cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 1 (2014)" : 15 Documents clear
MENINGKATKAN NILAI AFEKTIF DAN HASIL BELAJAR MATERI NATURAL PHENOMENA MELALUI MODEL SCIENTIFIC INQUIRY Kartika, Aprilia Indra; Pukan, Krispinus Kedati; Mustikaningtyas, Dewi
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Application measures of inquiry conducted by teachers who do not meet the basic standards, so that students have trouble doing scientific work skills well. Teachers had not found the right method for learning the material Natural Phenomena. In addition, teachers do not monitor students affective value in a sustainable manner, while the affective value determines the success of student learning. This study aimed to analyze the application of scientific inquiry teaching model can improve student affective value and learning outcomes class VII in SMP N 2 Semarang. This research was classroom action research which consisted of 3 cycles of learning. The sample in this research were class VII D and VII E. Results of the analysis of students affective learning value showed the average scientific interests and attitudes of students  in learning increases in each cycle. Average learning outcomes student of class VII D and VII E on the first cycle of 46,32; second cycle of 49,63; and the third cycle 82,81. Conclusions from this research was the application of scientific inquiry teaching model can increase the value of affective and cognitive learning outcomes matter Natural Phenomena class VII D and E in the Junior High School 2 Semarang Penerapan langkah-langkah inkuiri yang dilakukan oleh guru tidak memenuhi standar yang baku, sehingga siswa kesulitan melakukan ketrampilan bekerja ilmiah dengan baik. Guru belum menemukan metode yang tepat untuk pembelajaran materi Natural Phenomena. Selain itu, guru belum memantau nilai afektif siswa secara berkelanjutan, sedangkan nilai afektif menentukan keberhasilan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah analisis penerapan model pembelajaran scientific inquiry untuk meningkatkan kemampuan afektif dan hasil belajar siswa kelas VII di SMP N 2 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan kolaborasi antara guru dengan mahasiswa yang terdiri dari 3 siklus pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII D dan VII E. Hasil analisis nilai afektif siswa terhadap pembelajaran menunjukkan rata-rata minat dan sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran meningkat di setiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa kelas VII D dan VII E pada siklus I sebesar 46,32; siklus II 49,63; dan siklus III 82,81.  Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran scientific inquiry dapat meningkatkan nilai afektif dan hasil belajar kognitif materi Natural Phenomena siswa kelas VII D dan E di SMP Negeri 2 Semarang.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN Nurhidayah, Tri; Rahayu, Enni Suwarsi; T.Martuti, Nana Kariada
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preliminary results showedthatduringtheworksheets thatenablestudentsto uselessandlessaboutstudentsusing the environmentas a learning resource. Research& development isdescribingworksheetsusedinSMP Negeri23Purworejo, developexistingworksheets, andmeasure the validity, effectiveness, andapplicability. worksheets characteristicsof the developmentusing theenvironmentas a learning resourcematerialsthat supportenvironmental management, containsactivities thatcan improvelearning outcomes, activities, processesandskills, as well asphysicallysuperiorthan thepreviousworksheets. worksheets developmentresultsandtheir validitytestedexpressedveryvalidbytwoexpertswith84% and effectivedevelopmentresultsare shownwith94% of studentspass the study, 100% of studentsactiveandveryactive, studentsareskilledand highlyskilled98.96%. Teachersandstudentsrespondverywell to theapplication ofthe results ofthe development of worksheets. Based on theresults ofthe studyconcludedthatbiologyworksheetswithguided inquiryapproachvalid, effective, andcan beappliedas amedium of learning.Penelitian awal menunjukkan bahwa Lembar Kerja Siswa yang selama ini digunakan kurang mengaktifkan siswa dan kurang memanfaatkan lingkungan sekitar siswa sebagai sumber belajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendiskripsikan Lembar Kerja Siswa yang digunakan di SMP Negeri 23 Purworejo, mengembangkan, dan mengukur validitas, efektivitas, serta keterterapan. Karakteristik Lembar Kerja Siswa hasil pengembangan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar yang mendukung materi pengelolaan lingkungan, berisikan kegiatan yang mampu meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan keterampilan proses, serta lebih unggul secara fisik. Lembar Kerja Siswa hasil pengembangan diuji validitasnya dan dinyatakan sangat valid oleh kedua pakar dengan hasil penilaian 84% dan  siswa tuntas belajar ditunjukkan dengan 94%, 100% siswa aktif dan sangat aktif, siswa terampil dan sangat terampil 98,96%. Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian Lembar Kerja Siswa dengan pendekatan inkuiri terbimbing valid, efektif, dan dapat diterapkan sebagai media pembelajaran.
ANALISIS BUTIR SOAL OLIMPIADE BIOLOGI SMA TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2013 Nurinda, Sindy; Rudyatmi, Ely; Ridlo, Saiful
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to describe the test items quality of Regency Biology Olympiad for SMA 2013 in Pacitan, Ponorogo, and Trenggalek regency. The quantitative data are difficulty level, discrimination index, distractor effectiveness, validity and reliability of test items. The qualitative data includes the appropriate test items viewed from the material, construction, and language. The research result shows that 32,5% items test have good quality quantitatively and qualitatively, 8% items test have good qualitity quantitatively but not qualitatively, 23,3% item test have good quality qualitatively but not quantitatively and 63,8 items test not good.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas butir soal olimpiade biologi SMA tingkat kabupaten tahun 2013 di kabupaten Pacitan, Ponorogo dan Trenggalek. Data kuantitatif berupa tingkat kesukaran, daya pembeda, efektivitas distraktor, validitas dan reliabilitas soal. Data kualitatif penelitian berupa kesesuaian soal dari segi materi, konstruksi dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan 32,5% soal sudah berkualitas baik secara kuantitatif maupun kualitatif, 8% soal baik secara kuantitatif tetapi tidak baik secara kualitatif, 23,3% soal baik secara kualitatif tetapi tidak baik secara kuantitatif dan 63,8% soal masih jelek.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI KLASIFIKASI HEWAN SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI SMP Yusriya, Arina; Santosa, Kukuh; Priyono, Bambang
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Video can be use as biology learning material supplement for animal classification that have an unprecise concept. This study aims to develop and assess the feasibility of animal classification video as biology learning material supplement for SMP. The study is Research and Development (R&D), the steps are potency and problem identification, data collection, product design (video), video evaluation and revision, limited trial and revision, wide-scale trial and revision, final production. In limited trial using VII D class which amounts to 30 students and wide-scale trial using VII A and VII E class which amounts 60 students. The datas of this study are determined from the evaluation of video by medium and material validator, teacher and students responses, and student learning outcomes. Video evaluation by medium and material validator gets average score 93,75% (very good). Students give positive responses, it shows by 86,7% of students give very good responses and 5% of students give good responses. Teacher also give positive response about video using in learning. Student’s completeness learning outcomes with the score ≥82 in VII A class reached 86,67% and 90% in VII E class. The conclusion of this study are animal classification video is developed with some steps and it suitable to be used as biology learning material supplement for SMP.Video pembelajaran dapat digunakan sebagai suplemen bahan ajar biologi materi klasifikasi hewan yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kelayakan video pembelajaran materi klasifikasi hewan sebagai suplemen bahan ajar biologi SMP. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang melalui tahapan identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk (video), validasi video dan revisi, uji coba awal dan revisi, uji coba pemakaian dan revisi, produksi final. Uji coba awal dilakukan pada 30 orang siswa kelas VII D dan uji coba pemakaian dilakukan pada 30 siswa kelas VII A dan 30 siswa kelas VII E. Data yang diperoleh berupa penilaian ahli materi dan ahli media, tanggapan guru dan siswa, serta hasil belajar siswa. Penilaian video pembelajaran oleh ahli media dan ahli materi memperoleh skor rata-rata 93,75% (sangat baik). Siswa memberikan tanggapan positif, hal ini ditunjukkan dengan 86,7% siswa memberikan tanggapan sangat baik dan 5% memberikan tanggapan baik. Guru juga memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan video dalam pembelajaran.  Ketuntasan hasil belajar pada kelas VII A mencapai 86,67% dan pada kelas VII E mencapai 90%. Simpulan dari penelitian ini adalah video pembelajaran materi klasifikasi hewan dikembangkan melalui beberapa tahapan dan layak digunakan sebagai suplemen bahan ajar biologi SMP.
PENGEMBANGAN MODUL LIMBAH CAIR TAPIOKA SEBAGAI SUMBERBELAJAR PADA SUBMATERI LIMBAH DI SMA N 1 JAKENAN Khasanah, Uswatun; Bintari, Siti Harnina; Iswari, Retno Sri
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tapioca liquid waste was discharge into the river without prior treatment caused pollution. Meanwhile polluted environment can be used as a learning resource. Learning resources in Jakenan senior high school only worksheet and material book that not all students have them, made teacher centered learning impact. The research aim to determine the eligibility of modules tapioca liquid waste as learning resources on subchapter waste and to determine modules application on learning outcome. The research design applied in this research is a Research and Development (R&D). The research has been conducted in first semester 2013/2014 in Jakenan senior high school. The subject of research was the students. The Product usage test samples taken by convenience sampling method. The expert judgment result of modules was developed  reached 91 %, student responses reached 94 %, teacher responded that the modules very feasible to used as learning resources and all students (100%) has reached the minimum mastery criteria set (72). Based on the results of the research modules eligible as learning resources.Limbah cair tapioka yang dialirkan ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu mengakibatkan pencemaran. Lingkungan yang tercemar dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Sumber belajar di SMA N 1 Jakenan hanya berupa LKS dan buku paket yang tidak semua siswa memiliki, menyebabkan pembelajaran berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul limbah cair tapioka sebagai sumber belajar pada submateri limbah dan untuk mengetahui penerapan modul terhadap hasil belajar. Desain yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian dilakukan pada Semester Gasal tahun ajaran 2013/2014 di SMA N 1 Jakenan. Sampel uji coba pemakaian produk diambil dengan metode convenience sampling. Hasil penilaian pakar terhadap modul yang dikembangkan 91 %, tanggapan siswa mencapai 94 %, guru menanggapi bahwa modul tersebut sangat layak digunakan sebagai sumber belajar dan semua siswa (100%) telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan (72). Berdasarkan hasil penelitian modul yang dikembangkan layak dan digunakan sebagai sumber belajar.

Page 2 of 2 | Total Record : 15