cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
PENGEMBANGAN METODE PELATIHAN DENGAN PROBLEM CARD DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Fitriyani, Iga Nur
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   PIK-Remaja adalah salah satu wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja, mampu memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi. Oleh sebab itu dibutuhkan pemberian pengetahuan pada anggota PIK-Remaja melalui pelatihan dengan Problem Card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian action reseach. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota PIK-remaja. Sampel berjumlah 32 orang. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media problem card dalam pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi dilihat dari hasil analisis McNemar antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Begitupun dengan peningkatan sikap remaja antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Saran yang peneliti rekomendasikan adalah penggunaan problem card sebagai metode pelatihan untuk menarik perhatian dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap  remaja tentang kesehatan reproduksi.Kurikulum materi dikoordinasikan dengan ahlinya, termasuk teknis pelaksanaan pelatihan yang akan digunakan.   Kata Kunci      : Problem Card ,  Kesehatan  Reproduksi
Riwayat Paparan Pestisida dan Kadar Insulin Like Growth Factor I (Igf-1) pada Siswa SD Negeri Dukuhlo 01 Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Hidayah, Nurul
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: One of the areas in the Brebes Regency which as the largest usage of pesticides is the Dukuhlo Village Bulakamba Subdistrict Brebes Regency, because the extent of agricultural land, especially the on shallot. Children living in agricultural regions is one of the populations at risk for experiencing exposure to pesticides with adverse impact in the long term. The objective of this research was of history pesticide exposure with levels of serum Insulin Like Growth Factor I (IGF-1) on students of of public primary school Dukuhlo 01 Bulakamba Subdistrict Brebes Regency. Methods: This research was a cross sectional design, with 48 children. Data obtained from the results of the examination of the levels of Insulin Like Growth Factor I (IGF-1). Results: Results of the study showed that 15 (3.3%) of 48 children positive urine metabolit, and 18 of 48 children which examined the levels of IGF-1 have low (37.5%). The results showed no difference of IGF-1 mean on positive pesticide metabolit in the urine on child with IGF-1 mean on negative pesticide metabolit in the urine on child. Conclusions: The conclusions of this research are proportion on children positive urine metabolit and have a less IGF-1 more high (40%) than proportion on children negative urine metabolit and have a normal IGF-1 of public primary school Dukuhlo 01 Bulakamba Subdistrict Brebes Regency.
PENGARUH MODEL PEER EDUCATION DENGAN METODE STORYTELLING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMILIH MAKANAN JAJANAN Kusumaningtyas, Een
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu faktor yang mempengaruhi anak sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan adalah pengetahuan, di SDN Ngadirgo 03 Mijen ada 38 (58%) siswa  memiliki pengetahuan kurang. Penelitian ini menggabungkan model pendidikan sebaya dengan metode bercerita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari model peer education dengan metode storytelling terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan di SDN Ngadirgo 03 Mijen Kota Semarang. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest design with control grup. Sampel penelitian terdiri dari 55 siswa kelompok eksperimen dan 55 kelompok kontrol. Teknik analisa data menggunakan uji statistik non parametrik Mc Nemar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai P value sebesar 0,001 <0,005 sehingga Ho ditolak, berarti ada pengaruh dari model peer education dengan metode storytelling terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan. Saran sebaiknya sekolah dapat menerapkan metode storytelling, baik sebagai metode pembelajaran maupun pemberian informasi kesehatan kepada siswa. Kata Kunci : Peer education, Storytelling, Pengetahuan, Siswa sekolah dasar, Pemilihan Makanan Jajanan.
KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM PEMILIHAN MAKANAN JAJANAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR Mavidayanti, Hevi
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan laporan tahunan BBPOM Semarang pada tahun 2014 dilakukan pengujian sampling PJAS di 109 SD di Jawa Tengah, PJAS yang tidak memenuhi syarat sebanyak 15%.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan sekolah dalam pemilihan makanan jajanan pada anak sekolah dasar di SDI Al Madina dan SDK Sang Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan informan secara snowball sampling.Informan penelitian yaitu kepala sekolah SDI Al Madina, kepala koperasi SDI Al Madina, guru kelas SDI Al Madina, wali murid SDI Al Madina, sanitarian puskesmas Pegandan, kepala sekolah SDK Sang Timur, petugas UKS SDK Sang Timur, pengelola kantin SDK Sang Timur, wali murid SDK Sang Timur, penjaja makanan jajanan di depan SDK Sang Timur, sanitarian puskesmas Tlogosari Wetan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebijakan pemilihan makanan jajanan di SDI Al Madina lebih konsisten dibandingkan SDK Sang Timur, yaitu meskipun keduanya memiliki kebijakan dalam pemilihan makanan jajanan, tetapi di SDI Al Madina sudah tidak terdapat penjaja makanan di depan sekolah, di SDK Sang Timur masih banyak ditemukan penjaja makanan di depan sekolah.   Kata Kunci    : Anak Sekolah Dasar, Kebijakan Sekolah, Pemilihan Makanan Jajanan
MEDIA BULETIN DAN SENI MURAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG OBESITAS Riswanti, Ika
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan gizi dengan media buletin dan seni mural dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang obesitas di SD Islam Al-Azhar 14 Semarang. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 60 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok, masing-masing berjumlah 20 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, buletin dan seni mural. Hasil uji T Berpasangan dan Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan (p=0,000) pada ketiga kelompok. Dari hasil uji Mann-Whitney terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan antara kelompok I (buletin) dan kontrol (p=0,000) dan antara kelompok II (seni mural) dan kontrol (p=0,000), sedangkan antara kelompok I (buletin) dan II (seni mural) tidak terdapat perbedaan (p=0,879). Simpulan penelitian adalah penyuluhan gizi dengan media buletin dan seni mural efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang obesitas.   Kata Kunci : Buletin; Obesitas; Pengetahuan; Seni Mural
PENGARUH ADVERTENSI DAN PUBLIKASI TERHADAP KETERSERAPAN INFORMASI PADA SOSIALISASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KOTA SEMARANG Wulandari, Respati
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jawa Tengah  bulan April 2014 sebesar 53%. Survey pendahuluan mencatat 92,9% responden belum paham terhadap sosialisasi program JKN,  57% responden belum terdaftar sebagai peserta program JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh advertensi dan publikasi  terhadap keterserapan informasi pada sosialisasi program jaminan kesehatan nasional di kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling  secara probability cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan analisis multivariat antara variabel advertensi  dan publikasi terhadap variabel keterserapan informasi, dengan software SPSS 20. Hasil penelitian  pada tingkat kepercayaan 90% menunjukkan  bahwa advertensi berpengaruh  terhadap keterserapan  informasi  (p=0,058). Demikian juga dengan publikasi berpengaruh terhadap keterserapan informasi ( p=0,002 ). Kata kunci: Advertensi, Publikasi, Keterserapan informasi, Jaminan Kesehatan Nasional.
Hubungan Paparan Pestisida dan Prestasi Belajar Siswa SD di SD Negeri 1 Dukuhlo, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes Yunike, Vina
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background : Organophosphate (OP) pesticides are widely used in agriculture and well-known neurotoxic properties. Previous study at Brebes Region suggested that pesticide exposure as a hipotiroidism risk factor to women at childbearing age and found a fact at Bulakamba District. Average of Elementary Student’s Academic was lower suffer goiter than students wasn’t suffer goiter. The purpose of this study was to identify the relation between pesticide exposure and academic performance in school age students. Methods : Observational study, with cross sectional design, sample size of 48 students. Subjects were interviewed about history of pesticide exposure and internal-external factors that have effect to their academic performance. Pesticide exposure measured by LC/MS-MS tools and got urinary dialkylphosphate (DAP) metabolites pesticide level, and academic performance measured by the student’s score of mid test and final test.  Univariate and bivariate analysis (T-test and Chi-Square) were used to analyze the data. Results: Student proportion with positive DAP metabolites are 31.2% and  negative DAP metabolites are 68.8%.  The data analyze result suggested no significant relationship between pesticide exposure and academic performance (p value range of t-test = 0.396-0.93) and (p value range of Chi-square test = 0.518-1.115). Previous study findings suggested that prenatal exposure to OP pesticides, as measured by urinary DAP metabolites in women during pregnancy, was associated with poorer cognitive abilities in children at 7 years of age. However, DAP concentrations during childhood were not associated with their cognitive scores. Conclusions: Students are exposed pesticides (positive) as many as 15 respondents (31.2%) were detected through examination of pesticide metabolites in urine sample (exposure to lowest levels) Me-research results showed no significant relationship between exposure to pesticides and academic achievement, with a p-value range t-test (.396-.939) and range p-value of Chi-square (0.597 to 1.000). Keywords: Pesticides, Organophosphate, Academic Performance, Urinary DAP Metabolites
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK MENSTRUAL HYGIENE GENITALIA PADA SISWI SMPLB TUNAGRAHITA DI KOTA SEMARANG TAHUN 2015 Yusuf, Dina Fikriyana
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Remaja tunagrahita tidak memahami perubahan yang terjadi dalam dirinya, karena keterbatasan kemampuan berpikir dan kurang informasi. Sehingga praktik menstrual hygiene genitalia remaja tunagrahita kurang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan praktik menstrual hygiene genitalia pada siswi SMPLB tunagrahita di Kota Semarang. Metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 46 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan praktik menstrual hygiene genitalia pada siswi SMPLB tunagrahita di Kota Semarang adalah pengetahuan (p = 0,021), sikap (p = 0,018), dukungan orang tua (p = 0,041), dan akses informasi (p = 0,009). Sementara itu tidak ada hubungan antara faktor dukungan guru (p = 0,988) dan dukungan teman (p = 1,000). Saran yang diberikan adalah meningkatkan komunikasi kepada remaja tunagrahita tentang mentruasi dan menstrual hygiene genitalia. Kata Kunci : Menstruasi, Menstrual Hygiene, Remaja, Tunagrahita.
Keefektifan Permainan SHART JOURNEY dalam Meningkatkan Pengetahuan HIV/AIDS pada Remaja Resosialisiasi Argorejo Afifah, Asni
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan mengenai pengetahuan HIV/AIDS di RW 3 dan 4 Kalibanteng Kulon menyimpulkan bahwa hanya 5,4% (2 responden) berpengetahuan baik, 35,2% (13 responden) cukup, 51,4% (19 responden) kurang, serta 5,4% (2 responden) tidak baik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh SHART JOURNEY terhadap peningkatan pengetahuan. Jenis penelitian adalah Quasi Experiment dengan pretest-postest with control group. Populasi 128 orang, yaitu remaja usia 12-21 tahun. Dengan purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 24 pada tiap kelompok. Kelompok eksperimen diberikan penyuluhan dengan permainan SHART JOURNEY, sedangkan kontrol menggunakan powerpoint. Analisis data menggunakan uji T berpasangan, Uji Wilcoxon, dan Uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis Uji Mann-Whitney, didapatkan nilai p=0,001 (p<0,05). Hal ini berarti terdapat perbedaan persentase pengetahuan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kesimpulannya yaitu SHART JOURNEY efektif untuk meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS. Saran yang diajukan kepada pihak yang akan memberikan penyuluhan yaitu dengan menggunakan media permainan sehingga mampu meningkatkan pengetahuan remaja.
SKRINING KELAINAN REFRAKSI MATA PADA SISWA SEKOLAH DASAR MENURUT TANDA DAN GEJALA Fauzi, Lukman
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skrining gangguan penglihatan (visus) dimaksudkan untuk mencegah kejadian gangguan ketajaman penglihatan yang lebih serius pada populasi risiko tinggi. Tujun skrining ini adalah mengetahui prevalensi kelainan refraksi mata dan validitas alat-alat skrining dengan membandingkan antara gold standard dengan gejala dan tanda yang dirasakan responden. Populasi skrining adalah semua anak dengan usia 6 – 11 tahun (usia sekolah dasar) yang bersekolah di Kecamatan Turi dan belum pernah didagnosis mengalami kelainan refraksi mata yang ditandai dengan sedang atau pernah memakai kacamata. Penegakan diagnosis dilakukan dengan gold standard pemeriksaan mata responden dengan alat Optotipe Snellen dan lensa coba yang dilakukan oleh dokter spesialis mata. Gejala tunggal mata cepat lelah mempunyai sensitivitas terbesar (77,05%), gejala tunggal bentuk benda berubah mempunyai nilai spesivisitas tertinggi (98,04%), gejala tunggal nyeri mata memiliki nilai duga positif tertinggi (31,96%), dan gejala tunggal mata cepat lelah memiliki nilai duga negatif tertinggi (99,05%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi kelainan refraksi mata di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman sebesar 2,32%. Alat skrining yang mempunyai validitas tinggi adalah gejala tunggal mata cepat lelah, gejala kombinasi mata cepat lelah dan bentuk benda berubah, gejala kombinasi nyeri mata dan bentuk benda berubah, serta gejala kombinasi mata cepat lelah dan sakit kepala.   Kata Kunci: Skrining, kelainan refraksi mata, validitas