVA tahun 2016 yaitu 580 orang (11,3%), sedangkan target wanita yang harus dicapai yaitu 5.130 orang(30%). Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh faktor penyedia layanan terhadap implementasi program IVA di puskesmas wilayah Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional. Sampel terdiri dari 14 orang petugas pemegang program IVA di puskesmas wilayah Kota Semarang yang telah melaksanakan program IVA, yang diambil dengan teknik total sampling. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p value variabel komunikasi (p=0,580), disposisi/sikap petugas (p=0,027), karakteristik dukungan puskesmas (p=0,505) standar dan sasaran program (p=0,110) dan sumber daya (p=0,023). Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh antara variabel disposisi/sikap petugas dan sumber daya terhadap implementasi program IVA.   Abstract ___________________________________________________________________ Coverage of cervical cancer early detection with IVA method in Semarang was below the target. The number of women in childbearing age who conducted early detection with IVA method in 2016 was 580 women (11.3%), while the target was 5,130 women (30%). This research was conducted in 2018, with the aim to determine the effect of service provider factors on the implementation of the IVA program at Public Health Center in Semarang. The type of this study was analytic observational with cross-sectional study design. The sample consisted of 14 the IVA program holder at Public Health Center in Semarang, which used total sampling techniques. Data collection in this study used interview and documentation. The results showed that p-value of communication (p = 0.580), disposition/attitude of the officer (p = 0.027), characteristics of Public Health Center support (p = 0.505) standards and program objectives (p = 0.110) and resources (p = 0.023). The conclusion of this study, there was an influence between variable disposition/attitude of officers and resources on implementation of the IVA program.
Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Sofiyatun, Vivi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24952

Abstract

ABSTRACT Introduction: the successful implementation of Tuberculosis prevention program is determined by the coverage of case finding rates and the success of the patient's treatment. At the Tlogosari Kulon health center, the number of coverage does not demand target. Purpose: Researchers want to analyze the implementation of Pulmonary Tuberculosis control program at the Tlogosari Kulon health center in 2018. Method: Qualitative research with descriptive design where the informants were selected by purposive sampling technique. Discussion: The lack of staff and facility resources, lack of consistency in communication and programmer commitment to patients that are less able to impede implementation so that they cannot reach the target set. Lack of active case discovery and information transmission that is only carried out between individuals makes the level of public knowledge low. Too loose commitment to patients can reduce treatment success rates. Conclusion: The implementation of the Tuberculosis prevention program at the Tlogosari Kulon health center is good enough but there are several factors that need to be corrected. At sains this reseach add knowledge about implmentation of Tuberculosis prevention program. Keywords: Implementation, Program, Tuberculosis
Faktor Kinerja Puskesmas di Kota Semarang Rubandiyah, HIdayatul Issri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24989

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hasil penilaian kinerja puskesmas Kota Semarang yang dilaksanakan di 37 puskesmas menunjukkan  dalam 3 tahun terakhir yaitu 2014 sampai 2016, sebanyak 10,8 % puskesmas selalu mengalami penurunan rangking kinerja dan 75,6 % dengan rangking kinerja yang fluktuatif serta pada 2016 sebesar 43,2 % puskesmas mengalami penurunan rangking kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kinerja puskesmas di Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh puskesmas di Kota Semarang yang berjumlah 37 puskesmas dengan sampel  ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pelatihan dan pendidikan memiliki (p= 0,007), kondisi lingkungan fisik (p= 0,021), teknologi (p= 0,021), kemampuan SDM (p= 0,002), kepemimpinan (p= 0,018), faktor sarana dan prasarana (p= 0,961) dan ketersediaan dana          (p= 0,995). Simpulan: Faktor pelatihan dan pendidikan, kondisi lingkungan fisik, teknologi, kemampuan SDM dan kepemimpinan memiliki hubungan dengan kinerja puskesmas (p < 0,05). Sedangkan faktor sarana dan prasarana dan ketersediaan dana tidak berhubungan dengan kinerja puskesmas (p > 0,05). Kata Kunci: Faktor Kinerja, Kinerja Puskesmas  
Perencanaan Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan untuk Balita Setiowati, Komala Dewi; Budiono, Irwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.24990

Abstract

ABSTRAK   Puskesmas Tegal Timur merupakan Puskesmas dengan persentase balita kurus terbanyak di Kota Tegal (12,13%) dan meningkat dari tahun sebelumnya (9,13%). Upaya dalam mengatasi masalah tersebut dengan menyelenggarakan PMT Pemulihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kegiatan perencanaan program PMT Pemulihan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan informan secara purposive sampling dengan 4 informan utama 5 orang informan triangulasi. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi dengan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kegiatan perencanaan program PMT Pemulihan untuk balita di wilayah kerja Puskesmas Tegal Timur Kota Tegal cukup baik dan sebagian besar sesuai dengan Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Tahun 2017. Tetapi penentuan balita sasaran yang menggunakan indeks BB/U di bawah -3SD masih kurang sesuai dengan peraturan tersebut yang seharusnya menggunakan indeks BB/TB di bawah -2SD. Saran penelitian  ini adalah untuk memperbarui kebijakan terkait sasaran penerima program PMT Pemulihan dengan indeks BB/TB di bawah -2SD agar sesuai dengan Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Tahun 2017. Kata kunci: Perencanaan, balita kurus, PMT Pemulihan, pemberitahuan

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue