cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
PENGGUNAAN SERBUK BIJI KELOR UNTUK MENURUNKAN KADAR Pb, KEKERUHAN DAN INTENSITAS WARNA Nugroho, Bahtiar Aji; Miswadi, Siti Sundari; Santosa, Nurwachid Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4103

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar Pb, kekeruhan dan intesitas warna dengan menggunakan serbuk biji kelor pada air sumur gali. Penelitian ini diawali dengan pengukuran kadar Pb menggunakan panjang gelombang 283,3 nm. Pengukuran kadar Pb menggunakan variasi massa serbuk biji kelor 5, 10, 15, 20 dan 25 gram dan lama pengadukan 5, 10, 15, 20, 25 menit dengan hasil semakin banyak serbuk biji kelor dan semakin lama pengadukan kadar Pb semakin menurun. Untuk intensitas warna air sumur yang dicampur serbuk biji kelor menggunakan variasi massa 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 gram. Kadar intensitas warna semakin  menurun dengan meningkatnya penambahan dosis koagulan (serbuk biji kelor). Kadar kekeruhan pada air sumur gali menggunakan serbuk biji kelor dengan variasi massa serbuk biji kelor dengan massa 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 gram sambil digojog dengan stirrer. Hasil yang diperoleh kadar kekeruhan semakin menurun.
ANALISIS Cr(III) DENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN NIKEL DIBUTILDITIOKARBAMAT SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Munika, Aurelia Anggit Widya; Alauhdin, Mohammad; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4104

Abstract

Analisis krom yang tepat perlu dilakukan untuk mengetahui kadar krom yang sesungguhnya yang terkandung dalam suatu sampel. Metode kopresipitasi merupakan salah satu metode yang banyak digunakan para peneliti untuk penentuan kadar ion-ion logam karena mudah, memiliki ketelitian yang cukup tinggi dan memerlukan waktu yang relatif singkat. Dalam penelitian ini digunakan ligan dibutilditiokarbamat(DBDTC) untuk analisis ion logam krom(III) dalam limbah elektroplatting karena dapat membentuk senyawa kompleks yang netral dan cukup stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimum pada analisis krom (III), mengetahui pengaruh keberadaan ion Cu, serta untuk menentukan kadar krom dalam sampel limbah electroplating. Hasil optimasi pada Cr(DBDTC)3 diperoleh λ maks pada 311 nm, pH optimum kopresipitasi adalah 9, konsentrasi DBDTC optimum 0,00665 ppm, dan konsentrasi nikel optimum 33,112 ppm. Keberadaan ion Cu(II) akan menyebabkan interferensi pada mulai konsentrasi 0,48 ppm. Rata-rata % krom yang terendapkan secara optimum sebesar 72,67 % dan untuk konsentrasi krom dalam sampel limbah electroplating sebesar 14,782 ppm.
PENGGUNAAN SILIKA GEL TERIMOBILISASI BIOMASSA Aspergillus niger UNTUK ADSORPSI ION LOGAM Fe(III) Fatimah, Nurul; Prasetya, Agung Tri; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4105

Abstract

Proses industri sering menghasilkan limbah yang mengandung logam, seperti Fe (III). Metode alternatif untuk mengatasi pencemaran Fe (III) adalah biosorpsi. Aspergillus merupakan Jamur yang memiliki dinding sel tersusun oleh gugus karboksil dan gugus amino yang mampu bertindak sebagai penukar ion dan pembentukan kompleks dengan ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan biomassa Aspergillus niger yang diimobilisasi pada silika gel untuk menurunkan Fe (III). Biosorpsi Fe (III) dilakukan pada variasi pH 3; 5; 7 dan 9, konsentrasi 5; 10; 15 dan 20 ppm, waktu kontak 20; 30; 40 dan 50 menit serta massa adsorben 0,1; 0,3; 0,5 dan 0,7 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum larutan pada pH 7, waktu 30 menit, konsentrasi 20 ppm dan massa adsorben 0,3 gram.
PERBANDINGAN METODE DESTRUKSI KERING DAN BASAH UNTUK ANALISIS Zn DALAM SUSU BUBUK Sa’adah, Zumrotus; Alauhdin, Mohammad; Susilaningsih, Endang
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4106

Abstract

Penentuan kadar Zn dalam susu bubuk dapat dilakukan dengan metode destruksi kering dan basah dan dianalisis secara SSA pada panjang gelombang 213,9 nm. Hasil analisis di Laboratorium Kimia Analitik UGM menunjukkan bahwa kadar Zn dalam sampel dengan metode destruksi kering maupun basah sebesar 122,470 mg/kg dan 157,942 mg/kg. Sementara itu, kadar Zn dari hasil analisis di Laboratorium Kimia UNNES dengan metode adisi standar untuk destruksi kering maupun basah sebesar 58,592 mg/kg dan 59,298 mg/kg, sedangkan dengan metode kurva kalibrasi di peroleh nilai LoD dan LoQ sebesar 0,228 ppm dan 0,762 ppm dengan linieritas 0,937. Kadar Zn dalam sampel dengan destruksi kering sebesar 56,985 mg/kg dengan nilai recovery dan presisi sebesar 97,94% dan 0,995%, sedangkan untuk destruksi basah kadar Zn sebesar 87,075 mg/kg dengan nilai recovery dan presisi sebesar 104,20% dan 6,875%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analisis logam Zn dalam susu bubuk menggunakan SSA dengan metode destruksi kering maupun destruksi basah belum dapat diketahui metode yang terbaik, karena dari ketiga hasil analisis menunjukkan hasil yang berbeda-beda.
SINTESIS SILIKA-KITOSAN BEAD UNTUK MENURUNKAN KADAR ION Cd(II) DAN Ni(II) DALAM LARUTAN Ardana, Seta Kahardian; Susatyo, Eko Budi; Mahatmanti, Fransisca Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4107

Abstract

Telah dilakukan sintesis silika-kitosan bead yang digunakan sebagai adsorben untuk mengurangi kadar ion logam Cd(II) dan Ni(II) dalam larutan. Kajian yang dilakukan meliputi optimasi adsorben pada variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi logam. Silika-kitosan bead dibuat dengan variasi komposisi silika dan kitosan 2:0; 2:1; 2:2; 1:2; dan 0:2. Metode yang digunakan dalam interaksi adsorben dengan larutan yaitu metode batch. Pada penentuan pH optimum diperoleh pH 5 sebagai pH optimum untuk kedua larutan logam. Waktu kontak optimum untuk larutan logam Cd(II) yaitu 60 menit dan untuk larutan logam Ni(II) yaitu 50 menit. Kapasitas adsorpsi untuk logam Cd(II) sebesar 7,31797x10-5 mol/g pada adsorben dengan komposisi silika-kitosan 1:2 dan logam Ni(II) sebesar 7,61441x10-5 mol/g pada adsorben dengan komposisi silika-kitosan 1:2.
ISOLASI SITRONELAL DARI MINYAK SEREH DAN OKSIDASINYA DENGAN KMnO4 DALAM SUASANA BASA Rifqi, Amanatur; Siadi, Kusoro; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4108

Abstract

Sebanyak 35-85% sitronelal terkandung dalam minyak sereh jawa. Sitronelal mempunyai dua gugus aktif yaitu alkena dan aldehida. Tujuan peneltian ini untuk mengetahui waktu reaksi yang paling baik untuk oksidasi senyawa sitronelal dengan KMnO4 dalam suasana basa Reaksi oksidasi dilakukan dengan mereaksikan sitronelal dan KMnO4 dalam suasana basa (pH 12) disertai CTAB sebagai katalis transfer fasa. Reaksi dilakukan dalam labu leher tiga yang dilengkapi pendingin spiral, pengaduk magnet dan termometer. Reaksi berlangsung selama 30 menit dan 60 menit, dalam temperatur 3-5ËšC dan temperatur kamar (25-27ËšC). Hasil oksidasi sitronelal berupa senyawa baru dengan bau lebih harum, warna kuning jernih, dan lebih kental dibanding sitronelal, serta menghasilkan produk samping MnO2. Karakterisasi senyawa dilakukan dengan uji IR dan GC. Produk reaksi yang terbentuk adalah senyawa jenis alkohol 6,7 dihidroksi 3,7 dimetil oktanal dan jenis ketol 7-hidroksi-3,7-dimetil-6-on-oktanal.
SINTESIS ESTER-C MELALUI REAKSI TRANSESTERIFIKASI DENGAN KATALIS ENZIM LIPASE Erviana, Wienda; Kusumo, Ersanghono; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4109

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan senyawa ester C melalui reaksi trensesterifikasi dengan katalis enzim lipase. Reaksi dilakukan dengan variasi pelarut dan lama reaksi. Produk dianalisis menggunakan HPLC dan IR. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh pelarut yang terbaik untuk penelitian ini adalah aseton dengan respon pada luas area 6448859 dan kondisi operasi terbaik dari analisis menggunakan HPLC pada lama waktu reaksi 48 jam dengan respon waktu retensi keluarnya ester C yaitu 3,020 dengan puncak area 695703 dan luas area 5791431.
SINTESIS SENYAWA ANTIMIKROBA DIHIDROPIRIMIDINON MELALUI REAKSI SIKLOKONDENSASI BIGINELLI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM Septiani, Nurizq Mauli; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4110

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli menggunakan katalis zeolit alam. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik zeolit sebagai katalis dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli, pengaruh suhu reaksi optimum dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon,  karakteristik senyawa dihidropirimidinon dan aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Aktivasi zeolit dengan perlakuan HF, HCl, dan NH4Cl. Identifikasi jenis mineral zeolit menggunakan alat XRD merk shimadsu, sedangkan uji luas permukaan zeolit menggunakan metode BET. Sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon, dilakukan pada suhu 40, 50, dan 60oC. Identifikasi senyawa dihidropirimidinon dengan uji titik leleh, uji FT-IR dan uji GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan sintesis yang dilakukan pada suhu 40oC menghasilkan rendemen terbanyak dengan persentase sebesar 41,24%. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan pada bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia Coli dengan metode cakram dan konsentrasi masing-masing zat sebesar 10, 25, 50 dan 100µg/mL, wipol sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI PLASTIK EDIBLE FILM DAN PEKTIN BELIMBING WULUH SEBAGAI PEMBUNGKUS WINGKO Sulistriyono, Anjar; Pratjojo, Winarni; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4111

Abstract

Pembungkusan bahan makanan pada umumnya menggunakan plastik sintetis berbahan dasar polimer sintetik polipropilen (PP) yang menimbulkan persoalan lingkungan, sehingga perlu dilakukan upaya pengemasan yang ramah lingkungan tanpa mengurangi kwalitas bahan pangan. Upaya menurunkan tingkat kemasan plastik sintetis adalah menggunakan bahan yang ramah lingkungan, salah satunya edible film pati biji durian dan pektin belimbing wuluh. Pembuatan edible film pati biji durian dan pektin belimbing wuluh komposisi terbaik yaitu dengan 1 g pati biji durian, 1,5 g gliserol 20% dan 1 g pektin belimbing wuluh, yang memiliki nilai  kuat tarik sebesar 6,94MPa dengan elongasi sebesar 2,46%.
PEMBUATAN MANISAN KERING BELIMBING (Averrhoa carambola L.) DENGAN NIRA TEBU SEBAGAI PENGAWET ALAMI Trapsila, Ulil Albab Chandra; Pratjojo, Winarni; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan volume nira tebu dan konsentrasi asam sitrat terhadap sifat kimia, biologi dan organoleptik manisan kering belimbing yang dihasilkan. Uji kimia produk menghasilkan kadar air terbaik sebesar 1,7086 dan 3,0248 % pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 1 %. Kadar abu terbaik sebesar 0,1424 dan 0,3944 % pada penambahan nira tebu  300 mL dan asam sitrat 3 %. Kadar vitamin C terbaik sebesar 20,3280 dan 18,3897 % pada penambahan nira tebu 300 mL dan asam sitrat 3 %. Kadar gula terbaik sebesar 32,453 dan 32,295 % pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 3 %. Uji mikroba produk menghasilkan jumlah mikroba terbaik sebesar  1,0 x 101 koloni/gram pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 3 %. Uji organoleptik produk menghasilkan manisan  yang disukai para panelis adalah manisan kering belimbing manis dengan penambahan nira tebu 300 mL dan asam sitrat   3 %.