cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
ANALISIS RASIO KADAR AMILOSA/AMILOPEKTIN DALAM AMILUM DARI BEBERAPA JENIS UMBI Pramesti, Henny Ayu; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4761

Abstract

Rasio amilosa/amilopektin dalam amilum sangat menentukan aplikasi-nya dalam industri dan sangat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Pada proses pembuatan tepung rasio amilosa dan amilopektin sangat diperhatikan untuk mendapatkan kualitas tepung dengan tekstur yang lebih bagus. Penelitian dilakukan untuk menganalisis rasio amilosa/amilopektin pada amilum yang terdapat dalam beberapa jenis umbi.Sampel amilum umbi yang digunakan yaitu ubi kayu, ubi jalardan suweg. Dalam penelitian ini dilakukan preparasi sampel dengan mengekstraksi amilum, kemudian menentukan kadar amilum dengan metode hidrolisis asam, sehingga didapatkan hasil kadar amilum ubi kayu sebesar 87,95%, kadar amilum ubi jalar sebesar 84,89% dan amilum suweg sebesar 83,86%.Analisis kadar amilosa dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar amilopektin ditentukan dari hasil selisih antara kadar amilum dan kadar amilosa.Hasil analisis rasio amilosa/amilopektin dalam amilum ubi kayu  sebesar 36% : 51,95%,  amilum ubi jalar sebesar 31,86% : 53,03%dan amilum suweg sebesar 24,91 % : 58,95%.
STUDI KINETIKA DAN TERMODINAMIKA ADSORPSI TEMBAGA (II) MENGGUNAKAN ADSORBEN KITIN-SELULOSA HASIL IMPREGNASI Lesbani, Aldes; Agustina, Sherly; Hidayati, Nurlisa; Mohadi, Risfidian
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4762

Abstract

Telah dilakukan proses impregnasi kitin dari cangkang bekicot dan selulosa dari jerami padi menggunakan tiourea sebagai impregnan. Hasil impregnasi dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FTIR yang dibandingkan dengan spektra FTIR kitin maupun selulosa sebelum impregnasi. Selanjutnya hasil impregnasi kitin-selulosa digunakan sebagai adsorben pada adsorpsi tembaga(II). Proses adsorpsi dipelajari melalui parameter kinetika dan termodinamika dan dibandingkan dengan kitin dan selulosa sebelum impregnasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses impregnasi berhasil dilakukan yang ditunjukkan adanya bilangan gelombang baik untuk kitin maupun selulosa pada spektra FTIR. Hasil penentuan parameter kinetika menunjukkan proses adsorpsi mengikuti order laju reaksi adsorben hasil impregnasi (0,006 menit-1)  > kitin (0,005 menit-1) > selulosa (0,004 menit-1). Penentuan parameter termodinamika yang diamati dari kapasitas adsorpsi menunjukkan order kapasitas adsorpsi pada adsorben hasil impregnasi (5x10-4 mol/g) > kitin (2,5x10-4 mol/g) > selulosa (0,63x10-4 mol/g).
PENGARUH CHITOSAN BEADS DAN CHITOSAN BEADS IKAT SILANG ASAM SITRAT SEBAGAI PENURUN KADAR FOSFAT DAN ABS (Alkyl Benzene Sulfonate) PADA LIMBAH LAUNDRY Kurniyati, Ratna; Sumarni, Woro; Latifah, Latifah
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4763

Abstract

Chitosan beads merupakan salah satu modifikasi dari chitosan yang dapat menambah kereaktifan gugus fungsinya. Chitosan beads diikat silangkan dengan asam sitrat 0,5 % kemudian dikarakterisasi menggunakan uji swelling dan FT-IR untuk mengetahui kemampuan dalam menyerap limbah fosfat dan ABS (Alkyl Benzene Sulfonate) menggunakan waktu dan pH optimum serta diukur kadarnya menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji swelling chitosan beads lebih kecil dibandingkan persentase swelling pada chitosan beads terikat silang asam sitrat yaitu sebesar 147,0297% dan 194,7059% sehingga memiliki kemampuan penyerapan air yang kurang baik untuk adsorpsi atau filtrasi karena berat molekul dan tingkat kerapatan molekulnya lebih besar. Pada hasil penelitian juga menunjukkan bahwa chitosan beads ikat silang asam sitrat memiliki kemampuan penyerapan dan tingkat protonasi lebih baik yang ditunjukkan pada penurunan kadar fosfat dan ABS (Alkyl Benzene Sulfonate) pada limbah laundry sebesar 71,662% dan 79,460%.
PENGARUH KONSENTRASI KOH DAN ZEOLIT TERHADAP METIL ESTER PRODUK MINYAK AMPAS KELAPA Budiman, Hendry Oktaviyanto; Sudarmin, Sudarmin; Kusumo, Ersanghono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4765

Abstract

Biodiesel dari minyak ampas kelapa dapat diperoleh melalui reaksi esterifikasi dan transesterifikasi. Reaksi transesterifikasi menghasilkan biodiesel kotor yang mengandung metil ester, gliserol dan pengotor lain berupa sisa reaktan dan katalis yang akan mempengaruhi kualitas dari biodiesel sehingga harus dihilangkan dari produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan hasil katalis yang terbaik pada produk biodiesel melalui reaksi transesterifikasi minyak ampas kelapa dengan metanol menggunakan variasi katalis KOH, ZA, ZA kering, Z-KOH, Z-KOH kering. Hasil perhitungan rendemen menunjukkan bahwa persentase rendemen tertinggi diperoleh pada penambahan ZA (59,17%), KOH (56,57%), ZA kering (58,88%), Z-KOH (59,06%), dan Z-KOH kering (57,27%). Berdasarkan data kromatogram GC, persentase produk metil ester yang terbentuk pada penambahan ZA diperoleh hasil yang paling tinggi (58,01%), KOH (36,46%), ZA kering (56,14%), Z-KOH (47,52%), dan Z-KOH kering (56,59%).
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.,) PADA BAKTERI Wardhani, Rengganis Ayu Pramudya; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4766

Abstract

Penelitian ilmiah kulit buah rambutan sebelumnya menyatakan kulit buah rambutan mengandung senyawa tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid yang diketahui mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kulit buah rambutan. Metode yang digunakan untuk ekstraksi yaitu dengan sokletasi menggunakan pelarut etanol dan kloroform. Uji aktivitas antibakteri ditentukan dengan metode difusi cakram. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa serbuk kulit buah rambutan mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, fenolik dan saponin. Sedangkan pada ekstrak etanol dan kloroform hanya 3 golongan senyawa yaitu terpenoid, steroid dan saponin. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan adanya daya hambat pada bakteri B.subtilis dan bakteri E.coli. Ekstrak yang mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi adalah ekstrak etanol dengan kadar hambat minimum 40% dengan diameter zona bening sebesar 6 mm pada bakteri E.coli dan 50% dengan diameter zona bening 7 mm pada bakteri B.subtilis. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan senyawa yang paling berperan dalam aktivitas antibakteri pada ekstrak kloroform adalah senyawa stigmasterol. Sedangkan pada ekstrak etanol senyawa yang diduga berperan dalam aktivitas antibakteri adalah senyawa beta-patchoulene.
PERBANDINGAN SIFAT BIOPLASTIK BERBASIS LIMBAH NASI DAN KULIT SINGKONG DENGAN ADITIF LIMONEN Nurviantika, Libiyana; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Mahatmanti, Fransiska Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4767

Abstract

Limbah nasi adalah salah satu alternatif bahan baku dalam pembuatan bioplastik. Limbah kulit ubi kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mempelajari pengaruh penambahan senyawa limonen dalam pembuatan bioplastik, serta mempelajari sifat bioplastik dari limbah nasi dan kulit ubi kayu dan membandingkannya secara fisikokimiawi. Sampel yang digunakan adalah karbohidrat limbah nasi dan kulit ubi kayu dengan variasi penambahan limonen sebanyak 1 mL, 3 mL, dan 5 mL. Uji yang dilakukan antara lain uji ketahanan terhadap panas, uji ketahanan terhadap air panas, uji kuat tarik, dan uji gugus fungsi. Hasil penelitian menunjukkan penambahan limonen tidak berpengaruh terhadap sifat fisikokimia bioplastik. Penambahan limonen hanya berpengaruh terhadap tekstur bioplastik.
PERBANDINGAN DESTRUKSI KERING DAN BASAH UNTUK ANALISIS Pb PADA SEDIMEN SUNGAI KALIGELIS Murwatiningsih, Emi; Sunarto, Wisnu; susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4768

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan teknik destruksi kering dan basah dalam penentuan logam Pb pada sedimen sungai Kaligelis Kudus. Destruksi kering diawali dengan pengeringan sampel dengan muffle furnace pada suhu 500 °C, sedangkan pada destruksi basah, sampel sedimen langsung didestruksi menggunakan aqua regia tanpa dikeringkan terlebih dahulu. Pengukuran kandungan logam Pb dilakukan dengan AAS pada panjang gelombang 283,3 nm. Validasi metode pengukuran meliputi uji akurasi, presisi, linearitas, penentuan LoD dan LoQ. Sampel penelitian diambil pada tiga titik, dimana lokasi I diambil di sekitar pemukiman desa Demaan, lokasi II diambil setelah bendung tambak Lulang desa Ploso, dan lokasi III diambil setelah pabrik kertas di desa Jati Wetan. Konsentrasi Pb dalam sedimen dengan destruksi kering pada lokasi I 51,082 ppm, pada lokasi II 46,917 ppm dan pada lokasi III 47,777 ppm. Sedangkan konsentrasi Pb dalam sedimen dengan destruksi basah pada lokasi I 73,491 ppm, pada lokasi II 63,006 ppm dan pada lokasi III 79,812 ppm. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan hasil yang signifikan. Konsentrasi Pb dalam sedimen sungai Kaligelis Kudus masih dibawah nilai ambang batas yang diijinkan yaitu 127 ppm. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan destruksi kering lebih baik daripada destruksi basah.
OPTIMASI TEMPERATUR PADA PROSES PERENGKAHAN KATALITIK POLIETILEN MENJADI GASOLIN MENGGUNAKAN KATALIS Mo-Ni/ZA Ariyanti, Dwi; Harjito, Harjito
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4769

Abstract

Telah dilakukan kajian tentang konversi plastik polietilen menjadi fraksi gasolin menggunakan katalis Mo-Ni/ZA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui temperatur optimum proses perengkahan serta persen konversi dan komponen penyusun produk perengkahan. Katalis dipreparasi dengan metode sonokimia dengan kadar jumlah logam yang diembankan 5% b/b. Karakterisasi katalis meliputi penetuan rasio Si/Al menggunakan XRF, keasaman katalis menggunakan metode gravimetri, kristalinitas katalis menggunakan XRD, dan luas permukaan katalis menggunakan metode BET. Umpan minyak pirolitik polietilen direngkah menggunakan reaktor semi flow fixed bed. Produk yang dihasilkan dianalisis dengan GC. Konversi optimum polietilen menjadi gasolin didapatkan pada temperatur reaksi 400°C dengan laju alir gas hidrogen 20 mL/menit. Persen konversi polietilen menjadi gasolin adalah sebesar 66,705%. Produk dianalisis menggunakan GCMS menunjukkan senyawa-senyawa yang terkandung adalah turunan heptana, oktana, nonana, dekana, dan dodekana.
KONVERSI KATALITIK POLIPROPILEN (PP) MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR CAIR MENGGUNAKAN KATALIS Ni-Mo/ZA Wulandari, Fika Hesti; Wahyuni, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4770

Abstract

Studi tentang aktivitas katalis Ni-Mo/ZA dan pengujian aktivitas katalitiknya telah dilakukan. Katalis Ni-Mo/ZA mempunyai luas permukaan 44,850 (m2/g), rerata jejari pori (14,998 Å), volume pori (33,632 x 10-3 cc/g), ukuran kristal 4,68830 nm, rasio Si/Al 4,01, dan keasaman permukaan (0,73 mmol/g). Polipropilen direngkah menjadi fraksi bahan bakar cair. Polipropilen hasil pirolisis diumpankan kedalam reaktor perengkahan. Proses perengkahan dijalankan selama 60 menit, variasi temperatur reaksi 350oC, 400oC, dan 450oC dan variasi laju alir 10 mL/menit, 20 mL/menit, dan 30 mL/menit. Perengkahan polipropilen persentase fraksi kondensat paling besar yaitu pada temperatur 400°C dan laju alir gas Hidrogen 20 mL/menit sebesar 81,7834%. Senyawa yang terdapat dalam produk perengkahan ada 10 senyawa yaitu alkana dan alkena sehingga dapat diketahui adanya proses pemutusan rantai C panjang pada polipropilen menghasilkan rantai C yang lebih pendek.
PENURUNAN NILAI BOD COD LIMBAH TAHU MENGGUNAKAN TANAMAN Cyperus papirus SISTEM WETLAND Faridatuzzahro, Laili; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4771

Abstract

Limbah cair industri tahu merupakan limbah organik. Adapun parameter kualitas limbah yang digunakan adalah BOD dan COD. Salah satu pengolahan limbah yang sederhana adalah sistem contructed wetland.  Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan tanaman hias Cyperus papyrus yang merupakan tanaman air serta memiliki potensi dalam menurunkan nilai BOD dab COD.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan nilai BOD dan COD pada limbah cair industri tahu menggunakan tanaman hias Cyperus papyrus dengan sistem contructed wetland. Hasil analisis menunjukkan penurunan nilai BOD dan COD pada industri tahu tertinggi terdapat pada limbah yang diolah menggunakan berat tanaman 600 g, dengan media tanah, pasir dan batu, serta proses penurunan pada paparan sinar matahari. Penurunan nilai BOD tertinggi adalah 94,44% dan penurunan COD tertinggi adalah 92,50%. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jenis tanaman, dan jenis media yang berbeda serta perlu diadakannya sosialisasi tentang penggunaan contructed wetland pada pemilik industri-industri tahu sederhana.