cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Food Science and Culinary Education Journal
ISSN : 22526587     EISSN : 2829355X     DOI : https://doi.org/10.15294/focuze
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2017)" : 5 Documents clear
Pengaruh Perbedaan Teknik Pembuatan Tepung Kimpul (Xanthosoma Sagittifolium L. Schott) terhadap Kualitas Roti Manis Ambar Sari; Octavianti Paramita; Bambang Sugeng Suryatna
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i2.19623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik penepungan roti manis dari bahan campuran tepung terigu dan tepung kimpul dilihat dari aspek rasa, warna, tekstur dan aroma. Penelitian juga untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat, kandungan protein dan lama masa simpan. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pottest-Only Control Design, sedangkan teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Data dianalisis dengan analisis varian klasifikasi tunggal untuk mengetahui pengaruh teknik pembuatan terhadap kualitas dan data kualitas roti manis di ambil menggunakan metode inderawi, kadar protein menggunakan metode Kjeldahl, data masa simpan diambil menggunakan pengamatan inderawi dan pertumbuhan kapang. Hasil analisis roti manis dari bahan campuran tepung terigu dan tepung kimpul dengan variasi teknik pembuatan tepung terdapat perbedaan pada indikator rasa, warna, tekstur, dan aroma. Hasil analisis tingkat kesukaan masyarakat menunjukkan roti manis dari bahan campuran tepung terigu dan tepung kimpul dengan variasi teknik pembuatan tepung termasuk kedalam kriteria suka.Terdapat hasil analisis kandungan protein roti manis. Terdapat lama masa simpan yang berbeda dengan suhu penyimpanan yang berbeda.
Intervensi Pendidikan Gizi dan Kesehatan Serta Konsumsi Biskuit Padat Energi terhadap Status Gizi Anak Usia Dini di KB Aisyiyah 26 Semarang Titis Budi Rahayu; Siti Fathonah
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i2.19735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak intervensi pendidikan gizi dan kesehatan serta konsumsi biskuit padat energi terhadap status gizi AUD. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase, uji perbedaan paired sample t-test, N-gain, uji korelasi product moment, uji regresi sederhana, dan uji indeks determinasi. Hasil penenlitian menunjukan bahwa: 1) ibu dan guru AUD menyukai ketiga jenis biskuit padat energi berbasis pangan lokal; 2) ada pebedaan pengetahuan gizi dan kesehatan pada ibu dan guru sesudah intervensi pendidikan gizi dan kesehatan AUD; 3) ada efektivitas pendidikan gizi dan kesehatan AUD pada ibu dan guru; 4) tidak ada perbedaan status gizi AUD sesudah intervensi; 5) tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dan kesehatan pada ibu dengan status gizi AUD; 6) besarnya pengaruh tingkat pengetahuan gizi dan kesehatan pada ibu terhadap status gizi AUD adalah 5,85%. Saran dari penelitian ini adalah: 1) menambah jangka waktu pertemuan intervensi pendidikan gizi dan kesehatan AUD pada ibu dan guru; 2) manambah jumlah sampel intervensi terhadap status gizi AUD; 3) melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi AUD.
Hubungan Pengetahuan dan Praktik Hiegine Sanitasi Penjamah Makanan di Kantin Kampus UNNES Muhammad Muhlisun; Siti Fathonah; Muhammad Ansori
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah diperuntukkan sebagai bahan makanan dan minuman bagi konsumsi manusia termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan. Kontaminasi makanan dapat terjadi selama proses produksi makanan Kontaminasi seringkali disebabkan permasalahan hiegine sanitasi yang kurang baik. Makanan yang terkontaminasi menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis (1) ada tidaknya hubungan antara pengetahuan dan praktik hiegine sanitasi makanan dan (2) seberapa besar hubungan antara pengetahuan dan praktik hiegine sanitasi makanan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey. Penelitian dilaksanakan dikantin kampus Unnes. Dalam penelitian ini setiap satu kantin diambil satu penjamah makanan dijadikan sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif presentase dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian yang didapat yaitu (1) tingkat pengetahuan hiegine sanitasi makanan dalam kategori baik, (2) praktik hiegine sanitasi makanan dalam kategori cukup baik dan (3) hubungan pengetahuan dan praktik hiegine sanitasi makanan dengan uji korelasi product moment didapat nilai signifikansi 0,207 (p > 0,05). Maka kesimpulan yang didapat tidak ada hubungan antara pengetahuan dan praktik hiegine sanitasi makanan di kantin kampus Unnes.
Hubungan Antara Kebiasaan Makan Ikan dengan Status Gizi Balita Usia 6 - 59 Bulan pada Keluarga Nelayan RW 01 Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Diyah Ayu Sari Arum Dasih; Saptariana Saptariana; Pudji Astuti
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i2.20014

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Mengetahui gambaran kebiasaan makan ikan; 2) Mengetahui gambaran status gizi balitausia6-59 bulan; 3) Mengetahui hubungan antara kebiasaan makan ikan dengan status gizi balitausia6-59 bulan. Populasi penelitian adalah sejumlah 266 balita, usia 6 - 59 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan rancangan penelitian cross-sectional dan korelasi.Teknik analisis data untuk menggambarkan kebiasaan makan ikan dan status gizi balita menggunakan deskripsi presentase, Sedangkan untuk menganalisis hubungan kebiasaan makan ikan dengan status gizi balita menggunakan uji Chi-square. Hasil : 1) Kategori kebiasaan makan ikan tinggi sebanyak 7 balita (4,52%), kategori baik 103 balita (66,45%), kategori cukup 40 balita (25,81%), ketegori rendah 5 balita (3,22%); 2) Status gizi normal 116 balita (74,84%), gizi lebih16balita (10,32%), gizi kurang 22 balita (14,19%), gizi buruk 1 balita (0,65%);3) Ada hubungan antara kebiasaan makan ikan dan status gizi balita dengan hasil koefisien Chi kuadrat 10,04. Kesimpulan: 1) Kebiasaan makan ikan paling banyak pada kategori baik; 2) status gizi balita paling banyak pada kategori normal; 3) Ada hubungan antara kebiasaan makan ikan dengan status gizi balita.
Perbedaan Kualitas Mutu Cheese Straw Subtitusi Tepung Kacang Hijau dengan Persentase Berbeda Nurma Fatunia Azizah; Saptariana Saptariana; Meddiati Fajri Putri
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i2.20816

Abstract

Tujuan penelitian ini : 1) Mengetahui perbedaan kualitas cheese subtitusi tepung kacang hijau dengan persentase 10%, 15%, 20% dilihat dari rasa, tekstur, aroma, warna, dan bentuk. 2) Mengetahui perbandingan manakah yang memiliki kualitas terbaik. 3) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap cheese straw subtitusi tepung kacang hijau dengan perbandingan persentase 10%, 15%, dan 20%. 4) Mengetahui kandungan protein, kalsium dan lemak pada cheese straw subtitusi tepung kacang hijau. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Posstest – Only Control Design. Metode analisis data yang digunakan metode analisis klasifikasi tunggal dilanjut dengan uji tukey, metode deskriptif presentase,.dan Uji laboratorium Hasil penelitian menunjukan 1) Ada perbedaan cheese straw kacang hijau pada aspek warna, rasa, tekstur, bentuk kecuali aroma. 2) Kualitas terbaik yaitu cheese straw subtitusi tepung kacang hijau 0% dan 10%. 3) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap cheese straw kacang hijau sampel 0% sebesar 87,6% (sangat suka). Sampel 10% sebesar 84,6% (sangat suka). Sampel 15% sebesar 82,85%(suka). Sampel 20% sebesar 80,85 (suka). 4) Uji kandungan kalsium, protein dan lemak pada sampel subtitusi tepung kacang hijau 0% sebesar 27,25 mg, 17,63 gram, 7,94 gram. Sampel 10% sebesar 28,43 mg, 18,35 gram, , 8,71 gram. Sampel 15% sebesar 29,61mg, 18,90 gram, 9,13 gram. Sampel 20 % sebesar 30,79 mg, 19,45 gram, 9,55 gram.

Page 1 of 1 | Total Record : 5