cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN PENGASUH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KELURAHAN BANDARHARJO Wahyu lestari, Dyah Ragil
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.13867

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita. Diare menjadi sepuluh besar penyakit yang terdapat di Puskesmas Bandarharjo, pada tahun 2013 terdapat 429 kasus, tahun 2013 terdapat 566 kasus diare balita dan tahun 2015 terdapat 598 kasus diare balita. Kelurahan Bandarharjo merupakan wilayah dengan angka kejadian diare balita terbanyak di banding dengan tiga kelurahan lain yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Pada tahun 2014 terdapat 239 kajadian diare pada balita, dan pada 2015 terdapat 303 kasus diare balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan kebiasaan mencuci tangan pengasuh dengan kejadian diare pada balita di kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita (1-4 tahun) di wilayah kelurahan Bandarharjo. Sampel pada penelitian ini adalah balita yang pernah menderita diare pada tahun 2015. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling yaitu sebanyak 70 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji chi square dengan α = 0,05) dan menghitung Prevalance Risk (PR). Hasil penelitian yaitu ada hubungan signifikansi antara pengetahuan (ρ = 0,002), kebiasaan mencuci tangan pengasuh setelah buang air besar (p = 0,016), kebasaan cuci tangan sebelum menyiapkan alat makan (p = 0,000), dan kebiasaan cuci tangan sebelum memberi makan (p = 0,001) dengan kejadian diare pada balita
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRAKTIK IBU TENTANG PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Mahmudah, Mahmudah; Fibriana, Arulita Ika
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.14068

Abstract

Breast cancer now still as a big problem in world or Indonesia. Morbidity rate and mortality rate are increase. Breast cancer incidence in Pemalang city in 2014 was 247 cases increased 273 in 2015, in Mulyoharjo health center own well acquired cases of cancer by as much as 61 cases. The purpose of this study was to determinane differences in knowledge, attitudes and practice among mother about breast cancer prevention before and after health volunteers empowerment. This research is quasy eksperiment. With delightful pretest-posttest control group design. The technique of using purposive sampling. Samples consisting 0f 30 people group of 30 people group of experimentation and 30 people the control group. Instrument research using a questionnaire knowledge, attitude and practice about breast cancer prevention. The independent variable was health volunteers empowerment, the dependent variable was knowledge, attitude and practice about breast cancer prevention. The analysis used in this research were Mc Nemar and chi square. The result showed knowledge about breast cancer prevention of each group was different significantly (p=0,024), attitude about breast cancer prevention of each group was no difference (p=1,000), and practice about breast cancer prevention of each group was different significantly (p=0,041). The conclusion of this research is health volunteers empowerment influential in increasing the konowledge and practice in the prevention of breast cancercompared with those who do not health volunteers empowerment. Keywords : Breast Cancer, Knowledge, Attitude, Practice, Health volunteers empowerment. Literature : 41 (2001-2015).
Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan dengan Media Kalender “PINTARE” (Pintar Atasi Diare) dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Tatalaksana Diare Balita Usia 1-4 Tahun (Studi Kasus di Wilayah Posyandu Desa Growong Lor Kecamatan -, Fahrunnisa
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.14121

Abstract

Central Java is one of the provinces with a toddler diarrhea outbreaks in 2014 with 35 cases, one of them died. Central Java province each year, an average is above 40%. Scope discovery and treatment of diarrhea in Central Java province in 2015 amounted to 57.9%. Pati Regency found the incidence of diarrhea in children under five is high enough. According to the data of Central Java province in 2014 ranked Pati regency had diarrhea for 18 of the 35 counties and cities in Central Java. This study aims to provide health education and increasing knowledge and skills of mothers and children against diarrheal diseases with the media calendar. This research is a Quasi Experiment design with non-equivalent control group design. Samples in this study of 40 people, with 20 as the experimental samples and 20 as a control sample. The analysis is the analysis of univariate and bivariate analysis which using mc-Nemar test and Chi square test. The results showed that; 1) there is a significant difference in the mother's knowledge regarding the treatment of diarrhea among children aged 1-4 years were given health education with the calendar media and without media calendar (p = 0.011, α = 0.05), 2) there is a difference meaningful skills of mothers about the treatment of diarrhea among children aged 1-4 years were given health education with the calendar media and without media calendar (p = 0.010, α = 0.05). Based on these results it can be concluded that health education is effective in increasing knowledge and skills about the treatment of diarrhea mothers of children aged 1-4 years. Keywords : Health Education, Knowledge, Skills, Diarrhea
PERILAKU SEKS BEBAS PADA ANGGTA CLUB MOTOR X KOTA SEMARANG TAHUN 2017 Rahadi, Dewi Sartika; Indarjo, Sofwan
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.14170

Abstract

Latar Belakang: Seks bebas merupakan hubungan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa ikatan perkawinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenomena perilaku seks bebas berdasarkan pada faktor menurut Snehandu B.Kar: behaviour intention, social-support, accessebility of information, personal autonomy, dan action situation. Metode: Penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengambilan informan secara snowball sampling, dengan enam informan utama dan enam informan triangulasi. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam kemudian analisis data deskriptif. Hasil: Menunjukkan bahwa perilaku seks informan adalah perilaku seks bebas pernah melakukan kissing, necking, petting, hingga intercourse yang dilakukan dengan pasangan kekasih dan dengan pekerja seksual. Simpulan: Perilaku seksual informan dipengaruhi oleh behaviour intention, social-support, accessebility of information, personal autonomy, dan action situation. Saran kepada pasangan informan yaitu diharapkan untuk menjalin komunikasi lebih intensif terhadap pasangannya sehingga dapat mengendalikan untuk tidak berperilaku seks bebas dan diharapkan untuk menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual sebagai upaya pencegahan penyakit menular seksual (PMS).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM PENGELOLAAN DIET PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KOTA SEMARANG Hestiana, Dita Wahyu
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.14448

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan DM tipe 2 meliputi perencanaan makan atau diet, aktivitas fisik, kontrol gula darah, dan minum obat. Prevalensi kasus DM tipe 2 mencapai 85-90%. Di Puskesmas Tlogosari Wetan, kasus DM tipe 2 menduduki 5 besar kasus tertinggi di Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan populasi seluruh penderita DM tipe 2 tahun 2016 (1 Juli – 31 Desember) dan besar sampel adalah 57 responden. Pengukuran pengelolaan diet dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara umur (p<0,01), jenis kelamin (p< 0,01), dan peran keluarga (p: <0,01) dengan kepatuhan dalam pengelolaan diet DM tipe 2. Tidak terdapat hubungan antara pendidikan (p: 0,44), pekerjaan (p: 0,7), pengetahuan (p: 0,42), dan peran petugas kesehatan (p: 0,7). Simpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam pengelolaan diet DM tipe 2 adalah umur, jenis kelamin, dan peran keluarga.
Efektivitas Cepat Tensi (Cegah dan Pantau Hipertensi) terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Wanita Menopause Saputri, Arlita; Rahayu, Sri Ratna
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.15689

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi yang tinggi di Indonesia merupakan masalah kesehatan, yaitu sebesar 25,8%. Pada usia pertengahan dan lebih tua, insiden hipertensi pada wanita akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas buku saku CePat Tensi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah wanita menopause anggota posyandu lansia Kelurahan Tlogosari Wetan. Pada penelitian ini digunakan total sampling. Jumlah responden kelompok eksperimen adalah 22 dan kelompok kontrol 22 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Wilcoxon). Hasil: hasil penelitian menunjukkan post-test pada kedua variabel kelompok eksperimen dan kontrol adalah 0,0001 (p (0,0001) < 0,05), maka pemberian media buku saku cepat tensi mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap penyakit hipertensi pada wanita menopause. Simpulan: Pemberian media buku saku cepat tensi mampu meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap terhadap penyakit hipertensi pada wanita menopause.
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEAMANAN PANGAN DENGAN PERILAKU PENJAJA MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR Sari, Mustika Himata
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.16916

Abstract

Latar Belakang: Penanganan dan pengolahan makanan jajanan yang tidak hygienis dan tidak sesuai dengan ketentuan dapat menyebabkan penyakit akibat makanan (foodborne disease) dan diare karena cemaran air (waterborne disease). Hal ini terjadi karena adanya kontaminasi silang (cross contamination) maupun kontaminasi ulang (recontamination) yang terjadi setelah pemasakan. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penjaja makanan jajanan anak sekolah berjumlah 142 orang. Sampel berjumlah 58 penjaja makanan jajanan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara perilaku penjaja makanan JAS dengan pengetahuan keamanan pangan (p value (0,025) < α (0,05)), dan dengan sikap keamanan pangan (p value (0,036) < α (0,05)). Simpulan: Perilaku penjaja makanan jajanan anak sekolah dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap keamanan pangan yang dimiliki penjaja makanan jajanan.
KARAKTERISTIK DAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH PENDERITA LEPTOSPIROSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEGANDAN KOTA SEMARANG Prihantoro, Teguh; Siwiendrayanti, Arum
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.17187

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri patogen yang disebut Leptospira dan ditularkan dari hewan kepada manusia (zoonosis). Jawa Tengah terjadi kenaikan jumlah kasus selama 5 tahun terakhir dengan tingkat kejadian tertinggi di Kota Semarang dengan 56 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kondisi lingkungan rumah penderita leptospirosis di wilayah kerja Puskesmas Pegandan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah semua warga penderita leptospirosis dan terlaporkan di Puskesmas Pegandan Kota Semarang. Data diperoleh dari observasi dan wawancara dengan masyarakat kemudian dianalisis univariat. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita laki-laki (80%), berusia >40 tahun (70%), berpendidikan rendah (60%), dan memiliki pekerjaan tidak berisiko (100%). Kondisi lingkungan rumah penderita yang tidak mengalami banjir ±3 minggu sebelum sakit (60%), selokan buruk (100%), terdapat tikus (100%), rumah berjarak ≤ 500 m terhadap TPS (90%). Simpulan: Sebagian besar penderita laki-laki, berusia >40 tahun, berpendidikan rendah, memiliki pekerjaan tidak berisiko. Gambaran lingkungan sebagian besar tidak mengalami banjir ±3 minggu sebelum sakit, memiliki selokan buruk, terdapat tikus, berjarak <500 meter terhadap TPS.
PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PSN DBD Baitipur, Listya Nisa; Widraswara, Rudatin
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.17444

Abstract

Latar Belakang: Incidence Rate kejadian DBD di kota tegal sebesar 53.02 per 100.000 penduduk, angka ini sangat jauh dari target Jawa Tengah sebesar kurang dari 20 per 100.000 penduduk. Kurangnya pengetahuan dan praktik tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) merupakan faktor risiko terjadinya DBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan pengetahuan dan praktik tentang PSN dengan dan tanpa pemutaran media audio visual (video).Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kontrol. Responden dalam penelitian ini adalah warga Debong Tengah, Tegal yang berjumlah 60 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney.Hasil: Nilai p pada selisih nilai pretest dan posstest pengetahuan dan praktik pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah 0,02 dan 0,03. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan dan praktik tentang PSN.Simpulan: Pendidikan kesehatan dengan pemutaran media audio visual tentang PSN efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik PSN DBD pada keluarga
PENGEMBANGAN MODEL JUMANTIK BERGILIR BERBASIS DASA WISMA DAN PENGARUHNYA TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK Hartiyanti, Tri; Raharjo, Bambang Budi
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.17569

Abstract

Latar Belakang: Penyakit DBD telah menjadi masalah kesehatan masyarakat selama 41 tahun terakhir di Indonesia. Case Fatality Rate DBD di Jawa Tengah selama lima tahun terakhir selalu mengalami peningkatan. Kelurahan Mangunjiwan merupakan salah satu wilayah endemis dengan incidence rate DBD tertinggi di Kecamatan Demak Kota. Angka Bebas Jentik (ABJ) di Kelurahan Mangunjiwan adalah 31% masih sangat jauh dari target nasional yaitu ≥ 95%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan angka bebas jentik (ABJ) antara sebelum dan sesudah penerapan model jumantik bergilir berbasis dasawisma.Metode: Jenis penelitian ini adalah eskperimen semu dengan pendekatan Research and Development, dengan 80 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis analisis bivariat dengan uji McNemar.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai p < 0,01. Hal ini menunjukan adanya perbedaan ABJ sebelum dan sesudah penerapan model jumantik bergilir berbasis dasawisma.Simpulan: Penerapan model juamantik bergilir berbasis dasawisma dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) di Kelurahan Mangunjiwan Demak.