cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
Sebab Tradisi Yaqowiyu Tetap Bertahan Pada Masyarakat Di Desa Jatinom Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 11 No 2 (2022): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai alasan yang menjadikan tradisi yaqowiyyu pada masyarakat Desa Jatinom yang terus bertahan hingga saat ini sebagai bentuk penghormatan kepada Kiai Ageng Gribig atas jasanya yang telah mendakwahkan ajaran islam di Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan dengan teknik triangulasi sumber. Tahap analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan oleh Miles & Huberman. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori struktural fungsional Robert K Merton. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi yaqowiyu terus bertahan hingga sekarang terhadap masyarakat dan budaya adalah karena masyarakat percaya tradisi yaqowiyyu dapat membawa keberkahan terhadap kehidupan dan kemajuan desa Jatinom, Klaten.
Analisis Realitas Penderita Gangguan dan Permasalahan Kesehatan Jiwa (Studi pada Mahasiswa Universitas Negeri Semarang
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 11 No 2 (2022): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan suatu studi yang berkenaan dengan tingkat kesejahteraan individu dalam aspek psikologis. Gangguan dan permasalahan kesehatan jiwa pada remaja timbul dikarenakan pelbagai unsur yang membentuk suatu realitas di sekitar individu. Kondisi gangguan dan permasalahan kesehatan jiwa berdampak pada seluruh lini kehidupan pada penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan realitas pada mahasiswa penderita gangguan dan permasalahan kesehatan jiwa. Penelitian ini merupakan riset lapangan yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga realitas pada mahasiswa penderita gangguan dan permasalahan kesehatan jiwa yaitu realitas individu, sosial, dan lingkungan fisik. Realitas individu pada mahasiswa penderita terdiri dari kenyataan psikologis dan biologis. Realitas sosial terdiri dari keluarga, institusi, dan jejaring sosial. Kemudian pada realitas lingkungan fisik terdapat kampus dan tempat tinggal sebagai lingkungan yang menjadi bagian dari realitas mahasiswa penderita. Penelitian ini bermanfaat sebagai referensi kajian antropologi kesehatan dan sebagai kajian realitas sistem medis Arthur Kleinman.
Pewarisan Pengetahuan Sebagai Upaya Dalam Mempertahankan Usaha Keluarga Di Era Globalisasi (Studi Pada Keluarga Pande Wesi di Desa Sendangharjo Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan)
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 11 No 2 (2022): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi membawa pengaruh terhadap segala aspek kehidupan manusia tidak terkecuali pada usaha pandai besi yang jumlahnya mengalami penurunan akibat persaingan global. Kendati demikian, masih terdapat beberapa keluarga pandai besi yang bertahan sampai saat ini dengan melakukan pewarisan pengetahuan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pewarisan pengetahuan yang dilakukan oleh keluarga pande wesi sebagai upaya dalam mempertahankan usaha keluarga di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diketahui bahwa ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, keterbatasan kemampuan ekonomi, peluang usaha pandai besi, dan melanjutkan usaha orang tua menjadi faktor yang melatar belakangi beberapa keluarga di Desa Sendangharjo memilih menjadi pandai besi. Proses belajar yang dialami pandai besi meliputi internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi. Tantangan yang dihadapi keluarga pandai besi dalam proses pewarisan pengetahuan di era globalisasi adalah: krisis regenerasi, persaingan global, dan penurunan jumlah konsumen. Adapun strategi yang dilakukan yaitu: melibatkan anak dalam proses produksi, mempertahankan kualitas dengan branding produk, pemanfaatan teknologi untuk menunjang produksi pandai besi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa globalisasi memberikan dampak terhadap proses pewarisan pengetahuan pada keluarga pandai besi di Desa Sendangharjo. Oleh sebab itu, mereka melakukan suatu strategi sehingga pengetahuan tersebut dapat diterima generasi penerus dan siap meneruskan usaha keluarga.
Relasi Sosial Ekonomi Pedagang Dengan Mbatak Dalam Sistem Ekonomi Pedesaan
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 11 No 2 (2022): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai relasi sosial ekonomi antara pedagang dengan Mbatak di Pasar Jatisrono. Mbatak merupakan pemberi kredit uang pendatang, sedangkan sasaran nasabahnya adalah pedagang Jawa. Permasalahan yang dikaji mencakup adanya penyebab pedagang menggunakan jasa Mbatak, dan bentuk relasi sosial ekonomi antara pedagang dengan Mbatak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di Pasar Jatisrono karena banyak ditemukan relasi sosial ekonomi antara pedagang dengan Mbatak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pilihan rasional dari Friedman dan Hecter dan konsep keterlekatan dari Granovetter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pedagang menggunakan jasa Mbatak, disebabkan karena banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan tersebut meliputi membayar listrik, membayar biaya anak sekolah, memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk membayar angsuran hutang di bank seperti bank resmi dan bank plecit. Selain itu juga digunakan untuk mendatangi acara hajatan. Relasi sosial ekonomi antara pedagang dengan Mbatak dalam penelitian ini yaitu keduanya sama-sama membutuhkan. Relasi yang mereka jalin tidak selalu baik, karena ada beberapa pedagang yang tidak menjaga kepercayaan Mbatak dengan terlambat mengangsur bahkan kabur tidak membayar hutang. Bagi mereka yang menjalin relasi dengan baik, relasi tidak hanya sebatas dalam hal ekonomi, namun mengarah pada relasi sosial.
Implementasi Pendidikan Multikultural Pada Sekolah Islam Negeri Di Kota Wali
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 11 No 1 (2022): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi dan implementasi pendidikan mutikultural pada sekolah Islam di Demak ‘Kota Wali’. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Demak. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konstruksi pendidikan multikultural di Madrasah Aliyah Negeri Demak ditekankan pada internalisasi nilai terutama oleh pendidik kepada peserta didik terkait pendidikan islam melalui aktivitas di dalam dan luar pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang dan karakteristik dari kultur masyarakat Demak, (2) implementasi pendidikan multikultural pada Madrasah Aliyah Negeri Demak tercermin pada sikap dan perilaku peserta didik di lingkungan tempat tinggal melalui kegiatan-kegiatan positif, dan (3) penerapan nilai-nilai multikultural di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Demak dikontrrol dan didukung oleh seluruh komponen mulai dari karyawan, guru-guru, dan wali peserta didik serta para siswa sendiri. Dengan upaya tersebut pembelajaran agar dapat dimaksimalkan dengan baik.
Implementasi Program Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Taman Kota Madiun Isyabillilah, Exzax; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71445

Abstract

Pembentukan LPMK dilatarbelakangi oleh adanya berbagai potensi sumberdaya yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai upaya pembangunan sumberdaya manusia. Dengan adanya lembaga yang dapat digunakan dalam menampung aspirasi masyarakat pada lingkup terkecil yaitu Kelurahan, maka pembangunan sumberdaya manusia dapat dilakukan secara merata dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) mengetahui program kerja LPMK dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Taman, Kota Madiun. 2) mengetahui implementasi pelaksanaan program dan fungsi LPMK sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Taman, Kota Madiun. 3) mengetahui efektivitas pelaksanaan program kerja LPMK terhadap kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Taman, Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Program kerja yang telah dibuat dibagi menjadi tiga bidang yaitu bidang ekonomi dan pembangunan, bidang pendidikan pelatihan sosial masyarakat dan bidang sosial budaya, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. 2) Implementasi dan pelaksanaan program dan fungsi LPMK dilaksanakan dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat namun dalam melaksanakan program kerja terdapat beberapa kendala yang dialami. 3) efektivitas pelaksanaan program kerja LPMK kurang dapat dilaksanakan secara optimal karena terdapat beberapa kendala yang dialami dan juga terdapat beberapa program kerja yang dirasakan kurang oleh masyarakat.
Penerapan Teknologi Pertanian Pada Pengelolaan Pertanian Sub Sektor Tanaman Pangan di Desa Karangtalun Kidul Banyumas Fitrianingsih, Fitrianingsih; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71446

Abstract

Pertanian sub sektor tanaman pangan dikelola petani di Desa Karangtalun Kidul dengan cara tradisional yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga kerja, pembiayaan produksi yang tinggi dan dengan produktivitas yang terbatas. Pengelolaan tradisional menempatkan petani dalam dua pilihan yaitu menerapkan teknologi sebagai upaya meningkatkan pertaniannya atau mempertahankan pertanian tradisional dengan jaminan keamanan dan kestabilan hasil pertanian. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Penerapan teknologi pertanian diwujudkan dalam penerapan varietas benih unggul dan sistem tanam jajar legowo menjadi upaya meningkatkan hasil pertanian (intensifikasi), penerapan alat mesin pertanian menjadi upaya mengatasi permasalahan tenaga kerja, pembiayaan tinggi dan meningkatkan kualitas, kuantitas serta kapasitas pertanian padi.
Peranan Orang Tua Anak Tunanetra Berdasarkan Status Sosial dalam Mengembangkan Potensi Anak Cahyani, Cincin Aprilia; Fajar, Fajar
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71447

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi adanya anak yang dilahirkan setiap orang tua tidak semua dalam kondisi sempurna, terdapat anak yang dilahirkan memiliki keterbatasan disebut sebagai anak berkebutuhan khusus, seperti anak tunanetra. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui latar belakang status sosial orang tua anak tunanetra, (2) mengetahui peranan orang tua dalam mengembangkan potensi anak tunanetra. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif (Studi Kasus). Lokasi penelitian berada di SLB Negeri Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik pengumplan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 14 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) Orang tua anak tunanetra di SD SLB Negeri Sragen ada 3 orang tua yaitu orang tua berlatar belakang status sosial tinggi, menengah, dan rendah. Latar belakang orang tua anak tunanetra ditentukan berdasarkan pada indikator tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. (2) Peranan orang tua dapat dilihat pada peranan yang dijalankan orang tua di rumah, sekolah, dan masyarakat. Peranan yang dilakukan orang tua dapat mengarahkan anak tunanetra dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
Parhata sebagai Punguan Mahasiswa Batak Perantauan dalam Pelestarian Budaya Batak di Semarang Rajagukguk, Gaby Lasmaria; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71450

Abstract

Kota Semarang dikenal sebagai kota yang memiliki keberagaman etnis karena adanya interaksi sosial antara masyarakat asli dengan masyarakat pendatang dari berbagai daerah. Masyarakat pendatang yang berada di Kota Semarang salah satunya adalah para mahasiswa Batak perantau. Salah satu punguan Batak di Semarang adalah Parsadaan Mahasiswa Batak (Parhata) yang memiliki tujuan dalam pelestarian budaya Batak di Semarang. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui aktivitas-aktivitas yang dilakukan Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang dan untuk mengetahui fungsi Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang. Penelitian ini menggunakan konsep lembaga sosial, konsep pelestaraian budaya, dan teori fungsionalisme struktrural Merton. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sejumlah aktivitas yang dilakukan Parhata dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu aktivitas formal dan informal. Fungsi Parhata dalam melakukan pelestarian budaya Batak di Semarang seperti fungsi manifes dan fungsi laten. Simpulan dalam penelitian ini bahwa berbagai aktivitas yang dilakukan ditujukan untuk menciptakan rasa pelepas rindu terhadap kampung halaman Batak, mempererat solidaritas antaranggota, dan meningkatkan pemahaman budaya Batak pada generasi muda. Adanya fungsi manifes dan fungsi laten pada upaya Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang memiliki hubungan yang salin menguatkan satu sama lain.
Penanaman Nilai Karakter Keagamaan Pada Siswa RA Mafatihul Huda, Purworejo, Kudus Fairuz Syifa, Ghina Khalda Nabil; Alimi, Moh. Yasir
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71451

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter dimasa sekarang menjadi masalah utama yang perlu diselesaikan agar tidak semakin meluas. Pergaulan bebas, pemerkosaan, LGBT, pencabulan serta pedofilia pada anak dibawah umur merupakan bukti nyata merosotnya moral karakter dimasa sekarang. Peran serta sekolah sebagai lembaga formal menjadi nilai dorong yang perlu sangat didukung untuk menanamkan nilai-nilai karakter agama. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses dalam penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa, memaparkan metode-metode penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai-nilai karakter keagamaan yang ditanamkan RA Mafatihul Huda menganut dasar kurikulum KTSP, meliputi nilai ketuhanan, rasa bersyukur, sopan santun, dan berperilaku jujur, dalam proses penanaman nilai keagamaan di RA Mafatihul Huda dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, yang terakhir faktor pendukung lancarnya proses penanaman nilai keagamaan pada anak adalah faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor lingkungan. Lingkungan berperan penting dalam proses terbentuknya karakter seorang anak. Lingkungan yang baik membentuk anak dengan kepribadian yang baik.