cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Food Science and Culinary Education Journal
ISSN : 22526587     EISSN : 2829355X     DOI : https://doi.org/10.15294/focuze
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Tingkat Kesukaan dan Keamanan Cookies Coklat Substitusi Tepung Buah Mangrove Jenis Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) Romadhon, Ailan; Rosidah, Rosidah; Fathonah, Siti; Suryatna, Bambang Sugeng
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.54387

Abstract

Cookies coklat merupakan kue yang terbuat dari adonan lunak memiliki citarasa manis serta memiliki tekstur yang renyah dan menggunkaan bahan tambahan coklat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: tingkat kesukaan masyarakat 2) kandungan senyawa HCN (asam sianida) dan kadar air pada cookies coklat substitusi tepung buah lindur (20%, 15%, 10% dari tepung terigu). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Desain penelitian menggunakan one shot study, Analisis uji kesukaan menggunakan analisis kruskal wallis untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat. Kandungan senyawa HCN (asam suanida) dan kadar air dengan uji laboratorium. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu: 1) cookies coklat substitusi tepung buah lindur paling disukai masyarakat pada sampel D (10% tepung lindur dari tepung terigu) 2) hasil uji kandungan senyawa HCN menunjukan bahwa semakin banyak penambahan tepung buah lindur semakin banyak kandungan senyawa HCN, kandungan senyawa HCN sampel B 2,2 ppm, kandungan senyawa HCN sampel C 2,0ppm, kandungan senyawa HCN sampel D 1,7ppm. Sedangkan hasil uji kandungan kadar air berkisar antara. 3,3%-3,5%.
Eksperimen Pembuatan Donat Panggang Subtitusi Tepung Bayam dan Tepung Kacang Hijau terhadap Tingkat Kesukaan dan Kandungan Protein serta Lemak Gunawan, Agung
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.55172

Abstract

Perbedaaan kesukaan masyarakat 3) Mengetahui Kandungan gizi (protein dan lemak) donat subtitusi tepung bayam dan tepung kacang hijau dengan presentase 80%:2%:18%, 80%:4%:16%, 80%:6%:14%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Desain eksperimen menggunakan desain acak sempurna. Analisis uji kesukaan menggunakan analisis deskriptif prosentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat. Kandungan gizi (protein dan lemak) dengan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesukaan masyarakat terhadap donat subtitusi tepung bayam dan tepung kacang hijau sampel A 80,8125%, B 69,6875%, C 69%, D 67,875%.. Dari keempat skor tersebut masuk dalam kategori suka dan sampel A merupakan sampel yang paling disukai masyarakat. Hasil uji laboratorium kandungan gizi protein sampel A 1,09%, B 2,10%, C 6,85%,D 7,36%.. Sedangkan kandungan lemak pada sampel A 14,46%, B 12,21%, C 13,71 %, D 9,56%.
Karakteristik Kimia dan Tingkat Kesukaan Inovasi Cookies Bagea Tepung Tempe Dewi, Anindita Candra; Putri, Meddianti Fajri; Kuswardinah, Asih; Triatma, Bambang
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.58288

Abstract

Cookies bagea ini merupakan produk yang terbuat dari tepung sagu dengan penambahan tepung tempe didalam cookies bagea akan menyebabkan perubahan karakteristik fisik dan kimia pada cookies bagea. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan masyarakat, serta melihat kadar protein dan kadar air pada cookies bagea subtitusi tepung tempe 0% (kontrol), 15%, 25%, dan 35%. Motode pendekatan dengan desain eksperimen menggunakan true experimental. Data dianalisis menggunakan anaisis deskriptif prosentase, serta uji kandungan protein dan kadar air dengan empat sampel yang digunakan yaitu kode sampel K (kontrol), A (15%), B (25%), dan sampel C (35%). Uji kesukaan dilakukan terhadap 80 orang. Analisis kadar protein dan kadar air dilakukan di Laboratorium Chem-Mix Pratama berlokasi di Yogyakarta. Sampel yang paling disukai adalah formulais sampel A berdasarkan parameter Warna (3.80), Aroma (3.73), Tekstur (3.81), dan Rasa (3.91) dengan nilai rerata prosentase sebesar (76.3). Kadar protein tertinggi terdapat pada sampel C sebesar (11.86%), sedangkan kadar air tertinggi terdapat pada sampel K (kontrol) dengan nilai sebesar (4.46%). Cookies bagea sampel A disukai karena mempunyai rasa dan aroma yang tidak begitu pahit dan langu dibandingkan cookies bagea sampel K, sampel B, dan sampel C dan perlu adanya modifikasi untuk meghilangkan rasa pahit dan langu pada tepung tempe, disarankan kepada masyarakat untuk mengontrol suhu dalam teknik pengovenan cookies bagea, dan diperhatikan suhu ruangan dalam proses pendinginan pada cookies bagea agar diperoleh hasil kadar air yang baik dan teratur.
Pembuatan Media Pembelajaran Video Animasi pada Materi Saus Dasar (Mother sauce) dan Turunannya di SMK Widya Praja Ungaran Zatilhija, Nada Arrumaisya; Wahyuningsih, Wahyuningsih
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.58764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menguji kelayakan media pembelajaran video animasi pada materi saus dasar (mother sauce) dan turunannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development, penelitian ini mengacu pada penelitian dan pengembangan 10 langkah menurut Sugiyono yang dimodifikasi menjadi 6 langkah, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Hasil dari uji kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh persentase 84,2% yang termasuk pada kategori sangat layak, penilaian ahli media memperoleh persentase 81,6% yang termasuk pada kategori sangat layak, dan hasil respon siswa menunjukkan persentase 88% yang termasuk pada kategori sangat layak, sehingga disimpulkan bahwa video animasi saus dasar (mother sauce) dan turunannya layak digunakan untuk proses pembelajaran.
Inovasi Bumbu Tabur Sambal Seruit: Aplikasinya pada Keripik Pisang khas Lampung Kurniawati, Dwi; Triatma, Bambang; Kuswardinah, Asih; Putri, Meddiati Fajri
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.59356

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk inovasi bumbu tabur sambal seruit dengan perbandingan tempe dan ikan nila (100:0)% (80:20)% (60:40)%: aplikasinya pada keripik pisang ditinjau dari aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. 2) Mengetahui banyaknya kadar protein dan zat besi pada produk inovasi yaitu bumbu tabur sambal seruit tempe-ikan nila. Desain eksperimen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Pra-eksperimen. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk ristet ini ialah kuisioner, dalam rangka mendapatkan data atas variabel yang diamati. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) Tingkat kesukaan pada masyarakat yang paling tinggi dalam keseluruhan indikator (aroma, warna, rasa serta tekstur) terdapat pada produk bumbu tabur sambal seruit subtitusi TP60NL40 dengan kriteria suka memiliki rerata persentase total sebesar 82,99%. Tingkat kedua dengan kriteria suka adalah subtitusi TP100NL0 memiliki rerata persentase total sebesar 82,41%. Tingkat ketiga dengan kriteria suka adalah subtitusi TP80NL20 memiliki rerata persentase total sebesar 77,46%. 2) Kadar kandungan protein pada bumbu tabur sambal seruit yang paling tinggi pada subtitusi TP60NL40 mengandung protein sebesar 26,3150%/100gram. 3)Kadar kandungan zat besi pada bumbu tabur sambal seruit yang paling tinggi pada subtitusi TP100NL0 mengandung zat besi sebesar 19,4751mg/100gram.

Page 1 of 1 | Total Record : 5